NovelToon NovelToon
Terbuang,Kembali Bersama Kemewahan

Terbuang,Kembali Bersama Kemewahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Duda
Popularitas:576
Nilai: 5
Nama Author: lisxone

Ayu Gendhis Prameswari, terjebak dalam lingkaran pernikahan yang toksik. Memiliki suami yang pelit, suka menggoda wanita. Mertua yang selalu menyalahkan dirinya, karena di matanya Ayu bukanlah menantu idaman. Dan penderitaan Ayu pun semakin menjadi-jadi ketika Mas Bayu, suami Ayu, tertangkap basah selingkuh, namun parahnya, Ayu malah diusir dari rumah. Dia benci dan dendam pada Mas Bayu dan keluarganya dan bersumpah akan membalas semua perbuatannya dengan kesuksesannya.. Dan Tuhan mendengar doa wanita teraniaya. Dipertemukanlah Ayu dengan duda tampan, kaya raya bernama Alvin Sebastian Stelle.. Dia akhirnya mampu memikat hati duda kaya itu. Setelah menikah Ayu seakan bertransformasi menjadi wanita berkelas. Namun ternyata di pernikahannya dengan Alvin pun banyak terjadi konflik keluarga yang ternyata tidak kalah toksik. Namun kali ini Alvin selalu membela Ayu di antara gempuran masalah yang selalu menghadang mereka. Akankah Ayu akan bisa melewati ujian hidupnya kali ini? Ataukah juga akan berakhir seperti pernikahannya dulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lisxone, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal Pertemuan & Kontrak Kerja

Cerita di mulai..

Aku yang masih terpesona oleh ketampanan laki laki yang ada di hadapanku itu, hingga aku pun sampai tidak sadar bahwa aku di ajak berbicara olehnya..

"Kamu siapa? " Tanyanya kembali hingga membangunkanku dari lamunanku akan ketampananya. seketika itu aku tundukkan padanganku padanya..

"Aku asisten rumah tangga baru disini tuan." Kataku sambil memunduk..

"Apa! "

Dia lalu nampak berjalan ke dapur.

"Bibi" Teriak laki laki bernama Alvin itu..

Dia berjalan cepat, akupun berjalan cepat juga di belakangnya..

"Wah, dia sepertinya marah " Gerutuku dalam hati..

"Iya tuan" Jawab tante angel..

"Apa maksud ini" Kata Alvin sembari menunjuk ke arahku..

"Tuan, tuan kan kemarin bilang,

aku boleh pulang jika aku sudah menemukan penggantiku sesuai selera tuan, dia bisa menggantikanku disini tuan. "

"Tidak, aku tidak mengijinkamu untuk pergi dari sini! " Bentaknya..

"Tuan, mohon pengertiannya, suami bibi di kampung menginginkan bibi pulang, aku juga sudah ingin istirahat dan menikmati hari tua bersama anak cucu. "

"Lalu jika kamu pergi, bagaimana denganku? "

"Tuan" Kata tante lirih dengan airmatanya yang menetes..

Sungguh percakapan dua insan manusia di hadapanku itu membuat bergetar hatiku, mereka berdua sama sama tulus saling menyayangi, bahkan mungkin Alvin sudah mengganggap tante angel seperti ibunya sendiri, hingga dia seperti takut kehilangan sosok ibu untuk kedua kalinya..

"Siapa nama kamu? " Tanya tuan Alvin padaku..

Aku dan dia sekarang berada di ruang kerja alvin.

"Ayu gendhis prameswari tuan"

"Kamu masih muda, dan juga aku lihat kamu seperti orang yang berada, apa tidak salah jika kamu melamar menjadi asisten rumah tangga disini? "

"Saya butuh pekerjaan, mungkin cuma ini yang bisa aku kerjakan karena ijazah ku cuma SMP"

Dia terdiam sambil melihat ke arahku..

"Jika kamu kerja disini kamu akan sendiri di sini "

"Iya tuan, apapun persyaratan yang saya tidak akan keberatan, saya butuh pekerjaaan ini. "

"Sebelum tante angel pulang, tolong pelajari semua yang harus kamu pelajari sebaik mungkin, aku tidak suka kesalahan sedikitpun, aku tidak suka kotor, aku suka keheningan, dan yang paling penting, Mulai kamu menadatangani kontrak kerja disini, hidupmu sepenuhnya milikku, duniamu hanya ada di rumah ini, semua yang kamu dengar dan kamu lihat di sini tidak boleh sampai keluar.. Apapun itu, bahkan kamu tidak boleh bercerita kepada siapapun kalau kamu bekerja dengan Alvin sebastian. Semua menjadi rahasia yang harus kamu jaga, sebagai gantinya, akan ku beri semua fasilitas premium walau kamu hanya sebatas asisten rumah tangga. "

"Apapun itu saya setuju tuan, karena saya butuh pekerjaan ini dan juga saya disini juga tidak mempunyai sanak saudara, jadi saya tidak keberatan untuk tinggal disini. "

"Bagus, jika kamu berani melanggar ada konsekwesi yang harus kamu tanggung. "

"Apa itu tuan? "

"Pembayaran denda semua yang telah aku berikan padamu.. "

Aku terbebelalak mendengar konsekwensinya..

"Tapi tuan? Jika di tengah jalan saya ingin mundur bagaimana? "

"Daripada kamu tidak yakin dengan keputusanmu, pergilah sekarang. "

"Tapi tuan.. "

"Tidak tapi tapi.. Bersedia silahkan bekerja di sini, tidak maka keluarlah sekarang" Jawabnya ketus..

Tok tok tok..

Pintu ruang kerja di ketuk..

"Tuan, makan malam sudah siap. "

"Baiklah aku akan segera kesana, "

"Oya untuk kamu ayu, aku kasih waktu sampai besok pagi, jika kamu tidak bersedia pergilah sebelum aku bangun, namun jika kamu bersedia mulailah bekerja sebelum aku bangun. Satu lagi.. Aku suka pegawai yang rapi, bersih, wangi karena aku harus menjamin semua makanan yang kamu buat steril.. "

Dan percakapan kami berakhir disana, dengan aku sendiri mulai bimbang, sepertinya kerja dengan dia sungguh harus perfect tanpa ada kesalahan. Dan yang paling membuatku bimbang, sebenarnya ada rahasia apa yang dia sembunyikan hingga akupun harus menyembunyikan identitas majikanku sendiri. Namun aku butuh oekerjaan ini, dengan gaji besar dan fasilitas seperti itu, mungkin dengan cepat aku bisa mengumpulkan uang untuk menebus angelica dan juga membangun rumah untuk kami tempati bersama..

Pukul 3.30 seperti biasa aku terbangun, dan ternyata ketika aku bsrjalan ke dapur, tante angel juga telah terbangun..

"Selamat pagi tante. " Sapaku.. Namun aku lihat tante angel sudah rapi dengan pakaian ala asisten rumah tangga berkelas..

Memakai baju hem berwarna pink dan juga celana panjang yang senada. Rambut di sanggul hingga dia terlihat sangat rapi. Jujur walaupun dia sudah beruemur, namun aura kecantikanya tidak bisa dia sembunyikan..

"Segera mandi dan pakai pakaian yang sudah tante siapkan itu" Kata tante angel sembari menunjuk pakaian yang tergeletak di atas meja makan.

"Baik tante"

Akupun segera mengambil pakaian itu dan segera ke kamar dan mandi. Jika kalian tahu, kamar untuk asisten rumah tangga di sini juga sangat mewah. Di kamar di lengkapi televiai berkuran 32inc.AC..dan kamar mandi juga ada water hiter.. Dah lah seperti di hotel bintang 4...

Setelah aku selesai mandi. Aku segera memakai baju yang tadi.

Ternyata baju itu persis seperti punya tante angel tadi, tapi cuma punyaku bawahannya rok di atas lutut hingga membuat kaki jenjang ku terlihat..

Setelah aku memakainya aku malah seprti pramugari bukan seperti asisten rumah tangga. Akupun segera memoles akan sedikit make up agar wajahku tidak terlalu pucat dan tidak lupa aku memakai parfum..

"Huh.. Apa jadi pembantu orang kaya tu seribet ini ya. " Gerutu ku dalam hati..

Setelah selesai aku segera keluar dan menyusul tante angel di dapur..

"Tante" Panggil ku dan tante angel pun menoleh ke arahku..

"Waw.. Kamu cantik sekali memakai itu.. "

"Terima kasih tante.. "

Dan memang aku terlihat sangat cantik dan seksi.. Hahahaha.. Ini pemikiranku saja lo..

"Apakah kamu ada keturunan Tionghoa? "

"Tidak tante, tapi memang seluruh keuragaku bepikmen kulit putih.. "

Kring...

Telfon di dapur berbunyi..

"Hallo tuan" Kata tante angel mengangkat telfon..

"Baik, tunggu sebentar.. "

Tante angel menutup telfon ya..

"Tolong antar air putih ke ruang olahraga tuan Alvin" Perintah tante angel..

"Baik tante"

Akupun segera membawa sebotol air mineral dingin ke ruang olargara yang berada di belakang rumah..

Aku berjalan menuju ke ruang olahraga yang memang cukup jauh karena berada belakang rumah di pinggir kolam renang..

Sampai beberapa saat akupun tiba di sana, akupun segera masuk ke dalam ketika tuan Alvin sedang joging memakai tradmill.

Dari jauh aku melihat tubuh tuan Alvin yang berkeringat menambah kesan seksi, aku yang terbiasa melihat tubuh mas bayu yang mempunyai perut agak membuncit, sekarang di suguhkan cowok dengan tubuh altetis, perut sixpack, wajah tampan, kaya raya membuat keimananku mulai goyah. Aku hanya wanita biasa yang normal kagum melihat ciptaanNya yang hampir sempurna itu.

"Wahhhh... Nikmat Tuhan mana yang kau dustakan. " Kata ku sambil tersenyum cengngengesan melihat pemandangan indah tersebut..

Aku berjalan mendekat..

"Tuan ini minumnya" Kataku sambil memberikan air mineral itu padanya..

Namun ketika dia melihatku, dia seakan membisu dan melihatku dengan seksama, entah apa yang sedang dia fikirkan, namun sepertinya dia terpesona oleh kecantikanku.. Semoga hahahaha....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!