NovelToon NovelToon
Kembali Dengamu

Kembali Dengamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:55.2k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Seandainya waktu bisa diulang kembali.

Penyesalan Mark Theodor dalam hidupnya, adalah mengabaikan istrinya demi keluarga kandungnya, hingga istrinya meninggal saat hamil muda.

Di saat ia sudah menua dan sakit-sakitan, keluarga kandung yang sangat ia sanjung, tidak satupun menaruh rasa kasihan pada keadaannya.

Mark hanya bisa menangisi dirinya yang malang, sampai akhirnya ia menutup mata untuk selamanya.

Tapi, tiba-tiba ia membuka matanya, dan terbangun dari tidurnya.

Ia mendapati dirinya kembali ke tahun 1973, di saat usianya masih dua puluh delapan tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 1.

"Menjengkelkan! menghabiskan uang saja kalau dia terus di rawat di rumah sakit! lebih baik cabut saja selang oksigennya, dan biarkan dia mati!!"

Wanita berusia sekitar lima puluhan lebih, melirik dingin ke atas tempat tidur pasien, di mana Mark Theodor terbaring dengan tubuh lansia nya, yang sudah sangat lemah.

Adik perempuan Mark, Alice Theodor, yang baru Mark sadari setelah kematian istrinya, adik perempuannya itu ternyata memiliki hati yang sangat kejam.

Saat ini Mark tidak dapat bernafas dengan baik, jika tidak dibantu dengan alat pernapasan.

Tubuh tua Mark sudah terbaring selama hampir lima bulan di sebuah rumah sakit, dalam ruang inap ekonomi.

"Benar! dia sudah tidak berguna lagi! sangat menyusahkan kalau terus mengurusnya!!"

Adik lelaki pertama Mark, Mario Theodor, menimpali dengan nada yang terdengar begitu dingin.

Hati Mark terasa begitu sakit mendengar apa yang dikatakan adik-adiknya tersebut.

Plak!!

Kepala Mark terhempas ke samping, dan ia merasakan begitu sakit tamparan dari salah satu adiknya itu.

Dari sudut matanya yang terpejam, perlahan mengalir air mata kesedihan yang teramat sangat sakit, dari relung hatinya yang paling dalam.

Inilah keluarga yang selama ini ia perhatikan, dan dengarkan setiap apa yang mereka katakan.

"Cih! mati saja kamu sana!!"

Plak!!

Kembali wajah Mark merasakan tamparan adik lelaki keduanya, Marley Theodor, yang terasa begitu kuat, sehingga wajahnya terhempas kesamping.

"Kamu tidak memiliki seorang putra atau pun putri, dan bahkan tidak memiliki seorang istri, yang bisa diandalkan untuk menjaga dan mengurus mu! kami tidak ada waktu mengurus mu, dan lagi pula kamu sudah tidak berguna lagi untuk kami!!" kata Mario sinis.

"Lihatlah penyakit kulitnya, sudah semakin menjijikkan! aku tidak tahan melihatnya, membuatku ingin muntah!!"

Mark mendengar suara jijik dari istri adik lelaki pertamanya, Agatha Theodor, sembari menutup hidungnya.

"Sebelum dia mati, dia harus menandatangani surat wasiat pengalihan grup Theodor, cepat lakukan!!" sahut adik perempuan Mark, Alice Theodor, mengambil berkas wasiat yang sudah mereka urus.

Marley meraih tangan Mark, lalu jari jempol Mark, ia tekan pada stempel jari.

Lalu kemudian jari jempol Mark, ia arahkan pada sudut kertas berkas wasiat, dan menekannya di sana.

Marley kemudian menulis nama Mark pada stempel jari jempol Mark.

Ketiga adik Mark, dan istri adik kedua Mark tersenyum puas melihat surat wasiat yang sudah sah tersebut.

"Ha ha ha haaaa.... !!"

Mereka tertawa begitu senangnya melihat surat wasiat itu.

Lalu mata mereka melihat ke arah Mark, dan gerakan mata mereka membuat kode, untuk mencabut selang pernapasan Mark.

Tangan Mario mencabut alat bantu pernapasan Mark, dan mata Mark sontak terbuka, karena tiba-tiba ia tidak dapat bernafas.

Air mata Mark seketika semakin deras mengalir.

Ia menyesali sikapnya, yang begitu mendengarkan provokasi keluarganya selama ini.

Dan menyesali terlalu mementingkan kenyamanan keluarga kandungnya, dari pada kenyamanan istrinya.

Tawa senang adik-adiknya melihat ia kesulitan bernafas, membuatnya berharap di dalam hatinya.

Seandainya waktu bisa di ulang kembali, aku tidak akan pernah lagi menyayangi kalian, aku akan membuat kalian menderita sama seperti apa yang pernah aku rasakan! bisik hati Mark penuh harap.

Aku akan lebih memperhatikan istriku, dan bayi kami yang belum sempat terlahir ke dunia! bisik hati Mark dengan air mata, yang semakin deras mengalir.

Mark merasakan dadanya semakin sakit, karena tidak dapat menghirup oksigen lagi, dengan mata yang terlihat semakin membulat kehabisan oksigen.

"Matilah sana!!"

"Ha ha haa... Ayo cepat sana mati!!"

"Ha ha haa.. !!"

Perlahan Mark tidak bergerak lagi, dan ia pun tidak mendengar apa pun disekitarnya.

"Dokter! Dokter!!"

Alice tiba-tiba berteriak, dan Mario dengan cepat membetulkan kembali selang pernapasan Mark seperti semula.

Seolah-olah Mark mati bukan karena perbuatan mereka.

Seorang Dokter dan dua Perawat bergegas masuk ke dalam ruang rawat inap Mark, lalu memeriksa keadaan Mark.

"Kakak saya tiba-tiba mengejang, dan kesulitan bernafas!!" kata Marley dengan nada yang terdengar panik.

Dokter menggelengkan kepalanya setelah memeriksa, dan mencoba menolong Mark.

"Maaf, Tuan dan Nyonya! kakak anda tidak dapat di tolong lagi, beliau sudah meninggal!" jawab Dokter dengan nada menyesal.

"Kakakkkk... !!!"

Adik-adik Mark pun menjerit membuat akting terkejut.

Mereka kemudian menjatuhkan diri ke sisi tempat tidur pasien, lalu kembali menjerit histeris, seakan tidak percaya Mark telah mati.

Mereka membuat drama sedih menyayat hati, begitu mendengar apa yang dikatakan Dokter.

Mereka menangis tanpa air mata, tapi sudut bibir mereka menyunggingkan senyuman senang.

Bersambung.......

1
Cindy
lanjut
~~Kenzi Alexio Dadelio~~
lnjt kkkk
Suherni 123
laa,,, gak kena sangsi enak bener

akhirnya up juga ya Thor,, sehat selalu ya
~~Kenzi Alexio Dadelio~~
lnjt kkk
zahrahaifa
udeh ... gitu doang thor .... hukumannye cuman gitu aje.... dibikin gembel dong baru seru
Cindy
lanjut
Arieee
bagus, 👍👍👍👍👍👍👍👍
Suherni 123
lanjut
~~Kenzi Alexio Dadelio~~
lnjt kkkk
~~Kenzi Alexio Dadelio~~
lnjt kkk
Suherni 123
wadaw... merinding disko nih😄

rasain Daniela
~~Kenzi Alexio Dadelio~~
lnjt kkk
Cindy
lanjut
Suherni 123
mendung mendung syahdu dikasih ah ih uh oh😅
rofik
masih ada teka tekinya?
Suherni 123
udah keterlaluan tuh Daniela kasih pelajaran atuh Mark tuman
zahrahaifa
masa cuma ditabok doang si jalang nye.... minimal dibikin cacat lah ato ga lumpuh permanen... ga seru
~~Kenzi Alexio Dadelio~~
lnjt kkk
Suherni 123
kapan hidup bahagia nya Mark
Cindy
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!