NovelToon NovelToon
Diacuhkan Dokter Eh Dikejar Direktur Rumah Sakitnya

Diacuhkan Dokter Eh Dikejar Direktur Rumah Sakitnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Abu

Adera mencintai Ezra selama dua tahun, tapi cintanya diremehkan dan ditolak mentah-mentah. Saat hatinya mati dan ia memilih fokus pada diri sendiri, Ezra justru menyesal dan panik.

Namun terlambat, karena kini hadir Damar pria yang jauh lebih sempurna yang ternyata adalah calon suaminya.

Akankah Damar mampu menghidupkan kembali rasa cinta Adera yang bertekad untuk tidak jatuh cinta lagi?

Simak kisah cinta mereka bertiga, di novel ini akan disuguhi komedi yang lucu agar tidak terlalu mengantuk ketika membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Abu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 10

Suasana di dalam ruangan masih dipenuhi rasa kaget, bingung, dan antusiasme yang meledak-ledak.

“Ma, Pa? Kok kalian tidak pernah membahas ini sama aku sekali pun? Emang beneran ya?” tanya Adera lagi, matanya membelalak lebar memastikan pendengarannya tidak salah dengar.

“Itu benar, Sayang,” jawab Mama Adera lembut namun tegas.

“Kami berharap kalian berdua bisa saling mengenal lebih dekat, tapi kami juga tidak akan memaksa apabila di kemudian hari kalian merasa tidak cocok atau tidak saling menyukai,” ucap Tante Sinta dengan senyum hangat dan bijaksana.

“Ah Nyonya Sinta jangan berputus asa gitu dong. Mama yakin banget kalau Nak Damar pasti akan menyukai Adera kita,” sahut Mama Adera tiba-tiba, membuat semua orang termasuk Adera terkejut setengah mati.

“Mama?” seru Adera bingung, tak menyangka ibunya seantusias ini.

Sementara itu, Denial hanya diam mematung di sudut ruangan. Dia sebenarnya ingin berbicara dan protes, tapi dia tahan kuat-kuat. Mengingat yang hadir adalah orang tua Damar, pemilik rumah sakit tempatnya bekerja, dia tidak bisa bersikap sembarangan.

Adera terdiam memandangi ujung selimutnya. Hatinya berdebar aneh, campur aduk antara bingung, kaget, dan ada rasa penasaran yang tak bisa dijelaskan.

Damar...

Nama yang asing di telinganya, tapi terdengar begitu gagah dan tegas. Seorang dokter misterius, jenius, dan anak pemilik rumah sakit megah ini. Dan dia... adalah calon suaminya?

“Baiklah, karena Adera masih butuh banyak istirahat, kami tidak akan berlama-lama di sini,” kata Om Rendra sambil berdiri tegak dengan wibawa yang luar biasa. “Kami pamit dulu. Nanti... kalau waktunya sudah tepat dan Adera sudah lebih sehat, Damar pasti akan datang menemui kalian secara langsung.”

“Terima kasih banyak ya Tuan Rendra dan Nyonya Sinta sudah datang,” ucap Papa Adera mengantar mereka keluar dengan penuh hormat.

Setelah kedua pasangan pemilik rumah sakit itu keluar, suasana yang tegang seketika mencair dan berubah menjadi heboh. Nindy yang tadi menahan napas karena gugup langsung melompat mendekati ranjang Adera dengan mata berbinar-binar seperti bintang.

“GILA DER!!!” seru Nindy setengah berbisik tapi suaranya penuh kegembiraan. “Calon suami lo anak pemilik RS ini?! Dan dia juga seorang dokter wkwk?! Wah, level lo naik drastis banget dong! Jauh banget lah sama si Ezra yang sombong dan nggak tau diri itu!”

Adera masih menggeleng-gelengkan kepala, belum sepenuhnya percaya dengan kenyataan yang baru saja dia terima.

“Bisa diem gak sih lo, Nin?” ucap Adera sambil tersenyum kecut, pipinya sedikit memerah karena malu.

“Dari namanya sih kayaknya keren banget deh! Seketika gue langsung membayangkan sosoknya kayak Damar Wulan di film! Gagah dan berwibawa!” celetuk Nindy sambil berimajinasi liar, membuat Adera akhirnya tertawa kecil melepaskan ketegangan.

“Bisa-bisanya lo nyampe ke Damar Wulan sih?” kata Adera geleng-geleng kepala.

“Ya kan! Bayangin aja, Dokter Damar Wulan pemilik RS Adisakti. Nama mamanya Sinta, tapi kenapa papanya bukan Rama gitu malah ke Rendra ya?,” jelas Nindy dengan logika uniknya, membuat suasana jadi lebih cair.

"Ya karena mereka berdua bukan titisan dewa Wishnu dan Dewi Laksmi" celetuk Adera.

"Iya juga sih" Ujar Nindy.

Denial pun akhirnya izin untuk kembali bertugas, karena hari ini gilirannya piket.

Di luar ruangan...

Di sudut koridor yang agak sepi dan remang-remang, Ezra berdiri mematung seperti patung.

Wajahnya pucat pasi, jauh lebih pucat dari pasien mana pun. Keringat dingin mulai membasahi pelipisnya dan menetes perlahan di pipi. Tangannya mengepal sangat kuat di samping tubuhnya, gemetar hebat menahan emosi yang meledak-ledak.

Semua percakapan tadi terdengar jelas di telinganya. Sangat jelas.

Damar... Dokter Damar...

Ezra tahu nama itu. Sangat tahu. Bahkan dia pun harus menunduk hormat jika nama itu disebut.

Damar bukan sekadar anak orang kaya. Damar adalah legenda hidup di rumah sakit itu. Seorang dokter jenius yang kedudukannya jauh di atas Ezra, bahkan di atas semua dokter muda lainnya. Sosok yang dingin, berkuasa, dan jika dia menginginkan sesuatu, tidak ada satu pun yang bisa menahannya.

Dan sekarang... Adera, gadis yang dia sia-siakan, gadis yang dia tolak mentah-mentah, gadis yang dia anggap cuma pengganggu... ternyata adalah calon istri dari pria sehebat itu?!

Rasa penyesalan itu kini bukan lagi sekadar sakit hati. Ini adalah rasa hancur yang totalitas. Hancur lebur sampai ke tulang.

Dia membayangkan sosok Damar yang dingin dan sempurna itu berdiri di samping Adera. Membayangkan bagaimana Damar akan menjaga Adera dengan segala kemampuan dan kekuasaannya. Membayangkan bagaimana Adera akan tersenyum bahagia di samping orang yang jauh lebih pantas memilikinya.

“Gue bodoh... gue benar-benar bodoh...” bisik Ezra parau, suaranya pecah dan bergetar. Dia menunduk dalam, air mata kepedihan dan penyesalan akhirnya tak terbendung jatuh membasahi lantai koridor. Dadanya sesak sekali rasanya, seakan ada batu besar menimpanya.

Bayang-bayang sosok Damar yang belum bahkan pernah dia lihat wujud aslinya, sudah berhasil membuatnya merasa kalah telak, dan tak berdaya sama sekali.

1
Perempuan
Alurnya bagus, gak menoton. Ada lucu²nya. Semangat update ya Thor biar pembaca tetap ingat alur ceritanya
Perempuan
lanjut Thor 👍👍
Alvi
bagus . semangat terus 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!