NovelToon NovelToon
Karang Hitam

Karang Hitam

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / Menikahi tentara
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Berawal dari petaka sebuah konser band terkenal, seorang gadis harus membuatnya menerima reward besar karena baru putus cinta. Gadis itu tidak tau bahwa dirinya sedang di kerjai teman kuliahnya hingga membuat seorang Letnan terkena imbasnya.

Disisi lain, akibat petaka tak sengaja, sang Letnan terpaksa harus menanggung akibatnya. Bukan hal mudah menaklukan hati pria yang ternyata adalah Abang dari gadis tersebut, namun pada kenyataannya, lebih sulit menaklukan gadis yang tiba-tiba masuk dalam hidupnya tanpa permisi, apalagi jejak kehidupannya kini di mulai pada wilayah dengan resiko yang cukup tinggi, wilayah yang bisa di katakan rawan, KARANG HITAM.

KONFLIK.. Harap SKIP bagi yang tidak bisa ber KONFLIK.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Menempuh jalan terjal.

"Ijin Ibu, selamat malam..!!" Bang Riegan tetap memberi salam hormat pada istri seniornya.

"Selamat malam, Om. Ini Phia sudah menghabiskan makanannya, katanya enak." Jawab Jilly.

Phia mendelik tapi Jilly langsung mesngusap wajah adik iparnya agar raut wajah kesal itu segera tersamarkan.

"Syukur lah kalau suka. Phia mau makan apa? Nanti biar saya bilang sama staff instalasi gizi." Kata Bang Riegan.

"Apa saja pasti suka, Phia nggak pilih-pilih kalau soal makanan." Sambar Jilly.

Tiba-tiba ada panggilan telepon di ponsel Jilly. Kakak ipar Phia itu segera pamit dari ruangan, bersamaan dengan staff instalasi gizi yang datang untuk mencatat menu makan pagi untuk esok.

Disana Bang Riegan hanya setengah menyandarkan tubuhnya sambil melipat kedua tangan di depan dada.

"Kami ulang kembali daftar makanan untuk sarapan pagi ya, Ibu. Sup kaldu ayam kampung dan jagung manis, tambahan bubur ayam, main course scaloop, pisang, jus semangka, susu, dan snacknya kue putu ayu. Sudah benar, ibu?"

"Iya, benar."

Bang Riegan membaca lagi menu pesanan Phia lalu menandatangani lembar kertas tersebut.

***

Jam sudah melewati tengah malam. Setelah Phia memejamkan matanya, rasa lelah Bang Riegan baru terasa. Ia pun menyandarkan tubuhnya yang lelah. Gadis itu masih belum mau bicara dengannya, tidak mau menatapnya seolah begitu membencinya. Tapi, rasa penyesalan yang begitu dalam dan rasa bersalahnya membuatnya tetap ingin berjuang demi calon bayi kecil yang kini berada di dalam perut Phia.

'Sulitnya membujuk Abangmu, tapi jauh lebih sulit membujuk dirimu.'

Perlahan mata itu terpejam, samar bayangan ada seekor burung hinggap di pundaknya. Burung garuda berukuran sangat besar, burung yang begitu menurut padanya.

-_-_-_-_-

Apel pagi sudah usai, Bang Riegan kembali ke rumah sakit sambil membawa berkas di tangan. Namun saat melewati lorong VVIP, suasana sudah sangat ramai. Ia pun mempercepat langkahnya.

"Phiaa??" Bang Riegan panik, ada dua dokter yang menangani Phia yang sedang kejang. "Ada apa ini?? Kenapa istri saya kejang?????"

Disana Jilly sudah histeris, tak berapa lama Bang Reigar menyusul di belakang.

"Astaghfirullah, Phiaa.." Bang Reigar syok tapi Jilly segera memeluknya. "Kenapa ini, dek???"

Bang Riegan luar biasa stress memikirkan Phia hingga tubuhnya terpaku.

"Alhamdulillah, keadaan ibu sudah bisa di tangani. Ibu alergi." Kata dokter yang menangani.

Bang Reigar mengedarkan pandangan ke arah meja. Di piring itu memang ada scaloop yang sudah habis setengahnya.

"Kamu.. Kamu meminta menu scaloop??????"

Plaaaakk...

Suara renyah mendarat di pipi Bang Riegan.

"Kamu mau membunuhnya???????" Bentak Bang Reigar.

Tak ada sepatah kata pun keluar dari mulut Bang Riegan. Ia hanya melirik gadis yang baru saja tenang dalam perawatan.

"Lebih baik kamu segera berangkat ke tanah karang hitam. Phia akan menjadi urusan saya.." Kata Bang Reigar begitu marah dengan kejadian ini.

"Jika memang niat saya membunuh, sudah saya lakukan dari awal. Komandan sendiri sudah tau sudah banyak kepala yang saya tebas di medan perang. Tapi seekor singa, akan tetap menyayangi anaknya dan saya tidak ingin predikat hewan ada dalam diri saya." Jawab Bang Riegan.

"Apa yang bisa saya harapkan dari pria yang tidak bisa melindungi???? Malam itu Phia sudah terjebak dalam masalah dan kamu... Bukannya menolong malah ikut mabuk sampai semua ini terjadi." Nada tinggi Bang Reigar masih mengisi seluruh ruangan.

Kemudian Bang Rakit tiba, ia menepuk bahu Abangnya dan juga Bang Riegan. "Duduk dulu, jangan saling tarik urat leher..!!"

Melihat komandannya yang lain, Bang Riegan memberi hormat. "Selamat pagi, komandan."

"Pagii.." Bang Rakit menjawab sapaan juniornya. Ia mengarahkan Abangnya dan juga Bang Riegan untuk duduk.

:

"Saya tidak mau menikahkan Phia dengan Riegan. Kau tau sendiri bagaimana rumornya, dia itu berdarah dingin, kaku dan tidak tau kompromi. Bagaimana kalau Phia di hajar, bagaimana kalau setiap hari Phia hanya menangis karena sedih. Dimana sih otakmu???" Omel Bang Riegan.

"Tapi perut Phia akan semakin besar, mau di kemakan perutnya, Bang. Soal malu, saya tidak peduli. Tapi Phia.. Dia belum tentu kuat." Kata Bang Rakit.

"Kau pikir Abangmu ini tidak sanggup menghidupi anaknya Phia???? Mau apa dia??? Abang belikan, Abang penuhi, apa selama ini Abang kurang menghidupi Phia..!!" Jawab Bang Reigar.

"Kalau soal menghidupi, saya juga bisa. Tapi ini bukan soal menghidupi, Bang. Anak itu butuh ayahnya, butuh kejelasan status. Tidak mungkin, kan.. Nama ayah dari anak itu, namamu atau namaku??" Ujar Bang Rakit.

"B*****t.. Kenapa aku malah harus terjepit dalam situasi seperti ini???" Gerutu Bang Reigar.

Dari tempatnya, Bang Rakit melirik ke arah Letnan Reigar. Ia tau betul bagaimana cara juniornya itu memperjuangkan adik perempuan satu-satunya yang ia miliki. Jika bukan karena juniornya itu menghubunginya, mungkin ia tidak ada disini sekarang.

"Tidak ada yang bilang Riegan tidak salah. Tapi.. Kita juga harus pikirkan nasib keponakan kita."

"Phia juga tidak suka sama Riegan." Sambar Bang Reigar.

"Ada yang bilang.. Allah Maha membolak balikan isi hati manusia. Insya Allah semuanya baik-baik saja. Jika Allah sudah berkehendak, kita bisa apa." Jawab Bang Rakit.

.

.

.

.

1
Maysuri
sakitnya sampai keubun"....
dyah EkaPratiwi
jangan menyuksa diri bang her
dyah EkaPratiwi
😭😭 sakit banget kalau dijawab gt bang hen
Maysuri
semaput y bang d tendang pusakanya am phia....😁😁😁
dyah EkaPratiwi
🤣🤣🤣
Ayu FazRina Satiasari
pria dingin dan kaku ..sekalinya jatuh Cinta....Posesif banget..💞💞💞😍 tp aku suka sosok bang hernando bertanggung jawab tanpa membuka jati diri sebenarnya sulthann🤭🤩🤩🤩💞
dyah EkaPratiwi
phia beneran jurusan kuliahnya?
Elly Maryani
bilang kembang mawar nanti dikasih mawar kuburan,,,diluar Nurul bang Nando ini
Tanti
🤣🤣🤣bener² bang Hernand...
Bang Jan...udah beri bang Hernad pencerahan tp knp jadinya kyk gini😄😄🤭

kocak ini ...lanjut mba Nara👍
Ayu FazRina Satiasari
wkwkwkwwkwkk.....benar2 di luar ekspektasi kejutannya inii....🤭😅
dyah EkaPratiwi
🤣🤣🤣 kog bisa kembang api bang hernand
Septi Astuti
🤣🤣 dancing flower🤭
Lola Maulia
🥰🥰🥰🥰🥰
Tanti
wiiiihhh....phia tryt udah dilamar... phia tetap semangat yaaa💪💪

lanjut mba nara🤭
Maysuri
pia knp begitu cepat kau berpaling...
dyah EkaPratiwi
lekas pulih phia
Septi Astuti: 😄kangen band mb ...lagi jadul🤭
total 3 replies
Tanti
Mantap Bang Hernando, phia seperti lihat fotocopy sifatnya Bang Riegan. semangat ya Phia💪💪
semangat jg buat mba Nara👍
Ayu FazRina Satiasari
aaaahhhhh d gantungin sama mban Author ini...🤭🤭🤭Semakinmpenasaran bingiits arahnya kmna inii😅😅
Maysuri
.....🤦
Maysuri
bang reg...jujur lebih baik ....kasiahan Ohiya tau ,dia engk rau apa"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!