Warning!!bijak lah dalam memilih bacaan.
. Wanita mana yang mau dan menerima dengan senang hati bahwa dirinya hanyalah dijadikan istri simpanan atau istri siri oleh suaminya, namun itulah yang terjadi kepada gadis bernama Nayna, gadis itu rela menjadi istri siri seorang dosen karna ketidakmampuan dirinya membayar pengobatan bapaknya karna kecelakaan tabrak lari dan tunggakan per semester kuliahnya semenjak ayahnya sakit. ketidakadilan dan selalu di injak-injak oleh pihak keluarga suami membuat Nayna yang tadinya adalah gadis lemah mudah untuk di tindas berubah karna ketidakberdayaan nya. bagaimana kisah Nayna? apakah ia akan mendapatkan cinta sang dosen seutuhnya atau malah hanya dijadikan sebagai bahan serep saja? yuk ikuti kisah Nayna di novel "Istri Siri Pak Dosen"
"Jika dia istri sah mu lalu aku istri siri mu,biar aku yang mengalah.dia wanita dan aku wanita dan dia berhak atas dirimu Mas."
jangan lupa follow IG othor ya untuk melihat visual dan perkembangan setiap tokoh.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MomPutt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tabrak lari
Happy reading
💔💔💔💔💔
"Nay... dimana dia?"
"Nay... Nay... dimana anak itu?" Teriak seorang wanita tidak begitu tua kisaran umur tiga puluh lima tahun itu sedang mencari seseorang.
"Nay." teriaknya lagi
ia berlarian menuju dapur mencari keberadaan orang yang ia cari namun belum juga menemukannya.
"Ada apa bik?" Tiba-tiba Nayna datang dari arah belakang wanita yang sebuah mencari dirinya tadi.
"Nay...ayo ikut bibik, Nayna... ya ampun bibik ga kuat Nay." ucap bibik lagi kepada Nayna membuat gadis itu ikutan cemas melihat wajah bibiknya seperti ada yang sedang terjadi.
"Bi Ima, ada apa sih bik? jangan bikin Nay takut." ucap gadis bernama Nayna itu, dirinya baru saja pulang dari perpustakaan kota dan langsung menuju pulang ke rumah tetapi saat tiba dirumah Nayna kaget kedatangan bibinya yang berteriak mencari dirinya.
"Ayo ikut bibik kerumah sakit." bik Ima tidak menjelaskan apa yang sedang terjadi kepada Nayna tetapi dia langsung menarik tangan Nayna untuk pergi dari sana dan membawanya ke rumah sakit.
"Ada apa sih bik?" Nayna sudah berulang kali bertanya kepada bibiknya saat di dalam angkustn umum dengan berbisik tetapi bi Ima tetap saja tidak memperdulikan ucapan gadis itu dan lebih fokus melihat jalan takut terpelewat tempat dimana mereka berhenti nantinya.
Dan tak lama akhirnya dua orang itu pun sampai di depan lobby rumah sakit dan mereka berdua pun mencoba masuk "Siapa sakit bik?" tanya Nayna kembali saat mereka melewati lorong-lorong rumah sakit itu.
"Udah kita jalan aja dulu nanti bibik jelasin."ucap bi Ima lagi.
Cek lek
Dua orang itu langsung masuk kedalam salah satu ruangan dimana didalam nya sudah ada seseorang terbaring tak berdaya " Bapak?"Nayna kaget dan langsung berlarian kearah bapak nya.
"Bapak,,, bapak kenapa pak? bik, bapak Nah kenapa bik? hihkksss... kenapa jadi seperti ini pak? pak.. " gadis itu meraung-raung melihat kondisi orang tua satu-satunya itu terbaring tak berdaya.
"Nayna tenang lah ini rumah sakit." ucap Bibi ima lagi mengingatkan keponakan nya itu.
"Tapi bik, bapak Nay kenapa?" gadis itu terisak-isak.
"Kemari lah." Bi Ima pun langsung membawa Nayna sedikit menjauh dari bapaknya dan menceritakan apa yang terjadi.
"Bapak mu menjadi korban tabrak lari Nay."
Jedar.......
Seakan disambar petir disiang bolong Nayna mendengar semua itu, bahkan orang nya pun lari tak bertanggung jawab dengan kondisi bapaknya membuat Nayna mematung.
"Bibi bohong kan? ga mungkin kan bi? ini bercanda kan bi?" ucap Nayna tidak Terima dan menolak kebenaran itu karna melihat kondisi bapaknya begitu tragis di dengan luka dan jahitan dimana-mana.
"Orang yang menabrak bapak mu kabur Nay, mereka tidak mau tanggung jawab." ucap Bi Ima lagi
"Bapakmu perlu penanganan khusus ditambah lagi banyak membutuhkan tambahan darah dari rumah sakit dikarnakan kehabisan darah bapak mu Nayna." ucap Bibik lagi
"Kau tau bukan bibik ga punya uang sebanyak itu bahkan bibi baru saja berhenti bekerja di majikan bibi yang lama." ucap Bi Ima dan Nayna menyadari itu dan mencoba memahami nya.
"Jadi bagaimana bi?" Nayna yang notabene nya tidak mengerti hal begitu karna di otaknya itu hanya belajar belajar dan belajar.
"Jalan satu-satunya membawa bapak mu pulang nay, kita ga cukup biaya untuk membayar nya." pasrah bi Ima
"jangan Bi, nay ga mau." Nayna menolaknya
"Sayang kita ga punya uang untuk merawatnya." Bi Ima memberikan pengertian kembali kepada Nayna.
"Biarkan aku yang membayar nya."
Bersambung...
New ya, update setiap hari
like, komen, dan vote ya 🙏🙏😍
trs novel ini gada kelanjutannya, kirain beneran tamat. cb cari novel ke2 tp ga nemu
kalo cm krn naina pihak ke 3 harusnya kalo mamahnya baik ga akan segitunya sikapnya walau ga setuju keputusan suaminya
dan apa memang sudah kodratnya orang miskin jadi bulan bulanan orang kaya....kenapa terlihat tidak adil namun othor punya sekenario..
wes tak golek'i eee novel suami-ku dosen-ku ning yoo ra ono ki seng jenengane podo
walahwalah😤