NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / Aliansi Pernikahan / Cintapertama
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Asha dijodohkan oleh keluarga dengan tuan muda dari keluarga Rahardi. Keluarga nomor satu di kota mereka. Pria itu tampan, mirip aktor luar negara, bahkan terlihat bak anime hidup. Hanya saja, itu saat ia tidak bergerak saja. Jika ia bergersk atau berbicara, dia berbeda dari yang kaum hawa harapkan. Pria itu gemulai, kemayu, pria bertulang lunak atau apapun lah itu sebutan untuk dia yang berbeda dari pria pada umumnya.

Perjodohan itu karena hutang budi papa Asha pada keluarga Irza. Namun, dibalik itu semua, ada hal tersembunyi yang Asha tidak ketahui. Apakah hal tersembunyi itu? Yuk! Ikuti kisah mereka sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps*9

Irza lagi-lagi menundukkan wajahnya karena ucapan Asha barusan. Kemudian, suara lembut dari pria itu terdengar kembali.

"Maaf .... "

Sontak, Asha menatap tajam Irza.

"Maaf? Lagi-lagi maaf. Sudah ku bilang, aku gak mau bicara sekarang. Aku lelah. Sangat lelah."

"Aku salah," ucap Irza dengan nada penuh akan rasa bersalahnya.

Sungguh, Asha benar-benar kehabisan kata-kata saat berbicara dengan pria tersebut. Karena pria ini sama sekali tidak memberikan perlawanan. Yang ia tahu hanya menunduk, minta maaf, juga mengakui kesalahan. Padahal, itu sama sekali bukan yang Asha inginkan.

Asha melepaskan napas berat. Setelahnya, beranjak meninggalkan Irza. Gadis itu merasa sangat terbebani hanya dengan melihat kehadiran Irza di depannya. Entahlah. Tidak sepenuhnya benci, tidak sepenuhnya marah. Tapi ... Sha juga tidak tahu apa yang sebenarnya hatinya rasakan.

Asha menangis dipojokan taman. Menumpahkan segala keluh kesah yang ada di hatinya. Batinnya terluka terlalu dalam sampai terasa sangat perih. Terlalu perih sampai tidak bisa ia abaikan.

Kedua sahabatnya hanya bisa mengelus punggung Asha. Membiarkan gadis itu melepaskan unek-unek yang ada di hati juga di pikiran melalui tangisan. Hingga akhirnya, Sha terlihat sedikit lebih tenang.

"Sha .... "

"Aku baik-baik saja sekarang. Setidaknya, sedikit lebih baik," ucap Asha sambil menyeka air mata yang masih tersisa.

"Mau izin lagi?" Laura bertanya. "Kita jalan-jalan keluar. Kami temani kamu. Gimana?"

Sha mendongak untuk melihat wajah temannya. Senyum manis terlihat di bibir Laura di susul Cindi yang tersenyum sambil mengangguk.

"Iya. Jika kamu masih merasa tidak cukup lega, bagaimana kalo kita bermain-main ke luar saja hari ini. Kami berdua akan ikut kamu, Sha."

Asha tersenyum kecil. Dingin di dalam hati langsung berubah hanya karena senyum dibarengi dengan ucapan yang sahabatnya lontarkan. Ternyata, punya sahabat baik itu sangat beruntung ya. Mereka akan lebih memahami kita dibandingkan keluarga.

"Aku ingin. Tapi nggak bisa izin lagi. Kemarin sudah izin, hari ini sebaiknya jangan."

"Tapi kan .... "

"Gak papa. Aku sudah baikan kok. Kalian berdua tidak perlu cemas."

"Sha .... Jika butuh bantuan apapun, jangan sungkan. Kita berdua akan selalu ada buat kamu." Cindi berucap dengan penuh kesedihan.

"Iya, Sha. Jika kamu apapun, ada masalah apapun, jangan pendam sendirian ya. Bicara sama kita berdua. Kami mungkin gak bisa bantu sepenuhnya. Tapi setidaknya, kami bisa memberikan dukungan untukmu sebisa kami."

"Laura benar. Kami bisa bantu. Termasuk, jika kamu beneran gak mau nikah, kami bisa bantu kamu untuk kabur dari pernikahan itu."

Deg. Seketika tatapan Asha terfokus pada Cindi. "Maksud ... kalian berdua? Kabur gimana?"

"Ya kabur. Pergi jauh. Ke mana kamu inginkan, kami bisa bawa kamu kabur," ucap Cindi polos.

Bukannya kesal, Sha malah terkekeh pelan.

"Ya ampun, Cin. Pikiran mu kok bisa sampai ke sana."

"Iya, aku emang gak ingin pernikahan ini terjadi. Aku memang gak suka sama Irza. Tapi aku punya kedua orang tua. Aku gak mungkin bikin hati mereka kecewa dan terluka hanya gara-gara ulah ku. Mereka sudah membesarkan aku dengan susah payah. Tidak pernah menuntut apapun padaku selama ini. Mungkin sekarang, aku bisa balas jasa mereka walau dengan mengorbankan masa depan juga segala mimpiku untuk duniaku selanjutnya."

Cindi langsung memasang wajah sedih. Kemudian, memeluk Asha dengan erat.

"Sha ... kamu anak yang sangat berbakti ternyata ya."

"Iya. Gak kayak kamu pembangkang terus," ucap Laura pelan. Tapi, masih terdengar sangat sangat di telinga dua sahabatnya.

Sontak, Cindi melepaskan pelukannya.

"Ngomong apa kamu barusan, La? Enak aja bilang aku pembangkang. Aku ini anak baik tau?"

"Baik apanya?"

"Iya. Aku anak baik."

Dua sahabatnya malah berdebat. Suasana hangat langsung tercipta. Sementara itu, di sekitaran sana, hampir di seluruh sudut kampus sedang bergosip ria. Tentu saja tentang pertunangan Irza dengan Asha. Artikel itu menyebar dengan luas sehingga menciptakan obrolan hangat dengan cepat.

"Ashanti? Asha anak fakultas pariwisata itu?"

"Aku rasa iya. Mana ada Ashanti lain di kampus kita," ucap teman itu menjawab apa yang temannya tanyakan.

"Ya ampun. Kasihan si Asha ya, bertunangan dengan pria gemulai kek Irza."

"Lha, kok bisa sih? Mereka kan gak dekat sedikitpun. Tapi kok Asha bisa bertunangan dengan Irza."

"Aku yakin ini perjodohan."

"Mungkin saja perjodohan. Aku lihat di koridor tadi, Sha ngomong sama Irza dengan wajah kesal."

"Iya, tadi pagi juga begitu. Irza ngobrol sama Asha di depan kampus. Wajar Asha kesal gitu."

"Kasihan Asha ya. Gadis cantik malah dijodohkan dengan pria gemulai kek Irza. Wajahnya emang bisa diandalkan. Tapi kan fisiknya nggak memungkinkan."

Dan ... ada banyak lagi kata-kata yang mereka bicarakan sekarang. Mulai dari mengasihani Asha, sampai berpikiran miring yang lainnya. Tentu saja tak lupa membicarakan tentang kelemahan Irza. Menyudutkan pria itu dengan tampilan gemulai nya.

Irza menutup matanya rapat-rapat di pojokan kamar mandi. Batinnya terluka sangat luar biasa. Bukan hanya karena dirinya yang sedang dijadikan bahan omongan seisi kampus. Melainkan, karena Sha, orang yang ia sayang juga ikut terlibat dalam pembicaraan itu kini.

"Asha, maaf. Aku terlalu egois. Sangat ingin memiliki kamu sampai lupa, kalau aku gal pantas buat kamu. Dan sekarang, aku malah bikin kamu punya masalah besar, Sha."

Irza langsung menghubungi papanya untuk bicara. Beberapa saat berlalu, akhirnya panggilan itu tersambung juga.

"Za. Ada apa menghubungi papa sekarang?"

"Pa ... kenapa bikin artikel segala sih? Saat ini, artikel itu bikin Asha jadi bahan omongan orang."

"Irza. Kamu gak bahagia apa bisa bersama dia?"

"Aku bahagia, Pa. Tapi ini terlalu egois. Ini menyakitkan buat Asha. Dia gak pernah jadi bahan omongan orang lain, Pa. Aku-- "

"Papa tahu. Nanti kita bahas di rumah saja. Papa ada rapat sekarang."

Pada akhirnya, panggilan itu berakhir tanpa kejelasan. Irza menatap wajahnya di depan cermin. Garis wajah yang sempurna dengan kulit mulus yang sangat luar biasa. Tapi kenapa dia bisa jadi pria gemulai yang lemah?

"Asha .... Maaf."

Beberapa saat diam di kamar mandi, Irza akhirnya beranjak meninggalkan tempat tersebut. Sontak, saat wajahnya terlihat, mereka yang suka mengganggu langsung mendekat.

"Hei ... tuan muda Rahardi. Kamu beneran jago yah. Bisa-bisanya kamu bertunangan dengan gadis cantik anak fakultas pariwisata itu."

"Wah ... nyali kamu besar juga ya, Tuan muda. Dengan tubuh selemah ini ingin bersama dengan wanita secantik Asha. Luar biasa beraninya."

"Alah. Palingan juga dijodohkan. Asha hanya dijadikan tameng buat melindungi anak mereka agar tidak dicap sebagai manusia belok. Makanya diumumkan di internet tentang pertunangan itu."

"Kasihan Asha ya. Cantik-cantik, tapi menikahnya dengan pria gemulai yang hanya bisa jadi pajangan aja."

1
Patrick Khan
berangkat bulan madu aja siapa tau nti kecebong hadir🤣😁
Rani: wkwkwkwk ... kayaknya gak perlu deh. cebongnya hadir gak perlu ke mana2 deh kek nya. 🤣
total 1 replies
Patrick Khan
pelakor muncul🔨🔨
Patrick Khan
aku suka😍😍😍
Patrick Khan
bikin asha cepet hamil ya kak😁
Rani: huahahahahaha... sabar atuh, nona. butuh proses ya
total 1 replies
Patrick Khan
ow gitu ternyata irza suka dr dulu tp gk berani ungkapin
Anime aikō-kā
e
Hari Dunddung
kenapa dikit banget up nya Thor 😭😭😭
Rani: uhuk, othor mu banyak kerjaan atuh akhir2 ini. mana ada acara lagi.
total 1 replies
Patrick Khan
ayo irza tunjukan km bisa dan berubah jd lebih jreng🤣🤣🤣
Rani: wkwkwkwkw.... aduhhhaiiiii
total 1 replies
Rani
mana nih yang lain. Yang udah nungguin Irza dan Asha menyatu. Mana nih mana?
Patrick Khan
akhirnya gol jg permisa🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan: ahhh kakak tau aja yg gol di tunggu😁😁😁
total 2 replies
Patrick Khan
knp yg di bahas itu2 aja sih😭😭😭😭
Rani: apa atuh?
total 1 replies
Hari Dunddung
Author jahat banget sich.....lagi tegang²nya BERSAMBUNG 😭😭😭😭😭
Hari Dunddung: 😭😭😭😭😭
total 2 replies
Dew666
Kok kasian banget ya sama irza
Rani: anak aku ini penuh cobaan tau gak sih? k
total 1 replies
partini
aku Nambung bab dulu ya Thor gumussss Banggt ga tahan akuh 🤭
Rani: eh ... kamu ya
total 3 replies
Hari Dunddung
Sekali² bikin Irza garang Thor biar pada diam teman² nya
Rani: ada entar. saat ia belain Asha, dia akan berubah.
total 1 replies
partini
si Irza ini di lemppar kotoran ke muka pun diem Bae gumusss aku , gemulai sih gemulai za tapi ga gitu juga kali kaya ga punya harga diri Banggt kamu
partini
secara what hah ?aihhhh gemulai gitu kalian pikir gemulai si Otong juga ikut lunglai CK CK CK
ga salah juga ya Thor secara melambai 🤭🤭😂
Kar Genjreng
siap siap tempur ya Sha Jangan ngira Suami gemulai lantas tidak punya senjata Kamu salah BESAR. coba sekali Kamu Ok,, langsung di exekusi oleh si gemulai hingga loyo ,,,nnt terheran mengapa si gemulai senjatanya mirip jagung bakar jumbo hahaha

🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan
sah sahhhhh👏👏👏👏
Kar Genjreng
suka suka kamu lah Asha. cuma jangan keseringan di perlakukan seperti itu tidak baik juga buat suami jadi ga punya harga diri karena selalu ngalah,,, begitu di masalh ada pas di rumah , tetapi bila di luar kamulah yang bisa menghargai,,,👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!