Dilema Panggung Fairuz
Lampu strobo berwarna merah dan ungu berkedip liar, membelah asap fog machine yang memenuhi panggung klub malam di jantung Jakarta. Di atas sana, Fairuz Abadi berdiri dengan jaket kulit sintetis mengk
0
2
Lapang
Lampu kristal di ruang tamu itu memantulkan cahaya temaram yang elegan, menyinari setiap sudut ruangan yang tertata sempurna. Ardian Fahrurozi duduk terdiam di sofa kulit Italia-nya yang empuk. Di usi
0
1
Wijaya Kusuma
Malam itu, asrama putri "Wijaya Kusuma" terasa lebih sunyi dari biasanya. Hujan rintik-rintik yang turun sejak sore menyisakan bau tanah basah yang menyeruak masuk melalui celah-celah ventilasi, berca
0
1
10 tahun dan kapan giliranku?
-berdasarkan kisah nyata author Namaku Davian, biasa di panggil Davi. Aku menyukai seorang gadis yang dari tk sampai smp satu kelas dari umurku 4 atau 5 tahun aku menyukainya hingga saat ini umurku (
0
1
𝐂'𝐞𝐬𝐭 𝐋𝐚 𝐕𝐢𝐞
Bonne lecture à toi! ( Selamat membaca, ya!) ᵃᵏᵃʰᵃʰᵃʲʲᵃᵇᵇᶻʰᶻᵇᶻᵐᵐᵐᶻᶻᵐᶻᵐᵐᶻᶻᵏᶻᵐᶻᵐᶻᵐᵐᶻᶻ Ethan Wijaya sedang berbelanja dengan anaknya, Mia, di mall. Saat Ethan sibuk memilih barang, Mia menghilang dari
0
2
REMUK
Sepi, sendiri yang kini aku rasakan. Sakit menjalaran ke seluruh tubuh dengan cepatnya dalam hitungan detik aku lemah tak berdaya, dalam kegelapan aku mencari secercah cahaya yang lambat laun mul
0
5
"Yang Menyimpan Namaku di Bintang"
Di kerajaan Langit Utara, ada hukum yang tidak bisa dilawan: _Penyihir tidak boleh jatuh cinta pada manusia_. Karena cinta akan membakar sihirnya, dan sihir yang terbakar akan membakar dunia. Alya bu
0
0
♕➠𝗚𝔞ᴍ𝕖 ỉ᭢ 𝕯𝕣𝑒🅐𝗆࿐
jam 2 malam aku memejamkan mata ku untuk tertidur. tidak berselang lama nyawaku sudah keluar untuk menjelajahi dunia mimpi. aku tergeletak di gedung yang berbau anyir. merasakan sakit yang ada di ke
2
10
Kapan aku bisa terlihat di depan mereka?
Sebuah rumah yang berisi keluarga kecil berjalan tenang damai tetapi mereka melupakan seseorang yang dulu berharga dan sekarang di gantikan posisinya dengan adik tiri dan ibu tirina. Sebelum di ganti
0
0
Secangkir Kopi di Cafe Luna
Hujan sore itu di Tokyo punya aroma yang berbeda—campuran antara aspal basah dan rindu yang mendadak tiba-tiba. Aku duduk menyendiri, memeluk cangkir kopi yang hangatnya mulai merambat ke telapak tang
0
0
Internal
1939 Perang dunia 2 dimulai, dimana polandia di serang oleh Nazi jerman. Di kota Wieluń pukul 04:40 pagi dimana serangan jerman kepada polandia pertama kali. Para warga berhamburan dan terjadi kepani
0
1
Posesif husband
17+ ____ "Aku ingin meminta cerai." Setelah mengumpulkan banyak keberanian dan tekad, akhirnya keluar juga kalimat itu dari bibir Oline. "Heh, apa katamu?" Di luar dugaan Oline, ia kira suaminya
18
121
Suka dukanya pernikahan
Menikah denganmu adalah karunia terbesar yang Allah berikan kepadaku. Perkenalan yang hanya berlangsung tiga bulan itu, membawaku ke gerbang kebahagiaan. Miliki tiga anak dari pernikahan ini dengan
0
19
kisah nabi yahya
Memiliki orangtua yang bernama Nabi Zakari AS dan Isya, Nabi Yahya AS hadir ke dunia pada 7 SM. Ia dilahirkan dari rahim seorang Isya yang sudah berusia lanjut. Nabi Yahya AS merupakan anak yang sanga
0
0
LENTERA MAHESWARA DI DESA ARANTA
Di sebuah desa bernama Aranta, desa dengan penuh kuasa magis di dalamnya kuasa itu membentuk sebuah energi yang sangat kuat yang mampu menciptakan perlindungan di seluruh desa. Di desa tersebut hidupl
0
0
Tangis di Kebun Tandus
Matahari sore itu merona merah, persis seperti luka yang dipaksa mengering namun berdenyut kembali saat tersenggol ingatan. Aku duduk di bangku taman yang kayu-kayunya mulai melapuk, menatap sepasang
0
3
Ijab Kabul Terhambat Dosa
Gaun putih itu tergantung kaku di sudut kamar, tampak megah namun bagiku ia terlihat seperti kain kafan yang siap membungkus masa depanku. Namaku Astinia. Nama yang indah, katanya diambil dari bahasa
0
2
[Tantangan-Hari5] Selamat Tahun Baru, Aku Menyukaimu
Hari yang ditunggu akhirnya tiba juga. Ya.. apalagi kalau bukan menyambut tahun yang baru. Hari dimana mengingat semua momen yang pernah terjadi dulu. Ada berbagai peristiwa menyenangkan, sedih bahkan
2
3
Cinta Sampai Surga
Malam itu dingin. Gerimis mengguyur bumi sejak siang. Hingga kini belum juga berhenti. Aku duduk di bangku teras kamar kost ku. Berbalut selimut, ditemani secangkir kopi, serta sebuah ponsel yang mena
4
6
Lebih Dari Sekadar Lapar dan Haus
Langit sore perlahan berubah warna menjadi jingga kemerahan. Matahari yang sejak siang memancarkan sinar yang terik, kini perlahan mulai meredup, tenggelam di balik pepohonan yang berdiri tegak diujun
0
1