NovelToon NovelToon
Istri Kedua Ustadz Tampan

Istri Kedua Ustadz Tampan

Status: tamat
Genre:Poligami / Cintapertama / Tamat
Popularitas:347k
Nilai: 4.9
Nama Author: Julia And'Marian

kisah seorang ustadz

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia And'Marian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 9

Bulir bening masih setia membasahi pipi Dila .. Dila sudah mencoba menghapus nya , mencoba menguatkan diri nya, namun rasa sesak di dalam dada nya , Dila tidak mampu menahan nya ..

Tangan Dila terulur mengelus puncak kepala sang putra dengan lembut , untung Rayyan tengah tertidur , jadi Rayyan tidak terusik sama sekali ...

'Muhammad Rayyan Zayn ' nama yang indah .. Nama yang di berikan oleh seseorang ...

"Aku tidak mau memberikan gelar di belakang nama nya dengan nama ku"

Pria yang ada di depan nya menangkup kan kedua telapak tangan nya , sembari menangis .. 

      "aku mohon ... Aku ingin memberikan yang terbaik untuk nya "

      "Cih ! Dengan kamu seperti ini , itu sudah menunjukkan jika kamu bukan sosok yang baik untuk nya "

      "Aku tidak perduli ... Aku tidak perduli , jika nanti dia membenci ku ... Tapi yang aku harapkan saat ini , kelak dia akan menjadi pria yang baik , tidak seperti ku .. aku mohon , semoga gelar di belakang nama nya , akan membuat nya sama seperti mu .. "

       "Aku mohon ... Suatu saat dia akan bangga dengan nama di belakang nya .."

Pria itu diam , tidak bergeming sama sekali . Hanya menghela nafas nya panjang , lalu berjalan berlalu dari sana ... Meninggalkan sepasang kekasih dan seorang balita kecil yang tengah di gendong ...

Tes

Menarik selimut yang ada di dekat nya , Dila menutupi seluruh wajah nya. Menggigit bibirnya dengan kuat ... Sungguh sangat sesak dada nya saat sekarang ini .

"Rayyan .... Jika suatu saat kamu mengetahui sesuatu , umi mohon kamu jangan marah nak ..."

___oOo___

"assalamualaikum "

"Wa'alaikum salam"

Semua orang menatap ke arah Lydia dan buk Sukma yang datang , di belakang nya ada Arsyad ...

Umi Aisyah tertegun melihat betapa cantik nya Lydia , pantas saja Arsyad menginginkan nya ...

"Lydia , ayo nak Salim dengan kedua mertua mu" ucap buk Sukma , sambil menunjuk ke arah umi Aisyah dan Kyai Haji Husein...

Lydia mengangguk kan kepala nya . Melangkah kan kaki nya mendekati sepasang paruh baya ..

"Assalamualaikum , saya Lydia Maura ," ucap Lydia lalu tangan nya terulur mencium punggung tangan Kyai Haji Husein ..

Kyai Haji Husein tersenyum , lalu tangan kiri nya terangkat mengelus kepala Lydia ...

"Saya Kyai Haji Husein .. panggil saya Abi Husein , saya Abi , Arsyad " ucap nya dengan senyuman nya .

Lydia mengangguk singkat , lalu beralih menatap wanita paruh baya yang ada di samping nya , yang mengenakan cadar ...

Tangan Lydia terulur menyalami wanita tersebut , namun Lydia tersentak ketika wanita paruh baya itu merengkuh tubuh nya dengan erat .. jangan lupakan elusan di punggungnya .. Lydia diam , tidak tau harus bereaksi seperti apa ..

Setelah beberapa saat , pelukan tersebut terlepas, Lydia bisa melihat wanita itu menangis di balik cadar nya ..

"Nama sa--saya Lydia Maura , " ucap Lydia ragu ..

Umi Aisyah tersenyum , tangan nya terangkat menangkup wajah Lydia ..

"Jangan canggung sayang ... Maaf , umi menangis .. umi menangis bukan nya tidak senang .. umi sangat bahagia ... Nama saya Aisyah , panggil umi ya sayang .. umi , ibu nya Arsyad ... "

Lydia tersenyum ...

"Sayang ... Jadilah istri yang baik , umi doakan kamu dan Arsyad sampai ke Jannah nya Allah SWT .. "

Lalu umi Aisyah ingin memeluk tubuh Lydia lagi , namun suara Zahra membuat pelukan tersebut urung ....

"Om Fatih !!??"

Semua nya menoleh , melihat ke arah pintu , sedangkan Zahra , gadis kecil itu sudah berlari ke arah Fatih , dan memeluk nya ...

___oOo___

Meminta penjelasan ? Itu yang harus  Fatih lakukan , dengan bekal ijin dari Arsyad di sini lah Lydia sekarang , duduk di sebuah bangku , dengan Arsyad yang duduk di sebelah nya , dan Fatih duduk di depan nya ... Mereka duduk di depan rumah Lydia ..

Mengijinkan Lydia bertemu dengan Fatih , tapi tidak dengan membiarkan nya berbicara hanya berdua saja . Walaupun di sana ramai orang , tapi tetap harus bersama dengan Arsyad . Arsyad tidak akan pernah mengijinkan Lydia dekat dengan laki-laki lagi ...

"Emmm ly , tolong kamu jawab , apa benar yang aku dengar tadi " ucap Fatih lirih .. terdengar suara nya serak , menahan sesuatu yang sangat menyesakkan di dalam dada nya .. berulang kali Fatih membuang nafas nya kasar , memejamkan mata nya sejenak .. apa lagi ketika melihat Lydia duduk bersebelahan dengan seorang pria ...

Lydia menghembuskan nafas nya kasar , menatap wajah Fatih sejenak , lalu membuang pandang ke arah lain . Sungguh Lydia tidak tega dengan pria yang ada di depan nya saat ini .

"Pak , maaf ... Maafin saya . Saya --"

"Ly, jawab aja , saya mau dengar langsung dari kamu" Fatih langsung menyela perkataan Lydia , membuat Lydia menahan tangisan nya .

"Pak , saya sudah menikah , dan di sebelah saya suami saya " lirih Lydia , masih menatap ke arah lain , tanpa berani menatap wajah kecewa Fatih ..

Fatih terkekeh kecil mendengar nya . Air mata yang sedari tadi sudah di tahan nya , akhirnya keluar juga .. Fatih menyela nya dengan kasar , melafalkan istighfar berulang kali ...

"Salah saya apa sama kamu ly , sampai kamu melukai perasaan saya seperti ini?" Tanya Fatih .

Lydia menggigit bibir bawah nya , menggeleng kan kepala nya lemah , sungguh Lydia tidak tau harus mengatakan apa kepada Fatih ..

Terkekeh lagi ,Fatih lalu bangkit dari duduk nya .. menghapus air mata nya yang terus-menerus berlinang membasahi pipi nya ...

"Terimakasih atas kebahagiaan yang kamu berikan kemarin . Walaupun itu cuman kata , tapi saya sangat bahagia mendengar kata-kata tersebut . Terimakasih banyak , saya tidak pernah membenci mu Lydia Maura , saya tidak pernah menyesal mencintai kamu . Dan --- selamat atas pernikahan mu , semoga kamu bahagia dengan orang yang kamu cintai " ucap Fatih ,lalu membalikkan tubuh nya ..

Lydia menggeleng kan kepala nya , menoleh ke arah Fatih .. "pak -- "

Namun ucapan nya tertahan ketika Arsyad menarik tubuh nya , membuat Lydia menoleh ke arah Arsyad .

"Sudah cukup , ayo kita masuk" tegas Arsyad , menggenggam tangan Lydia lalu membawa nya masuk ,

Sedangkan Fatih tersenyum pilu melihat itu semua nya .

Fatih memejamkan mata nya sejenak , lalu melangkah kan kaki nya berlalu dari sana dengan rasa kecewa ...

"Om Fatih !!" Zahra yang melihat Fatih akan pergi , langsung memanggil nya . Zahra langsung berjalan menghampiri Fatih .

"Om mau kemana ? " Tanya Zahra .

Fatih tersenyum , tangan nya terulur mengelus kepala Zahra yang tertutup hijab dengan penuh kasih sayang .

"Om mau pulang, cantik "

Zahra mengerucutkan ujung bibir nya . "Yeh , padahal kan belum main sama Zahra sama kak Sinta .."

"Kapan-kapan ya kita main nya"

"Zahra mau nya sekarang om , Zahra bosen lihat bunda sama orang itu" ucap Zahra

Fatih tersenyum . "Enggak boleh gitu sayang , dia udah jadi ayah Zahra sekarang , jadi Zahra harus menghormati nya . Zahra bisa main sama ayah Zahra oke . Om Fatih pulang dulu , kapan-kapan nanti kita main lagi ya cantik " ucap Fatih lembut .

Zahra mengangguk kan kepala nya .

"Om hati-hati ya "

Fatih mengangguk kan kepala nya , lalu masuk ke dalam mobil milik nya ,

Melambaikan tangan nya ke arah Zahra yang juga melambaikan tangan mungil nya ... Fatih tersenyum kecut ..

Hingga mobil yang di kendarai Fatih sudah melaju jauh , Fatih langsung menyandarkan kepala nya ke kursi penumpang dengan mata yang terpejam ..

"Bos , ?" Panggil Romi ..

"Rom , ke danau ya " ucap Fatih .

Romi mengangguk kan kepala nya , lalu melajukan mobil ke tempat yang ingin di tuju Fatih ...

1
Nona Sifa
lagi ibu udah penyakitan ga tau diri juga ya🤭
Nona Sifa
wow setelah baca bab 21 baru paham aku stuju thor arsyad mending sama lydia aja samawa nya😄
HjRosdiana Arsyam
Luar biasa
Nazwaainal_
karyamu sangat bagus😘
Nazwaainal_
wahh cerita ini sangat menarik, aku suka😘
Nazwaainal_
ayo baca cerita aku juga tentang "gadis bar-bar milik GUS EL-ZIHAN" jangan luapa di baca ya......
Catur Rini
katanya anak pondok, harus ya gak boleh dong, walaupun bohong buat kebaikan, tapi kan istri orang.....
Catur Rini
hadow,kok aneh udh tau ada yg aneh, nolak kok gak lngsung pergi ke rumaj istri ke 2,mlh tetep di dlm ruangan....aneh ceritanya...
betriz mom
azzura sungguh menggemaskan...
kirain bakal ada lanjutan sampai Azzam dan Zura dewasa Thor 🙏😘
betriz mom
Innalillahi wainnailaihi rojiun
kasihan banget... kasih kesabaran dan keikhlasan buat Fatin ya Thor
betriz mom
kasihan juga Rayyan di gituin sama Arsyad.
anak kyai atau seorang yang pintar agama kok begitu ya sikapnya pada anak kecil😢🙏
betriz mom
se.oga author sudah menyiapkan pendamping yang baik buat Fatih....dan bunda Zulaikha tetap baik baik saja sampai pulih kembali 🤲
betriz mom
kasihan banget Thor....semoga ikhlas ya Fatih. sedih pun jngan terlalu larut😢🤲
betriz mom
cepat banget...kasihan Fatih yang sudah sangat bahagia dengan janji Lidya akan menikah dengan nya dan bagaimana dengan ibu Zulaikha semoga tidak terjadi apa apa🤲😢
betriz mom
cerita bagus seperti nya ceritanya ringan konflik saya suka. karena memang suka cerita novel yang menghibur dan konflik ringan saja🤗🙏👍🏻
betriz mom
baru ketemu cerita ini, lgs baca dan suka sepertinya cerita bagus...semoga bisa baca sampai akhir👍🏻🤗😘
Lilik Juhariah
ha ha ha ngakak kl punya anak kembar tukaran seru
Anonim
dua orang mungkin maksudnya ya thor bukan dua pasang sebab anaknya cuma dua, kalau dua pasang berarti jumlahnya 4 orang anak dong.
Julia and'Marian: hehehe maaf ya Kakak, author typo
total 1 replies
Greace Abigail
Lidya terlalu baperan perasaan cantik.knp km nggak kn pisau itu.biabkamuSM anak km yg mati.anjing
Surati
Bagus ceritanya 👍🙏🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!