NovelToon NovelToon
Wanita Kontrak Sang CEO

Wanita Kontrak Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Kontras Takdir
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Wardani

Ariana termenung di hadapan Lily. matanya masih berkaca-kaca namun kosong. memandang arah yang pudar di depannya. hatinya masih berkecamuk. ucapan-ucapan dokter soal kondisi ibunya terus terngiang yang dipikirannya. dia belum siap kehilangan satu-satunya wanita yang dia punya sekarang.

" Aku ada satu jalan keluar buat kamu. Tapi Aku nggak tahu kamu mau apa nggak sama pekerjaan ini." Ucap Lily setelah beberapa menit mereka berdiam duduk di dalam kafe.

" Apa pun itu. Akan aku lakukan. Saat ini aku udah nggak punya pilihan lain untuk memilih pekerjaan yang cocok atau tidak cocok untukku. Aku harus melakukan sesuatu untuk membayar biaya operasi ibu." Jawab Ariana dengan penuh keyakinan.

Ariana tidak ada pilihan lain selain meminta bantuan pada sahabatnya itu. pekerjaannya sebagai waiters hanya cukup untuk biaya makan mereka sehari-hari.

" Jual diri." Kata Lily singkat.

Tak percaya sahabatnya akan menyuruhnya menjual dirinya untuk mendapatkan uang dengan cepat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Wardani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejadian Malam

*****

Ariana adalah seorang gadis yang tangguh dan berdedikasi, berusia 23 tahun yang berjuang keras untuk membiayai kebutuhan hidupnya bersama ibunya.

Setiap hari, dia bekerja di sebuah cafe, namun penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kecantikan dan keramahan Ariana seringkali menarik perhatian banyak pria di cafe tempat ia bekerja.

" Kentang goreng dan ayam crispy nya, Mas." Ucap Ariana meletakkan pesanan dua pria yang duduk di meja.

" Terima kasih , Ari."

" Ariana makin cantik aja. Sudah makan? Atau mau sekalian makan dengan kita di sini?"

" Iya, Ari. Sekali - sekali temani kita makan di sini lah. Kita kan sudah langganan di sini."

" Maaf ya, Mas. Tapi kan saya lagi kerja di sini. Kalau ikut makan dengan Mas - mas ini, yang ada saya bakal di pecat." Tolak Ariana berbisik pada mereka.

" Lau kapan dong kita bisa makan sama?"

" Nanti ya kalau saya libur." Ucap Ariana tersenyum.

" Oke. Janji ya."

" Sudah ya. Saya mau antar mau pesanan yang lain lagi. Kalau masih mau tambah, panggil saya ya." Kata Ariana meninggalkan meja mereka.

Mereka sering mencoba menggoda atau menunjukkan ketertarikan padanya. Namun, Ariana hanya menanggapi semua itu dengan senyuman hangatnya. Baginya, prioritas utama adalah kesejahteraan ibunya, dan dia belum memikirkan soal menjalin hubungan dengan siapapun sampai ibunya merasa benar-benar bahagia dan bisa hidup mapan.

Tekad dan semangat Ariana dalam menghadapi kesulitan hidup membuatnya menjadi sosok yang dihormati dan dikagumi, bukan hanya karena kecantikan luarnya, tapi juga kekuatan dan ketegaran hatinya.

" Ari, Ari. Di godain tuh sama pelanggan, malah cuek aja. Kasihan loh di anggurin. Kan ganteng tuh kayak oppa - oppa korea." Ledek Cindy menerima kertas pesanan dari Ariana.

Cindy adalah kepala masak di cafe itu. Semua pesanan yang datang akan di terima oleh Cindy. Dan keahlian tangan nya yang luar biasa hingga menciptakan makanan lezat dengan cita rasa yang luar biasa.

" Mas - mas nya genit Mbak. Ari nggak suka."

" Memang mau cari yang gimana sih?" Tanya Cindy.

" Yang gimana ya Mbak? Ya nggak gimana - gimana sih. Cukup kaya saja. Aku udah capek Mbak kerja terus. Pengen tiduran di rumah terus tapi banyak uang." Jawab Ariana mencoba menambah lelucon di antara mereka.

" Husss.... perempuan ghibah ya kalian ini. Lagian yey ya, jangan ketinggian ngayal nya. Entar jatuh sakit loh. Cowok kaya mana yang mau sama pekerja cafe tukang ngayal tinggi berharap pria tampak kayak artis korea suka sama Loe." Ejek Haikal menyahuti obrolan mereka.

" Ya elah, Mbak. Ngayal dikit nggak papa lah. Nggak bayar juga kan? Kali aja bisa jadi kenyataan. Ya nggak mbak Cin?" Jawab Ariana.

" Sudah sudah kerja sana. Ada pelanggan yang datang lagi tuh, Ari. Kamu juga Mas Haikal. Sana kerja. Julid aja sama orang aja. Mau nama nya aku ganti jadi julidin atau julidah?"

" Heh... mas mas mas... panggil eke mbak. Paham sampai sini ya." Jawab Haikal menunjuk Cindy dengan wajah cemberut nya.

*

*

*

" Gimana kerja nya, Nak. Baik - baik aja kan di cafe?" Tanya Melia saat putri nya masuk ke dalam rumah dan menjatuhkan tubuhnya di sofa yang sudah usang itu.

" Alhamdulillah baik, Buk." Jawab Ariana singkat.

" Kalau gitu langsung mandi sana. Sebentar lagi maghrib. Nanti setelah shalat, kita makan. Ibu masak pergedel sama kari ayam kesukaan kamu."

" Asyikkk. Tapi kok tumben ibuk masak ayam? Ari kan belum gajian. Emang nya uang nya masih cukup?"

" Tadi ibuk di kirimin uang buat ongkos sama bude kamu yang di Jogja. Lusa dia nyuruh ibuk kesana buat bantu - bantu buat acara nikahan anak nya si Melly itu. Kan sudah di lamar, jadi tinggal acara pernikahan nya saja."

" Jadi ibuk mau berangkat ke Jogja nih?" Tanya Ariana.

" Iya. Kamu nggak papa kan ibuk tinggal sendiri" jawab Melia.

" Berapa lama?" Tanya Ariana lagi.

" Paling juga dua minggu gitu. Nggak papa ya, Nak. Kasihan bude kamu sendirian di sana. Nggak ada yang bantuin buat persiapan nya. Kamu kan tahu cuma ibuk saudara bude kamu satu - satu nya." Jawab Melia menjelaskan pada Ariana.

" Iya buk iya. Ya udah kalau memang ibuk mau pergi. Pas banget tuh besok kan Ariana gajian. Jadi Ari bisa nambahin buat pegangan ibuk di sana."

" Tapi ibuk nggak mau. Uang yang di kirim bude mu juga lebih dari cukup. Bahkan bisa ibuk belanja kan nanti sedikit untuk keperluan kamu selama ibuk pergi. Di sana ibuk nggak perlu uang pegangan. Kan sudah ada bude kamu, Nak."

" Terserah ibuk aja deh. Ari mandi dulu ya buk. Nanti keburu adzan lagi." Ucap Ariana yang langsung bangkit dan masuk ke dalam kamar nya.

" Jangan lama - lama mandi nya, nanti masuk angin." Teriak Melia.

" Iya, Buk." Sahut Amelia.

*

*

*

Malam itu Ariana sengaja menghubungi Raya untuk menemani nya ke ujung jalan untuk membeli burger. Nggak tahu kenapa tiba - tiba saja Ariana kepingin makan burger. Padahal dia dan Melia baru saja makan malam.

Dengan mengendarai sepeda motor matic. Ariana duduk duduk di belakang boncengan Raya.

" Harus malam ini juga gitu pengen nya? Nggak bisa besok aja pas pulang kerja?" Dumel Raya.

" Nggak bisa Ray, pengen nya itu sekarang." Jawab Ariana tanpa dosa.

Creeeeeeet

Byurrrrrrr

" Aaakkkkk" Teriak dua cewek yang pakaian nya sudah basah.

Saking buru - buru nya sebuah mobil melintas tanpa melihat ada lubang yang berisi air kotor. Dan saat kendaraan itu melaju dengan cepat, mobil itu tidak sengaja melewati air yang tergenang dan mengenai dua gadis yang berada di atas motor matic nya di pinggir jalan.

" Mobil sialan." Umpat Ariana geram.

Dengan cepat Ariana melelas sendal nya dan melempar ke arah mobil yang memang belum terlalu. Padahal mobil itu memang akan berhenti.

Pengendara mobil pun keluar dari mobil dan menghampiri Ariana dan Raya.

" Punya mata nggak sih pak? Lihat nih saya sama teman saya jadi basah gini. Mana ini udah malam lagi."

" Maaf nona, bapak nggak sengaja. Saya sedang buru - buru sampai tidak lihat ada lubang." Jawab pria paruh baya itu.

" Udah lah, Ri. Nggak papa kok. Lagian tuh bapak udah minta maaf kan." Cegah Raya memegang lengan Ariana.

" Ya sudah pak. Tapi lain kali hati - hati ya. Meski pun buru - buru bapak juga harus hati - hati." Ucap Ariana.

" Iya, neng. Terima kasih sudah mau memaafkan bapak. Kamu memang orang yang baik. Kalau begitu bapak permisi dulu ya. Bos bapak harus segera sampai ke Bandara. Permisi."

Paruh baya itu pun langsung beranjak dari hadapan Ariana. Sedangkan Ariana mendekati belakang mobil dan mengambil sendal yang dia lemparkan tadi.

Ariana berjongkok dan memakai sendal nya. Dan saat Ariana bangkit, seorang pria yang duduk di bangku penumpang bisa melihat wajah Ariana yang masih tampak kesal dengan kerucut di bibir nya.

Bersambung

Siapa tuh???... Siapa ya kira2 di dalam mobil yang sedang memperhatikan Ariana???

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!