NovelToon NovelToon
Hidup Kembali Untuk Anakku

Hidup Kembali Untuk Anakku

Status: tamat
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Fantasi Wanita / Fantasi / Tamat
Popularitas:248.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: waya520

Rose baru sadar, ternyata selama ini dia hanya dijadikan Aurora sebagai alat untuk menghancurkan kehidupan keluarga Marcus.

Dan Sophia, anak yang selama ini dia rawat dengan cinta ternyata bukan anak kandungnya, melainkan anak kakak iparnya, wanita itu sengaja menukar anak mereka agar anaknya mendapatkan warisan keluarga Vale karena Aurora sendiri tidak memiliki hak di keluarga Vale. Sementara anak kandungnya Noah, di buang di panti asuhan oleh wanita itu, dan sialnya dia suka menyiksa anak itu karena anaknya yang diadopsi oleh keluarga kakak kandungnya.

Di ambang kematiannya dia baru tahu semua kebenaran itu, dia berdoa kepada Tuhan, meminta kesempatan kedua agar dia bisa memperbaiki semua kesalahan yang dia lakukan dan juga mencari Noah anak kandungnya dan dia berjanji untuk meninggalkan Marcus dan merawat anaknya sendiri.

Apakah Rose berhasil?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waya520, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencari Keberadaan Rose

"Hahhh." Terdengar suara helaan nafas panjang seorang pria yang akrab disapa Marcus.

Entah sudah berapa kali dia menghela nafas di ruang kerjanya. Semuanya karena Rose.

"Apa dia serius dengan ucapannya?" gumamnya masih memikirkan kalimat terakhir wanita itu sebelum keluar dari rumahnya. Apa dia sudah keterlaluan?.

Pake nanya lagi!

Drt....

Ponselnya tiba-tiba bergetar, dia meraih benda kotak itu dan mengangkat panggilan dari orang suruhannya.

"Apa sudah ketemu?" tanyanya tanpa basa-basi lagi.

"Maaf tuan, kami belum menemukan nyonya, kami sudah memeriksa seluruh hotel yang ada di daerah ini." ucap orang suruhan itu.

Marcus memijat pelipisnya yang terasa berdenyut. kemana perginya wanita itu?.

"Cari di penginapan biasa atau di manapun." perintahnya lagi lalu segera menutup panggilan itu.

Moodnya seketika hancur. Dia hanya memikirkan bagaimana jika Sophia pulang lalu anak itu tidak menemukan mama nya. Selama ini hanya Rose yang bisa menghandle tingkah Sophia yang luar biasa itu.

Kalimat cerai yang diucapkan Rose sebelum pergi membuatnya tidak fokus melakukan apapun, seharusnya dia senang kan karena sejak lama dia ingin menceraikan wanita itu tapi selalu di tolak oleh Rose sendiri, sekarang wanita itu duluan yang meminta cerai. Tapi rasanya seperti ada sesuatu yang salah.

Dia seperti tidak rela wanita itu pergi darinya.

....

Mia berjalan ke sana kemari di ruang tamu, sudah dua hari Rose tidak pulang, perasaannya jadi tidak karuan karena dia berpikir jika dirinya lah penyebab wanita itu pergi.

"Kak, mataku sakit melihatmu mondar-mandir tidak jelas didepan ku." komen Emma yang merasa terganggu dengan tingkah aneh kakaknya.

"Emma, kakak merasa bersalah karena Rose pergi dari sini?" ucap Mia yang ikut duduk di samping adiknya yang rebahan di atas sofa.

"Biarkan saja kak, mungkin dia sedang cari perhatian kak Marcus, kan selama ini dia selalu diabaikan oleh suaminya sendiri karena kehadiran mu, anggap saja itu karma nya karena dia sudah merebut kak Marcus darimu." ucap Emma santai sambil bermain dengan ponselnya, sedangkan Mia kembali diam sambil memijat kepalanya, dia benar-benar merasa bersalah tapi ucapan Emma ada benarnya juga.

Tapi disini dia sadar jika selama ini Rose tidak pernah hidup bahagia, maksudnya, wanita itu tidak pernah diterima baik oleh keluarga Marcus dan fakta yang dia baru ketahui adalah Rose yang sudah tidak dianggap anak oleh keluarganya sendiri karena perbuatannya yang tidak bermoral dulu.

Tapi dia sendiri sudah ikhlas, mau bagaimanapun Marcus sudah menikah dengan Rose dan dirinya sendiri sudah memiliki kekasih, ah maksudnya tunangan di China.

....

"AKU SUDAH MEMBAYAR MAHAL KALIAN, TAPI MENCARI SATU ORANG SAJA TIDAK BECUS." teriak Seorang pria cukup kencang hingga Catherine yang sudah ada didepan pintu kerja sang anak tersentak kaget.

Klek..

"Kenapa berteriak keras Marcus?" tanyanya yang langsung masuk dan dia terkejut saat melihat kondisi anaknya yang sangat berantakan.

Marcus terlihat seperti orang yang tidak terurus, kemejanya kusut, wajahnya terlihat kelelahan dengan mata sayu dan lingkaran hitam di bawah mata pria itu yang terlihat sangat jelas.

"Kenapa bisa seperti ini?" Catherine langsung menghampiri sang anak memeriksa wajah yang biasanya tegas itu.

grep....

Marcus memeluk ibunya dengan erat. "Bu, kenapa Rose tidak pulang, apa dia sudah menyerah?" gumam pria itu yang membuat Catherine terkejut.

"Bukannya kamu senang jika dia pergi?"

Pria itu menggelengkan kepalanya. "Aku merasa kehilangan Rose Bu, ternyata selama ini aku tidak menyadari perasaan ku sendiri, aku terlalu berpikir jika aku membencinya, hingga tanpa sadar selama ini aku terbiasa dengan kehadirannya." jujur, kepergian Rose membuatnya hampa. Dia tidak semangat lagi bekerja, dia tidak senang saat pulang karena tidak melihat wajah wanita yang biasa menyambutnya dengan senyuman manis itu.

Dia baru sadar saat sudah kehilangan istrinya.

Catherine menatap sendu Marcus yang sudah menangis dipeluknya. Jujur, sangat sulit menerima kehadiran Rose di hidupnya, sejak awal dia berpikir jika wanita itu hanya akan menghancurkan hidup anaknya dan juga menghancurkan keluarga Vale.

"Ibu, aku mau Rose kembali Bu." rancau pria itu yang terdengar seperti anak kecil yang menginginkan mainan.

Catherine mengangguk. "Nanti ibu bantu cari." dia harus memberitahu suaminya. dan dia merasa kepergian wanita itu ada sangkut-pautnya dengan dirinya.

Tuhan, dia jadi merasa bersalah.

.....

Daniel menyandarkan tubuhnya pada sang istri. Mereka kembali ke rumah saat hari sudah sore. Mereka kelelahan mencari keberadaan sang anak.

"Yah, ibu pikir Rose sedang ada masalah dengan keluarganya?, apa tidak sebaiknya kita tanya Marcus?" Usul Isabella yang diangguki Nathan.

"Mungkin selama Iki Rose tidak bahagia yah hidup dengan Marcus?" ucap pria itu.

Daniel masih diam. Dia terus memikirkan kemungkinan yang sudah terjadi. Apa benar Rose di perlakukan buruk oleh keluarga Vale.

"Yah, ibu tidak tega melihat Rose naik bis lalu makan makanan sembarangan di pinggir jalan, kita selama ini membesarkannya dengan baik, bahkan kita selalu memberikan fasilitas yang cukup bagus untuk Rose, apa selama ini dia disiksa oleh Marcus?, jika iya, kita harus mengambil Rose dari keluarga Vale." pinta Isabella yang kembali terisak, sebagai ibu dia tidak terima jika anaknya di perlakukan buruk oleh siapapun.

Seumur hidup, Rose tidak pernah dia ijinkan menyentuh pekerjaan, ataupun memasak, seingatnya anak itu memiliki pencernaan yang sensitif, Rose tidak terbiasa hidup susah, dan saat melihat anaknya naik bis sendiri lalu mengonsumsi makan sembarangan membuat dirinya hancur.

Meskipun Rose memang bersalah, tapi tidak seharusnya keluarga Vale mengusirnya. Mereka bisa mengembalikan Rose kepada keluarganya.

"Sabar Bu, besok ayah tanya Marcus." putus Daniel yang beralih memeluk istrinya.

Nathan menggenggam tangan Camila erat. Meskipun sang adik sering berbuat jahat pada mereka, tidak bisa dipungkiri bahwa dia tetap menyayangi nya.

"Kita salah karena sudah mengabaikannya." ucap Isabella yang membuat semua orang terdiam, mereka merasa ikut bersalah karena malah memutuskan hubungan keluarga dengan Rose saat mengetahui perbuatan licik Wanita itu.

.....

Mia tidak bisa terus-terusan di sini. Jadi saat sudah malam, dia sengaja keluar dari rumah Marcus, meninggalkan sang adik yang tengah tertidur pulas di atas ranjang.

"Mau kemana?" sebuah suara menghentikan langkahnya. Mia menoleh kebelakang dan dia mendapati Marcus yang berdiri sambil menatapnya tajam.

"Mencari Rose." jawabnya jujur. pria itu masih diam dan Mia berpikir jika Marcus mengijinkannya pergi.

Jadi dengan cepat dia kembali pada niat awalnya, keluar dari rumah itu menaiki mobilnya dan segera pergi.

....

"Loh Noah sudah pulang?" tanya Vira yang sudah pulang dari jualan. Gadis itu meletakan sisa jualannya di atas meja juga foto yang diberikan om om tadi.

Mata Noah membola saat melihat foto itu.

"Itu kan...."

1
fii 🤩
👍👍
Hilmiya Kasinji
Luar biasa
fii 🤩
👍👍
fii 🤩
gas lagiii
fii 🤩
🤭🤭
fii 🤩
😍😍
Evy
Pasti Rose hamil..dan Marcus yang ngidam..Bu Dinda cari cari kesempatan...gak tau diri banget..
Evy
Bu Guru mau jadi ulat bulu...
Evy
Kenapa hanya ingat ultah Shopia... ultah Noah kan sama... mereka lahir dihari yang sama...
Evy
kok tidak naik jet pribadi...kan...Horang kaya ..
Evy
Kenapa anak anak kamarnya tidak terpisah... mereka kan sudah remaja..beda gender lagi..
fii 🤩
semangat kakk 💪💪💪
Evy
Harusnya pas keluar rumah sudah ada persiapan yang matang... keluarga Sultan... setidaknya bwa uang dan perhiasan yang banyak bir bisa hidup nyaman...
fii 🤩
👍👍
fii 🤩
👣👣
bakpao
/Good/
Fahreziy
👣👣👣
Atoen Bumz Bums
kan masih tunangan belum nikah jadi ibaratnya sudah saling memaafkan nggak perlu diungkit-ungkit lagi lah
Atoen Bumz Bums
sayang kali kartu yang lama dikasih Markus nggak dicari
Atoen Bumz Bums: untukku aja kalau gitu🤭
total 1 replies
Atoen Bumz Bums
udah lumutan baru minta jatah 😁🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!