Namanya Cecilia.
seorang gadis muda cantik yang kehidupannya di suguhi oleh kerasnya hidup.
Ayahnya seorang pengangguran dan pemabuk berat setelah bisnisnya gagal lalu meninggalkan banyak hutang, sedangkan Ibunya hanya bekerja di salon sebagai tukang cuci handuk.
Cecilia sama seperti gadis lain di usianya yang masih membutuhkan cinta dari orang tua, ingin punya banyak teman, nongkrong di tempat-tempat hits.
namun.....
Itu semua hanya dalam lamunan Cecilia,karna dia harus menopang perekonomian keluarganya dengan bekerja.
Sampai suatu hari dia bertemu dengan seorang Presiden Direktur sebuah perusahaan besar yang akan menyelamatkan kehidupan Cecilia dan merubah takdirnya.
Yuk ikuti kisah Cecilia.
selamat membaca ❣️
Author sediakan gambar untuk membantu kalian menghayati ceritanya ❣️
jangan lupa dukung author dengan
like,rate,vote dan komentar nya ya
❣️❣️❣️❣️❣️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rherhe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10
Baru sampai di depan Mall senyum Cecilia berubah jadi perasaan nervous ( Gugup, gelisah ) mengingat betapa hebat dan kerennya tempat itu, matanya berkeliling melihat sepanjang dan tinggi bangunan itu, kakinya gemetar membayangkan kalau orang yang akan dia layani adalah orang orang berkelas, para politik, para pengusaha, artis dan wanita-wanita sosialita.
"Bu.. Ngapain di depan??"
Tanya satpam penjaga memecah lamunan Cecilia.
"Iya Pak.. Ini mau masuk, maklum Pak baru ini masuk ketempat seperti ini Pak dan menjadi bagian dari tempat ini pula, saya merasa agak canggung jadi mengumpulkan tenaga sebelum masuk kedalam"
Jawab Cecilia tersenyum kaku.
"Ah ibu bisa aja, nanti ibu terlambat loh"
Kata Satpam itu membukakan pintu depan mempersilahkan Cecilia masuk.
"Pak.. Saya tidak tau harus bertemu siapa di tempat luas begini dan tidak tau apa yang harus saya lakukan"
Kata Cecilia lagi pada satpam itu.
"Yaudah biar saya antar bertemu ibu Tera dia supervisor disini"
Kata Pak Satpam yang ramah itu menuntun Cecilia menuju ruang karyawan.
Sesampainya disana Cecilia terkagum melihat betapa mewahnya ruangan Istrahat para karyawan Mall itu, lengkap dengan sofa yang empuk, ruang meeting, bahkan dapur dengan kulkas yang besar, terlihat juga beberapa karyawan sudah berkumpul untuk mendapat pembagian tugas dari Bu Tera. Cecilia makin grogi melihat para karyawan wanita dengan badan yang bagus dan paras yang cantik, begitu juga para karyawan Lelaki yang berparas tampan.
"Bu.. Ini saya antar karyawan baru"
Kata Satpam itu pada Bu Tera.
"Oh iya silahkan masuk, saya sudah dengar dari HRD"
Panggil Bu Tera masuk keruangan itu.
"Kita punya rekan kerja baru mulai dari hari ini, Ibu harap semua bisa kerjasama tim dengan baik"
Kata Bu Tera ramah pada semua karyawannya.
"Halo.. Namanya saya Cecilia, biasa di panggi Cece, mohon kerjasamanya teman teman semua"
Kata Cecilia memberi salam memperkenalkan dirinya.
"Selamat datang Ce..."
"Halo juga Ce.."
"Mohon kerjasamanya juga Ce"
Jawab beberapa karyawan itu dengan ramah membalas perkenalan Cecilia.
Bu Tera pun membagi tugas untuk mereka semua, ada yang bertugas di meja customer service untuk menerima pengecekan/pendaftaran member, ada yang bertugas di kasir, ada yang bertugas di ruang ganti dan ada yang bertugas membuat minuman untuk para tamu di ruang tunggu. Karyawan disana harus serba bisa dan menguasai setiap pekerjaan .
Mereka pun berdoa bersama sebelum bubar untuk menjalankan pekerjaan mereka hari ini, terkecuali Cecilia. Cecilia hari ini hanya akan berkeliling dengan Bu Tera melihat isi Mall itu dan mempelajari apa yang akan dilakukan jika kedatangan customer.
"Cecilia hari ini belum dapat tugas, kamu ikut ibu berkeliling dan simak semua yang ibu ajarkan hari ini ya Ce"
Kata Bu Tera pada Cecilia.
"Baik Bu!!"
Jawab Cecilia tersenyum dan telah menyingkirkan rasa groginya karena sikap Bu Tera dan orang-orang yang sangat ramah disana.
"Ini Lobby kita, jadi setiap tamu yang masuk dari pintu masuk itu harus kita sapa dengan memberikan salam Selamat siang/pagi Ibu/Bapak selamat datang di Garden Mall ada yang bisa saya bantu? Disini setiap satu orang karyawan melayani satu pelanggan untuk berkeliling mengambil apa yang dia mau"
Kata Bu Tera memulai tour Cecilia di Mall itu
"Ini bagian Dress pengantin dan Dress pesta, jadi kalau ada pelanggan yang meminta untuk mencarikan dress kau harus membawanya kesini dan memberi pendapat kira-kira mana yang baik untuk dia kenakan, kamu harus menghafal tempat-tempat ini, kita tidak boleh membuat pelanggan berkeliling yang membuatnya mereka lelah"
"Ini bagian sepatu, kamu harus ingat tamu adalah Raja kamu harus membantu dia untuk memakai sepatu yang dia tunjuk untuk di coba, pelanggan yang sudah memilih pesanannya, kau harus mengingatnya, karna dia tidak akan mengulang kembali untuk mengambil pesanannya, kau harus mengingat barang dan size nya, dia akan langsung menuju ruang tunggu untuk menunggu pesanannya siap. "
" Ini ruang ganti. Di ruang ganti kau hanya perlu membantu mereka memegang barang bawaannya, akan ada karyawan khusus yang membantu ia untuk memasangkan bajunya dan membantu memberi penilaian untuk pakaian yang dia kenakan"
"Bagian ini khusus untuk stelan pria, sepatu formal dan accessories berupa tali pinggang, dasi dan sapu tangan"
"Ini khusus bagian sepatu sport"
"Ini bagian Tas, Accessories wanita berupa syal, tali pinggang, sapu tangan dan parfume ada disini, ini rata-rata botol parfume nya memakai botol kaca, jadi kamu harus hati-hati, jangan memecahkan apapun di depan pelanggan"
"Dan ini yang terakhir tempat yang paling sering di kunjungi dan di gemari pelanggan. Bagian jewelry, kamu juga harus berhati-hati saat disini ya, saat pelanggan mencoba sesuatu dia pasti akan melepaskan perhiasan yang dia pakai, jangan sampai menjatuhkan atau menghilangkannya, letakkan dengan baik di atas sapu tangan yang telah disediakan disana, nanti kau boleh memintanya pada karyawan yang menjaga bagian ini"
"Bagaimana Cecilia sudah bisa memahami setiap ruangan yang ada disini?"
Tanya Bu Tera.
"Sudah Bu, tetapi ibu belum menunjukkan toilet, jika ada pelanggan yang bertanya toilet bagaimana Bu??"
Tanya Cecilia dengan polosnya.
"Hahaha.. Bijak kamu Ce, kamu menanyakan hal kecil yang sebenarnya paling penting ya. Toilet berada berdampingan di sebelah ruang ganti, ada juga satu di Lobby, tinggal antar kemana dia lebih dekat"
Kata Bu Tera menepuk bahu Cecilia tertawa.
"Kalau udah ngerti Ibu akan mengajari kamu mulai dari langkah pertama melayani pelanggan yang datang. Yang mendapat tugas untuk melayani tamu duduk di belakang meja front office memperhatikan CCTV secara bergiliran, begitu ada yang mendekati pintu masuk segera berdiri tegak di dekat pintu masuk. Yang pertama ucapkan salam, persilahkan dia untuk duduk, lalu minta kartu membernya untuk memastikan dia adalah member disini, lalu tanyakan apa yang ingin dia cari, ikuti dia berkeliling , setelah selesai dia akan mengatakan mana yang jadi dia beli, antar dia menuju ruang tunggu lagi, disana akan dibuatkan teh dan cemilan, lalu kau harus mengambil lagi barang yang dia pilih, membawanya ke kasir dan akan di kemas kedalam kotak oleh orang yang bertugas. Setelah mendapat total yang harus di bayar, kau menemuinya lagi kesana untuk meberikan bill, mereka akan pergi ke kasir untuk membayar dan mengambil pesanan mereka. Pesanan yang banyak kau bisa memasukkan nya ke trolley dan membawakan pesanan itu sampai ke parkiran dan ucapkan salam Terimakasih kunjungannya, saya harap kebahagian dan kesehatan selalu menyertai Ibu/Bapak itu kata-kata yang wajib diucapkan"
Jelas Bu Tera sambil memperagakan ulang mulai dari pintu masuk sampai kembali keparkiran. Cecilia mencatat semua prosedur dan urutan kerja yang di jelaskan Bu Tera.
"Hari ini kamu hanya melihat-lihat berkeliling dan belajar, Ibu tinggal dulu ya"
Kata Bu Tera kembali ke officenya.
Cecilia berkeliling sendiri dan memperhatikan bagaimana teman-temannya bekerja tanpa mengganggu mereka, dia pikir tempat mewah begini tidak akan banyak yang berkunjung karena menjual barang-barang mahal. Tapi dia salah setidaknya ada 10-11 orang yang berkunjung.
salam kenal..
ceritanya sangat menarik..
lanjuttt....
alu seperti ikut merasakannya...😔😔😔