NovelToon NovelToon
System Toko Sepuluh Ribu Alam

System Toko Sepuluh Ribu Alam

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Ruang Ajaib
Popularitas:36.8k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Hao Qi hanyalah seorang mahasiswa yatim piatu miskin yang tercekik hutang rentenir dan selalu dipandang sebelah mata oleh orang-orang di sekitarnya.

Namun, nasibnya berubah drastis ketika ia tanpa sengaja mengaktifkan Sistem Toko Sepuluh Ribu Alam di ponsel bututnya. Melalui sistem rahasia ini, Hao Qi bisa menjual barang-barang murah sehari-hari seperti mi instan dan korek api gas ke berbagai dimensi lain dengan bayaran selangit berupa koin sistem, emas batangan, pil penempa tubuh, hingga teknik bela diri kuno.

Sambil menyembunyikan identitas dan kekuatan barunya, Hao Qi mulai melunasi hutangnya, menyadari keberadaan energi Qi di dunia modern, dan melangkah naik untuk menghancurkan para orang sombong yang dulu meremehkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

"Kring! Kring! Kring!"

Suara alarm dari ponsel retak di atas nakas membangunkan Hao Qi dari tidur lelapnya. Sinar matahari pagi musim gugur menerobos masuk melalui celah gorden jendela kamarnya yang sederhana.

"Hah..."

Hao Qi menguap panjang sambil meregangkan otot-ototnya. Tubuhnya terasa sangat segar. Hawa sejuk dari Giok Penenang Hati yang mengalung di lehernya membuat kualitas tidurnya meningkat drastis. Ia tidak lagi bermimpi buruk tentang tagihan hutang atau ancaman rentenir.

Ia duduk bersila di tepi kasur. Tangannya merogoh ke dalam saku jaket yang ia gantung semalam, mengeluarkan sebuah kotak kayu kecil berukiran naga.

"Klik."

Kotak itu terbuka, memperlihatkan sebutir pil berwarna emas kemerahan yang memancarkan aroma herbal yang sangat menyegarkan pikiran. Ini adalah Pil Pencerahan Akal Budi dari Dewa Perang.

"Mari kita lihat seberapa jauh aku bisa menjadi pintar," Hao Qi bergumam dengan senyum antusias.

"Glek."

Ia menelan pil itu tanpa ragu. Berbeda dengan Pil Penempa Tubuh yang memberikan rasa sakit luar biasa seperti tulang dihancurkan, pil dari Alam Surgawi ini terasa sangat berbeda.

"Wush..."

Sensasi dingin yang sangat nyaman tiba-tiba meledak dari perutnya dan melesat naik lurus ke kepalanya. Rasanya seperti ada segelas air es yang disiramkan langsung ke otaknya yang sedang kepanasan.

Pandangan Hao Qi memutih selama dua detik.

"Ssshhh..."

Telinganya berdengung halus. Ketika pandangannya kembali jernih, dunia di sekitarnya terasa... berbeda. Sangat lambat dan sangat detail.

Ia melihat lalat yang terbang di sudut kamarnya. Dulu, itu hanyalah titik hitam yang bergerak cepat. Sekarang, ia bisa memprediksi arah kepakan sayap lalat itu, menghitung lintasan terbangnya secara matematis di dalam kepalanya tanpa ia sadari.

Ingatannya terbuka lebar seperti perpustakaan raksasa. Buku ekonomi yang ia baca tiga tahun lalu, rumus kalkulus yang membosankan, hingga detail wajah setiap orang yang ia temui di jalan kemarin, semuanya tersusun rapi dan bisa ia panggil kapan saja. Otaknya benar-benar berubah menjadi superkomputer organik.

"Hahaha! Luar biasa! Rasanya isi kepalaku baru saja diganti dengan mesin prosesor tingkat dewa!"

Hao Qi tertawa renyah. Ia turun dari kasur, mandi, dan berganti pakaian. Ia sengaja memilih kaus putih polos yang sedikit pudar dan kemeja flanel yang kebesaran, menyempurnakan penampilannya sebagai mahasiswa miskin yang tidak mencolok.

Satu jam kemudian, Hao Qi melangkah melewati gerbang Universitas Jiangjing.

Langkah kakinya ringan. Namun, begitu ia memasuki area pelataran kampus, otaknya yang kini super sensitif langsung menangkap anomali.

Di depan gedung rektorat, terparkir dua buah mobil SUV hitam mengkilap bermerek luar negeri yang tidak pernah ada di kampus ini sebelumnya. Pelat nomornya bukan dari kota Jiangjing, melainkan dari Ibukota, Jingcheng.

Beberapa mahasiswa berjalan menjauhi area itu sambil berbisik-bisik.

Hao Qi terus berjalan santai menuju kantin dengan senyuman. Di tengah jalan, ia berpapasan dengan Zhou Ming yang sedang memegang sebungkus roti tawar dengan wajah tegang.

"Pagi, Zhou Ming! Kau terlihat seperti baru melihat hantu," sapa Hao Qi ceria sambil menepuk bahu temannya itu.

Zhou Ming tersentak kaget.

"Bruk!"

Rotinya hampir jatuh.

"Ssst! Hao Qi, kecilkan suaramu!" Zhou Ming menarik lengan Hao Qi ke balik pilar gedung fakultas. Keringat dingin terlihat di dahi pemuda gemuk itu.

"Ada apa? Apakah Lin Tao membuat masalah lagi?" Hao Qi memiringkan kepalanya dengan ekspresi polos.

"Bukan Lin Tao! Ini jauh lebih besar!" Zhou Ming berbisik dengan cepat. "Pagi ini, ada tamu dari Ibukota. Mereka sepertinya dari keluarga konglomerat besar atau semacamnya. Rektor bahkan turun langsung untuk menyambut mereka. Kudengar dari anak-anak yang piket di gedung administrasi, mereka sedang mencari seorang mahasiswa!"

"Mencari mahasiswa? Untuk diberi beasiswa?" Hao Qi bertanya sambil terkekeh pelan.

"Bukan! Mereka menggeledah data mahasiswa laki-laki yang punya catatan sering berkelahi atau punya kemampuan fisik menonjol. Dua orang dari mereka sekarang sedang berjalan berkeliling kampus, menatap setiap orang seperti elang yang mencari mangsa. Auranya sangat menakutkan, Hao Qi. Sebaiknya kau jangan terlalu mencolok hari ini. Ingat, kau kan baru saja menghajar Lin Tao minggu lalu!"

Hao Qi mengangguk-angguk paham. Otaknya yang super cerdas langsung menyambungkan semua titik informasi dalam sekejap.

"Tamu dari Ibukota. Mencari mahasiswa dengan kemampuan fisik. Ini pasti keluarga atau sekte yang berada di belakang Bos Zhao. Mereka kehilangan kontak dengan operasi bawah tanah mereka di Jiangjing dan sedang melacak siapa pelakunya,"

Hao Qi menganalisis situasi di dalam kepalanya, namun wajahnya tetap menampilkan senyum mahasiswa yang tidak tahu apa-apa.

"Tenang saja, Zhou Ming. Aku ini kan cuma mahasiswa miskin yang kebetulan beruntung saat melawan Lin Tao. Mereka tidak mungkin mencariku. Ayo kita ke kelas."

"Tap... Tap... Tap..."

Baru saja Hao Qi dan Zhou Ming melangkah keluar dari balik pilar, suara langkah kaki sepatu pantofel yang tegas terdengar mendekat.

Dua orang berjalan di lorong tersebut. Yang satu adalah pria muda tampan bersetelan jas abu-abu mahal, dan yang lainnya adalah wanita cantik berwajah dingin yang mengenakan pakaian serba hitam yang sangat ketat. Keduanya memancarkan tekanan tak kasat mata yang membuat udara di sekitar lorong terasa sesak bagi mahasiswa biasa.

Itu adalah tekanan dari praktisi Qi tingkat tinggi.

Zhou Ming langsung menundukkan kepalanya, tubuhnya sedikit gemetar tanpa alasan yang jelas. Ia melangkah menepi hingga punggungnya menempel ke dinding.

Wanita berwajah dingin itu mengedarkan pandangannya. Matanya yang tajam seperti pedang menyapu setiap mahasiswa yang lewat. Ia sedang menggunakan teknik pelacakan Qi untuk merasakan fluktuasi energi dari orang-orang di sekitarnya.

Hao Qi terus berjalan dengan santai. Senyumnya tak pudar sedikit pun. Ia bahkan sengaja sedikit menyeret langkah kakinya agar terlihat seperti orang yang kurang tidur dan malas. Giok Penenang Hati di balik kemejanya bekerja dengan sempurna, menyerap seluruh aura Manusia Super dan energi guntur miliknya tanpa membocorkan setetes pun ke udara.

Saat wanita itu berjalan melewati Hao Qi, bahu mereka bersinggungan sedikit.

"Bruk."

Hao Qi sengaja melemaskan otot kakinya dan membiarkan dirinya terjatuh ke lantai lorong, seolah dorongan pelan dari wanita itu adalah hantaman batu besar. Buku-buku catatannya berserakan.

"Aduh!"

Hao Qi mengaduh pelan sambil mengusap sikunya. Ia mendongak, menatap wanita itu dengan ekspresi kaget dan sedikit takut yang sangat meyakinkan.

"M-maaf, Kakak! Aku kurang tidur semalam jadi tidak melihat jalan. Maafkan aku!" Hao Qi buru-buru memunguti bukunya dengan tangan gemetar yang dibuat-buat.

1
Dell AliNka
lah pake beli vila kok masih sisa 5 jt
Hadi Hadi
sikat
Pecinta Gratisan
mantap💞 thor
Pecinta Gratisan
bantai thor
Pecinta Gratisan
mantap thor⚡🔨 cerita nya💞
Riyanganz
👍👍
Riyanganz
ceritanya menarik,semoga aja kedepannya ga monoton ceritanya
Orimura Ichika
nggak bisa nabung 🗿
Orimura Ichika: penasaran Thor sama lanjutannya🤭
total 2 replies
Gege
lucuan versi bogelnya jiuer ...🤣🤣
Aoooo: cute sekali /Drool/
total 1 replies
Aisyah Suyuti
good
Sebut Saja Chikal
yaah nunggu lg 😅
Hadi Hadi
up up up up up 😍😍😍
Gege
mantabbb...selalu apik dan epic updetannya
Orimura Ichika
oke juga
Manusia Biasa
nah itu berarti bakal ada kemungkinan perkembangan plot ke orang dunia lain, apa mc dapat Heroine dari dunia lain kayaknya lucu wkwk😂
Manusia Biasa
wkwkw nama saya adalah pemilik toko😭😭
Manusia Biasa
dan kalian gak tahu yang dihadapi itu MC🗿
Manusia Biasa
Menarik kak. karya ini punya potensi sih, semangat terus nulisnya
Manusia Biasa
itu senter mbak😂
Manusia Biasa
kalau ini dari dunia Isekai pasti🗿
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!