NovelToon NovelToon
Become Beautiful With Candy System

Become Beautiful With Candy System

Status: tamat
Genre:Sistem / Teen School/College / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Kontras Takdir / Tamat
Popularitas:202.1k
Nilai: 5
Nama Author: Anezaki Igarashi Ricky

Anezaki Mamori, seorang gadis yang memiliki nasib buruk dan dianggap sebagai pembawa sial.

Karena dia yang memiliki luka bakar pada bagian wajah dan hampir seluruh tubuhnya, membuatnya selalu dijadikan orang-orang untuk menghinanya.

Dia selalu mendapatkan perlakuan buruk dari semua orang, hingga akhirnya sebuah kecelakaan maut terjadi disaat Tokyo sedang diguyur hujan saat itu.

Namun disaat dia terbangun, sebuah sistem Beauty
And Candy System sudah bersatu dengan tubuhnya.

Kini dia akan berubah dan akan menampar semua yang selama ini selalu menghinanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjenguk Yuru

"Apa yang kamu lakukan, Ozaki? Aku sama sekali tidak memiliki niat buruk untuk siapapun. Cho, Nagisa dan Aimi sudah terbukti bersalah. Dan mereka pantas untuk dihukum! Aku harus pergi!"

Ucap Anezaki menundukkan kepala dan tubuhnya untuk melewati tangan Ozaki yang masih mengunci tubuhnya.

GREPP ...

Tidak mau menyerah dan melepaskan Anezaki, akhirnya Ozaki mencengkeram tangan Anezaki. Anezaki berusaha untuk melepaskannya dan segera menyusul ketua kelas, namun Ozaki malah semakin kuat mencengkeram tangannya. Bahkan membuat tangan Anezaki memar dan memerah.

Jika aku tidak segera menyusul mereka, maka aku akan tertinggal. Aku harus segera menyusul mereka untuk mengetahui dimana Yuru tinggal.

Batin Anezaki masih berusaha untuk melepaskan cengkeraman tangan Ozaki.

"Ozaki, lepaskan tanganku! Itu sangat sakit. Dan aku juga harus segera pergi."

"TIDAK AKAN!!" tandas pemuda itu tegas.

"Lepaskan dia atau kau akan berhadapan denganku!"

Tiba-tiba saja suara seorang pemuda lainnya mulai terdengar. Dan rupanya Shozo sudah berdiri tak jauh dari mereka.

"Se-senior Shozo. Ta-tapi dia ..." ucap Ozaki terbata.

"Aku bilang lepaskan dia jika tidak ingin berhadapan denganku!" tandas Shozo lagi tegas.

Mau tidak mau akhirnya Ozaki segera melepaskan tangan Anezaki. Dan disaat itulah Anezaki segera berlari meninggalkan mereka berdua.

Sial! Bukanya berterima kasih padaku, dia malah pergi begitu saja!

Batin Shozo kesal.

...🍁🍁🍁...

Anezaki mengikuti ketua kelas dan teman-temannya yang mendatangi sebuah apartemen mewah, apartemen Azabu.

Namun disaat teman-temannya memasuki salah satu apartemen, Anezaki hanya menunggunya di luar saja.

Satu jam berlalu, hingga akhirnya beberapa pelajar itu mulai meninggalkan apartemen tersebut. Dan disaat itulah Anezaki memutuskan untuk mengunjungi Yuru.

Setelah menekan bel, seorang gadis cantik terlihat mulai membukakan pintu untuknya. Dia menatap Anezaki lekat dari ujung kaki hingga ujung kepala.

"Apa kamu datang untuk menjenguk adikku Yuru?" ucap gadis itu dengan ramah.

"Benar. Aku teman sekelasnya. Dan aku datang untuk menjenguknya ." sahut Anezaki ramah.

"Okay! Masuklah! Aku akan mengantarmu untuk menemui dia." sahut gadis cantik itu mulai melenggang di depan Anezaki.

Ternyata Yuru memiliki seorang kakak perempuan yang masih sangat muda dan cantik. Bahkan terlihat seusia denganku saja.

Batin Anezaki menatap kagum kakak Yuru dari belakang, dan kini mereka mulai menaiki tangga.

"Sebenarnya aku dan Yuru adalah kembar. Namun aku lahir 5 menit lebih awal. Jadi akulah kakaknya! Hehe ..." ucapnya seolah menjawab apa yang sedang dipikirkan oleh Anezaki.

Gadis itu mulai berhenti di depan sebuah kamar dan berbalik menatap Anezaki, "Masuklah! Yuru sedang beristirahat di dalam kamarnya. Aku akan ke bawah."

"Baik, terima kasih."

Anezaki sempat memandangi kepergian gadis itu, namun akhirnya dia mulai mengetuk pintu kamar Yuru. Karena beberapa kali mengetuk dan tidak mendapatkan jawaban, akhirnya Anezaki memasukinya begitu saja.

Terlihat seorang pemuda yang sedang tertidur di atas pembaringannya. Sisi kiri wajahnya masih mengenakan perban. Namun tangan dan lengannya sudah tidak mengenakan perban. Dan bekas luka bakar karena cairan kimia itu masih sedikit membekas pada tangan kirinya.

Anezaki merasa ngilu melihat luka itu. Dia sangat mengingat bagaimana rasa sakit luka-luka itu. Pengobatan medis mungkin akan berhasil, namun tentunya semua itu tidaklah instan. Hingga akhirnya dia mulai memikirkan sesuatu.

Angela, bolehkan aku memberikan salep ajaib untuk Yuru? Apakah salep ajaib juga akan bisa memulihkan lukanya?

Tanya Anezaki di dalam hati dan sudah duduk di kursi samping pembaringan.

[ Salep ajaib akan berkhasiat untuk siapa saja yang memakainya. Dan nona bisa membantunya. Hanya saja jangan sampai dia menyadari semua itu. Karena itu akan sangat berbahaya untuk nona. Keberadaan sistem hanya boleh diketahui oleh pemiliknya saja. ]

Sahut Angela yang cukup membuat Anezaki bingung. Namun akhirnya dia mulai merogoh sesuatu dari ranselnya.

Yuru sudah menyelamatkanku saat itu. Dan dia terluka seperti ini karena aku. Luka pada wajahnya mungkin akan kembali normal setelah dia melakukan oprasi plastik itu. Namun luka pada tangannya mungkin masih akan sedikit berbekas. Karena aku mendengar jika Yuru masih hanya melakukan oprasi pada wajahnya. Baiklah! Aku akan mengoleskan salep ajaib ini pelan-pelan. Dan semoga dia tidak menyadarinya.

Batin Anezaki mulai membuka penutup salep ajaib itu dan mencoleknya dengan jemarinya.

Dia mengoleskannya perlahan pada tangan Yuru yang mengalami luka bakar dengan sangat hati-hati. Semua luka bakar hampir sempurna teroles oleh salep ajaib. Namun tiba-tiba saja Yuru mulai terbangun ketika Anezaki mengoleskan pada punggung telapak tangan Yuru.

"Apa yang sedang kamu lakukan? Mengapa kamu menggenggam tanganku?" tanya Yuru menatap rumit Anezaki, namun dia tak segera menarik tangannya.

Seketika Anezaki gelagapan dan salah tingkah. Dia juga segera melepaskan tangan Yuru.

"Ini semua tidak seperti yang kamu pikirkan, Yuru. A-aku hanya datang untuk meminta maaf sekaligus berterima kasih kepadamu. Terima kasih karena melindungiku saat itu. Tapi aku juga minta maaf karena gara-gara menyelamatkanku, kamu malah terluka parah seperti ini. Maaf ..." ucap Anezaki dengan tulus namun kikuk dan segera berdiri dengan tegap.

Namun bukannya mendengarkan ataupun menjawabnya, sepasang netra Yuru malah fokus menatap tangan kirinya dan membolak-balikkannya dengan raut rumit.

"Seingatku tangan kiriku mengalami beberapa luka bakar karena cairan kimia saat itu. Namun mengapa kini luka bakar itu menghilang tak berbekas lagi?" ucap Yuru kebingungan.

Bukan hanya Yuru, namun Anezaki juga sungguh terkejut. Dia tidak menyangka jika luka bakar pada tangan Yuru akan pulih secepat ini.

Bagaimana bisa secepat ini pulih? Bahkan aku baru saja mengoleskannya beberapa menit yang lalu.

Batin Anezaki kebingungan.

[ Luka bakar pada tangan teman nona tidak terlalu parah dan masih baru. Sehingga proses penyembuhannya akan lebih cepat. ] ucap Angela menjawab.

Oh, syukurlah jika memang seperti itu. Andai saja aku juga bisa mengoleskannya pada wajah Yuru. Mungkin pemulihannya juga akan lebih cepat.

Batin Anezaki memandang nanar sisi samping kiri wajah Yuru yang masih mengenakan perban.

"Ini aneh sekali! Bahkan sebelumnya saat ketua kelas menjengukku, luka bakar itu masih ada." gumam Yuru masih memandangi tangan kirinya.

"Bukankah itu baik karena kamu lebih cepat untuk sembuh? Semoga kamu bisa segera pulih dan kembali ke sekolahan. Aku sungguh minta maaf atas semua yang telah terjadi." ucap Anezaki cukup merasa bersalah.

"Ini bukan salahmu! Saat itu kamu berada di dekat alat penyulingan. Dan itu sangat berbahaya. Aku hanya ingin sedikit menolongmu saja agar tidak terluka parah."

Ucap Yuru beralih menatap jendela kamarnya dan wajahnya memerah. Karena selama ini dia tak akan pernah mempedulikan orang lain. Dan hal ini tentu saja membuatnya merasa malu, karena seakan bukan dirinya sendiri.

"Terima kasih karena sudah menjengukku, namun sebenarnya aku tak butuh untuk dijenguk atau dikasihani." imbuhnya datar dan dingin yang kini sudah duduk dan menatap ke jendela kamarnya.

Mendengar ucapan dari Yuru membuat Anezaki mengkerutkan kedua alisnya, namun mulai menarik sudut-sudut bibirnya.

"Maka dari itu kamu harus segera sembuh dan segeralah masuk sekolah! Jika tidak ... maka besok aku akan mejengukmu kembali!" jawab Anezaki dengan sengaja dan menahan tawanya.

Yuru sempat terkejut mendengar jawaban dari Anezaki. Namun dia tak mengatakan sepatah kata apapun dan hanya menatap Anezaki rumit bercampur aneh.

Namun tiba-tiba saja Anezaki mulai mendengar suara notifikasi sistem dan suara Angela kembali.

DING ...

[ Misi selanjutnya akan segera dimulai, Nona. Sebuah agensi besar akan melakukan pencarian beberapa remaja berbakat dan akan merekrutnya untuk menjadi anak didik mereka di dunia hiburan. Nona harus menerima tawaran itu dan mulai berubah. ]

Apa? Misi lagi? Baiklah sebaiknya aku harus segera pulang. Mungkin saja agensi besar itu sedang melakukan pencarian di sekitar tempat tinggalku. Aku tidak boleh melewatkannya!

Batin Anezaki berniat untuk segera pulang.

"Yuru! Aku harus segera pulang. Dan aku punya sesuatu untukmu. Aku mendapatkan obat mujarab berupa salep dari temanku. Oleskan salep ini pada luka di wajahmu sebelum kamu tidur malam. Tapi tolong jangan beritahukan hal ini kepada siapapun termasuk kakak dan kedua orang tuamu. Karena salep ini hanya diberikan khusus untukku, dan tidak dijual di pasaran. Jika tidak ... temanku akan sangat marah padaku."

Ucap Anezaki sambil mengulurkan salep ajaib miliknya untuk Yuru dan segera bergegas pergi meninggalkan Yuru.

"Kakak? Shirin sudah berbicara omong kosong kepadanya. Shirin bahkan hanya lahir 5 menit lebih awal dariku. Ckk ..." gerutu Yuru kesal.

Selama beberapa saat Yuru masih menatap kepergian Anezaki. Setelah itu dia mulai memandangi salep berwarna violet lembut dengan harum yang begitu segar dan lembut itu.

...🍁🍁🍁...

1
bakpao
/Good//Good/
Maman Nur
Mc yang paling bodh setelah mendapatkan sistem
EL CASANDRA
apa cuma gw yang takut sama tuh kue🤣
padahal orang lain bilangnya cantik tuh kue
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: 🤣🤣🤣😅🤣🤣
total 1 replies
EL CASANDRA
Jadi inget dulu sewaktu SMP emang ada 2 kubu. 1 bilang gigi gingsul itu jelek karena nggak rata, 2 bilang gigi gingsul bagus dan bikin keliatan imut.
SMA malah pada bilang gigi gingsul itu yang mereka pengen 🤣
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
EL CASANDRA
siapa yang taruh teh disitu🤔
Bisa bikin dehidrasi padahal kalau pasien yang butuh minum malah dikasih teh, jadi bukannya menghilangkan haus tapi malah menyerap cairan dalam tubuh yang bikin tubuh makin lemes
EL CASANDRA
Waktu itu juga BMW kan? Yang nabrak sampe dapat sistem
EL CASANDRA
Hadeuh, ciri-ciri manusia playing victim.
Dia pelaku tapi merasa menjadi korban dan bertingkah seolah-olah paling tersakiti
EL CASANDRA
Emang bener kata orang 'membenci dan mencintai itu tidak perlu alasan'
Perasaan itu muncul tiba-tiba dan sulit dihilangkan
EL CASANDRA
iya sih, tapi terang-terangan banget nih sistem 🗿
Quen
Berubah totol jangan mau mau ajah terus di hina hina jangan jadi beban orang dan nunggu orang lain buat bela lu, ga akan semua orang mau nolong lu harus ngandelin diri sendiri jangan apa apa harus nunggu di tolong orang dan jangan diem ajah di hina hina kaya patung bisu ajah
Quen
Ah sama ajah sifat nya kaga berubah lemah ngampang di tindas masih ngarepin ayah nya yang udah siksa dia abis abisan terus ajah ngemis sanah sampe di siksa sampe mati sekalian
GeBe AW
Luar biasa
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
cie yuru merah2 pipi nya ngak pernah kesah sama sesiapa tp sama anez eh malah tertolong ya huhu.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
itu lah karna uang bisa bikin apa aja, anak udah melakukan kesalahan fatal masih aja hukumannya segitu aja, dasar org2 kaya seenaknya aja ya.siapa sih ngancam2 anez itu.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
ozaki aneh org udah ada korban masih mau tutup mulut demi rasa kagum sama cewek licik itu, tunggu aja bila kebenaran terungkap.
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: buta karena rasa suka 😄😄
total 1 replies
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
3 org itu benar3 keterlaluan udah melebihi batas, semoga anez dapat mengungkapi kejahatan mereka biar terima hukuman jgn kasi lolos.kasian yuru dia selamatin anez tanpa hirau dirinya sendiri.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
dasar cho licik, masa mau ledakin tempat belajar, untung si yuru peka ya. itu sempat apa ngak keluarnya.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
gitu dong nez jgn biar shozo menindas org lain sesuka, karna wajahmu udah cantik dimanfaatin dgn baik ya. semangat buat balas mereka.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
walau udah berubah cantik tetap aja mereka membenci anezaki, dasar hati busuk si cho, lawan dong anezaki jgn diem aja ntar malah diinjak2.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
dih bukan nya Terima kasih org udah selamatin anakmu malah mencemuh org , stress punya org , kaget anezaki liat wajah baru dia mungkin kan udah pake salep ajaib
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!