NovelToon NovelToon
Sistem Pager Iblis

Sistem Pager Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:271
Nilai: 5
Nama Author: Sugesti

Ketika keluarganya hancur dihantam utang dan kehancuran finansial, Lin Fan tidak sengaja menemukan gulungan lontar tua milik leluhurnya yang tersembunyi di sudut rumahnya di desa terpencil. Gulungan itu membuka akses ke sebuah ritual terlarang yang membangkitkan entitas misterius bernama [Sistem Pagar Iblis], sebuah kekuatan kuno yang menuntut bayaran mahal untuk setiap keuntungan finansial dan perlindungan yang ditawarkannya. Demi menyelamatkan keluarganya dari ancaman orang-orang licik di sekitarnya, Lin Fan terpaksa melangkah ke dalam kegelapan, tanpa menyadari bahwa setiap keputusan yang ia ambil mulai mengubah dirinya dan membahayakan nyawa orang-orang yang berusaha ia lindungi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sugesti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21: Kecurigaan Chen Meng

Malam telah membungkus total Hutan Terlarang.

Kabut ungu kemerahan melayang-layang rendah di antara batang-batang pohon kuno yang menjulang tinggi bagaikan raksasa hitam. Suara angin malam bergema seperti bisikan rahasia, diiringi kresek daun-daun kering yang terinjak oleh langkah kaki Lin Fan dan Chen Meng.

Chen Meng berjalan merapat di sisi Lin Fan. Tangan kirinya memegang erat liontin [Batu Penjernih Jiwa] yang memancarkan cahaya hijau lembut, membiaskan kabut ilusi yang mencoba mengaburkan penglihatannya.

Namun, sesekali mata Chen Meng melirik ke arah Lin Fan dari samping. Ada sesuatu yang mengusik benaknya—sebuah kecurigaan yang kian menumpuk dan menuntut kejelasan.

"Lin Fan..." panggil Chen Meng memecah keheningan. Suaranya terdengar ragu namun penuh ketegasan.

"Ada apa, Chen Meng?" sahut Lin Fan tanpa menghentikan langkahnya. Matanya yang memancarkan kilatan merah dari fitur [Mata Iblis] terus menyapu kegelapan di depan mereka.

"Sejak kamu kembali dari rumah tua kakek buyutmu... kamu benar-benar berubah," ucap Chen Meng pelan.

Ia menghentikan langkahnya di bawah pohon beringin ghaib berakar besar.

"Dulu, kamu hanya seorang pemuda yang bekerja keras demi membayar utang pengobatan ibumu. Tapi sekarang... kamu memiliki kekuatan ghaib yang luar biasa, bisa mengendalikan api hitam, memanggil rantai cahaya, bahkan melumpuhkan praktisi ilmu hitam kota dan menakut-nakuti seluruh warga desa."

Lin Fan berhenti melangkah. Ia membalikkan badan, menatap Chen Meng di bawah pendar hijau liontin gioknya.

Chen Meng menatap lurus ke dalam manik mata Lin Fan.

"Katakan padaku dengan jujur, Fan... Kekuatan apa yang sebenarnya kamu dapatkan dari lontar tua itu? Apakah kamu... telah mengorbankan jiwamu kepada iblis Hutan Terlarang?" tanya Chen Meng dengan nada cemas yang mendalam.

Lin Fan menatap Chen Meng beberapa saat. Ia bisa melihat kecemasan yang tulus di dalam hati gadis itu melalui analisis sistem.

[Mata Iblis: Menganalisis Niat Buruk Target]

[Nama: Chen Meng]

[Tingkat Niat Buruk: 0%]

[Emosi: Khawatir / Takut Kehilangan Lin Fan / Ingin Memahami Kebenaran]

Lin Fan menghela napas perlahan. Ia merogoh tas selempangnya, meraba permukaan lontar tua yang terasa hangat.

"Aku tidak mengorbankan jiwaku kepada iblis, Chen Meng," jawab Lin Fan dengan suara rendah namun jujur.

"Lontar tua ini adalah warisan Kakek Buyut Lin Zhen. Ini adalah sistem pengikat yang dirancang untuk mengunci kegelapan di Hutan Terlarang agar tidak menelan desa kita. Setiap kekuatan yang kugunakan memiliki harga—harga berupa energi vital dan batas waktu yang sangat ketat."

Lin Fan melangkah mendekati Chen Meng, menatapnya penuh kepastian.

"Aku melakukan semua ini bukan karena haus kekuatan atau ingin membalas dendam pada Tuan Tanah Li. Aku melakukannya untuk melindungi Ibu, Lin Mei, dan kamu dari kehancuran sejati saat Gerhana Bulan Merah tiba dalam dua minggu lagi."

Mendengar ucapan tulus itu, kecurigaan dan kebingungan di hati Chen Meng seketika luluh. Rasa takutnya berganti menjadi penyesalan karena telah meragukan niat baikLin Fan.

"Maafkan aku, Fan... aku hanya... aku takut kekuatan itu akan merusak dirimu," bisik Chen Meng dengan mata berbinar lembut.

Lin Fan menyunggingkan senyuman tipis, menepuk pelan bahu Chen Meng.

"Selama kamu dan keluargaku ada di sisiku, aku tidak akan kehilangan diriku. Sekarang, percayalah padaku dan tetap rapat di belakangku."

Chen Meng mengangguk mantap, memegang erat liontin gioknya. "Aku percaya padamu, Lin Fan!"

Sfx: Bzzzzzt!

Layar transparan dari [Sistem Pagar Iblis] mendadak meledak muncul di depan pandangan Lin Fan, berkedip merah terang!

[Peringatan: Memasuki Wilayah Inti Lembah Serigala Merah]

[Suhu Lingkungan Menurun Drastis: -5°C (Hawa Gaib)]

[Mendeteksi Keberadaan Kawanan Serigala Kuno]

[Jarak Menuju 'Serigala Perak Bertanduk': 120 Meter]

Udara di sekitar mereka berubah menjadi sangat dingin. Napas mereka mengembun menjadi uap putih tipis setiap kali dihembuskan.

Di depan mereka, tanah cadas terbelah membentuk sebuah jurang melingkar yang luas. Di tengah jurang tersebut, berdiri sebuah tugu batu tua berukir simbol Bulan Merah yang dikelilingi oleh puluhan mata merah menyala di dalam kegelapan!

Sfx: GRRRRRRRR!

Raungan serigala yang bergema dari puluhan tenggorokan memecah malam, membuat batu-batu di sekitar jurang bergetar hebat.

Dari balik kegelapan, belasan ekor serigala berukuran sebesar kuda dewasa bermunculan. Bulu mereka berwarna merah darah, dan mata mereka memancarkan keganasan tanpa belas kasihan.

Dan di atas tugu batu tua di tengah lembah, berdiri pemimpin mereka [Serigala Perak Bertanduk].

Ukuran tubuhnya dua kali lebih besar dari serigala lainnya. Bulunya berwarna perak mengkilap bagaikan perak murni, dan di dahinya tumbuh sebuah tanduk melengkung berwarna hitam pekat yang memancarkan kilatan listrik ghaib!

[Nama: Serigala Perak Bertanduk (Raja Serigala Kuno)]

[Umur: 55 Tahun]

[Tingkat Bahaya: Sangat Tinggi]

[Target Utama: Ambil 1 Liter Darah Kuno]

Sfx: Awoooooooo!

Serigala Perak Bertanduk meraung keras ke arah langit malam. Atas perintah sang raja, belasan serigala merah langsung melompat menerjang menuruni lereng tebing menuju Lin Fan dan Chen Meng!

"Chen Meng, berdiri di dalam lingkaran jarit jimat ini!" teriak Lin Fan seraya melemparkan selembar jimat merah ke tanah di dekat Chen Meng.

Sfx: Bzzzt!

Sebuah lingkaran perlindungan kecil tercipta melingkupi tubuh Chen Meng.

Lin Fan melompat maju menghadap terjangan kawanan serigala merah tersebut. Tanda luka bakar lingkaran keemasan di telapak tangan kanannya membara terang.

"Jebakan Api Spiritual: Gelombang Ledakan!" seru Lin Fan.

Sfx: DUUUUUMMM!

Semburan api hitam keemasan meledak dari tanah di depan Lin Fan, membakar lima ekor serigala merah pertama hingga melengking kesakitan dan terlempar mundur!

Namun, kawanan serigala itu terlalu banyak dan sangat agresif. Tiga ekor serigala merah melompat dari atas tebing batu, mencoba mencakar kepala Lin Fan dari tiga arah berbeda.

Lin Fan memutar badannya secara instingtif, menggerakkan tangan kanannya ke udara.

"Pagar Iblis Tingkat Satu: Rantai Pengikat!"

Sfx: Srak! Srak! Srak!

Tiga utas rantai cahaya keemasan meluncur keluar dari telapak tangannya, melilit leher dan tubuh ketiga serigala tersebut di udara, lalu menghantamkan mereka ke dinding batu hingga pingsan!

[Dua Ekor Serigala Merah Dikalahkan: +6% Energi Vital]

Melihat anak buahnya dilumpuhkan dengan cepat, Serigala Perak Bertanduk di atas tugu batu mendesis marah.

Tanduk hitam di dahinya mendadak menyala memancarkan kilatan petir ghaib berwarna ungu.

Sfx: CARRRRRK!

Sebuah sambaran petir ungu ghaib meluncur deras dari tanduk sang raja serigala, meluncur lurus menembus udara menuju dada Lin Fan dengan kecepatan kilat!

Lin Fan membelalakkan matanya. Kecepatan serangan ghaib ini jauh lebih cepat dibandingkan serangan manusia!

"Pantulan Tekanan Iblis: Benteng Darah!" jerit Lin Fan merespons kilat.

Sfx: DUUUUUUMMM!

Kubah cahaya merah keemasan meledak mekar di depan Lin Fan tepat saat petir ungu menghantamnya. Hantaman energi dahsyat itu membuat Lin Fan terdorong mundur lima langkah, tanah di bawah kakinya terbelah dalam!

Lin Fan merasakan getaran hebat di dadanya, namun kubah [Pagar Iblis] berhasil menahan serangan mematikan tersebut tanpa retak sedikit pun.

"Luar biasa..." batin Lin Fan dengan napas terengah. "Darah binatang kuno ini benar-benar dipenuhi oleh energi ghaib murni!"

Raja Serigala Perak melompat turun dari tugu batu dengan kecepatan tinggi, taring peraknya siap mencengkeram tenggorokan Lin Fan!

Lin Fan menarik napas panjang, memusatkan seluruh konsentrasi pikiran dan energi vitalnya ke dalam telapak tangan kanannya.

"Ini adalah kesempatan terakhir!" teriak Lin Fan.

Ia membiarkan Raja Serigala melompat mendekatinya hingga jarak satu meter. Pada detik paling kritis, Lin Fan menghindar miring secara refleks dan menghentakkan telapak tangan kanannya tepat ke leher samping sang raja serigala!

"Formasi Pasak Jiwa: Kunci Kuno!"

Sfx: BZZZZZZT... DUUM!

Lingkaran rune keemasan raksasa meledak langsung di tubuh Serigala Perak Bertanduk. Rantai-rantai cahaya ghaib yang maha dahsyat menyembur keluar, mengikat seluruh tubuh raja serigala itu ke atas tanah cadas, melumpuhkan pergerakan dan energi petirnya seketika!

Sfx: Awooo...

Raja serigala itu meraung lemah, tidak mampu melepaskan diri dari himpitan rantai *Pagar Iblis Tingkat Satu*.

Lin Fan merogoh botol wadah bermantra khusus dari ranselnya, lalu menyayat sedikit kulit leher raja serigala tersebut menggunakan pisau belati kunonya.

Sfx: Ssssssh...

Darah kental berwarna merah keemasan terpancar keluar dari leher raja serigala dan mengalir masuk menutupi wadah botol bermantra tersebut.

[1 Liter Darah Serigala Kuno Berhasil Dikumpulkan!]

[Material Ke-2 Selesai!]

[Kemajuan Integrasi Pagar Utama Tahap 3: 66%]

[Menghentikan Efek Lumpuh: Mengembalikan Vitalitas Raja Serigala (Hanya Mengambil Darah Tanpa Membunuh)]

Lin Fan menarik pisau belatinya dan menempelkan lembaran jimat pemulih ke luka leher raja serigala. Rantai-rantai cahaya yang mengikatnya perlahan memudar dan lenyap.

Raja Serigala Perak bangkit berdiri perlahan. Ia tidak lagi menyerang Lin Fan. Sebagai entitas ghaib berintelegensi tinggi, ia menundukkan kepalanya sedikit ke arah Lin Fan sebagai bentuk pengakuan atas kekuatan sang Pengikat Kontrak.

Kawanan serigala merah melangkah mundur dan menghilang kembali ke dalam kegelapan lembah.

Chen Meng berlari keluar dari lingkaran perlindungannya, menghampiri Lin Fan dengan wajah penuh kelegaan dan air mata kebahagiaan.

"Lin Fan! Kamu berhasil!" seru Chen Meng gembira.

Lin Fan memegang botol berisi darah merah keemasan tersebut, merasakan getaran energi kuat yang terpancar dari dalamnya.

"Bahan kedua sudah di tangan," kata Lin Fan tersenyum tipis. "Sekarang tinggal satu bahan terakhir: [Kayu Lontar Penjalin] di tebing jurang Hutan Terlarang."

Namun, tepat saat mereka bersiap meninggalkan Lembah Serigala Merah...

Sfx: Bzzzzzt!

Layar sistem mendadak menyala liar berwarna merah maroon pekat!

[Peringatan Darurat Kategori S!]

[Mendeteksi Pergerakan Entitas Luar Di Kota Besar]

[Konsorsium Investor Kota Menyewa 'Penyihir Kuno Tingkat Tinggi' Dari Sekte Kegelapan]

[Ancaman Baru Sedang Bergerak Menuju Desa Sungai Hitam Dengan Pasukan Alat Berat!]

Mata Lin Fan menyipit tajam. Pertarungan belum berakhir. Investor kota yang murka menolak untuk menyerah dan kini mengirimkan ancaman terbesar yang belum pernah dihadapi sebelumnya!

"Ayo kita cari bahan terakhir secepatnya, Chen Meng," kata Lin Fan dingin. "Waktu kita makin sempit."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!