gays cerita ini bakal ku revisi nantik, setelah tamat cerita yang baru ku tulis, bisa di cek di profil aku.
so, kalau mau baca ya baca, kalau gamau baca juga gapapa. maaf cerita nya ambru radul.
gara gara dikhianati pacarnya yang sudah menjalin hubungan cukup lama membuat syara patah hati dan sangat kecewa. akibat kejadian yang menimpanya, syara ke club malam untuk minum-mimum.
tampa sadar seorang pria memeluk pinggang syara, syara yang di perlakukan tidak sopan langsung mempar pria itu dan menghinanya. dengan keadaan setengah sadar.
akibat perlakuan dan perbuatan syara pada pria itu, pria itu itu menjadi murka dan berakibat fatal.
apa yang dimaksud dengan akibat fatal?
apa yang akan terjadi pada syara?
ayo,,,,, ikuti cerita syara😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nasya_nrfdila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 13
***happy reading***
sesuai rencana mereka semalam, untuk mebawa syara ke rumah sakit. berhubung hari ini akhir pekan mereka sempat membawa syara ke rumah sakit karna hari libur ke kerja.
mereka bertiga bangun cukup awal untuk menyiapkan sarapan karna tidak ingin mengganggu syara istirahat, karna merasa syara masih sakit.
"eh tumbe bangun awal" seru syara yang melihat sahabat nya itu lagi memasak di dapur
"eh iya ra, kami lagi masak. gak mau gangguin lo karna lagi sakit. ga papa kali ya masak sesekali" ucap eby sambil tertawa kecil
syara yang mengahampiri mereka untuk membantu malah di cegah oleh caca dan mengajak ke maja makan bersama nya. berhubung caca tidak bisa masak maka nya hanya ikut menonton saja
"eh... ra lo mau ke mana, di sini aja kali" ucap caca sambil menggandeng syara mengarah ke
meja makan
"tapi ca aku mau bantuin juga" ujar syara yang tidak enak
"halah gapapa, biar aja mereka yang masak sesekali berhubung lagi libur" jawab nya entek
"yaudah lah aku di sini aja" kata nya sambil menghela nafas berat
"sarapan sudah siap" ucap ilon sambil membawa dua piring nasi goreng
"kok cuma dua sih, buat aku mana" kata caca yang melihat tidak kebagian sarapan
"masak sendiri" jawab ilon sambil mengulurkan lidah nya
"ni buat lo" kata eby sambil membawa dua piring nasi goreng
"makasih sayang ku, cinta ku" kata caca menjilat
"giliran butuh aja" jawab eby ketus. syara yang melihat kejadian itu langsung tertawa kecil
mereka sarapan sambil bercanda, mengoceh yang tidak tidak jelas. setelah sarapan mereka masih duduk di meja makan untuk membahas kegiatan mereka hari ini
"kita ke rumah sakit ya, untuk cek up" kata ilon
"oh oke, udah lama juga gak cek up yah" jawab eby sambil melihat ke arah teman teman nya satu persatu
setelah sarapan mereka balik ke kamar masing masing untuk bersiap siap, kurang lebih 30 menit ilon sudah turun ke bawah untuk menunggu sabahat nya itu.
kini mereka sudah di bawah dan menunggu eby yang sudah 20menit belum siap siap berdandan. karna eby tripikel orang tidak pede akan penampilan nya makanya jika keluar sebentar saja tetap harus terlihat elegan.
"eby.... cepetan lama banget sih" teriak caca dari bawah
"iya sebentar lagi" jawab nya yang masih di dalam kamar
"sebentar sebentar udah 20menit kami nungguin lo, hitung sampai 10 kok belum keluar kami tinggal. 1.....2....3..." teriak ilon yang kesal dengan sahabat satu nya itu.
syara yang merasa pusing hanya diam saja melihat sahabat nya itu sambil memegang kepala nya agar tidak jatuh ke lantai akibat pusing. karna terlalu pusing yang penglihatan nya buram akhirnya syara jatuh pingsan. entah kenapa akhir akhir ini syara sering pusing dan kecapean yang berlebihan
brukg.....
"ra.....ra.... lo kenapa" kata ilon yang kaget melihat sahabat nya jatuh dan langsung duduk di lantai untuk meletakkan kepala syara di paha milik nya
"ra....ra... bangun ra" kata caca sambil menampar kecil di pipi milik syara
"eby... cepetan syara pingsan" eby yang berdiri di belakang pintu untuk keluar kamar kaget saat caca memanggil nya, dan langsung berlari untuk turun tangga
visual -eby febrian-