NovelToon NovelToon
Mysterious Love

Mysterious Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Perubahan Hidup / Balas dendam. / Peningkatan diri -peningkatan kemmapuan / Mata-mata/Agen / Menyembunyikan Identitas / Enemy to Lovers / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: wilia

21+. banyak mengandung adengan kekerasan dan Fulgar..
...........
Athena Hathwey seorang wanita berperawakan bak super model tapi ia memilih menjadi seorang Inteligen Negaranya hingga menjadi Comando tersembunyi di bawah kepemimpinanya.


Ia dipercaya oleh atasannya untuk menuntaskan kasus pembunuhan berantai 10 tahun silam yang melibatkan keluarga Hannes mati secara Misterius.


Namun, Ternyata kasus yang ia tangani tak hanya menyangkut Pekerjaannya. tapi, ternyata kasus ini berhubungan dengan kehidupan pribadinya yang tak pernah ia tahu.

Ia menyamar menjadi wanita lemah masuk ke wilayah musuh demi mencari informasi tentang siapa yang memimpin pemberontakan dan pembunuhan berantai ini.

Sayangnya, ia harus terperangkap dalam rencananya sendiri hingga sulit untuk keluar dalam permainan gila yang dibuat musuh yang sangat misterius.

"Pria brengsek!!"
......
Bagaimana kisahnya? apa Athena akan berhasil keluar dari jeratan musuhnya atau ia akan terperangkap selamanya?

Cuss.. yang minat baca ya say, wajib tinggalin jejak Like dan Vote biar ogeh😂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pria menyebalkan!

Gulungan selimut itu masih membungkus tubuh indahnya, tak sekira bagaimana ia ingin berteriak memakai dan memukuli pria yang sekarang dengan sangat santai berbaring disampingnya tanpa selimut tengah memejamkan mata.

"T..Tuan!"

"Hm."

"Pakaianku?"

Lucifer hanya diam. ia sama sekali tak membuka matanya melainkan berbalik memunggungi Athena yang lansung menggeram ingin memukul tapi tak sampai menyentuh membuat sudut bibir Lucifer terangkat membentuk sebuah senyuman Simark.

"Siapa yang menyuruhmu mandi?"

"Tadi, anda yang.."

"Aku tak melakukan apapun."

Athena terdiam sejenak menghela nafas lalu berbaring memunggungi Lucifer yang lagi-lagi tak akan membiarkan wanita yang sudah terlalu berani masuk ke Wilayahnya ini bernafas lega malam ini.

Dengan sedikit tekanan, Lucifer menendang pinggang Athena hingga wanita itu terpekik tertahan berpeggangan ke sudut ranjang.

"Tuan!"

"Selimutku!"

"K.Kau..Kau bisa pakai yang lain, aku butuh ini. Tuan!"

"Tak ada selimut lain!"

Ucap Lucifer berbalik menatap Athena yang mengeratkan belitan selimut ini ketubuhnya. ia menatap handuk yang tadi tergorok dibawah sana hingga ada rasa lega sedikit memberinya nafas buatan.

"Sebentar, aku mengambil Handuk!"

"Selimutku!"

"Sebentar, kau tak tahu kata sebentar, ha?"

Geram Athena kesal hingga wajah Lucifer mengeras ingin kembali memukulnya tapi Athena segera mengatupkan tangannya meminta maaf tak ikhlas.

"M..Maaf, Tuan! aku agak dingin jadi, emosiku naik turun!"

"Selimut!"

"Sial!!! sudah tahu aku butuh ini, memang pria tak tahu diri."

Batin Athena menggeram berusaha bersabar. ia terdiam sejenak mencari Ide baru untuk turun tapi pria ini tak melihat Tubuh polosnya lagi seperti tadi.

"T..Tuan!"

"Hm."

"Tutup matamu!"

Namun, kali ini Lucifer sudah habis kesabaran dengan menunggu wanita ini membuka selimut hingga ia dengan cepat menarik pinggir selimut yang membalut tubuh Athena lalu menendang pinggang wanita ini untuk turun kebawah ranjang.

Brugh..

Athena refleks menyangga tubuhnya dengan kedua tangannya dibawah sana hingga ia tak terlalu membentur lantai dengan wajah penuh amarah menatap Lucifer yang telah menggulung tubuhnya dengan selimut memunggunginya.

"Memang pria sialan!"

Geram Athena membekap dadanya sendiri lalu berdiri dengan tubuh polos yang diterpa rasa dingin. ia tak menyangka cuaca Alaska akan sedingin ini ketika malam hari.

Tapi, setidaknya Athena punya rencana untuk mencari Informasi ketika pria ini tertidur jadi ia tak perlu sakit-sakit diperlakukan kasar seperti itu.

Dengan sigap dan cepat Athena merangkak menyusuri tepi ranjang meraih handuknya dilantai tepat didepan mata Lucifer yang tengah terpejam seakan mati rasa.

"Apa dia sudah tidur?"

Batin Athena menatap Lucifer yang tak bergerak seraya memasang handuk ke tubuhnya, ia sedikit mengigil karna tiba-tiba lantai ini mendingin menyerap kehangatan ditubuhnya.

"Kau sudah tidur, Tuan?"

Tanya Athena menepuk kecil kaki Lucifer yang tak bergerak hingga ia menunggu beberapa saat untuk memastikan, dan yah. helaan nafas pria ini mulai stabil hingga ia lansung hati-hati menaiki ranjang empuk ini.

"Lihat saja, kalau sampai kau tertangkap. aku yang akan memukuli wajah sialanmu ini."

Geram Athena sudah sangat bahagia membayangkan ia akan mengintrogasi Lucifer lalu membalas semua perlakuan tak mengenakan ini. bahkan pinggangnya sudah sangat sakit ditendang kaki tak berguna ini.

Lama Athena memijat pinggangnya kecil seraya melihat keseluruh sudut kamar yang tak ada yang mencurigakan, hanya ada Lemari minuman dan rokok yang berjejer sangat merusak pemandangan mata indahnya.

"Apa Sinyalnya sudah membaik?"

Athena memeriksa cincinya hingga ia melangkah turun ke lantai menuju Balkon, ia mencari kembali hingga matanya berbinar saat Permata cincin ini aktif walau tak terlalu kuat.

"Jendral! Jendral disini Athena."

Athena bersuara kecil melihat kesekelilingnya. ia terus melakukan panggilan darurat tapi tak ada yang merespon dari seberang sana.

"Dames! Dames kau mendengarku?"

Athena lansung geram menendang pinggir Balkon.

"Sial!! kenapa tak dijawab?"

Umpat Athena mengacak rambutnya frustasi, ia ingin memberi tahu kalau sekarang ia sudah menemukan Markasnya dan bagaimana cara bawahan Lucifer bekerja tapi semuanya seakan mati.

"Dari pada aku membuang waktu, lebih baik mencari bukti lain!"

Athena dengan cepat masuk kembali seraya menatap Lucifer yang masih memejamkan mata dalam keadaan yang sama hingga ia beralih menatap Lemari botol-botol Minuman ini.

"Kalau dia mati, kau akan ku buang ke tempat Sampah Venuz!"

Geram Athena membuka lemari itu seraya mencari. deretan minuman alkohol berbagai jenis ini tak ada yang mencurigakan sama sekali apalagi disini tak ada Buku atau sekedar majala.

"Kemana dia?"

Gumam Athena berfikir memeriksa dilaci, barang-barang disini sangatlah langka tapi menurutnya tak menarik. hanya miniatur gagak dan beberapa Lukisan Tua yang menyeramkan.

Lama Athena mencari hingga ia mulai kualahan tak menemukan apapun, ia sedikit berfikir kalau misalnya Lucifer punya ruangan sendiri atau ini hanya kamar biasanya saja karna, Mustahil orang penuh rencana seperti pria ini tak memiliki tempat khusus.

"Apa jangan-jangan ditempat lain?"

Gumam Athena menatap kearah pintu keluar. ia mendekati Lucifer dengan pelan tanpa deritan, pergerakannya pun sangat halus memang seperti Intelijen yang terlatih.

"Kau tak bangun, kan?"

Gumam Athena menepuk pinggang Lucifer palan lalu melambaikan tangan lentiknya kewajah pria ini hingga Athena berbinar cerah karna ia tak susah-susah lagi berkeliaran.

"Bagus, Tidurlah sampai pa.."

Gret..

Mata Athena membulat saat tangannya ditarik kuat oleh tangan kekar ini hingga ia lansung tumbang tak sempat menyangga tubuhnya lagi mengungkung tubuh kekar Lucifer yang masih memejamkan matanya tapi tangan pria ini mencengkram pergelangannya.

"K..Kau.."

Lucifer hanya diam seakan kembali terlelap hingga Athena menahan nafasnya dengan posisi seintim ini, wajah Lucifer tepat terbenam ke dadanya hingga ia sangat susah bergerak.

"Jauhkan wajahmu!"

"Ehm!"

Lucifer bergumam kecil lalu menarik pingggang ramping Athena kesamping hingga sekarang ia pasrah dipeluk erat seperti guling dengan kedua tangan kekar ini membelit tubuhnya.

Helaan nafas Lucifer terkesan pelan dan sangat stabil hingga membuat Athena sulit membedakan pria ini tidur atau tidak.

"T..Tuan!"

Lucifer diam dengan dagu bertopang ke kepala Athena yang meraba dada bidang berotot ini hingga ia merasa sangan kagum akan bentuk tubuh pria ini yang Atletis, tapi ia sangat jijik.

"Tuan, lepas, A..mm!"

Athena bernafas tertahan saat tiba-tiba pelukan Lucifer menguat sampai mencekik tubuhnya yang sulit bernafas membuat Athena sedikit memberontak barulah belitan tangan pria ini mereda.

"Tuan, kau .."

Lucifer kembali membelit erat hingga wajah Athena lansung merah seperti kepiting rebus menahan cekikan kuat Lucifer ketubuhnya dalam beberapa saat kemudian kembali mengendurkannya hingga nafas Athena memburu terlentang dengan keringat dingin bercucuran dikeningnya.

Sudut bibir Lucifer terangkat melihat rona pucat itu kembali tapi kali ini disertai dada Athena naik turun tak beraturan mengisi udara kembali ke rongga dadanya.

"Kau belum tidur?"

Akhirnya Lucifer membuka suara agak serak dan berat membuat Athena membatu menyentak kasar lengan kekar yang ada dipinggangnya ini tapi sayangnya belitan Lucifer sangat kuat menguncinya hingga ia hanya bisa bergerak pelan itupun susah payah memunggungi pria ini.

Kali ini, Lucifer tak ingin mengulang penyiksaan wanita ini hingga ia menekan kecil bagian disela belakang telinganya hingga kembali menggulingi Athena yang hanya mengumpat saat kaki kekar ini menimpa pahanya.

"Tubuhnya berat tapi masih saja meinmpaku

1
Earlyta a.s Salsabila
aku dah baca semua
jojo
Luar biasa
Susanti
/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
niken larasati
Luar biasa
Vivian Pipi
ceritanya bagus banget aku udh baca bekali" cerita ini sangat rekomen
Dara Fuji
hmmm hadiiir lah absen aja penasaran bab selanjutnya
Irma Yunika
sangat sangat bagus
bundha novita
Luar biasa
Adam malik
Biasa
Adam malik
Buruk
Nona_El
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Dasar suami si BUCIN AKUT🤣🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Seandai nya kamu nerpikir dan bersikap kek gini,Pasti Hera masih hidup,Harusnya kamu menunjukkan jalan yg benar ke anak mu,Biar dia terlepas dari Obsesi nya,Masih banyak pria lain di luar sana yg bisa mencintai dan menyayangi Hera kalo dia bisa ikhlasin Cifer,Vinta kan gak bisa di paksa..
Qaisaa Nazarudin
Baguslah Hera mati,nyusahin aja,ganggu hubungan orang,udah ditolak mentah2 masih aja keras kepala..Hera mati di ganti dgn Dokter gatal..
Qaisaa Nazarudin
Sabar Cifer,Hormon Bumil emang kek gitu..
Qaisaa Nazarudin
Begitu dong Hena,Berjuang lah,Jangan menyerah begitu saja,Kasian Cifer..
Qaisaa Nazarudin
Yg bikin buruk keadaan Cifer memburuk itu kalian sekeluarga,yg terlalu egois dan memaksa,Bukan karena Hena..😡😡
Qaisaa Nazarudin
Ya salam Cifer posesif banget..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Good memang itu yg harus Lucifer lakukan kan utk menutup keinginan Keluarga toxic nya itu..👏👏👏💪💪💪
Qaisaa Nazarudin
Nagaimana dgn keluarga Lucifer? Apakah mereka akan menerima Hena? Dan apakah Cifer akan tunduk dgn permintaan keluarga nya,Kenapa feelingku mengatakan,Kalo mereka akan dipisahkan oleh keluarga Cifer? Pastinya perjalanan Cinta mereka gak semulus jalan tol..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!