Sunyi di Ujung Asa
Bagian 1: Sarapan yang Hilang dan Angka yang Harus Sempurna Suara alarm dari ponsel usang bermerek lokal yang layarnya sudah retak seribu itu tidak pernah gagal membangunkan Ghaftan. Jam menunjukkan
0
1
RADIT DAN CHELSEA
Bagian 1: Hujan, Aspal, dan Kata-Kata yang Menghancurkan Malam itu, Jakarta sedang tidak bersahabat. Hujan turun begitu deras, membasahi aspal jalanan dan menyamarkan air mata yang mengalir di pipi R
0
1
JAM 02:47
Malam selalu menjadi waktu paling sibuk untuk Raka. Sebagai mahasiswa semester akhir, ia memilih bekerja paruh waktu menjaga minimarket yang buka dua puluh empat jam. Gajinya memang tidak besar, tetap
0
1
KETUA BASKET DAN SI CULUN
Bel istirahat baru saja berbunyi ketika lorong sekolah mulai dipenuhi siswa yang berlarian ke kantin. Di tengah keramaian itu, hanya ada satu orang yang berjalan pelan sambil memeluk beberapa buku teb
0
1
SIAPA YANG MENGETUK PINTU?
Dias John Pratiwi adalah seorang gadis berumur 16 tahun, dia memiliki karakter introvert. Setiap hari ia habiskan sisa waktunya di rumah dan bermain handphone sepanjang hari. Dulu ia begitu takut ak
0
1
Rumah sewa di ujung gang semak
BAB 1: Aturan yang Tak Boleh Dilanggar Aku mengambil kunci rumah sewa itu dengan perasaan campur aduk. Harganya sangat murah, terlalu murah untuk ukuran bangunan yang cukup besar dan terawat di p
0
1
?
memilih diam, bukan karena aku tidak merasa sakit. Aku hanya terlalu lelah menjelaskan kepada dunia yang sering kali tidak mendengar. Ada luka yang tidak terlihat oleh mata, namun terasa berat di da
0
0
Kontrak Tengah Malam
Seorang pegawai honorer paruh waktu bernama Raka tiba-tiba hidup berkecukupan setelah menerima "kontrak gaib" dari sosok wanita misterius yang hanya muncul setiap malam Jumat. Sebagai imbalannya, Raka
0
1
Sang Satpam Tampan
Namanya Keisya. Cantik. Pintar. Anak pemilik perusahaan properti terbesar di kotanya. Tetapi satu sifatnya membuat semua orang menghela napas. Sombong. Baginya, orang dinilai dari jabatan, pakai
0
1
Kosan Nomor 13
Malam itu hujan turun tanpa henti. Raka, seorang mahasiswa tingkat akhir yang terkenal paling pelit di kampus, akhirnya menerima tawaran kos paling murah di kota. Alamatnya sederhana. Gang Melati N
0
2
Takdir di Ujung Kolam
Asmidasari dikenal sebagai siswi SMA yang tomboy, pemberani, dan selalu menjadi andalan tim olahraga. Semua guru mengenalnya sebagai murid yang disiplin dan penuh semangat. Salah satu guru favoritnya
0
1
CEO dan Gadis Desa
Di usia 32 tahun, Arka Wijaya adalah sosok yang dianggap memiliki segalanya. Sebagai CEO termuda dari perusahaan teknologi terbesar di Asia Tenggara, wajah tampannya menghiasi majalah bisnis dan gaya
0
1
Kupilih Jalan Berbeda
Waktu SMP, aku termasuk anak yang ceria banget. Rasanya nggak ada hari tanpa ketawa. Aku gampang akrab sama siapa saja, suka bercanda, dan hampir selalu jadi orang yang paling berisik di kelas. Kalau
0
1
Sandaran wengi [2]
Suasana di ruang tengah rumah joglo itu tegang. Napas Mbah Sastro terdengar tersengal-sengal. Tangannya mencengkeram dada. "Pak Darto! Cepat ke sini!" teriak Bu Lastri. Wajahnya pucat dan air matany
0
0
JARAK YANG MEMBENTUK CINTA
Suara dering telepon membuat saya terbangun dari tidur siang. Layar hp menunjukkan nama yang sudah tidak terlihat selama tiga tahun: "Rian." "Halo?" suaranya terdengar berbeda—lebih dalam dan sedik
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
33 Aku tersenyum miris, sebuah senyuman sedih yang membuat pertahanan mentalku sedikit retak. "Kau ingat malam di St. Petersburg empat tahun lalu, Viktor?" tanyaku pelan, suaraku mengalun menembus de
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
32 "Keluarga Martin telah hancur. Mereka tidak akan memiliki keberanian untuk bangkit lagi," ucap Adrian seraya mengulurkan sikunya padaku. Matanya memancarkan kilat ambisi yang gelap. "Sekarang, wak
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
31 Rasa Darah dan Runtuhnya Batas Kewarasan Ciuman itu adalah sebuah kekacauan yang absolut. Tidak ada kelembutan, tidak ada keraguan. Hanya ada agresi murni, rasa lapar yang telah dipendam selama p
0
0
$KUTUKAN MANTAN$_ Bab 5- Mantan Yang kembali
Alana tidak tidur semalaman. Kalimat Raka terus terngiang di pikirannya. "Kalau aku tetap bersamamu, kamu akan berada dalam bahaya." Bahaya? Selama ini Alana hanya berpikir hubungan mereka hancu
0
0
$KUTUKAN MANTAN$_ Bab 4- Foto yang hilang
Alana masih tidak bergerak sejak membaca surat itu. Surat dengan tulisan tangan Raka. Surat yang seharusnya tidak pernah sampai ke tangannya. Tangannya menggenggam kertas itu erat. "Jika kamu me
0
0