NovelToon NovelToon
IDOL IN MY HEART

IDOL IN MY HEART

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:49.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kartika Sari

Steven adalah bintang ftv yang tidak cukup populer dan karirnya boleh dikatakan biasa-biasa saja. Namun, suatu ketika sebuah rumor negatif berembus menerpa Steven dan menyebabkan popularitasnya merosot drastis. Beberapa kontrak ftv terpaksa dibatalkan dan membuat cowok itu jatuh sakit. Dan Aya, manager Steven, tetap setia mendampingi cowok itu melewati masa-masa sulit.

Sebenarnya siapa yang memosting rumor negatif yang membuat karir Steven hancur? Akankah cinta bersemi di hati Steven untuk Aya yang selama ini tak pernah letih berada di sampingnya meski ia kerap berlaku tidak adil pada gadis itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kartika Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

sebelas

"Kamu serius akan memotong gajiku?"

"Iya, kenapa?"

Pasti, batin Aya seraya meletakkan sebuah piring kosong ke hadapan Steven dan mulai memindahkan nasi gorengnya ke atas benda itu. Aya sudah tahu jika Steven akan mengiyakan, tapi ia masih saja mencoba melakukan hal sia-sia. Andai ayahnya tidak berutang, Aya juga tak akan segusar sekarang.

"Nggak pa pa. Aku cuma bertanya," balas Aya setelah selesai memindahkan nasi goreng miliknya dan Steven ke atas piring. Gadis itu menempati kursi di seberang tubuh Steven.

"Apa kamu berharap aku nggak serius dengan ucapanku?" tanya Steven setelah memasukkan suapan pertama ke dalam mulutnya. "Atau kamu berharap aku akan berubah pikiran?"

"Mungkin," sahut Aya. Gadis itu bangun dari tempat duduknya lalu mengambil dua gelas kosong dan sebuah botol air minum dari dalam kulkas. Harusnya ia mengambil benda-benda itu tadi, tapi Aya kelupaan.

"Jangan harap aku akan bermurah hati," ucap Steven sadis.

"Apa kamu setega itu padaku?" Aya kembali ke tempat duduknya usai menuangkan air minum ke dalam gelas untuk mereka berdua. "Apa tampangku nggak cukup mengenaskan buatmu?" Gadis itu menunjuk wajahnya sendiri dan membuat ekspresi menyedihkan. Namun, bukannya kasihan, Steven malah menyunggingkan senyum pahit melihat raut Aya.

"Itu nggak cukup mengenaskan," komentar Steven sebelum menyuap kembali. "Ah, bagaimana kalau kamu tinggal di sini dan mengerjakan semua pekerjaan rumah? Aku akan memberimu uang tambahan. Apa kamu cukup tertarik?" tawar Steven saat ide yang sebelumnya tak pernah terpikirkan itu melintas dengan tiba-tiba di dalam kepalanya. Terkadang inspirasi datang tak kenal waktu dan tempat.

"Maksudnya aku jadi pembantu, gitu?" Aya melotot mendengar penawaran tidak masuk akal yang baru saja diutarakan Steven.

"Istilah itu terlalu kasar, Aya. Sekarang kita nggak menyebutnya sebagai pembantu, tapi asisten rumah tangga. Pekerjaannya sama, kamu harus mencuci, setrika, membersihkan lantai, dan memasak."

Aya melongo mendengar penuturan Steven. Bagaimana mungkin ia bisa mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga dan mengikuti keseharian Steven sebagai managernya? Lalu kapan Aya bisa beristirahat? Tidak, Aya tidak bisa membagi energinya untuk semua itu. Ia memang butuh uang, tapi Aya juga tidak mau mengorbankan hidupnya. Lagipula sudah ada orang yang bertugas membersihkan apartemen Steven setiap hari. Atau jangan-jangan ia hanya ingin memanfaatkan tenaga Aya dengan memberi gaji yang tidak cukup memadai sebagai seorang asisten rumah tangga? Aya menebak-nebak semua hal negatif tentang cowok itu. Steven hanya baik saat menjadi sebuah karakter dalam ftv! geram Aya dalam hati.

"Nggak, aku nggak bisa melakukan semua itu, Bos." Aya menggelengkan kepala berkali-kali.

"Kenapa? Bukannya kamu ingin mengumpulkan uang banyak agar bisa segera membeli rumah baru?"

Aya memang sempat berseloroh tentang keinginannya membeli rumah baru meski sederhana pada Steven beberapa waktu lalu. Nyatanya ingatan cowok itu cukup bisa diandalkan.

"Iya, tapi aku bukan robot," cetus Aya ketus. Ia menyuap nasi gorengnya dengan gerakan kasar. Kapan Steven akan berhenti mengerjainya?

Kalimat Aya mengundang gelak tawa Steven sampai ia nyaris tersedak.

"Bukankah semua orang harus bekerja keras demi menggapai cita-citanya?" ucap Steven usai membasahi kerongkongannya.

"Memang, tapi aku juga butuh istirahat, Bos." Aya merendahkan suara. Perutnya mulai kenyang dan emosi yang sempat ingin merambat naik ke kepalanya, perlahan menghilang. Rasa lapar nyatanya bisa memicu emosi berlebihan.

Steven hendak membalas kalimat Aya, namun suara bel pintu yang berbunyi memaksa cowok itu kembali menelan kalimatnya.

"Siapa?" tanya Steven setengah menggumam. Jam sebelas lewat sepuluh menit. Bukankah terlalu larut untuk bertandang ke rumah orang? Anggota keluarga atau kerabat Steven tak pernah datang berkunjung tanpa memberitahu sebelumnya, karena kesibukan cowok itu yang cukup padat.

"Biar kubuka." Aya bergegas bangun dari kursi setelah meneguk air minumnya tanpa membalas pertanyaan Steven. Mana mungkin ia tahu siapa tamu mereka yang berkunjung selarut ini. Bagaimana jika orang itu memiliki keperluan yang sangat mendesak dengan Steven? Atau membawa kabar buruk untuknya? Semoga bukan seperti dugaan Aya.

Aya tertegun setelah membuka pintu apartemen milik Steven. Seorang gadis cantik berambut panjang dengan riasan tebal sedang berdiri di samping sebuah koper besar berwarna abu-abu muda. Sepatu hak tinggi keperakan di kakinya begitu mencolok, serasi dengan anting besar berbentuk lingkaran yang menggantung di telinga gadis berkulit putih bersih itu. Sebuah mantel bulu berwarna gelap membungkus tubuh langsingnya.

"Apa Steven tinggal di sini?" tanya gadis cantik itu setelah melepas kacamata hitam yang menutupi sebagian wajahnya.

Aya masih bergeming di atas lantai tempatnya berpijak. Pemandangan di depannya terlalu menyilaukan pandangan dan membuat gadis itu seolah kehilangan kesadaran selama beberapa saat.

"Siapa, Aya?" Tiba-tiba saja Steven telah berdiri di belakang punggung Aya.

"Hai, Steven. Aku kembali." Gadis itu mengurai senyum terindah di bibirnya yang terpoles lipstik merah menyala begitu melihat sosok Steven.

***

1
Yani Cuhayanih
Thor aku pamit ceritanya dah end.....
Yani Cuhayanih
Aku doa in Steven jd bucin sama Aya
Yani Cuhayanih
Othor aku kepoin ya.....
Ms Black
jujur aku suka novel kaya gini. engga terlalu banyak konflik. mirip kehidupan nyata. karna konflik sebenarnya akan selesai oleh waktu
nazla azura
g ada romantis. .. romantis nya ya thour
Shin Ryuna: Hai kak mampir kuy ke cs ku "Strong Girl" cast nya Lisa and Cai xukun dijamin seru deh 👍😉
total 1 replies
zora
bagus ceritanya....ky cerita ftv...
12345
bagus ceritanya🤪 good job buat author
Natasya ibrani
bagus ceritanya author.. jangan lupa mampir di karyaku juga ya "warna cinta natasya"..tq
👑~𝙉𝙖𝙣𝙖𝗭𝖊𝖊~💣
hai aku mampir salam hangat dari Rahasia Hati
Reyhana Farera
ceritax bagus,ga terlalu panjang & ga berbelit
semangat thor
Putri
seru...ceritax ga berbelit"
Tidak aktif: Hallo kakak aku numpang promosi yha

mampir ayo dikarya aku judulnya

"KATA HATI YANG TERPENDAM"

seorang gadis bernama Aulia Putri. akrab dipanggil Lia. Terlahir dari keluarga sederhana dan bercekupan. pahitnya kehidupan yang dia cecap seumur hidup apakah ada kebahagiaan yang akan menghampirinya


Mohon saran like vote nya yha 😘😘
total 1 replies
Mahasana (IG: @anaalien10)
Bagus ceritanya😁

Ohiya.. aku udh like, like back juga ceritaku: Inhibitorion yaap🙂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!