NovelToon NovelToon
Dinginmu Menyentuhku: CEO Dan Gadis Pinggiran

Dinginmu Menyentuhku: CEO Dan Gadis Pinggiran

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Misteri
Popularitas:1
Nilai: 5
Nama Author: Richacymuts

Dunia mereka berbeda, tapi takdir mempertemukan hati yang kesepian.”

Sinopsis;Raina hanya ingin hidup tenang, bekerja keras untuk adik-adiknya. Tapi sebuah pertemuan di jalan sepi pinggiran Bogor mengubah semuanya. Julian Jae Hartmann, CEO muda yang dingin dan penuh rahasia, kini tergantung pada kebaikan gadis sederhana ini.

Di balik ketegasan Julian, tersimpan rahasia kelam, intrik keluarga, dan dendam masa lalu yang mengintai dari bayang-bayang. Dua hati yang berbeda dunia, terjebak oleh takdir, harus belajar mempercayai dan menyembuhkan luka masing-masing.
Akankah cinta mampu menembus dinding dingin dan rahasia yang mengelilingi mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Richacymuts, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11. Keluarga Hartmann

Sudah dua minggu lebih Julian tidak terlihat di kantor pusat Hartmann Group. Semua rapat, keputusan, dan percakapan penting tetap berjalan seolah-olah ia hadir. Itu semua berkat Daniel Weber—tangan kanan sekaligus asisten pribadi Julian—yang menyusun jadwal, menjawab pesan, dan mengondisikan para eksekutif agar tidak mempertanyakan apa pun.

Di permukaan, perusahaan berjalan stabil.

Namun bagi orang-orang yang mengenalnya dengan sangat baik, ketidakhadiran Julian selama itu terasa janggal.

Salah satunya adalah Markus Hartmann.

---

Malam itu, rumah keluarga Hartmann dipenuhi cahaya matahari lampu kristal yang besar nan mewah. Ruang keluarga tampak tenang, seakan tidak ada yang salah.

Markus duduk di kursi kulit favoritnya, memegang secangkir espresso. Sikapnya tampak santai, namun matanya terus menatap layar tablet yang menampilkan laporan internal Hartmann Group. Ada sesuatu yang membuatnya tidak nyaman.

Di sofa seberang, istrinya—Elise, seorang sosialita elegan—sedang memeriksa undangan gala musim dingin.

Isabella duduk tak jauh dari ayahnya, membaca majalah bisnis, namun dari tadi diam-diam mencuri pandang ke layar tablet Markus. Ekspresinya sulit diartikan—antara ingin tahu dan gelisah.

Sementara Jonas, putra sulung Markus, lebih memilih berdiam diri di dalam kamar sambil menonton pertandingan sepak bola.

Waktu berjalan beberapa menit tanpa ada yang berbicara, hingga akhirnya Elise menurunkan undangannya.

“Kau tampak terganggu hari ini, Markus. Kabar buruk dari kantor?”

Markus menutup tablet perlahan.

“Bukan kabar buruk… hanya kejanggalan kecil.”

Isabella mengangkat wajahnya.

“Apa tentang Julian?”

Nada suaranya terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang bergetar pelan di ujungnya.

Markus mengangguk pelan.

“Dia tidak muncul dua Minggu ini. Tidak ada rapat yang ia hadiri langsung. Semua dilakukan melalui Daniel.”

Elise mengerutkan kening.

“Lagi sibuk proyek? Biasa kan dia begitu.”

“Tidak kali ini.” Markus berbicara lebih pelan.

Matanya menyipit, tidak berlebihan, namun menunjukkan bahwa ia mencium sesuatu yang tidak beres.

Isabella meletakkan majalahnya, berusaha tetap tenang walau dadanya tiba-tiba sesak.

“Apakah… sesuatu terjadi padanya?”

Markus menatap putrinya sekilas. Tatapan ayah yang tahu sesuatu yang anaknya tidak tahu.

Terlalu tenang untuk sebuah kekhawatiran.

Terlalu halus untuk sebuah kecurigaan.

“Belum tentu,” jawab Markus akhirnya.

“Karena itu aku akan memastikan.”

Elise berdiri dan berjalan mendekat.

“Jangan dulu mencurigai yang aneh-aneh. Kalian keluarga. Pastikan kabarnya dulu, Markus.”

Markus tersenyum tipis—senyum hangat dan penuh wibawa, namun entah kenapa terasa dingin.

Isabella memperhatikan ayahnya, diam-diam merasakan firasat buruk. Sejak kecil ia tahu: bila ayahnya sudah se-tenang ini, berarti pikirannya sedang bekerja keras.

Jonas, yang dari tadi mendengarkan dari tangga menyahut,

“Kau akan menghubungi Daniel?”

Markus berdiri.

“Ya. Sudah waktunya.”

---

Beberapa menit kemudian, ia berada di ruang kerjanya. Pintu tertutup. Sunyi.

Markus menekan kontak Daniel.

Nada tunggu hanya dua kali sebelum tersambung.

“Tuan Markus, ada yang bisa saya bantu?”

Daniel terdengar sopan, profesional, tanpa celah.

Markus memasang nada paling lembut miliknya.

“Daniel, apakah Julian bersamamu? Sudah dua Minggu ini dia tidak bisa dihubungi. Saya mulai khawatir… ada sesuatu yang terjadi.”

Daniel tidak menunjukkan kegugupan sedikit pun.

“Tuan Julian sedang menghabiskan waktunya dengan nona Vivienne. Ia memang membatasi komunikasi sementara waktu.”Daniel sengaja mengatakan itu karena rencana memang seperti itu,tapi kenyataannya malah berbanding terbalik,Julian hilang di Indonesia sedangkan Vivienne menghilang di Singapura. Dan lagipula tak mungkin asisten Vivienne berani umbar berita tentang menghilangnya Vivienne.

Markus membiarkan keheningan jatuh beberapa detik, seolah mempertimbangkan.

“Sebenarnya,” ujarnya kemudian, “ada proyek besar yang ingin saya sampaikan. Proyek penting. Saya ingin Julian yang menanganinya.”

Daniel menjawab tanpa ragu.

“Kalau begitu… mengapa tidak Anda tangani sendiri, Tuan Markus?”

Terdengar tawa kecil dari Markus—ringan, namun hambar.

“Saya khawatir tidak mampu. Lagipula, ia CEO Hartmann Group. Banyak hal besar hanya bisa ditangani olehnya.”

Jawaban itu sangat wajar. Terlalu wajar.

Daniel menangkap sesuatu: Markus tidak benar-benar peduli tentang proyek. Markus sedang menguji keadaan.

“Saya akan menyampaikan pesan Anda ketika Tuan Julian sudah siap menerima panggilan,” ujar Daniel.

“Baiklah. Saya menunggu kabar darimu, Daniel.”

Panggilan berakhir.

Markus menatap ponselnya beberapa detik, lalu tersenyum kecil—sebuah senyum yang bahkan keluarganya sendiri tidak pernah mengerti.

Di luar ruangan, Isabella berdiri diam, seakan baru saja mencoba memahami ayahnya… dan gagal.

Di dalam ruangan, Markus sudah kembali ke kursinya, menatap layar tablet miliknya.

Dan jauh di Indonesia, Daniel menyadari satu hal:

Markus mulai curiga. Dan kecurigaan Markus bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!