NovelToon NovelToon
KULTIVATOR KEGELAPAN PESONA SURGAWI

KULTIVATOR KEGELAPAN PESONA SURGAWI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Dikelilingi wanita cantik / Sistem
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: GEELANG

Setelah kehilangan adik perempuannya dan hancur di dunia fana, Han Yu terbangun di tubuh sesosok makhluk dari Sekte Iblis yang terdampar di wilayah suci Lembah Lingshu, ras suci yang sedang berperang melawan umat manusia karena perbudakan asmara. Bukannya mati dieksekusi, Han Yu justru membangkitkan warisan langka yang tabu: Jalur Kaisar Pesona.
​Berbekal ketampanan surgawi yang mutlak, stamina tiada tanding, dan teknik manipulasi sukma, Han Yu mengubah musuh-musuhnya menjadi pelayan yang patuh. Dari murid klan yang dingin, janda kultivator yang kesepian, hingga para tetua bijaksana dan Ratu Lembah, semuanya bertekuk lutut di bawah pesonanya. Di dunia kultivasi yang kejam ini, Han Yu tidak bertarung dengan pedang yang menghancurkan langit, melainkan menaklukkan dunia dari atas ranjang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEELANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 - Pesona di Meja Perjamuan Kuno

Han Yu mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan yang luas dan mendapati dirinya kini berada di dalam sebuah aula perjamuan istana yang sangat megah, mewah, dan dipenuhi oleh arsitektur batu giok kuno yang memancarkan cahaya pualam lembut. Di bagian tengah ruangan tersebut, membentang sebuah meja panjang yang terbuat dari kayu cendana kuno beraroma harum, dihiasi dengan ukiran dedaunan spiritual tanaman merambat yang tampak hidup memancarkan pendar cahaya hijau alami. Di atas meja panjang tersebut, telah tersusun dengan sangat rapi puluhan piring perak besar yang menyajikan berbagai macam hidangan makanan spiritual yang melimpah, buah-buahan surga yang langka, serta cawan-cawan giok berisi cairan arak madu. Aroma harum yang sangat menggugah selera menguar deras dari setiap masakan, seketika membuat perut Han Yu berbunyi keras dan dia terpaksa menelan ludahnya sendiri beberapa kali karena rasa lapar yang teramat sangat setelah seharian menguras energi batinnya. Meskipun tidak ada satu pun hidangan yang terbuat dari bahan daging hewan sesuai dengan hukum adat istiadat suci ras Lembah Lingshu yang sangat menghargai kehidupan alam, Han Yu sudah merasa sangat gembira dan puas melihat kualitas, aroma, serta kuantitas makanan kelas atas yang disajikan khusus untuk menyambut kehadirannya hari ini.

"Ah, kamu akhirnya datang juga, anak muda yang misterius."

Sebuah suara wanita yang sangat lembut, merdu, dan dipenuhi oleh getaran pesona wibawa yang mendalam tiba-tiba terdengar bergaung dari arah belakang tubuh Han Yu, memecah keheningan aula yang sunyi. Hawa di sekitarnya mendadak berubah menjadi hangat, dipenuhi oleh aura kebaikan yang menenangkan sanubari dan menghilangkan ketegangan batin. Saat Han Yu memalingkan kepalanya dengan sigap, dia melihat Ratu Lin Xian sudah berdiri di sana, menanti kedatangannya dengan keanggunan mutlak seorang dewi alam semesta yang turun dari langit sembilan. Wanita matang itu tersemut sangat lembut, dan sepasang mata hijau jernihnya berkilat cerah menatar lurus ke arah wujud fisik Han Yu. Di atas meja di hadapannya, piring giok milik sang Ratu masih tampak kosong bersih tanpa sepotong makanan pun, melambangkan salah satu penanda status kedudukannya yang tinggi di mana dia tidak membutuhkan makanan fana untuk bertahan hidup. Pancaran kebaikan dan keindahan yang menguar dari tubuh Ratu Lin Xian membuat Han Yu tidak ingin membuang-buang waktu lagi untuk melangkah mendekat, lalu dia segera membungkukkan tubuhnya memberi hormat dengan sangat anggun dan penuh tata krama bangsawan.

"Selamat siang, Ratu Lin Xian yang agung dan menawan. Saya menghaturkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya dari lubuk hati yang terdalam atas jamuan makanan spiritual yang sangat mewah dan melimpah ini," ucap Han Yu dengan nada suara yang jelas, mantap, dalam, dan dipenuhi penekanan batin yang sopan.

Sepasang mata biru jernih milik Han Yu tiba-tiba berkilat cerah di bawah pencahayaan aula. Secara diam-diam dan penuh kehati-hatian, dia segera mengalirkan energi meridian di dalam tubuhnya untuk mengaktifkan kombinasi dari dua teknik spiritual warisan Kaisar Pesona sekaligus, yaitu teknik Seni Pemikat Jiwa dan Paras Sempurna. Seketika itu juga, atmosfer di sekeliling tubuh fisiknya berubah drastis menjadi sangat memikat dan menggoda. Getaran energi merah muda tak kasat mata menyebar luas, membuat penampilan Han Yu terlihat jauh lebih tampan, rupawan, gagah, dan bahkan ketampanan surgawinya meningkat berlipat ganda hingga sanggup membuat wanita mana pun kehilangan akal sehatnya. Han Yu melemparkan sebuah senyuman lembut yang paling menawan, berusaha keras mengabaikan seluruh rasa lelah yang luar biasa serta rasa nyeri membakar di punggungnya akibat hantaman serangan energi Ling Feng di gerbang istana tadi. Namun, meskipun dia telah mengerahkan seluruh upaya pesona spiritual terbaiknya, Ratu Lin Xian tetap mempertahankan senyuman tenangnya yang misterius seperti biasa tanpa menunjukkan tanda-tanda terbuai atau goyah sedikit pun. Han Yu hanya bisa menghela napas panjang yang penuh kepasrahan di dalam lubuk pikirannya sendiri.

Tampaknya memang diperlukan peningkatan ranah kekuatan batin yang sangat masif dan kultivasi yang jauh lebih tinggi untuk bisa merayu, memikat, atau menggoyahkan keteguhan iman seorang ahli sakti yang berada di tingkat puncak kekuasaan setinggi Ratu Lin Xian ini, pikir Han Yu seraya menggelengkan kepala dalam benaknya, menyadari keterbatasan kekuatannya saat ini.

Beberapa pelayan istana wanita yang mengenakan hanfu sutra tipis melangkah masuk ke dalam aula dengan gerakan kaki yang sangat anggun dan sinkron, mulai menyajikan mangkuk-mangkuk hidangan pembuka ke hadapan mereka berdua. Han Yu yang sudah tidak tahan menahan rasa laparnya segera menyendok sup herbal spiritual di depannya dan mulai menikmatinya dengan sangat lahap, memilih untuk mengabaikan keberadaan Ratu Lin Xian and tatapan para pelayan di sekitarnya demi mengisi kembali energi vitalitas tubuhnya yang terkuras.

Teninggi klan, para pelayan istana yang menjunjung tinggi tata krama kerajaan pasti akan langsung memarahi, mencaci, dan menjatuhkan hukuman cambuk kepada Han Yu karena perilakunya yang dinilai sangat kasar dan kurang sopan santun saat makan di hadapan penguasa tertinggi klan. Namun, karena saat ini Han Yu sedang mengenakan baju besi lengkap berupa ketampanan surgawinya yang teramat sempurna dan tidak masuk akal, bahkan metode makannya yang terkesan biadab, cepat, dan kelaparan pun justru terlihat sangat elegan, estetik, dan menawan di mata mereka. Beberapa pelayan wanita yang berdiri di dekatnya bahkan sampai menahan napas dengan wajah merona merah, mengagumi setiap lekuk rahang tegas dan gerakan tangan Han Yu. Itulah yang dinamakan keistimewaan mutlak dan hak prerogatif dari menjadi seorang pria tampan tiada tanding.

Ketika Han Yu selesai menghabiskan sup herbal spiritualnya hingga tetes terakhir tanpa menyisakan apa pun, dia menyandarkan punggungnya di sandaran kursi giok yang kokoh dengan perasaan kenyang yang sangat puas. Hawa hangat dari sup itu langsung menjalar memulihkan luka bakar di punggungnya secara perlahan. Namun, saat dia mendongakkan wajahnya, dia mendapati Ratu Lin Xian masih terus duduk diam menopang dagu sambil menatap ke arahnya dengan senyuman misterius tanpa berkedip sedikit pun sejak tadi.

Han Yu mendadak merasa sangat malu, canggung, dan salah tingkah di bawah tatapan intens yang tajam dari sepasang mata hijau tersebut, membuat otot lehernya menegang dan dia refleks terbatuk-batuk kecil beberapa kali untuk mencairkan atmosfer yang tegang. Melihat tingkah laku pemuda iblis yang mendadak salah tingkah itu, Ratu Lin Xian tidak bisa menahan diri lagi dan langsung meledakkan sebuah tawa pelan yang terdengar sangat renyah, merdu, dan menghibur memenuhi aula giok.

"Aku sangat senang dan merasa puas jika kamu menyukai cita rasa masakan tradisional lembah suci kami," ucap Ratu Lin Xian seraya mengibaskan lengan bajunya yang lebar dengan gerakan yang sangat elegan, memberikan isyarat perintah kepada para pelayan istana untuk segera menyisihkan mangkuk kosong dari atas meja dan membawakan hidangan kedua ke hadapan mereka. "Sup herbal yang baru saja kamu habiskan dengan lahap itu diracik secara khusus dari tetesan getah murni pohon dewa kuno, yang hanya mampu tumbuh, hidup, dan berkembang di wilayah suci Lembah Lingshu kita ini. Energi herbal yang terkandung di dalamnya sama sekali tidak berbahaya bagi sistem meridian iblis murni milikmu, bahkan kandungan spiritual alaminya justru mampu meningkatkan vitalitas tubuh fisikmu yang kelelahan, memulihkan cedera luar dengan cepat, serta memperpanjang umur panjang seorang kultivator."

"Khasiat obat dan energi spiritual dari pohon dewa ini benar-benar sangat mencengangkan, luar biasa, dan membuat saya sangat kagum, Yang Mulia Ratu Lin Xian," Han Yu tersenyum tulus penuh rasa hormat yang mendalam, merasakan kebenaran kata-kata sang Ratu saat rasa perih di punggungnya kini telah sirna sepenuhnya.

1
Blue Manusia Biasa
jujur aja langsung capek mataku lihatnya thor😭 panjang banget paragraf nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!