Seorang perwira muda sekaligus Dokter militer tang terkenal dengan kejeniusannya dari Negara C , yang bernama Li Guang Yue, meninggal saat kembali dari tugas . karena Pesawat yang dia tumpangi meledak setelah beberapa saat mengudara .
Namun ternyata Dewa masih menyayanginya dia yang sudah mengira Rohnya berada di Alam keabadian, ternyata bereinkarnasi di dalam tubuh gadis lembut Cantik namun lemah , Putri dari Jendral Feng yang memiliki nama hampir sama dengannya. Gadis itu bernama Guang Manyue . gadis yang hidupnya menderita dan di abaikan keluarga kandungnya karena ulah Putri Palsu . Dan akhirnya mati di tangan gadis palsu tersebut.
Kehidupan mereka Tertukar karena ulah seseorang yang mengincar harta keluarga Jendral. Dan ingin kehidupan bayi kecil tersebut kelak akan menderita selama hidupnya . Mereka melakukan itu karena Dendam pada sang ibu juga keserakahan di dalam hati mereka . Ingin memiliki harta yang bukan milik mereka. penasaran...? kita baca Yuk...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BERKULTIVASI
Mendengar ucapan gadis bercadar di depannya, terlihat senyum sopan di bibir Pelayanan muda tersebut.
(gadis ini terlihat sangat dingin, tapi aku yakin kalau dia gadis berhati baik. walaupun wajahnya tertutup Cadar, aku yakin kalau di balik wajah itu terdapat wajah yang Cantik. Selama aku menjaga apotik di kota ini dan belajar di perguruan Pedang Langit, aku belum pernah bertemu gadis ini. siapakah sebenarnya gadis ini...) ucap hati Pelayan Jung.
Walaupun hatinya berbicara penuh tanda tanya. namun pelayanan Jung segera menjumlah harga bahan obat yang Manyue beli. Untunglah harga barang tersebut masih cukup dengan uang yang Manyue miliki . malah masih ada sisa dua keping uang di tangannya . Setelah menerima barang yang dia beli, Manyue keluar dari toko obat tersebut. Dia segera kembali ke kediaman Jendral Feng.
Sesampainya dirumah kediamannya , Guang Manyue melihat sang pelayan sedang menunggu kedatangannya dengan wajah cemas di depan pintu halaman mereka.
" Nona.. Kau sudah datang. Ucap gadis yang usianya lebih muda darinya tersebut. Melihat kecemasan gadis itu, Manyue merasa hatinya iba. Apalagi dia mengingat di dalam cerita , kalau gadis ini mati karena mendapatkan hukuman cambuk dari Feng Li Nan karena berusaha menolong Manyue yang dibully oleh Li Nan.
" Ada apa An.. Apakah ada yang mencari ku...? " Tanya Guang Manyue lembut . Sebab dia merasa hanya sebentar saja dia keluar dari rumah kediaman sang Jendral.
"Tidak ada Nona.. Hanya saja hamba takut Nona Feng Li Nan tahu kalau anda pergi keluar dari kediaman sang Jendral , dan akan mencarikan masalah untuk anda .." Ucap Ansi dengan wajah terlihat agak tenang. Mendengar ucapan gadis itu, Manyue tersenyum dan berkata lembut.
" Jangan khawatir, dia tak akan datang. Dan tidak akan ada yang tahu kepergianku. Ayo masuk. " Keduanya segera masuk kedalam rumah. setelah sampai di depan kamarnya, Guang Manyue berkata.
" Ansi.. Aku akan tinggal di dalam kamar untuk belajar berlatih kultivasi. Jaga rumah dan jangan biarkan orang mengganggu latihan ku. Kalau ada yang tanya, katakan saja aku baru saja istirahat.. " Ucap Manyue. Wajah gadis muda itu terlihat kaget saat mendengar kalau Manyue bisa berlatih kultivasi.
"Apakah Nona Yueyue sudah bisa melakukan Kultivasi..? " Ucapnya dengan wajah gembira.
" Sedikit bisa. Karena itu aku ingin rajin berlatih. Tapi jangan sampai ada yang tahu kalau aku sedang berlatih kultivasi.. "Ucap Manyue.
"Tentu, tentu saja Nona.. Hamba akan tutup mulut dan menjaga rumah ini agar tidak ada yang akan mengganggu Nona Manyue..." Ucap Ansi dengan wajah gembira.
"Baiklah aku masuk ke kamar. Jika kau lapar, buat makanan untukmu sendiri. Bahan yang kita punya masih ada kan..?" tanya Manyue.
"Tenang Nona.. Lebih baik hamba meminta ke dapur saja. Agar mereka tidak tahu kalau kita punya bahan makanan.. " Jawab Ansi dengan wajah bangga.
"Kau memang cerdik, ya sudah aku masuk dulu..." Segera Guang Manyue berjalan masuk kedalam kamarnya. Sesampainya di dalam kamar, Man Yue segera masuk kedalam ruang Dunia kecil setelah mengunci pintu kamarnya. Sesampainya di sana, terlihat Liuli sudah menunggu kedatangannya.
" Tuan.. "Sapa mahluk kecil itu dengan wajah gembira. Terlihat dia sudah berada di tumpukan bahan obat yang tadi di beli Manyue. Manyue menatap tumpukan bahan obat dengan tatapan bingung . Dulu saat Dia dan sang Kakek di jaman modern, saat mereka meracik obat, mereka menggunakan tungku obat yang di taruh di atas Kompor Gas. dengan suhu yang bisa mereka atur. Tapi sekarang bagaimana..? dengan cara apa mereka memurnikan ramuan- ramuan tersebut.
" Dengan alat apa kita membuat atau memurnikan ramuan- ramuan itu , Liuli.. ? " Tanya Manyue.
"Tenang saja Tuan.. Hamba memiliki alat sendiri.." Dan terlihat Liuli terbang menjauh menggerakkan tangannya di udara . Tiba-tiba sebuah tungku obat melayang keluar dari kehampaan. Manyue tahu itu tungku obat, karena di jamannya dulu, benda ini adalah benda antik seperti milik sang Kakek. Hanya saja milik sang kakek terbuat dari bahan perunggu. Sedangkan milik Liuli berwarna putih dan hijau. Sepertinya berlapis perak dan batu Giok. dan bentuknya sangat indah. Benda putih bercampur hijau tersebut terlihat lebih besar dari tubuh Liuli.
" Liuli.. Bukankah ini tungku obat..? Dari mana kau mendapatkannya. .?Sepertinya kemarin aku tidak melihat benda ini ..?" Tanya Manyue.
" Benar tuan.. Ini memang tungku obat. benda ini melik hamba pribadi. Benda ini salalu bersama Liuli.. " Ucap Liuli menjelaskan.
" Benda ini lebih besar dari tubuhmu. Lalu bagaimana kau menyimpannya. " Tanya Guang Man Yue heran. Sebab Benda di depan Mereka bentuknya dua kali lebih besar dari tubuh Liuli.
"Hamba bisa menyimpan benda itu di kehampaan ruang Duni kecil ini tuan.. Dan dia akan datang saat hamba membutuhkannya . benda ini juga bisa membesar atau mengecil seperti yang kita inginkan.."Jawab Liuli.
" Benarkah..?Kalau begitu hebat dong.. " Seru Manyue.
"Tentu saja Tuan. .. Ya sudah mari kita mulai membuat ramuan, dan hamba juga akan mengajari anda cara memurnikan tanaman obat untuk menjadi Pil ramuan. " Ucap Liuli yang langsung duduk bersila di dekat Tungku emas tersebut. Dengan tubuh tetap melayang di udara, Terlihat dia menjentikkan jemari tangannya. Tiba-tiba terlihat api biru menyala di bawah tungku obat. Setelah itu Dia mulai mengajari Guang Manyue meramu obat. Sambil berbicara dia mengibaskan tangannya ke arah tanaman dan bahan obat yang sudah di bersihkan. Terlihat beberapa ramuan yang tadi Manyue beli, satu persatu melayang masuk ke dalam tungku obat. Tak butuh waktu lama, hanya butuh setengah batang dupa yang menyala , tiba-tiba tercium aroma obat yang sangat pekat . Dan tak lama terdengar suara pil ramuan yang sudah jadi . Liuli segera membuka penutup tungku obat. setelah itu terlihat Peri kecil memasukkan puluhan obat kedalam kota kecil yang entah dari mana dia dapatkan. Setelah tiga kali dia memurnikan obat sambil mengajari Guang Manyue, lalu dia berkata.
"Apakah Tuan akan mencoba membuatnya sendiri..?" Tanya Liuli .
"Api sedikit bisa memurnikan ramuan, Tapi apa aku bisa mengeluarkan api dari tanganku seperti yang kamu tadi lakukan ..?" Tanya Guang manyue. Di jaman modernnya, Dia menggunakan kompor khusus untuk memanaskan tungku obat
"Anda harus mencoba mengeluarkan api itu dari kekuatan anda tuan. . Sekarang Coba anda membuat api dari kekuatan yang anda miliki. Dari sana anda bisa tahu, apakah anda memiliki elemen api. " Ucap Liuli.
"Baik..aku akan mencobanya.." Lalu Guang Manyue Konsentrasi mengeluarkan kekuatan panas yang akan berubah mejadi api di dalam tubuhnya. Dan tiba- tiba..
Wuus...
Ada nyala kecil di atas telapak tangan Guang Manyue . Tentu saja Guang manyue kaget melihat kekuatannya sendiri.
"Liuli...aku bisa...!" Seru Guang Manyue gembira.
"Benar tebakan hamba tuan...anda memiliki elemen api...tapi yala api itu belum bisa untuk membakar tungku. Anda harus lebih giat berlatih..." Ucap Liuli gembira.
"Jadi aku masih tidak bisa meramu obat Ya.. ? " Tanya Guang Manyue sedikit kecewa .
"Belum bisa.. Tapi jangan khawatir tuan.. Kekuatan yang anda miliki ini sudah termasuk yang terbaik. Anda baru saja bisa ber kultivasi, tapi Anda sudah bisa menciptakan api dari kekuatan Anda. Jadi tak lama lagi Anda pasti sudah bisa meramu pil ramuan. " Ucap Liuli menghibur.
"Kalau begitu aku akan rajin ber kultivasi agar semakin menjadi kuat. " Ucap Guang Manyue .
"Benar tuan.. Kalau begitu biarkan bahan ini hamba yang akan memurnikannya kembali. Agar Anda bisa segera menjualnya... " Ucap Liuli.
"Benar apa katamu .. Nanti aku akan menjual pil ramuan itu setelah menjadi Pil Ramuan .. " Ucap Guang Manyue . Segera Liuli kembali memurnikan tanaman obat yang tersisa . Setelah beberapa kali lagi, habislah bahan ramuan yang Guan Man Yue beli. Terlihat wajah Liuli sedikit pucat.
" Tuan .. Beberapa pil ini berada di tingkat satu dua dan tiga. Anda bisa menjualnya dan mendapatkan uang. " Liuli menjelaskan pil apa saja yang dia buat pada Guang Manyue. Dan Manyue yang memang berotak cerdas dengan cepat mengerti semua penjelasan dari Liuli. Melihat keadaan Liuli, Guang Manyue merasa bersalah. Dan dia semakin bertekad untuk memperkuat kekuatannya agar bisa meramu pil sendiri . Lalu Liuli memberikan sebuah botol kecil berisi beberapa pil ramuan berwarna putih.
" Anda bisa mengambil sebutir pil ramuan itu untuk meningkatkan kultivasi anda tuan...anda bisa meminumnya setiap anda merasakan tubuh anda membutuhkan untuk berkultivasi..." Ucap Liuli menjelaskan .
" Meningkatkan kultivasi.. ? Maksudmu ini pil untuk kultivasi...?" Tanya Manyue dengan wajah kaget.
" Benar tuan..." Jawab Liuli.
Mendengar itu ada kehangatan yang mengalir di hati Guang Manyue, tanpa sadar setetes air mata jatuh ke pipinya.
"Trimakasih Xiao Li ..kau baik sekali.." Ucap Guang Manyue haru .
"Itu memang sudah kewajiban hamba membantu Anda Tuan..." Ucap mahluk kecil itu sambil melayang mendekati Guang Manyue. Lalu mengusap air mata di pipi gadis itu.
"Jangan menangis tuan.. Hamba milik anda, dan hamba juga harus membantu dan menjaga anda. Sekarang lebih baik anda meminum pil ramuan ini. Setelah itu anda mulai ber kultivasi.." Ucap mahluk kecil itu.
"Baik.. Aku akan melakukannya. dan kau bisa beristirahat. aku tahu kekuatanmu melemah..." ucap Guang Manyue lembut. dia mengucap kepala kecil yang terbang di depannya. Setelah itu dengan segera Manyue mengambil satu pil ramuan yang Liuli berikan. Dan dengan segera memasukkan pil tersebut kedalam mulutnya. Lalu dia segera duduk untuk ber kultivasi.
Saat Pil ramuan mulai meleleh di mulutnya dan mengalir masuk kedalam tubuhnya, Manyue merasakan aliran hangat mengalir masuk kedalam tubuhnya dan menyebar dengan cepat keseluruhan tubuh . Dengan segera aliran hangat tersebut berubah menjadi sebuah kekuatan yang memudahkan dia dengan cepat menyerap kekuatan Qi di sekitarnya. Energi Qi yang berada di sekitarnya , seolah tersedot dan mengalir deras kedalam tubuh Guang Manyue . Dengan kekuatan yang dia miliki, Guang Manyue memurnikan kekuatan tersebut di dalam Den tuannya. Dia melihat di dalam Dentiannya kekuatan tersebut sampai meluah tak terbendung . Tak butuh waktu lama Guang Manyue merasakan kalau dia akan mengalami terobosan. Dengan perasaan gembira dan penuh semangat dia menyerap Kekuatan yang mengalir deras kedalam Dentiannya. Tak berapa lama
Boom...
Boom..
Kekuatan besar meledak dalam tubuh Guang Manyue. Dia mengalami terobosan dan naik level kembali. Namun dia masih merasakan kalau kekuatan di dalam tubuhnya masih mengalir deras. membuat dia tetap duduk tenang melanjutkan berkultivasi. Tanpa sadar Manyue berada di dalam Dunia Kecil sudah beberapa hari, tanpa perduli keadaan Di luar. yang memang masih dalam keadaan malam hari. dan masih dalam waktu semalam saja. . Karena dia tahu kalau lima hari di dalam ruang Dunia Kecil hanyalah satu hari di luar sana. Mengingat semua itu membuat dia tak cemas tinggal di dalam Dunia kecil selama beberapa hari . Tanpa terasa Dia kini sudah berada di tahap dasar Kultivasi tingkat delapan . Guang Manyue menghela nafas lega saat merasakan tubuhnya semakin kuat . hanya dalam beberapa hari saja kekuatannya dalam berkultivasi di Dunia kecil meningkat dengan cepat. Melihat kekuatan yang Manyue miliki , Peri Liuli terlihat sangat gembira.
" Benar- benar manusia jenius Kultivasi, bagaimana bisa dengan sangat cepat dia maju di tahan dasar level delapan hanya butuh waktu tak sampai satu bulan saja. Sedangkan manusia lain butuh waktu bertahun-tahun untuk naik level . sedangkan dia hanya butuh beberapa hari untuk naik level demi level dengan sangat cepat. Sepertinya Kaisar Langit memberiku tuan yang terbaik di Dunia Ini.. Apakah kedatangan tuanku sekarang adalah hadiah yang beliau berikan padaku karena kesabaranku dalam menunggu...? sekarang Hukuman ini ku rasakan sangat indah saat mendapatkan tuan seperti Dia . Walaupun aku tak berharap banyak, tapi Siapa tahu kelak aku bisa melihat kaumku kembali..." Ucap Liuli dengan wajah kagum dan gembira.
Setelah lebih dari lima hari berada di dalam Dunia kecil, barulah Manyue keluar dari sana. Dia kini merasakan kekuatan yang sangat besar berada di dalam tubuhnya . Kini dia merasakan tubuh nya terasa ringan. Lima panca indranya lebih peka dia rasakan . yang tidak dia sadari adalah, wajahnya kini semakin cantik, kulit putih halus bagai giok, bibir kecilnya semakin merah merekah. Tanpa memakai pewarna bibir, bibirnya terlihat sangat merah. Matanya hitam kebiruan tenang bagai Danau penuh misteri. Rambutnya hitam panjang bercahaya. Membuat siapapun jika melihat wajahnya , pasti enggan untuk memalingkan muka. Ternyata di dalam Rumah kecilnya, ada gaun sederhana yang Guang Manyue temukan di kamar yang di siapkan oleh Xiao Li.
"Xaio Li.. gaun siapa ini..?" tanya Guang Manyue saat melihat gaun sederhana di atas pembaringan.
Hamba yang membawa gaun itu untuk anda Tuan..." jawab Xiao Li.
"Kau yang Membuat gaun ini..!" tanya Guang Manyue.
"He he he. benar Tuan.. gaun sederhana ini benda artefak yang bisa Anda pakai. gaun ini akan memudahkan Anda bergerak. tapi juga melindungi Anda dari senjata tajam. gaun ini merupakan benda artefak tingkat sembilan yang sulit manusia dapatkan. jika di luar sana, Anda bisa menggunakan sebagai pelapis dalam baju yang Anda pakai. hamba membuatkan tiga gaun khusus untuk anda..namun tingkatannya tidak sama. dua lainnya berada di tingkat tuju dan delapan.. " ucap Xiao Li dengan wajah terlihat malu menggemaskan. Guang Manyue bukannya i gin tertawa melihat gadis kecil itu, tapi perasaan haru melanda hatinya
"Trimakasih Xiao Li.. kau memang yang terbaik..ucap Guang Manyue sambil mengucap kepala kecil itu dengan lembut. " setelah mandi dan ganti baju, Guang Manyue segera kembali ke dunia nyata. Setelah berada kembali di ruang kamar tidurnya, ternyata hari sudah agak siang. Cahaya matahari terlihat masuk kedalam kamarnya melalui cela Jendela. Dengan segera dia turun dari pembaringan dan keluar dari kamarnya . Ansi yang kebetulan berada di depan kamarnya sedang membersihkan ruangan, segera menoleh kearah pintu kamar sang majikan saat mendengar pintu kamar terbuka. Namun saat melihat wajah Sang Nona yang lupa memakai cadar, , terdengar seruan kecil dari mulutnya. Reaksi Ansi Tentu saja membuat Manyue kaget.
"Ada apa An ? " Tanya Manyue dengan wajah heran.
" Nona.. Wajah Anda... " Ucap Ansi yang semula kaget kini berubah bahagia .
" Wajahku..? Kenapa dengar wajahku An...? " Tanya Manyue keheranan .
"Nona.. Apakah Anda tidak melihat cermin saat keluar tadi. ? " Tanya Ansi.
"Tidak.. Aku tadi langsung keluar . " Jawab Manyue.
"Pantas...Kalau begitu kita masuk kedalam kamar anda lagi.. " Ucap gadis itu dengan wajah gembira.
"Memangnya ada apa dengan wajahku...? " Tanya Manyue penasaran . Tanpa menjawab Ansi menyeret sang Nona masuk ke dalam kamarnya kembali. Dan Ansi membawa Manyue kedepan cermin yang ada di kamar gadis itu.
"Nona..Lihat wajah dan tubuh anda sekarang..." Ucap gadis itu gembira .
"Memangnya ada apa dengan wajah dan tubuh ku.." Ucap Guang Manyue. Dan saat Manyue menatap pantulan wajah di dalam cermin, ,dia sangat kaget dan tak percaya . sebab di dalam cermin terlihat gadis yang begitu cantik dan lembut terlihat sedang menatap padanya. Tanpa sadar mulutnya ternganga tak percaya . tak lama dia tersadar.
" An.. Ini aku. ? " Tanya Manyue menatap wajah gadis di dalam cermin . Walaupun tak terlalu jelas , tapi dia masih bisa dengan jelas melihat wajah gadis di dalam cermin . Dia bisa melihat kalau wajah Gadis di dalam cermin selain wajahnya cantik, tubuh gadis itu terlihat berisi dan sangat putih berkilau. Benar- benar tubuh yang sangat indah
" Tentu saja Nona.. Apakah sejak anda bangun dari tidur , anda tidak menyadari perubahan tubuh anda sendiri " Seru Ansi dengan gembira. Manyue tak percaya dengan penglihatannya. Tanpa sadar dia mencubit lengannya
" Aauuu.. " Serunya kesakitan. Merasakan sakit karen cubitan, Manyue sadar kali ini Ternyata dia tidak sedang bermimpi. Gadis di dalam cermin itu memang jelas dirinya. Dan kini Dia sudah berubah. Wajah yang semula sudah berubah setelah racun di dalam tubuhnya hilang, kini wajah itu malah semakin berubah banyak. Perubahan tubuh dan wajahnya, benar- benar membuat dia kaget bukan main.
(Apakah ini karena aku mengalami banyak terobosan, atau kekuatan di dalam ruang Dunia kecil menghilangkan bayak kotoran di tubuhku) ucapnya dalam hati. Namun aku masih bisa melihat, di wajah lembut itu memiliki sepasang mata yang indah namun terlihat dingin dan tegas . Mata milikku di jaman modern dulu
wajah ini , wajah milikku di masa lalu, Tapi terlihat lebih tegas, Anggun dan lebih cantik. Wajah polos tanpa sentuhan kosmetik jaman modern. Kenapa tubuh ini menjadi seperti ini...? atau... Apakah semua ini karena mata air suci dan buah merah..? Atau karena aku sudah bisa berkultivasi dan mengalami terobosan ..? Atau karena pengaruh ruang Dunia kecil..? Ck.. Kalau seperti ini siapa pun pasti akan merasakan gembira. mendapatkan Jackpot seindah ini . Dan akupun sangat suka menerimanya ..Mungkinkah ini hadiah dari Dewa untukku. .?) Ucap Manyue dalam hati.
" Benar apa yang anda katakan tuan...Semua perubahan yang terjadi pada anda karena air suci dan juga buah dari daun perak . Serta pengaruh kultivasi yang anda lakukan . Peningkatan kekuatan di dalam tubuh anda, memperlancar dan membersihkan racun serta kotoran yang ada di tubuh anda. . Dasarnya memang anda Cantik. Namun karena perawatan dari air Suci, membuat kecantikan anda bertambah ..." Ucap Liuli menjelaskan dari Dunia kecil.
" Dan anda perlu tahu.. Ternyata peningkatan kekuatan anda, membuat perubahan di dalam Ruang Dunia kecil. Hamba baru menyadari, kalau Ruang Dunia kecil semakin bertambah luas Dan banyak tumbuhan tanaman obat langka tumbuh di dalam Ruang Dunia kecil. " Lanjut Liuli dengan gembira.
" Benarkah..?" Seru Manyue tak percaya.
"Benar tuan... Hamba tidak menyangkal kalau kekuatan yang Anda miliki , ternyata bisa mempengaruhi keadaan tempat ini. Selamat tuan.. Sekarang Kita memiliki bermacam tanaman obat di ruangan kita sendiri.. Walaupun masih banyak tanaman obat yang belum kita miliki..." Jawab Liuli lagi . Ingin rasanya Guang Manyue segera kembali Ke dunia kecil . Tapi sekarang ini mana bisa Dia melakukannya. Karena ada Ansi bersama Dia.
Setelah mengagumi wajahnya beberapa saat lagi, Manyue mengajak Ansi keluar dari kamarnya. Tidak lupa dia memakai cadar yang mereka buat.
"An.. Apakah tadi pagi gadis itu tidak datang kemari..? " Tanya Manyue sambil berjalan keluar rumah. Yang di maksud Guang Manyun tentu saja Ansi tahu . Gadis yang Di maksud Guang Manyun adakah Feng Li Nan.
"Tidak ada Nina hanya saja pagi tadi pelayan nyonya besar datang kemari . beliau meminta Anda untuk datang makan siang di rumah utama. Katanya sekaligus ingin menunjukkan rumah kediaman taman Anggrek. Dan juga ada pelayan dari kediaman nyonya tua . Dia berkata kalau nyonya tua meminta Anda untuk datang ke taman indah, pagi ini "Ucap Ansi.
" Pelayanan Nenek...? Kalau begitu ayo kita pergi kekediaman Nenek. Mungkin ada sesuatu yang ingin Nenek bicarakan denganku ..." Ucap Manyue .
"Baik Nona, Mari kita pergi ke tempat Nyonya Tua .. " Mereka pun segera berjalan menuju rumah indah kediaman Nyonya Li.
Tapi seingat Manyue, di dalam buku cerita sang Nenek saat ini sedang sakit . Beliau sakit sejak kemarin . Karena itulah nyonya tua Feng memanggil Guang Manyue . Di dalam buku di ceritakan kalau Manyue jarang ke tempat sang Nenek karena di larang oleh nyonya Besar Lu . Dan semua itu selalu karena hasutan Feng Li Nan .
Sebenarnya Nyonya Li tahu akan hal itu. Namun Karena takut Guang Manyue di belakang Dia akan mendapatkan masalah lebih besar lagi dan semakin mendapatkan tekanan dari ibunya . Membuat Nyonya Li diam saja. Dia tidak mempermasalahkan saat Man yue jarang datang ketempat nya. Hanya saat Dia rindu dan ingin bertemu gadis itu, Dia akan memanggil gadis itu untuk datang ke tempatnya secara diam-diam. Karena sikap sang Nenek tersebut, memberi cela pada Feng Li Nan untuk menyakiti dan memfitnah Guang Manyue .
udahan dulu ya. aku lanjut esok hari
Bersambung.