NovelToon NovelToon
Godaan Istri Orang

Godaan Istri Orang

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyelamat / Dunia Masa Depan / Penyesalan Suami
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Arion Alfattah

SEQUEL JODOH SHAKIRA PERNIKAHAN KEDUA.
Kisah ARYA PRATAMA & RAKA BAGASKARA

Arya Pratama baru saja mengalami patah hati, di tengah kesedihannya dia mengalami kecelakaan beruntun yang menyebabkan pengendara lain meninggal dunia.

Kecelakaan itu pula membuatnya harus bertanggungjawab atas bocah kecil, anak dari korban kecelakaan.

"Rawat dia seperti anakmu sendiri, sayangi dia sepenuh hati, dia tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini," ucap seorang ibu meminta Arya menjaga putranya.

Secara tidak terduga Arya bertemu perempuan yang berhasil membuat dadanya berdebar, sayangnya perempuan itu istri orang. Eh secara tidak disangka-sangka Arya malah berjodoh sama janda.

"Jodoh ketemu di jalan."

Sementara Raka Bagaskara, dia juga sama-sama terjebak dalam situasi sulit, ia juga menyukai istri orang.

"Janda dan gadis terlalu biasa, tapi bini orang, luar biasa, Mak. Raka suka sama bini orang Makkk!"

Akankah Raka menemukan jodohnya? Atau malah berusaha menjadi perebut istri orang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12 - Kepikiran bini orang

Jika Arya sedang mencoba menerima takdirnya bersama Andina, berbeda dengan Galuh yang sedang dipermainkan oleh takdir.

Kepulangannya Galuh ke rumah suaminya menjadi petaka bagi dia, ibu mertuanya mengamuk secara tiba-tiba.

Plak!

Satu tamparan melayang , terdengar bunyi nyaring menyebabkan pipi Galuh merah.

"Mantu kurang ajar, gara-gara kamu ibu malu jadi bahan gosippan orang. Kenapa sih kamu bikin masalah dalam hidup saya? Hamil anak aja susahnya kebangeten, tolong Galuh tolong jangan buat ibu malu. Kamu gak lihat mereka nonton kita? Dan ibu minta kamu jaga marwahmu sebagai istri dari Roki Hidayat!"

"Bukan salah aku, Bu."

"Heh!" Bu Desi mencengkram erat pipi Galuh, saking kuatnya membuat Galuh meringis kesakitan. "Saya sudah bersabar membiarkan kamu sama anak semata wayang saya demi mertua saya, tapi sekarang saya sadar kalau kamu tidak lebih dari sekedar sampah! Kehadiranmu bikin masalah! Bikin malu keluargaku! Dasar mandul!" sentaknya seraya mendorong Galuh keras.

Bruk.

Tubuh Galuh terbentur tembok, lagi-lagi dia meringis menahan sakit. Bukan cuman pipi yang sakit tapi punggungnya pun terasa sakit, bahkan hatinya juga merasakan sakit ketika hinaan demi hinaan terus dia dapatkan.

"Sekarang keluar cari makan! Saya mau kamu belikan saya makanan!"

*********

"Sial, kenapa jadi kepikiran wanita tadi sih? Ayolah Raka, fokus baca pemasukan toko." Raka mengusap kasar wajahnya, pikirannya malah tertuju pada Galuh, wanita yang ia bantu tadi siang.

Dia berusaha fokus, tapi kenyataannya wajah cantik Galuh terus mencuri pikirannya. "Sial, gue gak bisa gini terus, masa kepikiran dia?"

Raka menyimpan laptopnya, berdiri meraih kunci motor di atas meja kemudian mengambil jaket di atas sofa, dia pun kelar kamar.

"Malam gini mau kemana Bang" tanya Emak heran melihat anak laki-lakinya keluar malam.

"Mau ke toko, Mak. Cari angin." Berhubung masih jam 7 dan tokonya belum tutup, Raka bisa beralasan.

"Oh, baliknya jangan terlalu malam Barak. Awas ya lu, jangan lebih dari jam 10, sebelum jam 10 elu harus balik. Gue cari ke manapun kalau sampai telat pulang."

"Iya, Mak. Raka paham." Raka mengecup pipi ibunya barulah pergi. "Raka jamin aman, paling pulang jam 9, Mak."

*******

Motor metik punya Raka melaju menuju suatu tempat, entah mengapa tujuannya malah ke tempat dimana Galuh tinggal. Tadi siang dia sempat mengikuti Galuh sampai rumahnya jadi sekarang Raka datang lagi kesana memastikan sesuatu, keadaan Galuh. Hati Raka gelisah meski sebelumnya tidak pernah dekat tapi entah mengapa Galuh bisa membuatnya kepikiran. Apa ini yang dinamakan godaan istri orang?

"Masa gue tertarik sama bini orang sih? Baru kenal udah kepikiran, ini mah gila namanya," gumam Raka setelah memberhentikan motornya.

Dia parkir tak jauh dari rumah Galuh, memperhatikan bangunan bercat putih dengan harapan bisa menemukan sesuatu.

Tidak sengaja dirinya berpapasan dengan seorang wanita yang juga turun dari mobil dan itu membuat Raka terbelalak jika wanita itu adalah orang yang dia kenal.

"Eh busyet, si Candra ngapain dandan kayak cewek? Terus ngapain juga dia datang ke rumahnya Galuh?"

Dari mana Raka bisa mengenali Candra padahal sudah memakai pakaian wanita dan dipoles secantik mungkin? Nyatanya Raka tetap bisa mengenalinya sebab Candra salah satu teman sekolahnya waktu SMA. Emang dari dulu Candra seperti itu bahkan cara jalannya pun kemayu.

Rupanya Caca melihatnya juga, dia mengernyit memperhatikan Raka yang tengah duduk di atas motornya. "Kayak gak asing? Ah bodo amat, lagian dia bukan urusan gue."

Lalu Caca masuk ke dalam bertepatan dengan Galuh yang juga membuka pintu.

"Eh, siapa ya?" Galuh heran, ia tidak mengenal siapa wanita di depannya.

"Hai, perkenalkan aku Caca." Dia mengulurkan tangannya ke hadapan Galuh dan disambut hangat oleh Galuh.

"Oh iya, saya Galuh. Kamu pasti tamu ibu, silahkan masuk."

"Hmm sebenarnya saya mau ketemu Roki sekalian sama ibunya juga. Roki nya ada?"

Galuh terdiam, bertanya-tanya siapa wanita di depannya dan kenapa menanyakan suaminya? Matanya memperhatikan penampilan Caca, Galuh akui orang itu terlihat cantik.

"Mas Roki sedang ke luar kota, ada perlu apa ya?"

"Galuh! Masih aja berdiri di depan pintu, buruan pergi belikan ibu makanan!" Bu Desi datang menghampirinya, kesal karena sang menantu belum juga pergi.

Galuh menoleh. "Ada tamu mencari mas Roki, Bu."

"Tamu?" Bu Desi mendekat, membuka pintu lebar-lebar memperhatikan sosok di depannya.

"Ada keperluan apa kamu cari anak saya? Roki gak ada di rumah, lagi kerja, kalau ada perlu nanti saja saat pulang," kata Bu Desi ketus tapi dia cukup penasaran sama wanita cantik di depannya.

"Yah, sayang sekali, padahal aku mau kasih surprise sama Roki, pacar aku," kata Caca memasang wajah kecewa.

Namun perkataan itu justru membuat Galuh dan Bu Desi terkejut.

"Apa! Pacar!" pekik Bu Desi.

Sedangkan Galuh mematung, ia ingat suaminya punya orang yang dicintai dan sekarang dia harus berhadapan sama orang yang suaminya cintai. Hatinya berdenyut nyeri, dadanya terasa sesak melihat langsung wanita idaman lain sang suami.

"Kamu pacarnya Roki anak saya?" tanya Bu Desi memastikan.

"Iya dong Bu, aku dan Roki sudah pacaran 2 tahun dan sekarang aku kembali kesini ingin bertemu pacar aku, dimana dia ya?" kata Caca pura-pura mencari keberadaan Roki.

Dan mobil lain berhenti di depan gerbang, mata mereka semua tertuju ke luar termasuk Raka yang juga memperhatikannya.

Galuh menyadari siapa yang pulang, dia meremas baju mencoba kuat menghadap kenyataan sekarang. Matanya berkaca-kaca sudah dapat diperkirakan sang suami datang pasti karena ingin menyambut kekasihnya.

"Sayang," seru Caca riang menghampiri Roki ketika pria itu turun dari mobil.

Roki terbelalak. "Dia disini? ngapain? Kenapa gak kasih tahu dulu!"

Lalu matanya menatap Galuh, ada perasaan tidak enak melihat wajah istrinya sedih.

Grep

Caca menghambur memeluk Roki disaksikan oleh Galuh, Bu Desi dan Raka.

Raka yang melihatnya syok melotot tidak percaya sama drama di depannya. Dia tahu betul wanita itu seorang laki-laki berpenampilan wanita. "Ajink! Mereka saling peluk? Terong sama terong berpelukan? Alamak, sejenis berpacaran!"

1
Hesty
mkn bnyk upnya thooor
falea sezi
astaga
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Yuliana Tunru
jd raka nih yg bakal dapat janda perawan roki dan arya jg dapat janda abal2 yg ternyata msh perawan jg 🤭
Cimit: Hayo tebak2an. 😅
total 1 replies
Yuliana Tunru
lha arya nikah dgn andina bkn galur calon ya walaupun entah kapan 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!