NovelToon NovelToon
Pengorbanan Cinta Diana

Pengorbanan Cinta Diana

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Radika

Seperti judulnya, novel ini bercerita tentang sebuah pengorbanan seorang gadis cantik untuk keluarganya. Ia dipaksa menikahi kekasih kakaknya sendiri untuk menyelamatkan nama baik keluarga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Radika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Keluarga

Alex menatap Diana, "Gadis bodoh. " Gunamnya

KRING... KRING... KRING

Suara telepon menganggetkan Alex, Ia lega melihat Diana yang masih tertidur pulas. Jika Ia sampai terbangun, entah apa yang akan di pikirkan Diana jika tahu Alex diam diam menatapnya saat Ia tertidur.

"Hallo. " Alex mengangkat telponnya

"Baiklah. "

Setelah Alex menerima telepon itu, Ia langsung menelpon Zeno asistenya. Alex tidak meneruskan tidurnya dan memilih ke ruang baca untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang belum selesai.

_ _ _

Pagi hari sudah ada suara bising di dalam rumahnya. Diana membuka matanya. Ia terkejut, untuk yang ke dua kalinya Ia tidur di atas ranjang Alex. Jelas jelas kemarin Ia tidur di atas Sofa, Diana melamun sejenak apakah yang terjadi semalam adalah mimpi atau kenyataan.

Mungkin itu mimpi.

Tidak ingin memikirkan hal itu terus terusan, Ia memilih untuk pergi mandi.

Setelah selesai, Diana keluar kamar dan menuruni tangga untuk pergi ke dapur. Mulutnya menganga mendapati beberapa orang entah dari mana datangnya sudah memenuhi ruang tamunya. Ia mencari Alex untuk menanyakan semua ini. tapi sebelum Diana menemukam Alex, seseorang sudah menarik lenganya.

*****

RUMAH WIJAYA

Nameera tengah mengacak acakan seisi lemarinya, Ia tampak kesal karena tidak menemukam baju yang cocok untuk di pakai hari ini. Ibunya yang melihat ini hanya menggelengkan kepalanya, dan menegur Nameera.

"Apa kau tidak waras! Kau mencari apa sampai seisi lemari kau keluarkan! "

"Ibu, tidak ada yang cocok untuk di pakai hari ini. Lihat semua bajuku sudah pernah di pakai dan terlihat usang." Keluhnya

"Baju baju dan baju! Tidakkah kau berpikir bagaimana caranya kau tetap dekat dengan keluarga Pradipta! Dasar anak bodoh! " teriak ibunya dengan kesal.

"Tenang saja, itu hal yang mudah. Bukankah Alex mencintaiku? Ia tentunya tidak akan mudah untuk melepaskanku. " Ucap Nameera enteng

"Cintamu tidak berguna!Dasar gadis bodoh. " Umpatnya

"Tapikan, Bu ... "

Ibunya berlalu pergi tanpa menanggapi ocehan dari Nameera. Ia mengerutkan keningnya memikirkan ucapan ibunya barusan Lalu Nameera menelpon Alex dan mengajak nya untuk bertemu.

****

Diana terkejut melihat rumahnya di penuhi orang orang asing, Ia mencari Alex untuk menanyakan semua ini. Sebelum Diana menemukan Alex, seseorang menarik lenganya. Diana mencoba melepaskan genggaman itu, tapi orang itu terus menyeretnya.

"Tenanglah, Nona. Kita tidak akan menculikmu, ini semua Tuan muda yang perintahkan. " Ucap sekelompok wanita sembari terkekeh melihat ekspresi Diana yang terlihat panik seperti seseorang akan menculiknya.

"Tuan muda? Kak Alex? " tanya Diana dengan bingung menatap ke semua orang.

"Benar. Nona, bisakah anda tenang? Kami akan melakukan tugas kami."

Diana mengangguk dengan bingung, Ia masih tidak mengerti apa yang akan mereka lakukan Baju tas sepatu dan aksesoris lainya semua berada di sana. Lalu mereka memilih satu persatu untuk Diana pakai. Mereka juga merias wajah dan menata rambutnya. Diana sedikit kikuk, Matanya masih mencari cari dimana keberadaan Alex.

Dimana kak Alex, apa sebenarnya yang mereka lakukan ini sudah satu jam.

Diana mulai bosan dan kesal, mereka merias wajahnya menata rambutnya dari baju sepatu kuku, mereka melakukan itu semua. Bagi Diana yang baru berumur 18 tahun, semua ini terlalu berlebihan.

"Sudah siap! " ucap salah satu wanita itu

Mereka menatap Diana dari atas sampai bawah, Diana yang tidak pernah merias diri hari ini terlihat seperti seorang putri. Walau make up yang tipis tapi itu sudah sangat mempercantik Diana.

Tiba tiba terdengar suara langkah kaki dari belakang Diana.

"Nona, Tuan sudah menunggu anda di mobil. " Ucap Zeno asisten Alex

Diana mengangguk mengiyakan, walau Ia masih bingung dengan maksud Alex. Diana berjalan di belakang mengikuti Zeno, lalu Zeno membukakan pintu mobilnya. Di dalam terlihat ada Alex yang sedang duduk menunggu. Alex menatap Diana dengan biasa, karena wanita cantik bukan apa apa baginya. Tapi di dalam hatinya, Alex sungguh memujinya.

Ia bahkan lebih cantik dari Nameera. Hanya saja dia adalah gadis kecil dan sangat polos. Terlalu naif untuk menjadi istriku.

Sepanjang jalan hanya ada suara bising dari jalanan, sama sekali tidak ada yang berbicara. Diana ingin sekali menanyakan kemana Alex akan membawanya pergi, tapi mulutnya seakan terkunci.

Mobilnya terhenti di sebuah perumahan mewah, rumah yang sangat besar. Supir membukakan pintu untuk Alex dan Diana,di luar barisan para pelayan sudah berbaris menunggu kedatangan mereka. Diana semakin di buat penasaran, dan Alex tidak mengatakan apapun.

Diana dan Alex masuk ke dalam rumah. Disana sudah ada Tuan dan Nyonya Pradipta yang sedang berdiri menyambut kedatangan Mereka. Nyonya Pradipta terlihat tersenyum menyambut kedatangan mereka. Nyonya Pradipta terlihat sangat senang melihat kehadiran Diana.

"Tante, Om. " Diana memberi salam kepada mereka.

"Diana, mulai sekarang panggil Tante dengan sebutan mamah ya, dan Om dengan sebutan papah. " Ucap Nyonya Pradipta dengan senyum merekah di wajahnya

"Iya, Ma.. Mah... " Diana tidak terbiasa mengucapkanya, Ia sedikit tergagap

Mereka ber empat mengobrol di ruang keluarga. Tapi, Alex terlihat malas dan menjawab seperlunya saja. Tiba tiba Nyonya Pradipta memberikan suatu hadiah kepada Diana. Awalnya Diana menolak, itu terlalu berlebihan untuknya. Tapi Nyonya Pradipta memaksa dan menyuruh Diana untuk segera membuka hadiahnya. Kemudian Diana membuka hadiah itu, Ia mengerutkan dahinya dan terkejut. Itu adalah 2 tiket pesawat.

"Ini untuk apa tante hm, Mah? " tanya nya bingung, menatap sebuah benda yang mama mertuanya itu berikan

"Itu adalah tiket bulan madu kalian. " Ucapnya dengan antusias

Alex dan Diana terkejut mendengar itu, orang tuanya bahkan menyiapkan sebuah tiket untuk mereka bulan madu. Bagaimana bisa berbulan madu sedangkan hubungan mereka saja seperti tidak saling mengenal. Orang tuanya menatap mereka dengan tatapan penuh harap. Alex yang malas berlama lama mendengar ocehan dari orang tuanya itu memilih untuk cepat cepat keluar dari sana.

"Aku akan menunggumu di mobil. " Ucap Alex sembari berlalu pergi.

Di luar rumah, tiba tiba ponsel Alex berbunyi Ia melihatnya itu adalah telepon dari Nameera. Ia menanyakan keberadaan Alex,Nameera sudah menunggunya di cafe tempat biasa mereka bertemu. Mereka sudah berjanji akan bertemu disana, tapi Alex terlambat karena itu Nameera menelponya beberapa kali. Alex yang malas mengangkatnya lebih memilih langsung pergi ke cafe, sebelum pergi Ia berpesan kepada supir untuk mengantarkan Diana pulang. Supir mengangguk menerima perintahnya.

****

CAFE

"Maaf sudah membuatmu menunggu lama. " Ucap Alex sembari memeluk Nameera ringan.

Nameera hanya berdiam dan terlihat sedikit kesal, Alex tidak tahu harus berbuat apa. Ia bukan tipe seorang lelaki yang pandai merayu wanita yang marah. Apalagi untuk Nameera.

"Aku akan mengajakmu ke luar kota dalam waktu dekat. " Ucap Alex.

"Benarkah? Kemana? " Nameera yang tadi terdiam langsung terlihat bersemangat.

"Orang tuaku menyiapkan sebuah tiket berbulan madu, ikutlah dengan kami. " Jawabnya enteng

"Apaaa! ....

Bersambung....

1
Dian Lestari
kapan up nya
💅💃CEO Cantik 💅💃: udh tamat kak
total 1 replies
Siti Afifah
aku liat tangglnya di tg 2020..gusti knp novel nya gantung gtu...g jd nca deh
Febri Ani
😊
Tia Vhagela
q baca dr awal tp g ngerti alur ny gmn tambah g jelas
Hikmah Araffah
peran cwenya terlalu apa yah bingung jelasinnya 😂Alex sbnrnnya cinta ga sih apa cuma pngn anaknya doang
Hikmah Araffah
bpknya geblek ,bingung juga sm Alex maunya apa
Hikmah Araffah
bpknya geblek ,pusing juga sm Alex maunya apa kasian diana
Hikmah Araffah
sbnrnya Alex udh cinta blm si ,kasian diana
Hikmah Araffah
lah kirain Alex udah mulai cinta taunya blum ,jadi buat apa kasih hadiah2 cuma buat minta maaf .udh ttlnjur sakit kali ah diana
Hikmah Araffah
udah Diana ga usah lagi transfusi darah buat si lampir nameerA
Hikmah Araffah
kasian Diana dapet bekas dr nameera ,brt nameera udah ga gadis ya
Hikmah Araffah
najiss bgt si Alex biadab
Akhtar
jadi ingat saat melahirkan suami yg paling pnik.🤭🤭🤭🤭
Ani Purba
novel ini ceritanya bagus tp isinya datar dan dingin jalur cerita lambat dan menoton itu2aja
Sulati Cus
salah lagi,
Jilioni MD: KEPEMILIKAN adalah cerita dalam novelku, mampir ya terimakasih 😊
total 1 replies
Sulati Cus
bank Alex tak ksh tau kau minta maaf nya g bener, klu aku lbh menghargai permintaan maaf yg langsung keluar dr mulut bkn melalui benda krn klu melalui benda kesannya g gentle dan terkesan pengecut
Sulati Cus
miris bgt bener2 seperti sendirian di dunia g ada yg menganggap
Sulati Cus
klu g ingin pulang y pergi saja yg jauh
Sulati Cus
ak hrp Diana koma klu g ada pahlawan yg mau bw pergi Diana
Sulati Cus
emang g ada CCTV y??? udah di tlg dg darah Diana mlh balasan nya kyk gini, klu ak jd Diana udah kabur biar tar klu namera knp2 cari donor lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!