NovelToon NovelToon
Misteri Bunga Kamboja

Misteri Bunga Kamboja

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Romantis / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dwi Rinee

Sesosok mayat perempuan ditemukan di halaman belakang rumah kosong yang ada di depan rumahku.Mang Ujang yang biasa membersihkan rumah tersebut merasa ketakutan.

Berdasarkan hasil penyelidikan dari kepolisian ,sosok mayat wanita tersebut diperkirakan meninggal 7 hari yang lalu.Mayat tersebut hampir membusuk.
Namun ada kejanggalan di sana,terdapat bunga kamboja berguguran dan masih segar. Padahal tidak ada tumbuhan bunga kamboja di sekitarnya.

Siapa sebenarnya perempuan itu?Apa yang sudah terjadi sebelumnya? Bagaimana kasus ini dapat diselesaikan?

Yuk kita simak kelanjutan ceritanya!Semoga berkenan..

Cerita ini hanya fiktif belaka, apabila ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian dan alur cerita ,ini semua murni karangan author saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi Rinee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab12

Sepulang dari kampus ,aku dan Yola juga Hendra pergi ke rumah Benny untuk menjenguknya.

"Kamu yakin Hendra, ini rumahnya ?"tanyaku pada Hendra.Rumah Benny sangat besar sekali.

"Iyalah ! kan aku sering ke sini !"jawabnya.Kami pun masuk ke halaman rumah .Ada satpam penjaga di belakang pintu gerbang.

"Eh ada Den Hendra !silahkan masuk Den sama temannya juga ya ?"Tanya pak satpam.

"Iya pak ..kami ingin menjenguk Benny!" jawab Hendra.Aku dan juga Yola hanya tersenyum menyapa Pak satpam.

Kami pun diantar ke dalam rumah, ternyata mama Benny yang menyambut kami langsung. Wajahnya sedih seperti habis menangis.

"Selamat sore Tante! saya bawa teman-teman ingin menjenguk Benny" kata Hendra .

"Ayo masuk !tante bingung dengan Benny. Tante nggak tega jika harus membawanya ke rumah sakit jiwa!" kata Mama Benny.Kami pun masuk ke kamar Benny, kulihat dia sedang meringkuk di sudut ruangan. Wajahnya kusam sepertinya tidak mandi beberapa hari.

" Hai Ben!" sapaku pada Benny.Benny mengangkat kepalanya memandangku.Tiba-tiba saja dia berlari ke arahku dan memelukku. Kami semua kaget dibuatnya.

" Ana ..tolong aku !anak itu mengikutiku!"kata Benny dengan Isak tangisnya. Tubuhnya gemetar, aku merasakan nya.

"Tenang Ben, ceritakan semua dengan jelas, insya Allah kami akan membantumu !" kataku menenangkan Benny. Aku pun mengajaknya duduk di tempat tidurnya,sedangkan Hendra,Yola dan mama Benny masih setia berdiri ditempatnya.

Benny masih dengan posisi meringkuk sama seperti di sudut ruangan tadi. Aku memegang bahunya ..

"Katakan Ben,ceritakan apa yang sudah kamu lihat pada kami.Nanti kita cari solusinya bersama!" kataku pada Benny.Benny menyandarkan kepalanya di bahuku, dia pun mulai bercerita.

Sebenarnya saat berada di rumah pak lurah di kampung itu, anak itu selalu berada disampingnya.Dia ingin mengajak Benny untuk bermain ,tapi Benny sangat ketakutan. Jadi dia memilih diam dan tidak menceritakannya pada Hendra.

Saat pulang dari kampung dan sampai di rumah, ternyata anak kecil itu juga mengikuti Benny dan terus saja mengajaknya bermain.Selama ini Benny tidak pernah melihat makhluk halus apapun.Namun sejak dia menemukan mayat anak itu, Benny selalu mengingatnya dan setiap dia mengingatnya anak itu pasti muncul di hadapannya dan tersenyum mengajaknya bermain.Benny takut karena dia terus saja mengajak Benny bermain.Benny tidak mau.

"Namanya Farhan Ben.."kataku.lBenny terbelalak menatapku tak percaya.Begitu juga dengan Hendra dan mama Benny.Kalau Yola sudah tau apa yang ku maksud.

" Kita keluar dulu yuk? biarkan Ana yang berbicara dengan Benny!"ajak Yola pada Hendra dan mama Benny.Meskipun mama Benny dan Hendra tidak mengerti,tapi mereka mengikuti perkataan Yola.Ternyata Yola sangat peka,memang sahabatku!

Kini ,tinggal aku dan Benny berdua di kamar.

"Ben..kamu jangan takut ya! jika Farhan datang lagi,kamu acuhkan saja! setelah itu kamu bisa telpon aku!"Benny masih menatapku heran.

"Aku bisa melihatnya sama sepertimu.Sekarang dia sedang membutuhkan bantuan.Kenapa dia mendatangimu? karena kamu selalu memikirkannya."aku tersenyum pada Benny.

"Jadi menurutmu,dia datang karena aku memikirkannya?" tanya Benny.

" Benar! jika kamu memikirkannya, Farhan bisa menganggap bahwa kamu mencarinya. Dia sangat membutuhkan pertolongan, mungkin dia pikir kamu bisa membantunya karena kamu memanggilnya!" kataku.

Benny pun terlihat sedang berpikir. Memang benar ,selama ini dia selalu membayangkan anak itu.Benny mulai sadar dan mencerna dengan baik kata-kataku.

"Jadi,apa yang harus aku lakukan?" tanya Benny.

"Seperti aku bilang tadi,berhentilah memikirkannya kecuali kamu ingin membantunya !"Benny kembali menundukkan kepalanya dan bertumpu pada kedua kakinya. Dia meringkuk lagi entah kenapa? aku hanya diam memperhatikannya.

5 menit...

10 menit...

15 menit...

" Apa dia sudah muncul ?"tanya Benny.Aku pun melihat ke sekeliling ruangan dan tersenyum .

"Kakak .. " Farhan menangis dan memelukku.Kulihat Benny mulai menggigil ketakutan.

"Farhan anak yang baik ,kamu tidak usah takut padanya Benny!" aku menepuk punggung Benny.Dia mulai mengangkat kepalanya dan melihat ke arahku.

" Hai kak.."sapa Farhan pada Benny dengan melambaikan tangan kanannya. Benny tidak menjawab,dia menundukkan kepalanya lagi.

Aku pun tidak memperdulikan Benny. Aku mencoba mengajak bicara Farhan.

"Kamu kenapa ada di sini ?satu minggu aku di kampung tidak melihatmu?" tanyaku pada Farhan.

"Iya kak ...aku pergi ke kota mencari pamanku.Namun sayang ,aku belum bisa menemukannya .Teman kakak itu selalu memanggilku ,aku pikir dia bisa membantuku.Ehh.. dia malah ketakutan saat aku menampakan diri!" jelas Farhan.

"Sekarang sudah ada kakak, insya Allah kakak bisa membantumu!" kataku pada Farhan.

"Terima kasih kak!"kata Farhan

"Jadi bagaimana kakak bisa membantu kamu? Bagaimana cara menemukan pamanmu?Jika kamu saja tidak tahu dimana pamanmu berada?"tanyaku.

"Paman kerja di perusahaan xx, tapi sudah dipecat 2 bulan yang lalu.Aku tidak tahu tempat tinggalnya sekarang!" kata Farhan.

"Kalau begitu, kita akan mulai mencari dari perusahaan tersebut.Kamu tenang saja, serahkan semuanya pada kakak !Bagaimana kakak bisa bertemu denganmu ?"tanyaku.

"Aku ikut kakak pulang ke rumah boleh nggak?"tanya Farhan.

" Baiklah! Kamu boleh ikut kakak pulang ke rumah!"aku berbicara dengan perlahan pada Farhan.

Setelah berbincang serius dengan Farhan,aku pun segera pamitan pada Benny.

" Kamu nggak usah khawatir lagi Ben, mulai sekarang aku akan membawa pulang Farhan bersamaku.Kamu tidak usah memikirkannya lagi ,dia akan tetap datang jika kamu memanggilnya!" jelasku pada Benny.Benny pun hanya mengangguk.

Aku keluar dari kamar dan bertemu dengan yang lainnya.

"Bagaimana Ana ?" tanya Yola dan Hendra bersamaan.

"Sudah selesai! semua akan baik-baik saja. Semoga Benny tidak akan ketakutan lagi!" jelasku.Tak disangka ,Benny keluar dari kamarnya.Terlihat Benny sudah agak baikan, Mama Benny pun menghampirinya dan memeluknya

"Kamu baik-baik saja kan nak?" tanya Mama Benny .

"Iya Ma .."jawab Benny.

"Kami permisi dulu ya Ben?"kata Hendra.

"Iya.. terima kasih sudah menjenguk ku !" jawab Benny.

Aku, Hendra dan Yola pulang ke rumah masing-masing.Sampai di gerbang rumahku ada yang menarik bajuku dari belakang, aku pun menoleh.

"Kenapa?" tanya ku pada Farhan.

"Maaf kak, sepertinya aku tidak bisa masuk ke rumah kakak !rumah kakak ada pagar pembatas nya ,jadi makhluk sepertiku tidak bisa masuk ke sana" kata Farhan.Aku pun kebingungan.

" Kamu akan tinggal di mana ?"tanyaku.Farhan melihat ke sekitar rumahku, akhirnya dia menunjuk pohon mangga yang ada di depan rumah tetanggaku .

"Aku tinggal di sana saja kak!"Farhan menunjukkan pohon mangga itu.

"Tapi di sana banyak penghuninya.Apa kamu baik-baik saja nanti?"tanyaku .

"Aku akan permisi pada pemiliknya, yang penting aku tidak jauh dari kakak !"jawab Farhan.

"Terserah kamu ,yang penting kamu tahu rumah kakak ada disini !kakak akan memanggilmu dari sini, bagaimana?" tanyaku.

" Iya kak...begitu aku melihat kakak keluar ,aku akan segera menemui kakak lagi, oke?" kata Farhan.

"Oke!" aku pun masuk ke dalam rumah.Sedangkan Farhan langsung menghilang entah kemana.Mungkin saja pergi ke pohon mangga tetanggaku.

1
Nur Bahagia
kakak apa mas nih 🤭
Nur Bahagia
iya bener nih kata kak wirya.. jangan bikin orang rumah khawatir
Nur Bahagia
baru baca bab 1..cerita bagus 👍 semoga sampe akhir bagus terus 🥳
Iesya Qasrina
yaa
Feradina
Kak cerita nya bagus banget kak
dewi
mkasih ceritany bagus. suka banget
dewi
a aj, hancurkan dan hempaskan
dewi
ah...manis banget. aku jg mau....
MandaSeptriani
Kecewa
Vivo Sulingan
sehat ya
Vivo Sulingan
rar
Herlinawati
seru.... baru kali ini tidak bosan dengan cerita yang panjang. biasanya cepat bodan. luar biasa.
Ririt Rustya Ningsih
ini knpa ya pada bersemangat banget pingin liat hantu 🤭
Ririt Rustya Ningsih
sadis..
SaNi
Torr..Hantu Hidung Mbeler numpang PM yaa....
Eric Leonardus
kalo ada waktu .. mampir di novel-novel karangan saya... memang ga sebagus punya anda tapi lumayan buat hiburan.
Eric Leonardus
boleh minjem judulnya, ga ? tapi diceritakan dalam versi lain.
Eric Leonardus: saya berharap anda juga ga melewatkan cerita-cerita yang saya buat. salam sehat selalu.
total 5 replies
Maliqa Effendy
bener banget ga paham sampai bab ini...bab berapa ceritanya Mang Ujang nemuin mayat..seperti yg ada di sinopsis novel
sangat bagus
Ratna Puri: 🙏🥰🥰 haii salken kAK
total 1 replies
❤️‍🔥ℝ❤️‍🔥
jdi kebayang nya lesti istri bilar 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!