'Nikmati masa mudamu selama kamu masih bisa'.
Bajingan!
Aku Nolan Farnley sangat membeci kata kata itu.
Setelah berpacaran dengan Irina selama 3 bulan, siapa sangka bahwa dia akan selingkuh dengan terang terangan di depanku?.
Tidak sampai disana, dia juga mempermalukan ku di depan banyak orang.
Hidupku kacau bukan?!
Tidak sampai disana, kesialan bajingan itu sekali lagi mendatangiku. Toko yang sudah susah payah kukembangkan malah berakhir terbakar oleh seseorang.
Apakah dewa benar benar membeciku?.
Namun, setelah aku berpikir bahwa para dewa membeciku, sebuah panel biru transparan tiba tiba muncul di depanku.
Itu adalah sesuatu yang akan berperan sangat penting dalam membuat hidupku menjadi luar biasa.
Baiklah! sekarang tidak ada cinta cinta! sekarang yang ada hanyalah Nolan Farnley dengan Bisnis nya!.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RyzzNovel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Di pinggir jalan raya, dimana sebuah cafe berdiri.
Di dalam cafe yang dipenuhi dengan bau bau yang nyaman dan damai, di bagian pojok ruangan yang tidak terlalu mencolok.
Nolan terduduk dengan meja dihadapannya, dengan tenang dia menyesal minuman yang telah dia pesan dari cafe itu.
Mengangkat kedua alisnya menatap seorang gadis di hadapannya, "Jadi..apa saja yang kamu temukan?".
Gadis dihadapan Nolan adalah Melissa, setelah dipekerjakan oleh Nolan, dia menghabiskan waktunya selama seminggu untuk mencari tau informasi yang Nolan butuhkan.
Dan karena sekarang sudah seminggu berlalu sejak hari dia memulai pencarian informasi nya, kini dia duduk dihadapan Nolan dengan senyuman tenang di wajahnya.
"Hem...jangan terburu-buru, biarkan aku menikmati minumanku sejenak".
Suara Melissa yang terdengar sangat anggun dan dewasa membuat Nolan mengangguk ringan, ya faktanya, Nolan memang terburu-buru.
Semenjak dia menerima pesan itu, otak Nolan dengan cepat mulai memprediksi apa saja yang akan terjadi dengan segala kemungkinan yang ada.
Situasi dimana dia benar benar tidak tau apapun, Melissa adalah satu satunya harapan bagi Nolan.
Dengan informasi dari Melissa, Nolan yakin akan ada sebuah informasi yang dia butuhkan dengan sekaligus rencana untuk melakukan serangan balik.
Menghela nafas panjang, Nolan kemudian berkata, "Hah.. baiklah, nikmati waktumu sejenak."
Keheningan kemudian melanda di antara mereka berdua, Nolan yang merasa canggung hanya memandangi Melissa yang dengan tenang menikmati minuman dan cemilan di depannya.
Melissa saat ini mengenakan pakaian mencolok dengan warna merah, rambutnya yang panjang dia gerai dengan indah.
Menatap itu, Nolan dengan cepat mengalihkan pandangannya, "Ugh..ini tidak benar." Batin Nolan membuat dirinya salah karena memandangi seorang gadis dengan aneh.
Setelah beberapa saat berlalu, Melissa dengan senyuman diwajahnya menepuk kedua tangannya sambil berkata, "Baiklah!".
"Melissa?", Menyadarkan Nolan dari lamunannya, Melissa kemudian mengeluarkan sebuah dokumen yang terletak di tas yang berada di sampingnya.
Mengerahkan dokumen itu, Nolan segera mengambil dokumen itu dengan penuh minat.
"Itu adalah informasi yang Anda inginkan, setelah memeriksa nya, saya harap Anda segera melakukan pembayaran.."
Nolan mengangguk setelah mendengar ucapan Melissa, dia kemudian segera memeriksa dokumen itu dengan tatapan mata yang serius.
\=\=Informasi Clothing Charm\=\=
Pemimpin yang memimpin PC saat ini adalah Kevlin Hart, umurnya 31 tahun dan dia sudah menikah dengan memiliki 2 orang anak yang usianya kira kira 12 tahun dan 16 tahun.
Clothing Charm, toko yang dia kelola selama 11 tahun dan menjadi toko yang paling populer dalam daerah sekitar sini.
Dengan produk produk yang mewah serta tampilan yang megah dan nyaman membuat sekitar memberi perhatian intens kepada toko itu.
Nama dari anak dan istrinya ad-------
\=\=Informasi Perfect Clothing Store\=\=
Perfect Clothing Store adalah toko nomor 2 di daerah ini, yang memimpin toko ini adalah Wayne Bridge, seorang pria yang berusia 37 tahun dengan 2 orang istri (meninggal 1), lalu memiliki 4 orang anak yang masing-masing berusia 17 tahun (2 orang), 13 tahun dan 10 tahun.
PCS adalah sebutan dari toko itu dan Wayne telah mengelola toko miliknya selama 15 tahun, perlu diketahui, dulu PCS adalah toko nomor 1 di daerah ini.
Tapi semenjak kemunculan CC, PCS mengalami penurunan sehingga Wayne menyimpan dendam yang mendalam kepada Kevlin Hart-------.
......
Membaca seluruh informasi yang tiada habisnya itu, Nolan segera menutupnya dan berniat melanjutkan bacaannya setelah dia kembali nanti.
Dengan puas di wajahnya dia tersenyum tipis memandangi Melissa dan berkata, "Kerja bagus!".
Melissa terlihat biasa biasa saja dengan pujian Nolan, seakan dia sudah terbiasa, dia kini menjawab, "Saya senang jika Anda puas, sekarang kami harap Anda segera membayar?."
Menganggukkan kepalanya, Nolan tersenyum tipis saat melihat ketidaksabaran dari Melissa.
"Sabarlah Melissa, aku masih ingin kamu menyelidiki sesuatu yang lainnya."
Menyesap minuman miliknya, Nolan sekali lagi berniat memperkerjakan Melissa untuk sesuatu.
Melihat Melissa yang mengerutkan dahi nya dengan bingung, Nolan kemudian kembali tersenyum lalu lanjut berkata, "Aku ingin kamu mencari tau tentang seseorang, bisakah?." Tanya Nolan.
Mendengar itu Melissa kemudian tanpa sadar melepaskan sedikit suara yang agak terkejut, "Ah!" ucapnya yang tidak sengaja keluar.
Dengan segera Melissa kembali tersenyum lebar dengan menutup senyumannya menggunakan sebuah kipas tangan.
"Tentu saja saya bisa!, bisakah Anda memberi tahu tentang targetnya?."
Meletakkan sebuah foto di atas meja, Nolan mengangguk dengan menyerahkan foto itu, "Aku ingin kamu selidiki dia, mulai dari latar belakang hingga kebiasaannya!."
Mengambil foto itu, Melissa memandanginya sejenak kemudian dia mengangguk ringan, "Baiklah, beri saya waktu seminggu lagi, mungkin seminggu atau kurang saya akan kembali".
Nolan juga mengangguk puas, berdiri dari mejanya dia melambaikan tangannya dengan berjalan keluar dari toko, "Baiklah, lakukan yang terbaik, aku akan pergi sekarang" Ucap Nolan dengan nada suara yang rendah.
Dengan segera, Melissa yang sendiri di meja itu juga berdiri dan mulai meninggalkan cafe itu dengan foto seorang pria di tangannya.
*
Di sebuah apartemen yang berukuran sedang, dimana tembok ruangan apartemen itu di cat dengan warna putih sehingga menciptakan suasana modern yang nyaman.
Di dalam ruangan yang terdiri dari meja yang terbuat dari kaca, dikelilingi dengan beberapa sofa berwarna coklat yang empuk berhadapan dengan sebuah televisi yang cukup lebar.
Seorang pria yang mengenakan kacamata serta memiliki rambut keriting yang acak acakan dengan warna coklat saat ini sedang menonton televisi dihadapannya dengan duduk di sofa.
Tatapan matanya berbinar saat menonton acara berita yang saat ini sedang mengekspos sesuatu yang luar biasa.
"Ya! itu benar! hahahaha! sesuatu seperti ini memang sangat menyenangkan!" Teriak pria itu dengan penuh semangat.
Pria itu memiliki kamera di sudut ruangannya, hal itu menjelaskan ada beberapa hal yang mungkin saja menjadi pekerjaannya.
Pria itu adalah Douglas Troyes, seorang pria yang sangat suka mengekspos sesuatu yang menyenangkan dan megah menggunakan kameranya.
Douglas Troyes di dunia, dia lumayan terkenal dengan sebutan 'Reporter Gila' itu semua karena dia berbeda dengan yang lainnya.
Yang dia inginkan dari menjadi reporter bukan yang atau reputasi, yang dia inginkan hanyalah mengekspos sesuatu yang dapat mengusik minatnya.
Dalam pengalamannya menjadi reporter, dia beberapa kali mengekspos sesuatu yang sangat menyenangkan seperti selebriti yang ketahuan sedang melakukan ini dan itu atau mengekspos seorang pencuri yang sedang menyamar.
Yah, baginya apapun tidak masalah selama dia bisa merasakan kesenangan.
Dengan sifatnya yang seperti itu, banyak individu penting ataupun tidak penting yang memilih untuk menghindarinya.
Itu semua karena mereka takut sesuatu dari mereka akan terekspos dari pria itu.
*
*
*
Baiklah kesan pertamaku pada novel ini gak sesuai judulnya less 🤣🤣... kukira bakalan toko kecil sungguhan ternyata cukup gede, dari modal aja udah keliatan ( 33 juta 🗿 bahkan bibiku yang mulai bisnis aja cuman 10 juta )
Kedua, plotnya menurutku terlalu cepat. kukira bakalan berprogres gitu dari nol atau setidaknya dari kecil ( gak terlalu paham aku )
Ketiga, keknya lebih bagus gitu barang yang dijual agak dimahalin dikit gitu dari harga pasar.... Itupun kalo misalnya MC yang kamu ceritakan gak mau menonjol menonjol banget (kayaknya gak mungkin sih melihat sifatnya 😅)
Kesimpulannya sih ceritanya gak "wah" gimana gitu tapi untuk seukuran Noveltoon mah udah cukup 😁, intinya aku enjoy.
Sekian.
Semangat less