Aira Anastasia mengalami kecelakaan dan begitu ia bangun,ia terbangun di tubuh antagonis yang akan mati tragis,dan memiliki nama yang sama dengannya,akankah Aira bisa menghindari nasib nya??ataukah ia justru akan mati untuk kedua kalinya??
nantikan kelanjutan kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riri Aira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
curiga
Suasana kembali tenang di SMA pelangi,kejadian yang menyangkut Anita,dan membuat gempar sekolah,kini keadaan sudah kembali kondusif,pelajaran pun sudah berlangsung Dnegan baik,
Aira menikmati suasana yang tenang,namun ia sangat yakin kalau Anita tak akan berhenti begitu saja,
Dia pasti akan melakukan segala acara untuk membalas dendam padanya,
[hah gue gak nyangka kalau novelnya bakal hancur lebur kayak gini,dan yang paling bikin gue penasaran adalah sosok misterius yang saat itu, sampai saat ini gue belum tau siapa dia,dan dari mana dia tau tentang gue]
[bagaimana kalau dia bicara hal-hal kayak gini Sama Fatih??apa Fatih masih akan tetap mencintai gue ??atau justru akan membuang gue begitu saja??]
Fikiran Aira kacau balau saat ini,bahkan penjelasan gurunya pun tidak masuk ke dalam otak nya,saat ini ia hanya ingin segera pulang,dan mencari tau siapa sosok itu,
Jangan sampai dia mengacaukan hidup nya yang sudah baik ini,
"siapa dia sebenarnya??"gumam Aira lirih
"Aira Wijaya keluar!!!"teriak pak Anton keras membuat Aira terlonjak kaget dari lamunannya,
Karena memang salah ia keluar Dnegan langkah tenang,duduk di bangku panjang depan kelas,
"kenapa di luar??"tanya Fatih lembut duduk di samping gadisnya
"di hukum gara-gara melamun"sahut Aira jujur
"kenapa melamun??"tanya Fatih lagi
"lagi mikirin siapa yang waktu itu hadang aku,ucapannya aneh jadi gak bisa di lupain begitu saja"sahut Aira jujur
Mendengar itu Fatih mengepal kan tangan erat ,tubuhnya kaku dan gugup, bagaimana pun ia tau apa yang di ucapkan orang itu,dan dimana keberadaan nya,
namun ia tak akan sanggup melepaskan Aira,sehingga ia terus mengurung gadis itu disisinya
ia tidak ingin kehilangannya lagi,untuk itu kali ini ia bersikap egois demi dirinya sendiri,
dia tidak akan perduli lagi pada nasib orang lain,dia berjanji akan membahagiakan Aira bagiamana pun caranya,
Dia tidak perduli itu Aira Wijaya atau bukan,baginya gadis itu adalah miliknya,
Selama gadis itu ada di samping nya maka ia rela menentang seluruh dunia ini,dirinya tau kalau selama ini mereka hidup di dalam buku,dan takdir mereka sesuai Dnegan kehendak penulis nya,
Tapi satu hal membuat nya bisa lepas dari kendali itu,dan melawannya,meskipun ia kehilangan banyak hal,asal bisa membuat gadis itu kembali maka semuanya sepadan,
"kak Fatih kenapa kok bengong??"tanya Aira lembut membuyarkan lamunan Fatih
"gak papa cuma lagi cari cara buat cari dia"gumam Fatih berusaha tetap tenang,
"oh ya kak kakak udah nemuin tempat Anita sembunyi belum??"tanya Aira mengalihkan pembicaraan
"sudah "sahut Fatih tenang
[kenapa sama kak Fatih??apa yang dia sembunyikan dari gue??kok kayak gugup gitu]
"kak hemm anterin aku tuk ke kantin laper banget,tapi takut di hukum sama pak Anton"ucap Aira manja
keduanya berjalan beriringan ke kantin,suasana sepi karena memang masih jam pelajaran,sehingga tidak ada yang melihat keduanya berjalan bersama,
Begitu sampai di kantin,Aira memesan makanan Dnegan ceria,
"kakak masih ada kerjaan gak??"tanya Aira di sela makannya
"kenapa mau jalan??"tanya Fatih lembut menatap kearah gadisnya yang sibuk makan
"engak kak aku mau minta tolong anterin ke pinggiran kota"ucap Aira santai
"oh mau ngapain??"tanya Fatih heran
"mau ngunjungi teman lama"sahut Aira tenang.........