NovelToon NovelToon
Ibuku Selingkuhan Suamiku

Ibuku Selingkuhan Suamiku

Status: tamat
Genre:Pelakor / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:95.7k
Nilai: 5
Nama Author: rafizqi

“Dikhianati suami, ditikam ibu sendiri… masihkah ada tempat bagi Andin untuk bahagia?”

Andin, seorang wanita sederhana, menikah dengan Raka—pria miskin yang dulu ia tolong di jalan. Hidup mereka memang pas-pasan, namun Andin bahagia.

Namun kebahagiaan itu berubah menjadi neraka saat ibunya, Ratna—mantan wanita malam—datang dan tinggal bersama mereka. Andin menerima ibunya dengan hati terbuka, tak tahu bahwa kehadiran itu adalah awal dari kehancurannya sendiri.

Saat Andin mengandung anak pertamanya, Raka dan Ratna diam-diam berselingkuh.

Mampukah Andin menghadapi kenyataan di depannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rafizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Andin terdiam lama setelah mendengar kalimat itu keluar dari bibir Hans. Suasana ruang tamu yang hangat terasa hening mendadak, hanya terdengar suara jam antik berdetak perlahan di dinding. Api di perapian berkeredap lembut, memantulkan cahaya oranye di wajah keduanya.

Tatapan Andin perlahan turun ke jemarinya yang masih digenggam Hans.

Sentuhan itu begitu hangat—hangat seperti masa kecil mereka.

Ingatan pun menyeruak…

Tentang dua bocah yang berlari di tengah sawah, tentang Hans kecil yang selalu menunggu di depan rumahnya setiap pagi, membawa sepotong roti dan senyum lebar. Tentang janji polos yang pernah terucap di bawah pohon mangga tua:

“Kalau besar nanti, aku akan selalu melindungimu, Andin.”

Air mata mengalir di pipi Andin. Ia tersenyum getir.

“Kau… masih sama seperti dulu, Hans.”

Hans memandangnya lembut.

“Dan kau juga masih Andin yang sama. Yang berhati lembut, tapi kuat.”

Andin menggeleng pelan. Ia menarik tangannya dari genggaman Hans, menunduk dalam.

"Tidak Hans. Aku tidak sekuat yang kamu kira. nyatanya aku masih merasa hancur oleh penghianatan mereka"

Andin menatap mata Hans lekat.

“Maaf, Hans… aku tidak bisa menikah denganmu.”

Hans terdiam. Ada sedikit getar di matanya, namun tak ada kemarahan di sana. Hanya pengertian yang dalam dan tulus.

Ia tersenyum kecil, mencoba meredam luka di hatinya sendiri.

“Aku mengerti, Andin. Aku tahu… kau belum siap.”

Andin menatapnya penuh rasa bersalah.

“Aku hancur, Hans. Aku bahkan tidak tahu siapa diriku lagi. Aku kehilangan anakku… kehilangan segalanya. Aku tidak pantas untuk siapa pun, apalagi untukmu.”

Hans menggeleng pelan.

“Jangan bicara seperti itu. Tidak ada yang lebih pantas dari dirimu untuk dicintai. Tapi aku tidak akan memaksamu.”

Suara lembutnya seperti selimut di tengah dingin. Namun Andin justru semakin sesak. Ia menunduk dalam, menahan tangis yang hampir pecah.

Hans menatapnya sebentar, lalu berkata, “Kalau begitu… izinkan aku membantu. Setidaknya biarkan aku memastikan kau baik-baik saja.”

Namun Andin segera menggeleng keras. “Tidak, Hans. Aku tidak bisa menerima bantuanmu. Aku… aku malu.”

Hans menatapnya heran. “Malu? Karena apa?”

Andin menggigit bibirnya, suaranya bergetar. “Karena aku tidak punya apa-apa untuk ku jaminkan untuk dirimu. aku sudah gagal sebagai istri… sebagai ibu. Aku tidak pantas dikasihani, Hans.”

"Jangan berkata seperti itu, Andin" seru Hans cepat.

"Kamu, wanita kuat. Dalam suatu hubungan pasti ada yang namanya masalah dan konflik, yang pada akhirnya membuat kita sadar bahwa tidak semua orang dapat kita percaya."

"Kamu tidak gagal menjadi ibu atau istri, tapi dialah yang gagal menjadi suami dan ayah"

"Jika kamu mau, aku bisa membantu mu mengambil kembali rumah dan toko kue mu" tawar Hans.

Andin menggeleng, "Tidak Hans. Aku tidak ingin merepotkanmu. Membiarkan hutang budi terlalu dalam. Aku akan melakukannya sendiri." tolak Andin halus.

Hans menghela napas panjang. Ia tahu luka di hati Andin terlalu dalam untuk disembuhkan hanya dengan kata-kata. Maka ia tidak memaksa.

Ia hanya menatapnya dengan tatapan lembut yang penuh pengertian.

“Baiklah, Andin. Kalau kau tidak ingin dibantu, aku tidak akan memaksa. Tapi satu hal yang harus kau tahu…” Ia berhenti sejenak, menatap lurus ke matanya.

“Aku akan selalu ada di sini. Kapan pun kau jatuh, kapan pun kau lelah—datanglah padaku. Aku tidak akan pergi lagi.”

"Ingatlah, Kau harus bangkit. Ingatlah bagaimana kamu melawan hari buruk hari ini, Andin. Kamu tidak boleh kalah oleh keadaan, pastikan semua orang yang menyakiti mu merasakan karma buruknya." Matanya keduanya bertemu.

Andin menatapnya, matanya basah, suaranya hampir tak terdengar.

“Terima kasih, Hans.”

Hans tersenyum tipis, lalu berbalik, meninggalkan Andin yang kini duduk termenung di depan perapian. Api menari di matanya, dan di antara panasnya nyala itu, tersimpan satu hal yang mulai tumbuh kembali—keinginan untuk hidup.

.

.

.

Bersambung.

1
Dewi Sri
Sebenernya cerita nya bagus, tp sampai di bab ini sy bingung dari mana raka punya uang byk??
Yumma Proling
Baru Skli ini saya baca novel pemeran utama nya lemah n tolol 🤦
Heriyani Lawi
ceritanya agak aneh, masa penjahatnya jatuh ke jurang tdk diperiksa dan dicari, terus yg sdh dipenjara bisa melarikan diri seenaknya
Nina Rochaeny
wkt nikah sm Raka di KUA,knp sekarang dpn pendeta
Rafizqi: ( IG: @Rafizqi0202): iyakah kk 🤣🤣
author nya kurang fokus nmpak nya akn direvisi nnti kk 🙏
total 1 replies
fitriani
emang gila si raka itu anak sendiri d jual....
fitriani
kyknya kak othor lupa deh tadi kan si ratih sama petugas dinas sosial datangnya pagi eh d akhir bab malah nulisnya sore....
fitriani
nah makan dah tuh andin hasil ketololan lu.... skr hidup lu bnr2 dlm bahaya krn ketololan lu itu
fitriani
astaga andin tolol lu udah bnr2 gak ada obat.... dahlah makan tuh racun emak lu
fitriani
hans walaupun lu cinta mati k andin tapi kl dy tolol gitu pergi aja hans selamatin harga diri lu.....
fitriani
1 kata bwt andin.... tololllllll mau aja jatuh dilubang yg sama....
fitriani
hadeh si mak🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️ydh mak gpp bermimpi dulu aja biar emak bahagia walaupun nanti kenyataan akan berbeda dgn mimpi emak
fitriani
gak si ratna gak si raka ada aja akal liciknya bwt manfaatin andin
fitriani
gila y si raka tega jual anaknya sendiri dan dgn santainya bilang k andin kl anaknya udah meninggal.... bnr2 gak waras ini si raka😡😡😡😡😡😡
fitriani
mau bikin drama apa lagi ini si emak peak ini😏😏😏😏😏😏
fitriani
bnr bgt yg paling susah itu perang melawan taruma diri kita sendiri krn penyelesaian nya gak segampang yg terlihat
fitriani
modar kowe raka.... makan tuh kebohongan🤪🤪🤪🤪🤪🤪
fitriani
eh kadal buntung lu pikir cara licik gitu mempan bwt andin??? gak y krn andin yg skr bujkan andin yg dulu..... andin yg skr adalah andin yg mempan sama trik2 kotor kyk gitu.... dasar kadal buntung lu raka😡😡😡😡😡😡
fitriani
y Allah aku sampe gemeteran bacanya bnr2 y si raka ini😡😡😡😡
fitriani
raka itu definisi laki2 menjijikan... mokondo😡😡😡😡😡😡
Siti Maulidah
ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!