NovelToon NovelToon
Yogyakarta, I Am In Love

Yogyakarta, I Am In Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Romansa-Teen school
Popularitas:71.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: oh_pid21

Antara bertahan dengan perasaan atau melepaskan, ia gamang.

Perasaan terkadang hanya perlu diyakini, biar semesta yang mempertemukannya kembali.

Meski hidup bukan hanya perihal cinta, tapi menetapkan hati membutuhkan rasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oh_pid21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 11

***

Meskipun Alisa mengharapkan bisa melihat Jefan, tapi ia tidak menyangka akan secepat ini bertemu kembali dengan Jefan.

“Risa, bagaimana kabar kekasihmu di Solo, kenapa kamu tidak mengajaknya kesini?” tanya Alisa yang tidak sadar jika Risa sudah tidak ada didalam kamarnya.

“Risa, Ris…?”Alisa perlahan menoleh kebelakang mencari keberadaaan Risa. “ ah Dasar, pergi tidak berpamitan lebih dulu” gerutu Alisa yang menggelengkan kepalanya.

Dikamar Risa ia sedang menerima telepon dari Viona, kekasih Jefan. Viona menanyakan sosok perempuan yang Jefan maksud yang membuat hubungan mereka berantakan.

“Halo Risa apa kabar?” suara diseberang telepon menanyaan kabar Risa.

“Baik Vi, lama tidak ada kabar” jawab Risa.

“Maaf Risa, aku ingin menanyakan sesuatu padamu, ini tetang Jefan. Pagi tadi Jefan menemuiku dan ia menceritakan seorang gadis yang membuat dia berpaling dariku. Perempuan itu teman satu Lembaga Kursusnya dulu. Apa kamu tahu siapa dia Risa?” ucap Viona.

Risa gelisah, ia bingung akan menjawab, apakah ia harus jujur pada Viona bahwa ia mengetahui perempuan yang dimaksudnya itu.

“Halo Risa, kamu masih disana? Risaa..” Viona memanggil beberapa kali.

“I-iyaa Vi, maaf” jawab Risa bimbang.

“Kamu tahu perempuan itu kan?” tanya Viona yang bisa mengetahui nada bicara Risa bahwa ia mengetahui perempuan yang ia maksud.

“Iya Vi, aku tahu perempuan itu. Dia ada disini bersamaku, dia teman satu kost denganku, awalnya diaa…” ucap Risa terputus karena Viona menimpali.

“Dimana alamat tempat tinggalmu Ris? Besok aku akan ke Yogya untuk menemui perempuan itu” pungkas Viona mantap.

“A-apaa?! Kamu serius mau datang kesini Vi?” Risa bertanya dengan rasa takut dengan apa yang akan terjadi esok hari.

“Iya, aku besok berangkat ke Yogya,kirimkan alamatmu melalui pesan, aku tunggu!” Tegas Viona.

“I-iyaa, nanti aku kirim alamatnya” jawab Risa.

Viona menutup ponselnya. Risa mengkhawatirkan dengan apa yang akan terjadi esok hari. Menghela nafas panjang

“huuuuuuw… oke Risa, tenang. Semua akan baik-baik saja” ucap Risa menenangkan diri.

Ia begitu khawatir, karena ia mengetahui sifat Viona yang begitu keras kepala.

“Tokktokk! Risaa..?” suara Alisa memanggil Risa yang masih menatap layar ponselnya.

“Hey Alisa, masuklah” jawab Risa tersenyum sedikit terpaksa.

“Kebiasaan, pergi tidak pamit” pungkas Alisa yang mengambil bantal didepannya dan duduk didepan Risa.

“Risa.. kamu kenapa? Kok tiba-tiba berubah gini mood kamu? Siapa yang meneleponmu?” Alisa memberondong pertanyaan.

“Aaaa.. tidak. Itu tadi kakakku Lis yang menanyakan keadaanku disini” jawab Risa berbohong.

“Hemm.. Alisa, aa… apa kamu masih menyukai mas Jefan?” tiba-tiba Risa menanyakan.

Alisa yang masih menyapu pandangannya pada kamar Risa yang penuh pernak-pernik lampu berwarna-warni.

Alisa menatap sepasang mata dihadapannya dalam-dalam,

“ apa penting jawaban untuk pertanyaanmu itu?” tanya Alisa serius.

Risa berdiri ia mengambil kursi dan menggesernya kehadapan Alisa, mereka berhadapan.

“ Alisa, kamu tahu mas Jefan sudah memiliki kekasih kan?” tanya Risa,

“iyaa, aku tahu” jawab Alisa singkat,

“lantas apa kamu mengharapkannya?” tambah Risa,

“ tidak, aku bisa melihatnya bahagia itu sudah cukup bagiku. Aku tidak mengharapkan dia menjadi milikku, aku ikhlas Risa” ungkap Alisa tersenyum.

Risa masih menyusuri tatapan Alisa ketika berbicara,

“ Alisa, aku tidak tahu kamu setulus ini” Risa memeluk Alisa dengan hangat.

“Tapi ada masalah Alisa, Viona kekasih Mas Jefan besok akan datang kesini ke Yogya, untuk menemuimu. Tadi yang meneleponku bukan kakakku tapi Viona. Ia menanyakan tentangmu padaku, maaf aku mengatakan jika aku mengenalmu” ucap lirih Risa meminta maaf.

“Sudahlah, tidak apa-apa. Tidak masalah jika ingin menemuiku” ucap Alisa santai. Risa hanya tersenyum.

Cinta hadir dalam hati bukan untuk menguasa jiwa seseorang, cinta itu tentang rasa, entah rasa bahagia, sedih dan luka. Jika tidak bisa memiliki seseorang, ya sudah! cintamu hanya sebatas rasa. Bisa memiliki seseorang itu atau tidak tetap saja namanya cinta.

“ Tetapi jika boleh memilih, aku lebih memilihmu untuk menjadi kekasih mas Jefan, lis” ucap Alisa bergurau.

“Haaa kamu, sudahlah. Sudahi membicarakan sepupumu itu”. Tegas Alisa beranjak pergi dari kamar risa.

***

Pada langit yang sama, Danu telah sampai pada puncak gunung, lelaki yang kini semakin coklat kulitnya duduk pada sebuah batu, ia pandangi semesta dari puncak .

Disana, yang jauh dari pandangannya ada seorang gadis yang teramat ia cintai seorang yang amat dia dambakan.

“Alisa, aku selalu berdo’a suatu saat nanti kamu akan menerimaku, suatu saat nanti hatimu akan luluh dan bisa mencintaiku. Aku hanya perlu percaya dengan perasaanku” ucapnya lirih sembari menatap wajah Alisa pada ponselnya yang tersenyum.

“ Aku merindukanmu, Alisa” Danu tersenyum. Danu selalu memikirkan kebahagiaan bersama Alisa, ia berkhayal suatu saat nanti bisa mengajak gadis yang ia cintai untuk ikut serta menapaki gunung.

“ Hei Danuu..?!” teriak sahabat Danu yang bernama Adi. Danu melambaikan tangan pada Adi yang penampilannya sedikit kumal ciri khas seorang pendaki.

“Ayo makan jangan melamun terus disitu” teriak Adi mengangkat satu panci mie instan yang sudah siap mereka santap.

“Cepatlah nanti keburu dingin!” tambah Adi.

Danu sudahi pikirannya tentang Alisa, ia berjalan kearah tenda. Disodorkannya segelas kopi panas oleh Adi. Danu, Adi dan beberapa orang lainnya makan bersama pada sebuah puncak gunung yang begitu dingin.

“Hei Danu, apa yang sedang kamu pikirkan? seperti orang yang sudah menikah saja kamu banyak tanggungan hahaha” ucap Adi yang melahap mie Instan berkuah panas.

Danu tak menjawab pertanyaan sahabatnya itu, iya menikmati makanannya dengan lahap.

“Kamu ini, ditanya diam saja!” pungkas Adi kesal.

"Sudahlah nanti saja jika ingin bertanya, makan saja dulu nanti aku jawab” sahut Danu.

Makan pada sebuah perjalanan yang amat panjang dan melelahkan serta berbarengan dengan para sahabat memang asik bukan? Meskipun dengan makanan seadanya dan jauh dari kata mewah.

Selesai makan, Adi mengambil sebatang rokok ia duduk disamping Danu yang sibuk dengan ponselnya memilah poto-poto yang ia dapat sepanjang perjalanannya.

“Danu, aku lihat sepanjang perjalanan kita mendaki kamu tidak seperti biasanya. Kamu seperti banyak pikiran. Apa yang kamu pikirkan, ceritakan padaku siapa tahu aku bisa memberikan solusi” ucap Adi yang usinya empat tahun lebih tua darinya.

“Kok bang Adi bisa tahu, aku memang sedang memikirkan sesuatu bang.” Ujar Danu yang memainkan ranting kering dan mematahkannya berkali-kali.

“Tahulah, liat ekspresi muka kamu itu, datar saja” ucap Adi menunjuk wajah Danu.

“Beberapi hari yang lalu aku menyatakan perasaan pada seseorang bang, dan dia tidak menerimaku” cerita Danu lirih.

“Sudahlah nu, jangan kamu pikirkan, bisa stress nanti, kamu lihat disini juga banyak perempuan. Lihat!” ucap Adi menunjuk pada kelompok perempuan. Danu hanya menunduk tersenyum.

“Dengar Nu, perempuan didunia bukan hanya dia saja, kamu bisa memilih sesukamu. Jangan terpaku satu perempuan saja, jangan bodoh jadi lelaki” Ucap Adi menasihati Danu.

Danu hanya menggelengkan tanda tidak menyetujui ucapan lelaki kumal itu.

Bersambung…

1
Vea Vivie
salam kenal kakak
Ira
Ijin Promo kak. Kalau berkenan mampir juga di karya ku yang berjudul Menyukai Adik Ibu Ku Terimakasih 🥰🙃
Adinda
Lanjut Thor
👍👍👍👍👍
Adinda
😱😱 teman sosmed
Adinda
Keren ⭐⭐⭐⭐⭐⭐
#Radella_3to3
Permaisuri Yang Tercampakan mampir meninggalkan like + rate 5 bintang. Terus semangat kak!!. Jangan lupa feedback ya kak, di tunggu kehadiran nya.
GHINA R
jempol hadir, mampir ya👍🥰
liana suhardini
mana ini up nya kok ga berlanjutan..ak kangen
Ida Rosse
koq ga pernah up lg thor...kan blm beres...
Narti Utomo
ada apa dengan mu Author knp lamaaaa GK update????
Narti Utomo
kenapa lama GK up Thor...??..
Rostina Lamba
aemangatttg
Rostina Lamba
semangattt
Rostina Lamba
haii dah mampirrr
nurhasanah
sehat kah thor? udah lama ga up... aku tunggu up nya thor semangat & trus b'karya...
Evie Agoestyn
lama ga up kak 😕
Conny Radiansyah
ada maunya itu Sa....
Conny Radiansyah
pasti menghindar..males banget ketemu.
Aisyah Siti
mampir akh...
Hania
l like kk
lanjut

salam dari MAHABBAH RINDU
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!