NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Gadis Gunung

Identitas Tersembunyi Gadis Gunung

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:97.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nike Julianti

Seorang gadis berusia menjelang 16 tahun, tinggal dan tumbuh di gunung sejak usianya 3 tahun. Tinggal bersama sng kakek, setelah kedua orang tua nya meninggal karena kecelakaan.

Qaisara Aulia Syahrizky, gadis yang memiliki 2 sahabat makhluk tak kasat mata. Memiliki banyak keahlian, menyembunyikan identitasnya.

Happy Reading All🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keributan di Hari Pertama Sekolah

"AULIAAAA" teriak Danish, membuat para murid yang ada di sana. Langsung mengalihkan tatapan mereka, ke arah Danish dan Aulia.

Aulia yang sedang memarkirkan sepedanya menoleh, ia tersenyum melihat Danish berlari ke arahnya. Senyuman yang membuat banyak orang terpesona, karena Aulia terlihat begitu cantik.

"Pagi banget lo, takut banget kek nya kalo telat." ucap Aulia, saat Danish sudah di dekatnya.

"Mau gimana gak pagi, bokap gue mah bangunin gue dari sebelum adzan subuh." jawab Danish

"Dih, masih di bangunin. Kek bocah lu..." ucap Aulia, Danish tertawa. Keduanya berjalan, tanpa memperdulikan tatapan orang-orang. Termasuk Zayn dan kedua sahabatnya, yang sudah tiba 5 menit sebelum Aulia.

"Itu... itu di Aulia, cantik banget kan. Cepet banget dia punya temen, kalo ga salah itu anaknya pak Hasan kan?" ucap Rico

"Iya bener, itu si Danish anak pak Hasan." balas Haris, Zayn hanya diam menyimak.

Ketiganya duduk di atas motor sport masing-masing, tentu dengan bisikan-bisikan ghaib dari murid sekitar.

Zayn melangkah kan kakinya, kedua sahabatnya pun mengikuti dari belakang.

.

.

"Kita sekelas Lia" ucap Danish senang, saat membaca pembagian kelas di mading

"Hmm" jawab Aulia singkat

Tak lama terdengar pengumuman, agar semua murid berkumpul di lapangan sekolah.

Semua murid berkumpul di lapangan. Dari murid baru, sampe kakak kelas. Aulia berbaris dengan di belakang, karena tinggi. Awalnya semua berjalan baik-baik saja, semua murid dan guru mendengarkan arahan dari kepala sekolah. Sampai...

"SIAPA YANG BERNAMA AULIA, MAJU KE DEPAN!!" terdengar teriakan dari arah gerbang, Karen tersenyum. Setelah tadi pagi, ia kesal setengah mati. Karena melihat keberadaan Aulia, di tambah Zayn yang memperhatikannya.

"MAMPUS LO?!" ucap Karen puas

Danish yang memang di belakang juga, tapi beda barisan. Langsung berjalan ke arah Aulia, Aulia menatap teman pertamanya itu.

"Suara siapa itu Dan? Kaget banget, kek nya ga butuh toa kalo mau pengumuman." tanya Aulia

"Itu nyokap nya si kakak kelas, yang ribut ma lu kemaren." jawab Danish, yang menahan tawa karena ucapan Aulia

"Si Karen?" Danish mengangguk

"Gimana nih Li, lu baru masuk. Masa iya harus keluar lagi? Dia sama kek anaknya, sombong dan seenaknya sendiri. Dia...

"AULIAAAA... KE DEPAN KAMU!!!" teriakan itu, membuat Danish menghentikan ucapannya. Di depan sana, bu Diah mendekati ibunya Karen.

"Maaf nyonya, apa yang mau anda lakukan?" tanya bu Diah, padahal sudah tau jawabannya....

MENGELUARKAN AULIA!!!

"EEHHH... KAMU JUGA, KAMU SUDAH BERANI MENEGUR PUTRIKU. APA HAK KAMU MENEGUR PUTRIKU HAH?! AKU AKAN BUAT KAMU KELUAR DARI SEKOLAH INI, BERSAMAAN DENGAN SI AULIA ITU." balas ibunya Karen, yang berteriak di depan wajah bu Diah. Bu Diah menghirup oksigen banyak-banyak, hal ini sudah bisa ia tebak.

"Tapi tidak dengan Aulia" ucap bu Diah, dengan tatapan berani. Ia tak peduli, bila harus di keluarkan. Tapi anak genius seperti Aulia, tidak bisa di perlakukan seenaknya. Sekolah akan rugi, bila sampai melepaskan Aulia.

PLAK

Semua orang terkejut, dengan apa yang di lakukan oleh ibunya Karen. Dia menampar bu Diah, lapangan hening....

"Nyonya Sarah, anda tidak bisa seperti ini." ucap kepala sekolah marah

"Apa anda juga mau di pecat suami saya?" tanya bu Sarah menantang

"Silahkan, tapi saya juga mau melaporkan sikap sewenang-wenang ibu. Saya bisa meminta bu Diah, untuk melakukan visum. Saya sudah cukup lama bersabar, menghadapi ibu dan putri ibu. Kalian semakin semena-mena, membuat sekolah ini menjadi tidak tenang." jawab pak kepala sekolah dengan berani, keluarga Karen semakin dibiarkan, akan semakin semena-mena.

"BERANI KAMU...

"Kenapa harus takut?" tanya Aulia, yang sudah berjalan ke depan. Danish, dia tentu mengikuti Aulia dari belakang.

"Siapa kamu? Anak ingusan, jangan suka ikut campur urusan orang dewasa." bu Sarah, semaki emosi

"Bukan kah anda yang ingin bertemu dengan saya? Kenapa sekarang malah bertanya?" tanya Aulia balik

"KAMU AULIA, KAMU YANG MEBUAT PUTRIKU DI PERMALUKAN. HAH?!" bentak bu Sarah

"Hmmpp" Aulia menahan tawa

"Apa yang kamu tertawakan?" tanya bu Sarah, wajah semakin merah. Keduanya mengepal erat, bersiap hendak menampar Aulia

"Saya mempermalukan putri anda, tanpa saya permalukan dia. Kelakuan nya sudah mempermalukan dirinya sendiri, apa anda tidak menyadari hal itu?" jawab Aulia, seraya bertanya

"KAMU.."

TAP

Aulia mengangkap tangan bu Sarah dengan mudah, tinggi badan Aulia bahkan mengalahkan bu Sarah.

"Rupanya sifat Karen suka memukul, adalah turunan dari ibunya. Apa ini yang di sebut, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Karena kelakuan buruk anda, menurun semua pada putri anda." ucap Aulia, tanpa melepas pergelangan tangan bu Sarah. Aulia mendekatkan mulutnya, ke telinga bu Sarah.

'Contohnya.... seperti membunuh para pelayan? Atau.... membunuh teman, saat masih di SMP.' bisik Aulia

DEG

Tubuh bu Sarah terhuyung, Aulia melepaskan pegangan tangganya. Sehingga membuat bu Aulia terjatuh, terjerembab di atas tanah.

"MOMMY" teriak Karen, seraya berlari menghampiri sang ibu. Ibunya terlihat seperti orang linglung, wajahnya terlihat pucat.

"Mommy, ga papa kan?" tanya Karen cemas, seraya duduk di samping sang ibu. Karen menengadahkan kepala, menatap nyalang pada Aulia. Aulia tersenyum, ia malah terlihat santai.

"APA YANG UDAH LO LAKUIN MA NYOKAP GUE?!" bentak Karen

"Emang lu liat, apa yang gue lakuin ma nyokap lo? Gue cuma lepasin tangannya, kalo dia jatoh. Ya itu mah, dianya yang ga bisa jaga keseimbangan." jawab Aulia, Karen bangun, ia berdiri di depan Aulia.

"GUE BAKAL BIKIN LO KELUAR DARI SINI, LO GA PANTES BERADA DI SEKOLAH INI!!" teriak Karen, seraya menujuk wajah Aulia. Danish tak suka, ia memukul lengan Karen.

"KYAAAA... LO APA-APAAN ANAK KACUNG?! BERANI LO MUKUL GU...

PLAK

"KYAAAA" Karen berteriak, saat pipi kirinya di tampar oleh Aulia.

"JAGA MULUT LO!!!" ucap Aulia, penuh penekanan, membuat Karen yang hendak membentak Aulia. Langsung terdiam, merasakan aura yang terasa menekan dirinya.

"Kita liat... Gue, bu Diah, pak kepala sekolah.... atau LO DAN KEDUA ORANG TUA LO!! Yang bakal keluar dari sekolah ini, setelah...

Aulia mengklik sesuatu, dari ponselnya.

TING

TING

TING

Suara notifikasi pesan di ponsel, milik semua orang yang ada di lapangan. Serentak mereka membuka ponsel, mereka semua terkejut. Dengan apa yang mereka lihat, di ponsel mereka.

'GILAAAAA... INI BENERAN SI KAREN?'

'DIA BUNUH ORANG DONG, I INI DI RUMAHNYA KAN?'

'ITU PELAYAN NYA WOYYY, GUE PERNAH LIAT WAKTU DIA BELANJA DI MAMANG SAYUR. JADI DIA UDAH MENINGGAL, BILANGNYA PULANG KAMPUNG.' ucap salah satu murid, yang satu kawasan tempat tinggal dengan Karen

'ANJAAAYYY... BOKAP NYA SI KAREN SAMA PARAHNYA, DIA MAEN DI KLUB MA CEWE-CEWE PANGGILAN!!'

'BUKAN CUMA 1 WOYYY.. GILAAAA, PEMAIN TERNYATA!!!!'

Adegan tak pantas memang di sensor, tapi wajah ayahnya Karen di perlihatkan dengan jelas.

'INI... BUKAN KAREN, TAPI MIRIP SAMA BU SARAH. DIA JUGA DORONG TEMEN SMP NYA, SAMPE TEWAS DARI LANTAI DUA.'

'BENER, INI NYOKAP NYA KAREN WAKTU MUDA!!'

'SATU KELUARGA EDAN SEMUA'

Karen membulatkan kedua matanya, karena mendengar ucapan para murid. Ia gegas mengambil ponsel dan membukanya...

DEG

"NGGAAAAAKKK....

...****************...

Jangan lupa jadiin favorit, kasih like, komen, gift dan vote nya yaaaaa....

1
Tini Uje
aaaaa..lagi thor 😄
Ayuk Witanto
bener Dhira udah enek...gak respek ma mereka
mama_im
😭😭😭😭😭 kok aq ikut nyesek ya 🥹🥹🥹
Ayuk Witanto
emang...kalau gak bodoh apa iya anak sendiri di trlantarin
Ayuk Witanto
ya ampun dan....jadi gak seru ini ngerekamnya🤣
Ayuk Witanto
ikutan jijik
Ayuk Witanto
panas....
E F
tq thor🙏😍
lanjuttttt yg bykkkk🤭😄💪
Ayuk Witanto
ya ampun🤣🤣
Ela Jutek
huh kasus Dhira selesai, mayan berat juga ya Aul tapi semua selesai dengan lancar
Ela Jutek: mayan puas lah mak
total 2 replies
_bunda@dlan_
😀😀😀😀 tdk prnh puas sy stiap bca novel ini
kaylla salsabella
mpus deh lo🤣🤣🤣
kaylla salsabella
kyaaaaaa... siapa kalian.... 🤣🤣🤣
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 ayo liat aku juga penasaran🤣🤣🤣
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣
Noey Aprilia
Ayo hajar smp bbak belur...abs tu arak kliling jln ,trs lmpar pke telur busuk dn smpah yg bau.....😡😡😡
Yeyet Suryadi
sabarrr sabar nunggu bsk lagi
Sri Musdalefi
mampus kau..dajjal
nenk
semoga sehat selalu ya
ule_keke (IG: ule_keke26): Aamiin 💓
total 1 replies
Lenny Setiamuni
belegug si emeli mah, percaya KA si panu kurap kadaw kutu air..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!