Hai hai hai ini karya kedua Author ya.
Menceritakan seorang perempuan yang sangat dingin dan datar jika dengan orang yang baru di kenalnya, tetapi jika dengan keluarga dan orang terdekat nya dia ramah dan juga jail.
Ada suatu kejadian sehingga membuat dia menjadi gadis yang sangat dingin dan datar.
Kejadian di mana saat seseorang yang sudah di anggap first love olehnya pergi tanpa pamit dengannya sehingga membuat dia menjadi gadis yang tidak pernah ingin berhubungan dengan laki laki manapun selain Daddy dan Abangnya.
Namun dia dan Sahabatnya memiliki sifat yang bar bar dan juga tomboi, suka tawuran sehingga membuat mereka berkali kali di keluarkan dari sekolah, namun tidak membuat mereka jera.
Mereka bertiga memiliki hobi yang sama, yaitu Tawuran, Berantem dan juga Balapan, bukan karena apa, tapi semua itu hanya sekedar untuk permainan mereka saat mereka bosan.
Apakah Adiba Shakilla Atmarini Rahardian di pertemukan dengan seseorang yang sudah di anggap firs love nya itu ??
Bagaimana cerita selanjutnya ? Yuk kita ikuti ceritanya ❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maulida_ap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BG_Eps 10
Saat ini Killa sudah berada di kantin, dia hanya duduk tanpa ingin memesan makanan, karena dia masih kenyang.
Kiya dan Gita mengikuti Killa yang pergi ke kantin.
" Killa " panggil Kiya.
" Hm " sahut Killa
" Lu ga pesan makanan ?" tanya Kiya.
" Engga " jawab Killa singkat.
" Kenapa ?" tanya Kiya lagi.
" Gw masih kenyang " jawab Killa.
" Kalo gitu gw pesan minuman sama cemilan aja ya, buat kita ngemil " ucap Gita.
" Boleh " jawab Kiya di angguki Killa.
" Oke, gw pesan dulu " ucap Gita berdiri dari bangkunya dan pergi untuk memesan minuman dan beberapa cemilan untuk mereka bertiga.
Saat Gita pergi Kiya memulai percakapan nya dengan Killa.
" Killa " panggil Kiya ragu ragu.
" Hm " jawab Killa singkat dan menatap ke arah Kiya sebentar lalu menatap ke arah handphone nya kembali.
" Maaf " ucap Kiya lirih
" Untuk ?" tanya Killa datar dan menaikkan sebelah alisnya.
" Maaf karena tadi gw maksa lu buat nyanyi di hadapan semua orang " jawab Kiya yang masih dengan posisi menunduk karena tidak ingin menatap Killa.
Killa menghela nafas panjang dan menaro handphone nya di atas meja, Killa mengangkat dagu Kiya untuk agar dia bisa melihat wajah Kiya.
Saat Killa mengangkat dagu Kiya dia kaget karena melihat Kiya yang sedang menangis.
" Astaga Kiya, lu kenapa menangis ? apa ada yang nyakitin lu ? siapa hah ? beri tau gw, biar gw kasih pelajaran dia ! " tanya Killa beruntun karena dia sangat khawatir dengan keadaan Kiya.
Walaupun Killa terlihat cuek, dingin dan datar, dia orang nya perhatian dan penyayang kepada orang terdekatnya, keluarga dan kedua sahabatnya, dia paling benci jika ada orang yang nyakitin orang terdekatnya, apalagi jika menyangkut tentang perasaan kedua sahabatnya.
" Gw engga papa Killa, gw hanya merasa bersalah karena meminta lu untuk bernyanyi di dalam kelas, gw hanya ingin menghibur lu, gw sedih lihat lu melamun terus, kita pindah ke negara kita atas perintah kedua orang tua kita, dengan alasan agar lu bisa ngelupain dia sebentar, gw dan Gita sedih melihat lu seperti ini, kami kira saat kita pindah ke sekolah ini, yaa lebih tepatnya sekolah terakhir kita, lu bakalan berubah dan engga sedih lagi, gw kangen kita yang dulu bareng bolos, suka ngerjain guru, di hukum bareng, nakal bareng, tertawa bareng, gw kangen Killa. Memangnya dia lebih berharga ya di kehidupan lu dari pada kita berdua yang sedari bayi sering bersama walaupun kita tidak mengingatnya karena kita masih bayi banget.
Kita dalem perut bersama, lahir ke dunia bersama sama walaupun kita berbeda rahim, tapi lu tau kan kita bahkan lahir ke dunia ini di tanggal,bulan dan tahun yang sama, cuman beda jam saja. kita sekolah bareng bareng, di keluarin juga bareng bareng, semenjak lu kenal sama dia saat lu kelas 3 sekolah dasar bahkan pertemuan kalian sangat singkat, lu sudah berubah ya walaupun terkadang bar bar lu keluar, tapi lu engga seperti sahabat kita berdua Killa, kita berdua kangen banget sama lu " curhat Kiya mengeluarkan semua keluh kesah yang dia pendam selama ini, bahkan sekarang air mata Kiya terus menerus keluar dari matanya.
Gita yang sedari tadi diam mendengarkan percakapan antara Killa dan Kiya ikut menangis, karena benar adanya bahwa mereka sangat kangen dengan masa masa mereka saat bersama.
Killa yang mendengar semua perkataan Kiya menjadi sangat bersalah karena selama ini dia tidak sama sekali memikirkan tentang perasaan kedua sahabatnya, bahkan dia tidak mengetahui jika kedua sahabatnya sangat merindukan dia yang dulu.
" Maafin gw karena gue udah egois, gw janji akan menjadi Killa sahabat kalian yang dulu " ucap Killa menatap kedua mata Kiya.
( Bersambung )
Tp kok penculiknya ingat saja wajah Killa kan sekarang udah gede,apa motif jya menculik Killa lagi setelah sekian lama🤔🤔🤔🤔