NovelToon NovelToon
Benih Cinta Sang Dokter

Benih Cinta Sang Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Raisa dan Adit keduanya sudah menikah selama 2 tahun, namun sampai saat ini keduanya belum dikaruniai seorang anak.

Hingga Raisa pun mendatangi seorang dokter untuk program kehamilan, namun tanpa disangka dokter itu adalah mantan kekasihnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12

Rangga baru saja selesai visit ke beberapa pasiennya, saat ia duduk di ruangannya Rangga melihat beberapa pesan masuk dari Raisa.

[ Raisa : Rangga.. ]

[ Raisa : Kamu lagi sibuk ? ]

[ Raisa : Malam nanti kamu sibuk ga ?]

[ Raisa : Aku tiba tiba pengen ke blok M, kamu mau temani aku Rangga ? ]

Rangga tersenyum melihat beberapa pesan masuk itu, Rangga pun langsung membalas pesan dari Raisa.

[ Rangga : Sa.. Maaf aku baru selesai visit ]

[ Rangga : Engga, aku ga sibuk malam ini. Nanti malam aku temani, aku akan jemput kamu nanti ya]

[ Raisa : Oke Pak Dokter]

Rangga meletakkan ponselnya, ia hanya tersenyum karena pesan yang ia terima.

" Ranggaaaa "

Bayu masuk secara tiba tiba, membuat Rangga langsung merubah raut wajahnya.

" Kenapa ? "

" Temenin gue yuk nanti malem "

" Sibuk gue "

" Sejak kapan lo sibuk nyet ? "

" Mulai malam ini "

" Oohh karena Raisa ya ? Mantan terindah ? "

Bayu pun asik menggoda sahabatnya itu.

" Nikahin lah, tuhan itu memberikan kesempatan lo kedua itu "

" Atau kalau lo ga mau nikahin dia, yaudah buat gue aja gimana Ga ? "

Rangga memberikan tatapan dinginnya kepada Bayu, sedangkan Bayu ia semakin asik menggoda Sahabat nya itu.

" Gue yakin kalau Raisa itu juga pasti masih ada perasaan sama lo "

" Lo bukan tuhan yang tau perasaan seseorang Bay "

" Ya emang gue bukan Tuhan, tapi gue bisa baca dari gestur tubuh dan juga tatapan mata Raisa ke lo Rangga "

" Rangga, gue tanya sama lo nih ya. Lo masih sayang banget kan sama Raisa ? "

" Iya gue emang masih sayang banget sama Raisa, tapi ya ga bisa segampang itu gue nikahin dia Bay "

" Cemen Lo ah "

Bayu keluar dari ruangan Rangga begitu saja, sedangkan Rangga ia hanya menggelengkan kepalanya.

....

Raisa dan ketiga temannya makan siang bersama di kantin kantor, sejak pagi tadi Nisa sahabatnya itu tengah sibuk dengan ponselnya.

" Nis, bisa ga hp lo itu lu taro dulu ? " ucap Ayu

" Ga bisa, gue lagi mau tamatin film Yu " jawab Nisa

" Film apa sih ? " tanya Raisa penasaran

" Ini nih, lo liat Sa. Ganteng banget cowoknya, dan kebetulan banget dokter sama kan kayak dokter Rangga "

Raisa pun ikut menonton film yang Ayu putar.

" Sidang cerai lo kapan dimulai Sa ? " tanya Putri

" Harusnya Minggu depan, karena gue sendiri udah nolak buat mediasi. Dan gue juga berencana buat ga hadir "

" Terus harta benda lo gimana Sa ? " tanya Ayu

" Rumah sama mobil itu atas nama gue, ya mobil yang Mas Adit pakai sih emang kita beli pas udah nikah tapi mobil dan rumah itu gue beli sebelum gue sama mas Adit nikah. Otomatis sih jadi milik gue ya "

" Gue sih berharap ya Sa, si Adit di pecat jadi mampus deh tuh orang " ucap Nisa dengan nada kesal

" Gue serahin semuanya sama tuhan aja, biar tuhan yang atur bagaimana "

" Tapi Sa lo juga harus tegasin perasaan lo ke Rangga, ya bagaimana juga Rangga itu laki laki yang butuh kejelasan Sa. Kalau menurut gue ga ada salahnya buat lo jalanin lagi, apalagi kalian putus baik baik kan ? " ucap Putri

" Iya Sa, ya lo pertimbangkan aja Rangga " ucap Ayu

" Iyah, gue pikir pikir dulu ya " ucap Raisa sambil tersenyum

**

Rangga sudah menunggu Raisa di lobby kantor, ia tak ingin membuat Raisa menunggu dirinya.

Sekitar 15 menit menunggu, Raisa pun datang bersama dengan ketiga temannya.

" Raisa " Rangga melambaikan tangannya

Dengan tersenyum Raisa ikut melambaikan tangannya, ia pun berjalan menghampiri Rangga.

" Kamu lama ya nunggu nya ? " kata Raisa

" Engga ko, yaudah kita berangkat sekarang ? "

" Hmm " Raisa mengangguk

Rangga mengambil tas Raisa, ia pun membawakannya kedalam mobil

" Rangga, aku bisa bawa sendiri "

" Ga apa apa Sa, biar aku bawain ya "

" Makasih ya Ga "

Rangga membuka pintu untuk Raisa, segera Raisa pun masuk kedalam mobil Rangga.

Sambil tersenyum Rangga pun segera menyusul Raisa, entah mengapa ia merasa senang karena bisa kembali dekat dengan Raisa.

" Kamu mau cari apa Sa ? "

" Lagi pengen kuliner aja sih, kamu beneran ga apa apa nih nemenin aku ? "

" Iyah Sa "

Raisa tersenyum, ia sudah lama tidak merasakan perhatian seperti ini. Dulu bersama Adit untuk makan di luar saja Raisa harus memohon sampai bertengkar kecil.

Setelah sampai ditempat yang mereka tuju, Rangga dan Raisa pun turun dan mulai berkeliling.

" Gultik, udah lama ya Sa kita ga makan itu "

" Hmm, kamu mau Rangga ? "

" Boleh, ayo Sa "

Segera keduanya menghampiri pedagang itu, namun baru saja keduanya duduk mereka tanpa sengaja bertemu dengan Bayu yang sedang sendirian menikmati makanan tersebut.

" Dokter Bayu? "

Bayu menoleh, dan melihat Rangga yang datang bersama dengan Raisa.

" Oohh jadi sibuknya tuh ini Ga ? "

" Sibuk ? Katanya kamu ga sibuk Ga ? "

" Ya emang aku ga sibuk Sa, si Bayu aja ini yang ga jelas "

Rangga memberikan kode kepada Bayu, akhirnya Bayu pun dengan terpaksa mengiyakan.

" Dokter Bayu sendirian aja ? "

" Iyah nih Sa, kalau gabung boleh kan ? "

" Boleh dong, ya kan Rangga ? "

" Hmm ? Iya iya boleh " jawab Rangga terpaksa

Rangga tak menyangka jika akan bertemu dengan Bayu, tapi karena melihat Raisa yang bahagia Rangga pun akhirnya mengalah.

..

Raisa, Bayu dan Rangga berkeliling untuk mencoba beberapa makanan disana.

Raisa cukup terhibur dengan Bayu dan Rangga, rasanya ia sudah lama tidak tertawa bebas seperti ini.

Saat sedang asik menikmati es krim, ponsel milik Rangga berdering panggilan masuk.

" Bentar ada tlpn masuk " ucap Rangga

Rangga sedikit menjauh, ia mengangkat panggilan tersebut.

" Balikan lah Sa " ucap Bayu ketika Rangga menjauh

" Tiba tiba banget dokter Bayu "

" Rangga itu masih sayang banget loh "

Baru Raisa hendak menjawab, Rangga datang dengan raut wajah berbeda.

" Bay, lo naik apa kesini ? "

" Ojek online, mobil gue masih dibengkel "

" Yaudah lo ikut gue ya, temenin Raisa dulu "

" Emang ada apa Rangga ? "

" Aku harus kerumah sakit sekarang Raisa "

" Oohh yaudah ayo "

Segera mereka pun pergi kerumah sakit, beruntung jarak rumah sakit dengan tempat mereka saat ini tidak terlalu jauh.

1
Rian Moontero
lanjoootttt👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!