NovelToon NovelToon
KUJUAL PERAWANKU DEMI NENEK

KUJUAL PERAWANKU DEMI NENEK

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: akos

Kisah seorang cucu yang relah mengorbankan mahkotanya demi menyelamatkan nyawa sang nenek.

Rindu nama gadis itu, dia harus bertemu dengan seorang pria yang sangat kejam dan juga di takuti di kota itu.

Apa yang akan terjadi berikutnya yuk mari ikuti kisah selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon akos, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. BERTEMU LAGI.

Fathur membiarkan saja Rany memegangi lenganya sambil melangkah masuk kedalam perusahaan.

Jejeran para karyawan terlihat di depan pintu untuk menyambut kedatanganya.

"Selamat Pagi Tuan!,"ucap seorang pria parubaya maju kedepan sambil menundukan kepala kepada Fathur.

" Hum pagi, Bagaimana keadaan perusahaan setelah Aku tinggalkan beberapa bulan ini?," tanya Fathur pada pria parubaya itu.

"Semuanya terkendali Tuan, seperti perintah Anda," jawab Pria parubaya itu.

"Bagus kalau begitu. Kamu boleh menyuruh mereka kembali bekerja seperti sedia kala. Jangan sampai ada lagi yang berleha-leha dan mencuri-curi waktu saat jam kerja sedang berlangsung, paham!," perintah Fathur pada pria parubaya itu.

"Paham Tuan!. Hay kalian semua, kembalilah bekerja seperti sedia kala. dan jangan sampai ada yang mencuri-curi waktu saat jam kerja berlangsung. Bila Aku sampai menemukan salah satu dari kalian melakukan itu, jangan salahkan Aku bila Aku memecat kalian tanpa memberi pesangon sepersen pun, paham," arahan Pria parubaya tadi menghadap kearah para karyawan perusahaan F&R.

"Paham Pak," Jawab para karyawan itu serentak dan berbalik haluan menuju ke arah tempat kerja mereka masing-masing.

Setelah semua karyawan itu bubar. Fathur melangkah lebih kedalam dan tentunya di temany Rany yang masih terus mengelayut manja di lenganya.

Mata para karyawan terutama kaum hawa yang melihat hal itu merasa jijik akan kelakuan Rany yang seolah-olah sudah tidak punya urat malu, mengelayut manja tanpa di pedulikan oleh Fathur.

Tapi apa boleh buat, mereka tidak bisa berkata apa-apa sakin takut dengan Fathur dan juga kekuasaan Samad Iskandar ayah dari Rany.

Mencari masalah dengan kedua orang itu sama halnya dengan mencari mati.

Fathur dan Rany melangkah kearah Lift hingga tiba-tiba mereka harus terhenti tak kala sebuah ember kecil berisi air menimpa kepala milik Rany.

"Bhuss........."

"Aduh.......!Sialan, siapa yang berani melakukan ini padaku," Rany mengibas-gibaskan tanganya kearah bajunya yang sudah basah akibat guyuran air dalam ember yang tepat mengenai kepalanya.

"Maaf, Maaf saya tidak sengaja," ucap seorang perempuan muda turun dari tangga yang terbuat dari besi aluminium.

"Apa katamu, maaf!," Rany memegangi kera baju milik perempuan itu dan ingin menamparnya.

Belum juga tangan Rany menyentuh wajah perempuan itu, tangan Fathur seketika menangkapnya.

"Rany hentikan kataku!," bentak Fathur pada Rany.

"Tapi sayang!, sialan ini sudah membasahi bajuku!," Protes Rany sambil menunjuk kearah perempuan muda yang sedari tadi hanya bisa menunduk karena merasa bersalah.

"Sudahlah Rany, Bajumu bisa di ganti, Aku akan memesankan baju baru untukmu pada sekertarisku. Dan kamu, Ayo ikut Aku keruanganku," tunjuk Fathur pada perempuan muda itu.

Perempuan muda itu hanya bisa mengangguk kecil sambari tertunduk di hadapan Rany dan juga Fathur tanpa berani memperlihatkan wajahnya.

Tidak lama kemudian, ketiganya pun masuk kedalam lift menuju kearah lantai 7 dimana ruangan Fathur sebagai president direksi ada diatas sana.

Setelah tiba di lantai 7, kembali pintu lift terbuka secara otomatis. Rany dan Fathur melangkah keluar diikuti oleh perempuan muda tadi dari arah belakang.

Belum juga mereka tiba di depan ruangan Fathur seorang perempuan muda nan seksi berlari kecil menghampiri mereka.

"Pagi Tuan Fathur, Saya Linda. Saya sekertaris baru yang menggantikan posisi Martha untuk sementara waktu karena dia sedang mengambil cuti sehabis melahirkan," Linda tertunduk memberi hormat pada Fathur.

"Hum, Rany ikutlah dengan sekertarisku ini, biar dia mengurus bajumu yang basah itu. Dan kamu, masuk kedalam ruanganku," Fathur menatapi perempuan muda itu yang terus saja menunduk tanpa berani untuk menatapnya sakit takutnya.

"Ayo Nona ikut Saya, biar Saya menyiapkan baju baru buat Anda," ajak Linda pada Rany.

"Tapi sayang, Aku mau mengganti bajuku di ruangan kamu saja," kembali Rany ingin mengelayut manja tapi Fathur segera menghindar.

"Rany cepat ikut dia atau Aku akan menyuruhmu pulang," bentak Fathur pada Rany.

"Awas saja kamu perempuan sialan. Aku akan membuat perhitungan denganmu nanti," Rany sedikit mendorong tubuh perempuan muda itu lalu menghentak-hentakkan kakinya diatas lantai dan mengikuti langkah Linda meninggalkan tempat itu.

Setelah kepergian Rany dan Linda. Fathur masuk kedalam ruanganya dan masih diekori oleh perempuan muda itu dari arah belakang.

Fathur menutup kembali daun pintu setelah keduanya sudah berada di dalam sana.

"Angkat wajahmu," bentak Fathur pada perempuan muda itu.

Dengan pelan-pelan sekali perempuan muda itu mengangkat wajahnya.

Dan.........

Kedua mata mereka saling melotot.

"Kamu!, untuk apa kamu datang ke perusahaanku. Oh...Aku tahu, kamu membuntutiku dan ingin menjual tubuhmu lagi padaku atau pada karyawan yang ada di perusahaan ini bukan?," tatap tajam Fathur dengan bibir sedikit mengejeki Rindu.

"Maaf Tuan. Anda itu berpendidikan tinggi dan sudah pasti tahu apa yang Saya kerjakan di tempat ini melalui pakaian yang Saya kenakan ini. Kalau pun Saya mau menjual diri, Saya juga pilih-pilih pelanggan yang bisa menjamah tubuhku dengan baik dan memperlakukan seorang perempuan layaknya seorang manusia bukan manusia kasar seperti Anda itu," Rindu menjawab tegas perkataan Fathur dan menyisipkan kalimat-kalimat sindiran pada laki-laki yang berdiri di hadapanya kala itu.

"Kau!," Fathur membunyikan kedua rahangnya sakin jengkelnya mendengar jawaban Rindu.

"Mulai saat ini kamu di pecat. Kamu jangan coba-coba lagi memperlihatkan wajahmu di perusahaan ini, Dasar perempuan j4lang. cepat keluar!," Fathur menunjuk ke arah pintu keluar.

"Dengan senang hati Aku akan melakukanya. Kalau begitu Saya permisi. Tapi Ingat Tuan, suatu saat nanti Anda akan menyesali semua perbuatan yang telah Tuan lakukan padaku," Rindu tersenyum tipis kemudian berbalik dan melangkah menuju kearah pintu keluar.

Fathur terdiam sejenak sambil menatap kepergian Rindu.

"Apa maksudnya dengan Aku akan menyesali semua perbuatanku padanya!, Ah ...sudalah untuk apa Aku memikirkan perempuan hina itu," Fathur mendudukkan tubuhnya diatas kursi kerjanya kemudian membuka laptop yang tergeletak diatas meja.

Baru beberapa menit saja Fathur konsentrasi menatapi layar laptop yang ada di hadapanya, tiba-tiba harus buyar karena mendengar keributan kecil di luar sana.

"Ah.....menggangu saja," Fathur bangkit dari tempat duduknya dan melangkah menuju kearah pintu.

Fathur memutar gagang pintu dan sedikit menariknya.

"Hay.....kenapa kalian membuat keributan di depan ruanganku," bentak Fathur pada ketiga karyawan perempuan yang ada disana.

Ketiga karyawan perempuan itu seketika berbalik dan mendapati Fathur dengan mata melotot

seolah-olah akan memangsa mereka bertiga saat itu juga.

"Kenapa kalian diam saja seperti orang-orangan sawah," kembali sekali lagi Fathur menaikkan nada bicaranya.

"Anu Tuan, salah seorang cleaning service kita tiba-tiba pingsan. Lihatlah," jawab salah seorang dari mereka sambil menunjuk kearah lantai dimana sesorang sedang tergeletak tidak sadarkan diri diatas sana.

1
Nurjana Bakir
lanjut
ollyooliver
gak masuk akal, jelas" rindu masih perawan tapi dibilang jalang,perempuan hina lah..trus nih pesona rindu sebagai pemeean utama gak kuat. bahkan setelah kejadian itu fathur tdk memikirkan rindu maksudnya ada daya tarik dari rindu untuk membuat fathur terus mengingat rindu..

gak cocoklah jadi pemeran utama wanita
ollyooliver
bukannya perjodohan mereka batal? trus knp tingkah rany seperti ini seolah fathur menerima kehadiran rany yg jelas tdk disukanya begitupun akos
siska@ggrei85
athor.. kok gak ada cerita rindu yang ke makan anak cowok nya sih.. penasaran deh di makam kan dmn..
RatuElla11: halo kak, mampir juga yuk kekaryaku, "Istri Simpanan Pemuas Tuan Eden."
total 1 replies
Ratna Ningsih
aaah jadi rindu serindu rindunyakaaaaaaan...sampek sampek mggak sabar mau nengok dedek bayi🤣🤣🤣
Ratna Ningsih
is abang abangan...hilamh sudah tuuuh gelar presidennya
Ratna Ningsih
🤣🤣🤣🤣🤣
Ratna Ningsih
/Facepalm/sakit perutku gigiku kering..gara gara fatur..lagaian bunga juga tidak minta di.bantu..
Heny
Rindu jng lebay km punya anak
Heny
Alhamdulillah smg mrk bahagia
Heny
Klau sdh mengakui halal kan biar sah
Heny
Rindu pergilah yg jauh biar Fathur menyesal
Heny
Akos anak siapa thor
Heny
Panti asuhan F dan R Fathur dan Rindu
Heny
Duh tuan Fathur jng galak2 ntar bucin
Heny
Cerita nya bagus thor
Heny
Akos ngomong nya jng cadel
Heny
Akos sdh tk knp ngomong msh pelat
Heny
Thor buat Rindu pergi yg jauh kasian selalu dihina
Heny
Rindu pergilah menjauh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!