NovelToon NovelToon
APA INI?

APA INI?

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: andee Rosalia

para readers tolong bijak ya dalam pemilih bacaan

wanita mana yang tidak merasa sedih ketika ditinggalkan suaminya, apalagi di hari pernikahan mereka setelah ijab kabul dan sumpah - sumpah pernikahan itu telah terucap

"Jika bagimu ini adalah candaan
Jelaskan padaku di mana letak rasa lucu itu...?? Biar aku bisa membantumu menertawai hidupku"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon andee Rosalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 8

FLASHBACK ON.

Hari itu hari Kamis, beberapa hari yang lalu aku sudah menyelesaikan pendidikan S1 ku . aku dan beberapa teman merayakan hal itu disalah satu café dan baru pulang kala waktu menunjukkan pukul 05:45 sore.

Keluargaku bukanlah orang yang serba ada, jadi saat sebuah mobil mewah terparkir tepat dipekaranggan rumahku, hal itu membuatku bertanya-tanya orang kaya mana yang khilaf mendatanggi gubuk tua milik keluargaku.

Aku terus melangkah dan melangkah hingga tiba di ruang tamu milik keluargaku. Beberapa sosok berbaju mahal membuatku semakin penasaran dan bertanya-tanya akan siapa sebenarnya mereka.

" Kau sudah pulang nak?’" Ujar ayah dengan lembut untuk menyambut kedatanganku.

"Iya ayah! ada apa ? " Tanyaku dengan wajah heran. Melihatku hanya berdiri mematung tidak jauh dari pintu masuk ayah berkata

"Kemarilah nak, biar ayah mengenalkanmu dengan keluarga dan calon suamimu" Ucap ayah dengan wajah bahagiannya.

di hadapanku ada tiga orang yang dalam versi lain sangat aku kenal. Aku mengenal mereka bukan karena kami sering bertemu atau akrab melainkan wajah dan karier mereka sering diperbincangkan di media social, dan TV.

Mereka adalah Bramantio Putra Brawijaya penggusaha sukses dalam segala bidang dan istrinya yang bernama Cheristi Amelliana Brawijaya Desaener ternama di penjuru Negara dan anaknya Alfikhail Dedindra Brawjiya.

Alfikhail Dedindra Brawjiya adalah seorang penggusaha muda yang sukses di usia mudahnya tanpa bantuan dari ayahnya dia lelaki yang berwajah tampan, hidung mancung, bibir yang bewarna merah muda,dan memiliki badan yang tegap, incaran banyak wanita dan kini diperkenalkan sebagai calon suamiku.

Ku akui dia sangat tampan namun dari tatapannya sangat mengintimidasi, dingin dan menakutkan. Banyak hal yang wartawan bicarakan tentang mereka, entah itu karir, prestasi, percintaan serta kekayaan mereka.

Sempat terbersik pikiran buruk tentang mereka, dan jika bukan karena penjelasan ayah yang mengucapkan bahwa sebenarnya baik keluargaku dan keluarga brawijaya ini adalah mantan tetangga beberapa waktu silam maka aku tidak akan percaya jika mereka datang bukan untuk menggusur rumah kami ini. ayah berkata

“Wajar kamu tidak ingat, itu sudah lama sekali dan kamu masih kecil saat itu”

“Iya. aduhh dulu itu kamu masih kecil saja udah cantik banget, sekarang malah makin cantik ya” puji nyonya besar yang tidak kutahu itu benar atau tipuan semata.

“…” Aku tidak bersuara malah hanya tersenyum canggung sebagai respon untuk nyonya besar itu.

“Nak dedi juga sekarang banyak berubah ya!, saya tadi sampai pangling pas lihatnya. Aduhh anak-anak udah dewasa ya, kita sebagai orangtua malah tambah tua aja” canda ibuku dan disambut gelak tawa baik ayah dan nyonya Christi tapi tidak dengan aku, tuan besar bernama Bramantio juga anaknya. Kami malah memaksakan senyum aneh satu sama lain.

Bla

Bla

Bla

Bla

Dan masih banyak Bla bla yang bukannya membuatku yakin malah membuat kepalaku kian pening.

Entah prank atau surprise yang jelas kepalaku dibuat pening menghadapi ini. Orangtua kami masih saling berbincang, maksudku hanya kedua orangtuaku dan nyonya cheristi, tuan bram bakal menyeletuk beberapa kali untuk membenarkan beberapa bagian yang dianggapnya salah dan itu menggundang gelak tawa mereka yang tidak kumengerti.

Kini pandanganku kualihkan tapi sialnya mataku malah bersitatap dengan lelaki yang sedari tadi hanya diam dikursinya. Yang kutahu lelaki ini menjadi incaran banyak wanita tapi yang tidak kutahu, desakan semacam apa yang dia dapatkan dari orangtuanya sampai dia mau diseret mendatanggi gubuk orangtuaku.

Entah siapa yang sebenarnya bernasip sial diantara kami, akukah yang pasti tidak ada apa-apanya jika dibandingkan wanita yang rela berhari-hari menggemis demi bisa bersamanya ataukah aku yang harus rela bersaing dengan sejutaan wanita diluar sana, entahlah aku tidak tahu.

Mata kami masih bertemu dan dia bahkan memicingkan mata padaku. Lelaki itu memperhatikan setiap inci dari tubuhku. deheman dari tuan bram membunuh sepi yang terjadi lalu terdengar kalimat

" Bagaimana nak, apa kamu menerima lamaran kami?" Ucap wanita paruh baya bernama Christy mommy dari pihak laki-laki.

aku ingin sekali meneriakkan kata "TIDAK AKU BELUM INGIN MENIKAH" namun tatapan ibu yang menatap seakan meminta untuk mengiyakan diikuti dengan anggukan oleh ayah membuat dewi tertunduk lesuh. ku anggukkan kepala sebagai tanda menggiyakan permintaan mereka semua.

"Baiklah pernikahan akan dilaksanakan minggu depan" Ucap tuan Bram

"Apaaaa!!" Pekikku sekali lagi lalu masih dengan keterkejutanku aku kembali berkata "Apa tidak terlalu cepat begitu?" Sambungku lagi.

"Semua sudah diatur kamu hanya perlu menyiapkan diri untuk minggu depan dan INGAT JANGAN KABUR" Ucapnya sekali saja namun menusuk hingga ketulang.

Inikah takdirku, tapi takdir macam apa ini?.

percuma aku protes jika orang tua sudah menggatur jadwal dan merundingkan apa-apa saja yang diperlukan saat menikah. Semua rancangan-rancangan yang sudah dipersiapkan dan katanya aku sisah menghadiri acara resepsinya, dan yaaa seperti biasa ketika para orang tua terhanyut dengan rancangan dan harapannya dalam pernikahan ini.

aku menyeret langkahnya hingga di kamar. Dikamar aku akan mengistirahatkan raga dan jiwa dari kerterkejutan yang tidak bisa diterima begitu saja tapi belum juga aku berhasil menutup pintu sebuah kaki berlapiskan sepatu mahal menghentikan aktivitasku.

lelaki yang akan menikahiku menggikuti hingga kekamar dan dengan entengnya dia memasuki kamarku tanpa permisi. Tidak hanya itu, tidak tahu kenapa dia suka sekali memberi tatapan intensnya membuat semakin tak nyaman.

Kini diruangan tak seberapa yang kulabeli sebagai kamarku hanya ada kami berdua. seketika aura yang terasa sangat mencekam karena tatapan intens dan wajah datar dari pria dihadapanku.

Dedi terus menatap kuberulang kali seperti itu, entah apa yang sedang dia cari hingga tak kunjung menggalihkan tatapannya walau sedetik pun.

Semakin kubuat jarak diantara kami, dia malah mendekat. jantungku terasa berpacu dengan tempo yang lebih cepat dari sebelumnya tatapan menusuknya membuatku semakin semangat menjauh, tapi aku sudah tak bisa bergerak lagi karena kakiku terhalang kasur.

Tanpa sadar aku sudah terduduk lalu tidak lama berubah posisi menjadi terlentang, Mendapati diri tidak bisa berkutik lagi. Jantungku terpacu dengan sangat cepat seperti telah berlari berkilo-kilo jauhnya, aku tidak tahu sudah berapa lama dia sudah terlentang dan lelaki itu diatas tubuhku tetapi tidak menindihnya secara sempurna, ada tangan kokoh menahan tubuh besarnya.

Matanya masih menatapku intens dan rasa ngeri itu semakin menejelajar disekujur tubuhku, tubuhku sempat bergetar walau sesaat, apa lagi saat melihat bagian inti tubuhya berada tepat didepan pusat intiku.

otakku menyumpahi lelaki aneh itu. tanpa bisa ku cegat, benda kenyal dan sedikit basah berada dikeningku cukup lama. Dengan pelan-pelan aku membuka mata namun yang dilihat hanya melihat baju dan dasi yang tergantung pas depan wajahku.

Kecupan itu tidak hanya dikening, dedi juga mencium kedua mata, hidung, pipi dan berakhir mengecup bibirku lembut. Kala bibir kami bertemu, mataku melotot dengan sempurna tapi tidak dengan dia, dedi malah menunjukkan senyum manis yang membuatku terkesima walaupun hanya sesaat.

Kecupan dibibir tidak hanya sekali, kini dia mengecup untuk kedua, ketiga hingga kelima kalinya. Dikecupan kelima itu, bukan kecupan lagi yang kudapat dia malah memaksa lidahnya masuk untuk mengapsen setiap deretan gigiku.

Mataku semakin melotot apa lagi dia semakin merendahkan posisi tubuhnya hingga pusat inti kami bertemu. Aku merasakan benda besar, lunak mengganjal itu dibawah sana, berat tubuhnya juga bisa kurasakan karena dia dengan sepenuhnya menindih tubuhku.

Kini bukan bibirku lagi yang sedang dia ekspor tapi lekungan leherku, bisa saja kami sama-sama mengginginkan yang lebih atau sejenisnya yang jelas aku sempat mendesah kala dia mengecup juga mengisap tepat dibawah leherku. Entah berapa lama itu terjadi karena aku dibuat kalut dan lupa diri.

Desahan-desahan lembut silih berganti keluar dari bibir kami tapi itu berakhir kala kudengar sebuah ketukan dipintu. Kami berdua masih dengan posisi yang sama, mata kami bertemu dan tidak lama terdengar bisikan dengan suara berat menghucapkan kata

"MINE" hanya satu kata yang terdengar itupun terdengar samar-samar namun penuh penekanan disetiap abjadnya.

Dia sudah pergi tapi aku masih berada diposisiku dengan jantung, pikiran yang berlomba-lomba bekerja dengan sangat keras. Entah apa maksudnya mengucapkan kalimat itu yang jelas pipiku memerah dan bibirku melengkung lebar.

Bohong jika sedari tadi aku tidak terkesima dengan ketampanannya, hanya karena tatapan datarnya membuatku ciut dan tadi dia tersenyum dan mengatakan aku miliknya dengan lembut mebuatku melambung dengan sangat cepat.

Sukmaku menjerit riang untunglah masih bisa kutahan dengan sekuat tenaga. Aku kok labil ya? Aku malah membayangkan betapa bahagianya hidup dengan dia yang tampan duhh aku serasa tidak sabar lagi menjadi istrinya hingga membuat banyak wanita iri padaku.

Bayangan-bayangan itu akhirnya membayanggiku hingga kami makan malam bersama dan mereka akhirnya benar-benar pulang.

FLASHBACK OFF

1
Sondang Sartika Lumbanraja
yang paling aneh tuh orang tua Dewi bisa nya anak nya bolak balik dimasukkan ke kadang harimau udah tau anak nya disakiti dilecehkan dan dibuang tapi tetap aja disuruh balik ke suami nya yg gila
Irma Wati
kan judulnya apa ini.jadi cerita nya pun sm apa ini ko ngk jls
Allessha Nayyaka
pada akhirnya dewi bkl nyesel mpe mati
Kurniawati Adek
terlalu panjang alur nya,klu bisa inti nya ja supaya ga bosan membaca nya🙏
Siti Aisyah
secara agama dewi sdh bebas meskipun tdk ada ucapan ...wanita yg tidak di nafkahi lahir bathin selama 3 bulan berturut.turut itu sdh jatuh talak...jd dewi sdh wanita single lg...janda rasa perawan..krn gak pernah disentuh..🤣🤣🤣
Siti Aisyah
gak ada yg hrs dikomentarin yaa thor...prolog kepanjangan
Lestari Lestari
sumpah ini adalah novel terburuk yg pernah ku baca
Risa Istifa
🤗🤗🤗🤗🤗🤗
Risa Istifa
😭😭😭😭😭😭😭
Risa Istifa
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Jade Meamoure
cerita yg aneh tp aq tetep support agar di kesempatan lain bisa membuat karya yg lebih greget dan di sukai pembacanya
Jade Meamoure
kasih tendangan penghancur masa depan Napa...sebel aq koq teraniaya mulu
Jade Meamoure
nyimak Thor
RiStha Carvalho
ceritanya gak jelas,,, gimana kelanjutan rianti sama dedi??? menguap begitu saja. dgn mudahnya dewi balik lagi sama dedi setelah berulang kali di sakiti. bener" cerita in****ar
Nety
aku takan pernah sudi merendah kan harga dirinya.

ko aku sedikit bingung ya, sebenarnya yg ngomong ini siapa sih?? dewi yg menceritakan kisah nya apa orang lain yg menceritakan kisah dewi

hmmmm 🤔🤔??
Citra Esmi
sumpah deh geregetan aq.... pengin berhenti baca kasian dewi nya.... tapi penasaran .... huaaaaaaaa
Davina Jbg
sbnrnya msh bnyak pertanyaan yg blm terjawab sih.. spt hub rianti dan dedi, kmn dedi menghilang n jarang pulang, dan bagaiman hkdpan dedi stlah dewi menghilang.
Maritza Hanan
mumet aku bacanya 💣
Debora Tangke
capek ngikutin alurx gak jelas ,kirain saat dewi koma dan sadar utk brpamitan dan prgi utk slma2x kisahx sdh end ,kok malah jdi pux ank lagi kan janinx sdh diangkat dan mati krn kecelkaaan ?
Revalina
jujur aku belom paham alur ceritanya Keman? terus plakor nya hilang? kemana kecelakaannya kenapa? aku 😕😕
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!