NovelToon NovelToon
LovLio (Bucin Posesif)

LovLio (Bucin Posesif)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cintamanis / CEO / Teen School/College / Idola sekolah
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Hanswii

menceritakan pemuda tampan minim ekspresi, tapi sialnya wajahnya begitu tampan bak dewa Yunani, ditambah diusianya yang masih begitu muda dia sudah menjadi CEO diperusahaan keluarganya sendiri membuatnya begitu didambakan kaum hawa di sekitarnya, tapi sayangnya pesonanya tak mampu membuat seorang gadis pindahan dari Jerman yang bahkan tak meliriknya sedikitpun.

"minggir",
"kenapa harus gue yang minggir",
"cowok ribet",
"menarik".

akankah gadis bar bar nan galak itu akan membuka hatinya untuk sang CEO muda, ataukah malah pada akhirnya si gadis yang akan dibuat bucin dengan si CEO muda itu?

yuk ikuti kisah cinta mereka berdua,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanswii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Pagi ini mood Chiara buruk sekali hingga wajahnya semakin terlihat garang saja, tak ada senyum sih sudah biasa tapi kali ini terlihat semakin menyeramkan.

"kenapa lo, lagi lagi udah kusut aja tuh muka", tanya Gabby menyenggol lengan Chiara yang berjalan dikoridor sekolah,

"gue lagi kesel", ketus Chiara,

"cicak merem pun tahu Lo lagi kesel, muka Lo lecek kayak cucian gak kering 3 hari", ejek Gabby,

"syalan Lo, bikin mood gue main hancur aja", sungut kesal Chiara,

"kenapa sih ya elah, masih pagi juga, Lo kesal kenapa?", tanya jengah Gabby,

"masa opa ngelarang gue bawa Popo ke sekolah kan gue pengen nyetir sendiri bawa Popo ke sekolah buat dia tahu sekolah baru emaknya", ucap Chiara drama,

"gue dukung opa kali ini, lo emang gak bisa di biarin bawa mobil sendirian, semalam Lo bahkan hampir ngebunuh gue", kesal Gabby mengingat kejadian semalam,

bagaimana Tidak, Chiara mengemudikan mobilnya secara ugal ugalan bahkan beberapa kali mendapat makian dari pengendara motor yang kesal akibat Chiara yang mengemudi seenaknya ,beruntung mereka Tidak diamuk masa karena ulah Chiara.

"disini beda dengan di Jerman chi, disini kebanyakan pengendara pake motor, dan juga macet, Lo gak bisa seenaknya berkendara kayak dijerman, kalau sampai Lo membuat kekacauan dan kecelakaan Lo bisa diamuk masa", jelas Gabby, kini keduanya duduk di bangku kelas mereka.

"masa se mengerikan itu sih gab?", tanya Chiara,

"iya chi, apalagi mobil Lo mobil sport dan mahal, kalau Lo berbuat seenaknya dijalan pasti image Lo dan keluarga Lo langsung jelek, karena dianggap semena mena mentang mentang orang kaya", Gabby menjelaskan lagi,

Chiara terdiam, dia mengingat kejadian semalam, dia sempat kaget saat beberapa kali mendapat umpatan dari pengendara lain padahal menurutnya dia hanya berkendara seperti biasa.

"belajar nyetir kalem kalem, baru opa kasih ijin", kata Gabby, Chiara mencebik kesal, apaan berkendara kalem kalem, itu bukan dirinya sekali.

bel sudah berbunyi dan guru pun sudah masuk kedalam kelas, semua fokus mendengarkan guru menerangkan pelajaran didepan.

seperti biasa, guru akan memberikan kuis pada mereka, kali ini akan diberikan secara acak, siapa cepat dia dapat dan semua pun berebut menjawab, kecuali axelio tentunya, dia hanya menyimak dan mendengarkan saja.

Hingga pelajaran ke dua selesai, kini waktunya mereka mengisi energi, mereka berhamburan menuju kantin, ada yang kekantin local ada yang western, Chiara dan Gabby berjalan beriringan Dengan Chiara mengamit lengan Gabby, kalau dilihat sekilas kedua gadis itu memang memiliki kemiripan, jadi saat Gabby yang langsung akrab dengan Chiara sejak hari pertama gadis itu masuk sekolah semua sisha bisa menerka mungkin mereka masih memiliki hubungan keluarga.

Keduanya sudah akan menjatuhkan bokong dikursi kantin tapi suara bariton seseorang menghentikan mereka.

"gabung sama kita", kata axelio seraya menarik pelan tangan Chiara, membawanya bergabung di tempat khususnya, Chiara melongo begitu juga dengan Gabby yang ikut ditarik zean karena masih terpaku ditempatnya, kiano dan virgo hanya mesem mesem melihatnya.

"eeehhh ini kenapa kita juga harus Disini?", tanya Chiara melepas tangannya dari genggaman axelio,

"makan bareng disini", jawab axelio,

"eng...enggak usah deh, kita makan di laira aja sama yang lain", tolak Gabby,

"makan disini", axelio kembali menekankan,

"udah nurut aja, kita makan bareng disini", sahut zean,

"ho'o, baru kalian selain kita yang bisa masuk kesini", kata kiano,

"KITA GAK MINTA", Jawab galak Chiara dan Gebby bersamaan, membaut keempat cowok tampan itu terjingkat kaget,

"buset, kompak amat kalian", kata virgo mengelus dadanya,

"duduk dan makan", titah axelio tak bisa dibantah lagi mau Tidak mau Chiara dan Gabby menurut.

"kalian membaut kita dalam Masalah", ucap Gabby mengembuskan nafas kasar,

"maksudnya?", tanya Zena tak paham, bukan hanya zean saja sapi axelio, kiano dan virgo juga,

"lihat noh tatapan fans fanatik kalian, udah kayak mau makan kita hidup hidup", jawab Chiara menunjuk kearah luar, dan benar saja, hampir semua penghuni kantin melihat Kearah mereka,

"gak usah dihiraukan", kata axelio,

"lo bisa enteng bangat ngomong kayak gitu, abis ini pasti kita berdua jadi bahan gosip satu sekolah", sergah Chiara, baru kali ini ada yang berani berkata sewot pada axelio,

"cuekin aja, gak bakal ada yang Berani macem macem sama kalian",kata zean,

"terserahlah", ucap Gabby lelah, mereka makan hidangan yang sudah tersaji dimeja, begitu banyak menu disana, mereka menikmatinya dengan lahap, axelio menatap gemas Chiara yang tidak ada jaim jaimnya sama sekali saat makan, lihat dan, pipinya terlihat menggembung mengunyah makanannya.

"belepotan kayak anak kecil", ucapan axelio mengelap sudut bibir Chiara yang ada sisa makanannya, mata Chiara membola, apa apaan axelio ini, banyak teman temannya disana tapi dia malah bersikap seperti itu.

Uhuk...uhuk...

Gabby, virgo dan kiano jadi tersedia berjamaah, zean geleng geleng kepala sambil terkekeh, dia segara menyerahkan sebotol air mineral pada Gabby dan langsung diterima Gabby.

"astaga, kalian ini, kalau mau romantisan lihat tempat kek", kata kiano,

"dikira kita semua patung apa", sahut virgo,

"udah lanjut makan, Lo gak apa apa kan gab?", kata zean, Gabby mengangguk setalah rasa perih di tenggorokan nya perlahan menghilang.

"axelio syalan", umpat pelan Gabby membuat zean yang mendengarnya semakin terkekeh.

Mereka selesai makan, Gabby mengkode Chiara untuk segera pergi dari sana tapi ternyata keempat cowok itu masih ingin berbincang Dengan keduanya.

"kalian saudaraan ya?", tanya virgo, Chiara dan Gabby Mengangguk,

"pantesan wajah kalian agak mirip, tingkah juga mirip, dan selama ini Gabby gak pernah kelihatan punya teman, tapi saat Lo datang bisa langsung akrab", sahut kiano,

"si Gabby gak Suka berteman, trauma", jawab Chiara asal,

"trauma?", beo zean,

"iya, dia pernah ditipu yang namanya teman, mau berteman cuma karena mau deketin kakaknya Gabby yang anggota geng motor", kata Chiara,

"mulut Lo ya chi, ember bocor", umpat Gabby kesal,

"kakak Lo Anggota geng motor?", tanya zean menatap Gabby,

"dulu, pas jaman sekolah, udah tobat dia", kata Gabby,

"ya iyalah, gimana gak tobat orang dibuang sama opa ke China tanpa fasilitas apapun dan pulang harus lulus kuliah dengan nilai cumlaude, kalau gak bisa bakal diasingkan keafrika", ucap Chiara terkekeh, keempat cowok itu melongo mendengar cerita Chiara, kenapa kejam sekali opa mereka.

"ya kayak Lo gini, dibuang dari Jerman karena tingkah nakal Lo yang diluar nalar", cibir Gabby,

"hah, Chiara nakal?", tanya kiano penasaran, pasalnya sejak pindah chiara terlihat biasa saja meskipun wajahnya terlihat garang,

"dia di DO 4 kali dari sekolahnya, dari yang berantem, bakar lab, nonjok guru", jelas Gabby membuat chiara mendelik kesal, bisa bisanya Gabby membongkar aibnya.

"heh gue ngelakuin itu semua karena ada alasannya ya, dan gue membela kebenaran", tukas chiara tak terima,

"helle membela kebenaran konon, Lo kira Saras 008, bilang aja Lo emang bandel, sampai mommy sama Daddy Lo angkat tangan sama tingkah Lo, kalau Sampai disini masih bikin ulah bakal dipindahin ke Afrika sama opa", Gabby semakin kompor, Chiara sudah mengibarkan bendera perang, sedangkan keempat cowok itu menahan tawa mendengar perdebatan dua gadis tersebut.

"ya nanti kalau gue Sampai di pindahin ke Afrika gue ajak Lo lah, gue tinggal bilang kalau gue berulah karena Lo ajak", ucap enteng Chiara kini gantian Gabby yang melongo, ingin sekali Gabby menampol bibir lemes Chiara.

"udah lov, yuk balik kelas", kata axelio melerai,

"dia ngeselin Lio", Rajuk Chiara,

Uhuk....

Keempat orang itu tersedak bersamaan, apa apan mereka berdua ini, kenapa sudah mempunyai panggilan kesayangan saja, yang satu lov, yang satu Lio, wah wah wah Tidak benar ini, pasti keduanya sudah jadian, pikir mereka berempat.

1
Mutiara Nisak
ya allah.....aq bacanya sambil mesam mesem dewe,jd ke inget masa abu2.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!