Dalam hati Dewi sudah tidak lagi mengenal nama Arjuna setelah Arjuna tega meninggalkan dirinya untuk di jodohkan dengan wanita lain dan ia sudah menghapus nama itu jauh-jauh dari dasar hatinya yang paling dalam, hingga pada suatu hari takdir mempertemukan mereka kembali dalam suatu meeting perusahaan.
Dewi bekerja di suatu perusahaan di mana salah satu pemegang saham terbesarnya adalah Arjuna mantan suaminya.
Sayangnya Arjuna harus bersaing dengan Satya pimpinan Dewi saat ini dan Satya adalah teman Arjuna.
Bagaimanakah usaha Arjuna untuk kembali merebut hati Dewi....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isshabell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masih istriku
Dewi mendelik melihat Arjuna yang tiba-tiba masuk ke dalam ruang kantornya.
"Wi, tadi Sarah ngomong apa aja? dia marah-marah sama kamu?" tanya Arjuna sambil duduk di depan Dewi dan menatap Dewi tajam-tajam.
Dewi masih diam sambil menatap Arjuna juga dengan kesal.
"Makanya mas....kan aku sudah bilang dari kemarin, gak usah jemput-jemput aku lagi, kamu yang ngeyel sekarang akibatnya apa, istrimu datang ke sini ngomel-ngomel ke aku," kata Dewi dengan kesal.
"Oke, oke aku minta maaf ya, sekarang kamu gak usah pikirin apa yang sudah di katakan Sarah, oke?"
"Bagaimana aku gak pikirin ucapan Sarah, dia menuduh aku sudah bermain api dengan mu mas," Dewi berkata sambil bersungut-sungut pada Arjuna.
"Wi, kita gak bermain api kamu kan masih berstatus istriku," kata Arjuna sambil memegang tangan Dewi.
"Sudahlah mas gak usah bahas itu lagi, aku sudah melupakan itu semua dan kamu sekarang fokus saja sama Sarah," ucap Dewi sambil melepaskan tangannya dari genggaman tangan Arjuna.
"Gak Wi, aku gak akan melupakan kamu, kamu masih istri aku dan aku akan mengajakmu pulang ke rumah aku lagi."
"Mas Juna, kamu....sudah gila!" pekik Dewi sambil menggampar pipi Arjuna.
"Ya, aku memang sudah gila! gila karena kamu Dewi!!"
Dewi terduduk lemas di kursinya melihat tingkah Arjuna. yang keras kepala.
"Dew, temani aku makan siang ya?" ajak Satya yang tiba-tiba muncul ke dalam kantor Dewi.
"Ya pak," jawab Dewi.
"Loh, kamu masih di sini Jun?" tanya Satya pada Arjuna yang sedang duduk di depan Dewi.
"Iya Sat."
"Ayo pak, kalau mau makan siang," ucap Dewi sambil bangkit dari duduknya dan bergegas berjalan mendekati Satya.
"Oh ya Jun, aku tinggal makan siang dulu ya, urusanmu dengan Dewi sudah selesai kan?"
"Ya, silahkan," jawab Arjuna dengan senyum yang di paksakan sambil melirik ke arah Dewi, Dewi melihat ada rasa cemburu di mata Arjuna tapi Dewi tak menghiraukan itu karena ia ingin Arjuna menjauh dari hidupnya.
Kemudian Dewi dan Satya pun bergegas keluar dari ruang kantor Dewi, Arjuna memperhatikan kepergian Satya dan Dewi.
"Brengsek Satya," pekik Arjuna sambil menendangkan kakinya ke udara, ia merasa kesal karena Satya sudah mengajak Dewi makan siang bareng.
Dan tak lama kemudian Arjuna pun keluar dari ruang kantor Dewi dan berjalan menuju ke kantin juga, tempat di mana Satya dan Dewi makan siang bareng.
Setiba di kantin, Arjuna mengambil tempat duduk yang tersembunyi sehingga tidak kelihatan oleh Satya dan Dewi dan dari jauh ia memperhatikan Satya dan Dewi yang sedang mengobrol sambil tertawa.
Arjuna merasa iri dengan kedekatan Satya dan Dewi.
"Kamu masih berstatus istri aku Wi, dan aku akan mengajak kamu kembali lagi ke rumah aku," ucap Arjuna sambil mengepalkan tangannya menatap tajam ke arah Dewi dan Satya.
Sementara Satya dan Dewi sedang menikmati makan siang mereka, tiba-tiba Satya bertanya sesuatu pada Dewi.
"Oh ya Dew, kamu belum punya pacar kan?" tanya Satya yang mengejutkan Dewi sampai ia tersedak.
"Kenapa Dew?" tanya Satya melihat dewi yang tersedak.
"Gak apa-apa pak, saya cuma kaget aja dengan pertanyaan pak Satya ," ucap Dewi sambil minum jus nya.