Ternyata Tak Sendiri (Part 2)
David berusaha tersenyum, “Lis.. Rambut kamu berubah ya.. cocok..” katanya, dia kini sedang beralasan. “Rambutku begini sejak terakhir kita ketemu, David..” “O-Oya.. Wa-wajahmu makin cantik..” “Ya, ak
0
0
Ternyata Tak Sendiri (Part 1)
Bulan ini akan menjadi bulan yang bersejarah di hidupku, dimana hari ini adalah hari ulang tahun David pacarku selama tiga tahun ini, yang begitu kusayangi, dan besok hari jadi kami yang ke tiga tahun
0
0
Treat You Better (Flashback)
“I won’t lie to you. I know he’s just not right for you.” Gue mulai menyanyikan sebuah lagu. Lagu yang mengingatkan gue pada seseorang, yang benar-benar telah dibutakan oleh cinta. Kita ketemuan di ka
0
0
Rasa Risa
Seorang gadis berjalan melewati pertokoan sambil bersenandung kecil. Ia tampak ceria bak diberi hadiah. Namanya Risa, gadis berumur 17 tahun yang gemar menyanyi. Risa sangat asik dengan perjalanannya
0
0
Vampire`s Destiny (Part 1)
Arizona, cuacanya yang panas sangat membuatku gerah dan cepat haus. Sangat sulit bertahan di tempat itu, rasanya seperti mustahil. Tapi, aku berhasil melaluinya. Dan itu semua… karena dia. Dia adalah
0
0
Senja Terakhir: Aku dan Hidupku (Part 2)
Alasannya, sebenarnya, bukan saja karena aku menyayangi Arin, tetapi aku juga sudah berhutang terlalu banyak dengan Om Rudi. Di sela-sela kesepianku saat ini, kenangan demi kenangan menyeruak masuk ke
0
0
Senja Terakhir: Aku dan Hidupku (Part 1)
Aku tahu, tidak akan ada pemakaman yang layak bagi seorang pembunuh. Aku tahu, tidak akan ada yang menginginkan aku hidup. Aku tahu, aku tidak pantas untuk hidup. Aku sudah kalah, aku sudah menyerah.
0
0
Mentari Terbenam di Secangkir Cokelat Panas
Rintik hujan yang perlahan deras membawaku berteduh di sebuah kedai kopi, tanpa kutahu ini adalah awal untuk sebuah cerita yang sedikit sulit kulupa. Tentang hujan, secangkir cokelat panas, kopi, dia
0
0
Menggenggam Bayangmu
Untuk menerima sebuah cinta dari seseorang, membuat Keysha harus berfikir lama untuk menerimanya, sampai akhirnya semua berakhir dengan air mata. Sore ini, ia menangis di pusara Ryan, seseorang yang i
0
0
Aku Bukan Skizofrenia
Namaku Kuro. Orang orang disekitarku biasa menyapa dengan sebutan Qu. Umurku genap 21 tahun di tahun ini. Aku mempunyai akun media sosial instagram dengan nama kecebong wae. Parasku rupawan sepintas m
0
0
Payung Kuning (Part 2)
“Halo?”, tanyaku untuk yang ketiga kalinya. Tetap tidak ada jawaban dari sang penelepon. “K-kamu …”. Seseorang dari seberang sana terdengar berbicara dengan suara kalut, seolah takut. Terdengar sepert
0
0
Sepasang Album Kembar (Part 1)
Bermula dari saran Agus, teman satu Kabupaten Kendal sekaligus teman satu Fakultas Pertanian-IPB. Agus berasal dari Kecematan Weleri, semetara aku dari Cepiring. Agus ambil Jurusan Sosial Ekonomi seme
0
0
Ketika Jam 12
Waktu menunjukkan pukul 11.00. Entah ini pukul 11 malam atau siang, aku tak tau. Yang terlihat hanya ruangan serba putih. Sunyi, sepi, dingin yang kurasa. Ingin kugerakkan kepalaku, tapi berat. Sepert
0
0
Tentang Rindu
“Jika ini akhir dari semua yang sudah kita ciptakan, maukah kamu menungguku di masa depan mengulang semua?” — Vano Sore ini di penghujung hari di tengah-tengah keramaian taman. Awan yang terlihat keab
0
0
Galantra
Galan adalah nama cowok yang membuatku semangat, selalu tersenyum. Dia mirip biasku Jung Jaehyun. Aku menyukainya dia selalu bergabung dengan anak-anak populer. Suatu hari aku bertatap muka dengannya.
0
0
Persinggahan Sementara
Ini kisahku, dimana aku tumbuh dengan kebencian dan rasa dendam. Setelah mengetahui kenyataan yang terungkap, aku mulai membenci kehidupan ini. Tidak semua orang bisa dipercaya, aku sudah berkali-kali
0
0
Tokoh Favorit
“Lu beneran gak ada perasaan sama dia?” tanya Gina, sahabatnya yang sedang memakan bakso di kantin itu. “Hmmm.” “Lo kan udah deket banget sama dia, semua orang juga taunya lo sama dia pacaran.” Nana m
0
0
Vampire`s Destiny (Part 2)
Pagi berganti dengan cepat dan sore tiba dengan warna senja yang indah di langit yang tidak berawan. Seharian ini aku merasa tidak tenang dan tubuhku lemas. Karena terlalu cemas, aku terus mengawasi o
0
0
Cincin Tiga Jari (Part 1)
Semua baik-baik saja sebelum hari itu tiba, disaat Mas Rayyan menerima telepon dari nomor yang tidak bernama. Awalnya aku biasa saja, berpikir jika itu tidak penting untuk aku tahu. “Siapa Mas?” Tanya
0
0
Popsicle
Aku duduk di sebuah bangku di pinggir sungai yang sudah menjadi tempat dimana kami saling bertemu. Ditemani cahaya lampu yang terang dan juga rumput dan pepohonan yang subur. Tempat ini sudah sangat b
0
0