NovelToon NovelToon
Senja Yang Ku Perjuangkan

Senja Yang Ku Perjuangkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Orang Disabilitas / Penyesalan Suami
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumarhumah

Tiga tahun menjalani pernikahan tanpa cinta, Alya bertahan hanya karena menghormati wanita yang telah menyatukan mereka.

Namun, tepat setelah sang nenek meninggal dunia, suaminya menjatuhkan talak dan mengakhiri hubungan yang selama ini hanya dianggap sebagai kewajiban.

Dengan satu kaki palsu dan hati yang hancur, Alya meninggalkan rumah yang tak pernah benar-benar menerimanya. Ia tak menyadari bahwa di dalam rahimnya sedang tumbuh kehidupan baru.

Saat dunia seolah menutup semua pintu untuknya, Alya memilih bertahan demi seorang anak yang bahkan belum lahir. Anak itu ia beri nama Senja.

Ini adalah kisah tentang seorang ibu yang berjuang melawan keterbatasan, kesepian, dan kerasnya kehidupan. Sebab bagi Alya, Senja bukan sekadar anak. Senja adalah alasan mengapa ia terus hidup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumarhumah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia Yang Terbongkar

Karyawan itu nampak ragu, menjawab pertanyaan barusan, entah kenapa kali ini ia benar-benar ingat jika karyawan satu itu merupakan karyawan yang begitu dilindungi oleh Eyang Cintami.

  "Mbak apa benar, pembuat buket yang sedang libur itu bernama Alya?" tanya Arlan kembali.

  Karyawan itu masih terdiam, baru saja ia hendak membuka mulutnya tapi tiba-tiba ia melihat mobil Eyang Cintami yang sudah memasuki parkiran.

 "Bentar Pak itu mobil Eyang sudah tiba," ujar karyawan itu, lalu maju kedepan untuk menyambut kedatangannya.

Eyang Cintami turun dari mobil salah satu karyawannya menghampiri untuk menuntun wanita sepuh itu. Suasana pagi sudah menjelang siang, tatapannya menyapu ke arah tokonya yang agak sedikit berbeda.

Beberapa orang mengenakan baju hitam berada di dalam tokohnya tapi yang membuat langkahnya terhenti salah satu diantara mereka merupakan seorang pemuda yang begitu ia kenal.

"Arlan," sapa Eyang Cintami, begitu sampai ke dalam.

Arlan yang sedang duduk langsung berdiri menghampiri, senyumnya terukir jelas seolah sesuatu yang dicari akan segera didapat.

 "Akhirnya Eyang datang juga," ujarnya sambil menyalami tangan wanita paruh baya itu.

  "Ada apa Lan, tumben-tumben kami datang ke toko Eyang," ujarnya.

  Arlan pun sedikit ragu untuk mengatakan maksud tujuannya, hingga di detik berikutnya pria itu memberanikan diri mengawali pembicaraan.

"Eyang, sebenarnya kedatanganku di sini ingin mencari keberadaan Alya," ujarnya pelan.

Eyang Cintami mengerutkan dahinya. "Mau apa kamu cari dia?" tanya Eyang menelisik.

"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan," sahut Arlan.

  Semua mata tertuju pada keberadaan mereka, karena merasa mr jadi tontonan para karyawannya akhirnya Eyang Cintami mengajak pria itu untuk membicarakan hal ini ke dalam ruang kerjanya.

  Sesampainya di ruang kerja Eyang, suasana sedikit berubah canggung Arlan sedikit merasa jika kedatangannya itu tidak diterima baik oleh pemilik Cintami Craft.

 "Kamu mau mencarinya, setelah kau menalaknya?" suara Eyang terdengar datar.

Arlan yang berdiri di depannya langsung menimpali. "Aku menalaknya karena sebuah alasan yang cukup Eyang."

"Alasan apa? Bahkan dengar-dengar kamu mau melangsungkan pernikahannya dengan perempuan yang jelas-jelas sangat ditolak oleh Nenekmu," cetus Cintami sambil terkekeh kecil.

  "Eyang, gak berhak menilai Amara, dia perempuan baik-baik," sahutnya yang merasa tidak terima.

"Oh ya, kalau dia perempuan baik-baik gak mungkin menganggu hubungan seseorang yang sudah memiliki istri," ucap Cintami.

 "Aku tidak pernah mencintai Alya dan aku harap Eyang mengerti," tandas Arlan.

Mendengar hinaan itu perlahan tangan Cintami mengepal. "Kalau kamu tidak pernah mencintai Alya, lantas kenapa mencarinya sampai keluar kota malah," sahut Cintami.

Arlan terlihat gelisah tiba-tiba saja teringat tentang mimpi yang selalu membuatnya ketakutan itu.

 "Aku datang, karena selalu dihantui Nek Ratih," ucap Arlan akhirnya.

 "Hah! Mimpi? Bagus dong, itu berarti Ratih tidak ridho di hari kepergiannya kamu usir wanita yang begitu disayangi oleh Ratih. Bahkan sebelumnya bukannya Ratih sudah menitipkan Alya padamu, tapi ternyata kau mengkhianati permintaan beliau!" tekan Ratih.

"Bukannya aku mengkhianati, tapi aku sudah muak dengan hubungan tanpa cinta itu, lagian Nek Ratih ada-ada saja dari banyaknya gadis-gadis yang pernah aku temui kenapa harus Alya yang menjadi istriku!" sahut Arlan kali ini nadanya sedikit meninggi.

 "Kamu tidak terima dengan pilihan Nenekmu, orang yang berjasa dalam hidup kalian bahkan mungkin tanpa perjuangan beliau kamu tidak akan mungkin seperti ini Lan?" cetus Cintami.

Suasana semakin mencengkam entah kenapa, Arlan semakin menumpahkan segala kekesalannya pada Eyang Cintami.

  "Aku bukannya tidak terima, tapi aku seorang pria yang begitu disegani lantas kenapa nenekku sendiri mimilihkan jodoh yang tidak begitu pantas untukku!" ungkap

 "Tidak pantas?" ulang Cintami begitu tidak percaya. "Kau menghina Alya!"

"Aku tidak menghinanya, tapi itu kenyataannya dia seperti itu, sementara aku pewaris Abimana group apa salah jika aku menginginkan perempuan yang setara."

"Plak ...!" tamparan keras mendarat ke wajah Arlan.

  "Cukup!" teriak Ratih. "Jangan pernah kau hina perempuan yang sudah kau hancurkan beberapa tahun lalu!" bentak Cintami.

Seketika Arlan terdiam pria itu seakan mencerna ucapan dari wanita sepuh itu. "Maksud Eyang apa?"

Cintami mengepalkan tangannya, kali ini lebih erat entah kenapa hatinya merasa teriris saat ada seseorang yang berkata tidak pantas pada Alya.

 "Kamu pikir Ratih menikahkanmu dengan Alya tidak ada tujuan lain, kamu pikir nenekmu itu orang bodoh, tidak Arlan!" ucap Cintami.

  Arlan semakin penasaran atas teka-teki yang keluar dari mulut Eyang. "Maksudnya apa?"

  "Dia menikahkanmu dengan Alya agar kamu bertanggung jawab atas kesalahanmu sendiri!" cetus Cintami.

"Maksud Eyang Alya ...." ucapan itu terputus.

Sementara Arlan yang melihat Cintami terdiam, langsung menyeret langkahnya ke belakang. "Tidak ... tidak mungkin Alya ...."

Cintami menatap lurus ke arah pemuda itu sorot matanya penuh kekecewaan. "Ya, perempuan yang kau bilang tidak pantas itu adalah korban dari kesalahanmu sendiri.

Duar!

Serasa ada petir yang menyambar diatas kepala Arlan, pria itu mundur satu langkah, wajahnya memucat dan napasnya naik turun.

  "Tidak Eyang, tolong jangan pernah katakan itu padaku," mohon Arlan.

 Cintami tersenyum sinis. "Sayangnya aku harus bilang Lan."

"Pada malam itu kamu mabok, apa kau benar-benar lupa?"

Arlan membelalak, seketika potongan-potongan ingatan yang sudah terkubur lama muncul kembali. Aroma alkohol, suara tangis seorang gadis. Dan kemarahan Nek Ratih pada keesokan harinya.

"Tidak!"

"Ratih tidak pernah memaksamu menikahi Alya tanpa alasan, tapi dia tahu siapa yang menghancurkan gadis itu, karena itulah dia memintamu bertanggungjawab dengan cara menikahinya.

Seketika air muka Arlan berubah drastis, tangannya bergetar hebat seolah tidak percaya dengan kalimat barusan.

"Jadi.... selama ini..."

"Ya, selama ini kau hidup dengan korban kesalahanmu sendiri, tapi sayangnya. Bukannya menjaga kau malah menghinanya, menceraikan dirinya dan mempermalukannya."

Arlan terduduk lemas di sofa, nafasnya memburu, ingin rasanya ia menolak kenyataan ini. Tapi kejadian lima tahun yang lalu itu benar-benar ia alami, dan kenapa perempuan yang selama ini tidak pernah ia anggap kehadirannya itu justru menjadi korbannya sendiri.

"Eyang," panggilnya pelan.

"Ada apa?"

"Sekarang dia tinggal di mana?" kali ini pria itu benar-benar memintanya dengan sadar.

"Dia sudah pergi jauh dan maaf aku tidak bisa mengatakan dimana ia pergi," ujar Eyang Cintami.

"Nek, aku ingin bicara dan bertemu dengannya Nek," pinta Arlan memelas.

"Kamu sudah terlambat," sahut Eyang.

Arlan memejamkan matanya perlahan, bayangan Alya yang selalu ada, dan melayaninya dengan baik kini mulai bermunculan bahkan sekalipun ia tidak pernah menganggap keberadaannya.

"Ya Allah ..."

"Kau pulang saja Lan, percuma kau mencarinya sekarang," ujar Eyang Cintami.

"Tapi Eyang."

"Sudah, nurut saja," ujar Eyang Cintami.

Arlan pun mengepalkan tangannya begitu kuat, tapi sayang seribu sayang, sekuat apapun usahanya hari ini memaksa Eyang Cintami tidak akan pernah berhasil karena ia tahu perempuan itu tidak mudah diluluhkan begitu saja.

Bersambung ....

Selamat sore semoga suka ya.

1
Lisa
Deg² an moga aj Arlan g bisa menemukan Alya
Yeni Astriani
semoga Alya dan Dewa bisa pergi keluar negeri dengan aman, Author jangan biarkan Arlan menemukan nya.
Arlan hanya menginginkan anaknya dan memisahkan dari Alya dan aku percaya hanya Author seorang yg mampu selamatkan Alya☺☺☺
Oma Gavin
jgn sampai diketemukan arlan dulu kak biarkan alya pergi jauh menenangkan diri dan biarkan arlan menikah dgn amanda dan menikmati penyesalan nya
Nar Sih
kmu egois arlan ,semoga pencariaan gk berhasil🤣🤣
Rahayu Ayu
Bagus
tia
mimpi u ketinggian e ,,,qmu akan menyesal
Lisa
Arlan tdk akan dpt menemukan Alya
Sam sam
pagi juga Thor🙂
Lisa
Met malam Kak Ayu..makasih y utk updatenya
Anonim
BUNUH ALYA.. MASALAH SELESAI
Bundanya Pandu Pharamadina
Arlan pada saatnya pasti kamu akan menyesal telah melepaskan Alya
Bundanya Pandu Pharamadina
ijin lanjut di mari kak Author.
Ayumarhumah: iya kak Monggo
total 1 replies
Nar Sih
sebnr nya klau gk pergi jauh pun gk apa,,kan udah sah cerai ini tpi..demi keamanan dan ngk perlu repot ngsdepi arlan
Nar Sih
sore kak ayu..🥰
Ayumarhumah: selamat membaca ya kak ♥️♥️♥️
total 1 replies
Nar Sih
sebaik nya sblm pergi bersama alangkah baik nya bila dewa dan alya ada menikah dulu biar ada ikatan yg jls
Nar Sih: olah iya ya kak gk boleh yaa sblm ank nya lahir☺️
total 2 replies
Lisa
Makin seru nih..bagus Alya kamu harus ikut Dewa pindah ke tempat yg jauh.biarkan Arlan menyesal selamanya
Rohmi Yatun
lanjut Thor.. semakin seru ni🙏
Ayumarhumah
pokoknya tunggu besok ya♥️♥️♥️♥️♥️
Mul Yanto
kak author itu si Arlan jangan sampai ketemu Alya, biar tau rasa
Rohmi Yatun
cerita yang menarik 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!