NovelToon NovelToon
Casanova Mati Gaya

Casanova Mati Gaya

Status: tamat
Genre:Romansa / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nana 17 Oktober

"Kamu tidak perlu menikah dengan ku hanya karena rasa kasihan. Aku tidak butuh!"

Aiden seorang playboy yang mempermainkan perasaan berbagai wanita, saat dia benar-benar jatuh cinta pada Yuniar yang polos, dirinya ditolak berulang kali.

Hingga sebuah kecelakaan yang disebabkan oleh Yuniar membuat kedua kaki Aiden lumpuh.
Gadis yang baik hati ini akhirnya menyetujui lamaran Aiden, namun Aiden yang sangat terpukul karena kelumpuhannya pun menolak dengan keras.

Apakah Aiden dan Yuniar berhasil menikah ?
Bagaimana Aiden yang lumpuh akan melanjutkan cintanya kepada Yuniar ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana 17 Oktober, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Di Awasi

Pagi menjelang. Setelah selesai mandi dan siap dengan barang-barang yang akan di bawanya, Yuniar pun sarapan bersama keluarganya.

Setelah berpamitan dengan keluarganya, Yuniar pergi dengan sebuah koper dan tas ransel. Yuniar sudah siap menjalani hari sebagai seorang istri. Walaupun mungkin akan menjadi istri yang tak di anggap. Mengingat Aiden menikahi dirinya karena terpaksa. Belum lagi tentang kesepakatan mereka untuk menyembunyikan status pernikahan mereka.. Namun, demi balas budi, rasa bersalah dan rasa bertanggung jawabnya pada Aiden, Yuniar harus tetap menjadi istri yang baik untuk Aiden. Terlepas bagaimana Aiden akan memperlakukan dirinya, Yuniar akan menerimanya dengan sabar, lapang dada dan ikhlas hati. Sebab, Aiden menjadi lumpuh karena dirinya. Jadi, Yuniar merasa wajar jika Aiden membenci dirinya.

Yuniar mengendarai motor maticnya menuju ke alamat yang di berikan oleh Roni. Setelah beberapa menit berkendara dan beberapa kali berhenti untuk melihat google map, akhirnya Yuniar berhenti di depan portal masuk ke sebuah perumahan dan kembali melihat alamat yang di berikan oleh Roni.

Seorang security nampak mengernyitkan keningnya menatap Yuniar dengan tas ransel yang lumayan besar di punggungnya dan juga koper yang di ikat di jok belakang motornya. Security itu kemudian keluar dari pos portal dan menghampiri Yuniar.

"Non, mau kemana?"tanya security itu seraya mengamati wajah Yuniar yang tidak terlihat jelas karena Yuniar menutup kaca helm nya.

Yuniar membuka kaca helmnya dan wajah cantik yang polos itupun terlihat,"Pak, saya mau ke alamat ini. Apa benar, arahnya ke sana?"tanya Yuniar seraya menunjuk ke arah jalan yang di tutup portal, lalu menunjukkan alamat yang di berikan Roni pada security itu.

"Benar, non. Ini adalah alamat rumah paling besar dan paling bagus di komplek perumahan ini,"sahut security itu.

"Apa masih jauh dari sini, Pak?"

"Masih beberapa meter lagi, non,"

"Saya boleh lewat, 'kan, Pak?"tanya Yuniar ragu,"Kalau tidak boleh masuk, aku harus bagaimana? Aku tidak memiliki nomor telepon Tuan Aiden ataupun orang yang bernama Roni itu. Masa iya, aku harus menunggu di sini sampai mereka keluar dari kompleks perumahan ini,"gumam Yuniar dalam hati. Takut jika tidak di ijinkan lewat.

"Karena alamat yang nona tuju jelas, nona boleh masuk,"sahut security itu seraya membuka portal.

"Terimakasih, Pak!"ucap Yuniar tersenyum lebar karena merasa senang diizinkan melewati portal itu.

Yuniar kembali melajukan motornya menuju alamat yang dipegangnya. Hingga motor gadis itu akhirnya tiba di depan sebuah rumah besar dan terlihat bertingkat. Yuniar pun turun dari motornya dan menghampiri pos security.

"Pak, saya di suruh Tuan Aiden untuk datang ke mari,"ucap Yuniar pada security itu.

"Siapa nama nona?"tanya security itu.

"Yuniar, Pak,"sahut Yuniar.

"Tunggu sebentar,"pinta security itu.

Security itu menghubungi seseorang. Setelah beberapa saat menunggu security itu bicara dalam sambungan telepon, akhirnya security itu mengizinkan Yuniar masuk.

Setelah pintu pagar di buka, Yuniar menelan ludahnya kasar melihat rumah di depannya. Rumah yang begitu besar, megah dan besar serta mewahnya sebelas dua belas dengan rumah suami kakaknya.

"Rumah ini sama mewah dan megahnya dengan rumah kak Hendrik,"gumam Yuniar dalam hati.

Seorang pelayan pria yang sudah tua namun terlihat berwibawa nampak menyambut kedatangan Yuniar. Pelayan yang sudah berusia sekitar enam puluh tahun itu mengantarkan Yuniar ke sebuah kamar.

"Kata Tuan, ini adalah kamar Nona,"ujar pelayan itu, lalu membuka pintu kamar itu.

"Kamar ku? Maksudnya, aku dan Tuan Aiden berbeda kamar?"gumam Yuniar dalam hati.

Ada rasa kecewa di hati Yuniar saat mengetahui kamar Aiden dan kamarnya berbeda. Karena meski mereka bukan suami istri yang sah di mata hukum, tapi mereka adalah suami-istri yang sah di mata agama.

Namun akhirnya Yuniar menghela napas panjang,"Bukankah Tuan Aiden sudah mengatakan padaku, jika Tuan Aiden tidak ingin ada yang tahu bahwa kami adalah sepasang suami-isteri? Lalu, kenapa aku merasa kecewa saat mengetahui kami tidak tidur dalam satu kamar yang sama? Bukankah jika kami tidur dalam satu kamar yang sama, orang-orang akan curiga dengan hubungan kami?"gumam Yuniar dalam hati, tersenyum kecut.

"Silahkan masuk dan beristirahat dulu. Saya permisi,"pamit pelayan itu.

"Maaf, Pak. Kamar... Tuan Aiden di sebelah mana, ya?"tanya Yuniar ragu.

"Kamar Tuan ada di sebelah kanan kamar nona ini,"sahut pelayan itu.

"Apa.. Apa Tuan Aiden ada di dalam kamarnya?"tanya Yuniar pelan.

"Tuan Aiden pergi ke perusahaan. Mungkin nanti sore baru pulang,,"ujar pelayan itu, kemudian pamit pergi dan meninggalkan Yuniar.

Yuniar menghela napas panjang. Gadis itu masuk ke dalam kamar itu dan mengamati semua yang ada di dalam ruangan kamar yang sangat mewah menurut Yuniar. Berbeda jauh dengan kamarnya yang ada di rumah kakaknya.

Beberapa saat kemudian, Yuniar menyusun pakaiannya di dalam lemari pakaian yang ada di dalam ruangan itu.

"Apa Tuan Aiden begitu membenci aku karena kecelakaan itu? Ataukah Tuan Aiden membenci aku karena aku memaksanya untuk menikahi aku? Mungkin benar, selama ini Tuan Aiden hanya penasaran saja pada ku karena aku selalu menghindari dan menolak dia. Jadi, setelah aku mau menikah dengan Tuan Aiden, Tuan Aiden tidak tertarik lagi padaku. Apalagi, aku adalah orang yang telah membuat kakinya menjadi lumpuh. Namun, bagaimana pun juga, aku harus membayar hutang budinya padaku. Walaupun Tuan Aiden membenci aku sekalipun, aku akan tetap di sisinya hingga Tuan Aiden sembuh,"gumam Yuniar yang beberapa kali menghela napas.

Karena hari ini ada mata kuliah, dan Aiden pun belum pulang, Yuniar pun bersiap untuk pergi ke kampusnya.

"Berapa jam perjalanan, ya, dari rumah ini ke kampus aku? Terpaksa aku harus pakai google map lagi. Kalau dari google map ini, perjalanan dari rumah ini ke kampus aku sekitar empat puluh menit. Tapi, aku, 'kan, belum pernah melewati jalan ini. Aku pasti akan bolak balik berhenti untuk melihat google map. Lebih baik aku berangkat lebih awal,"gumam Yuniar.

Setelah selesai bersiap, Yuniar pun keluar dari kamarnya. Saat Yuniar menutup pintu kamarnya. Yuniar melirik ke arah kamar yang katanya adalah kamar Aiden.

"Nona mau kemana?"tanya pelayan pria tadi terlihat tegas dan berwibawa. Pelayan itu melihat Yuniar keluar dari kamarnya memakai jaket dan tas ransel. Karena itu, pria yang sudah tua itu menghampiri Yuniar.

"Saya mau pergi kuliah, Pak,"sahut Yuniar yang sempat terkejut mendengar pertanyaan pelayan tua itu.

"Saya kepala pelayan di sini. Dan saya di tugaskan Tuan Aiden untuk mengawasi nona. Tolong berikan jadwal kuliah anda,"pinta pelayan itu.

"Ya, Tuhan.. Apa maksud nya ini? Tuan Aiden menyuruh seorang pelayan untuk mengawasi aku?"gumam Yuniar dalam hati.

Mau tak mau Yuniar memberikan jadwal kuliahnya pada pria itu.

"Mata kuliah anda akan di mulai dua jam lagi. Kenapa anda sudah mau berangkat sekarang?"tanya pelayan itu seraya memicing sebelah matanya.

"Saya baru hari ini ke rumah ini, Pak. Saya tidak tahu, berapa lama jarak rumah ini ke kampus saya. Saya juga belum tahu jalannya. Jadi, saya memutuskan untuk berangkat lebih awal, agar saya tidak terlambat mengikuti mata kuliah,"jawab Yuniar jujur adanya.

"Baik, saya terima alasan nona kali ini,"ucap pelayan itu, kemudian meninggalkan Yuniar.

Yuniar menghela napas panjang menatap punggung pria tua itu. Akhirnya Yuniar keluar dari rumah megah itu mengendarai motor matic nya.

"Aku tidak tahu, bagaimana kehidupan ku di rumah ini kedepannya. Namun, aku harus tetap berada di sisi Tuan Aiden sampai Tuan Aiden sembuh,"gumam Yuniar seraya melajukan motornya.

Mengetahui dirinya di awasi oleh orang suruhan Aiden, Yuniar hanya mampu menghela napas panjang. Tidak di akui di depan umum sebagai seorang istri, tapi diawasi. Yuniar tidak mengerti dengan jalan pikiran Aiden.

...🌸❤️🌸...

Maaf, aku telat update. Aku masih repot menyusun perabotan.🙏🙏🙏🙏🙏

.

To be continued

1
Ayla ankara520
menarik thor...! br baca tp udh bs prediksi klo kisah ini seru..😀😀,jgn bikin sy kecewa ya thor..😉
juwita
mampir
Yunita Sri wahyuni
Q jadi ikutan gilu jg...😁
Yunita Sri wahyuni
buang rasa ego mu... katakanlah bahwa kamu cinta pada nya...💪🏻💪🏻
Yunita Sri wahyuni
Q sungguh kecewa knp Yuniar harus berbohong...klu jujur orang tuanya pasti memakluminya penyebab kecelakaan dan utk balas budi karena ditolong dr pelecehan... sehingga keluarga bisa berpikir positif dan saling menguatkan
Wensy Gusno
selamat dan terus lah berkarya
Wensy Gusno
bagus thot
Evi
😂😂😂😂😂😂
Manji Store
Luar biasa
꧁꒰✨N̊ån̊å K̊i̊år̊å✨ ꒱꧂: Terima kasih KK 🤗🤗🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Yumna Ghaisani
ngakak🤣🤣
Linda Setyo
Lumayan
Linda Setyo
Biasa
Ilham Dwi Putra
luar bissa
꧁꒰✨N̊ån̊å K̊i̊år̊å✨ ꒱꧂: Terima kasih KK 🤗🤗🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Rahma Laila
suka
꧁꒰✨N̊ån̊å K̊i̊år̊å✨ ꒱꧂: Terima kasih KK 🤗🤗🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Allenn
Yuni
ros
Luar biasa
꧁꒰✨N̊ån̊å K̊i̊år̊å✨ ꒱꧂: Terima kasih KK 🤗🤗🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Saha Weh
Lumayan
Saha Weh
jangan dengerin Thor krna menurutku cerita nya bagus bgt dan memberi wawasan buat yang baca..semangat terus Thor💪orang yang bilang gitu sirik aja karena ga bisa bikin karya kaya author
Rusman M S Alam
Luar biasa
꧁꒰✨N̊ån̊å K̊i̊år̊å✨ ꒱꧂: Terima kasih KK 🤗🤗🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
雅婷郭
hadeuh semoga Victoria g niat JD pelakor EA hihii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!