NovelToon NovelToon
Perfect Show Window

Perfect Show Window

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:39.2k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Mahayani

"Arhhh!!!!!" teriaknya.

"Kenapa aku?!" pekiknya, "Apa yang sudah mas lakukan padaku?!"

Dengan emosi yang meledak-ledak, Winda meraih selimutnya dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut. Di saat itulah, netra Bryan menangkap bercak-bercak lengket yang di atas kasur.

Hati Bryan langsung mencelos, melihat bercak merah yang tercampur dengan noda lainnya disana.

"Jangan bilang... " Bryan menatap nanar pada Winda. "Apa ini adalah kali pertamamu?!"

**

Luna dan Bryan terpaksa menggantikan perjodohan kedua kakak mereka, yang berakhir dengan kegagalan. Demi menyudahi janji antar leluhur mereka, mereka dipaksa untuk menikah.

Karena tidak memiliki perasaan satu sama lain, mereka sepakat untuk melakukan 'show window'. Tapi ternyata, pada akhirnya cinta bersemi diantara mereka.

Namun tepat disaat mereka memutuskan untuk menikah, seorang wanita yang sangat dikenal oleh Luna mengaku tengah hamil anak Bryan!

Hubungan rumit diantara mereka pun akhirnya terjalin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Mahayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9

Tubuh Luna langsung meremang saat menyadari siapa orang yang ada di depannya. Ia terhuyung ke belakang dan terjatuh, saking syock-nya melihat keberadaan Vicky di depannya.

"Hey, Kau memilih tempat yang bagus, Luna!!" Vicky terkekeh, "Toilet adalah tempat yang mendebarkan!"

Vicky terkikik, ia sangat senang karena akhirnya bisa melihat wajah Luna. Sudah lama ia merindukan wajah itu.

Setelah keluar dari sekolah, ayah ibunya membawa Vicky ke luar kota. Ia diawasi dengan ketat sehingga tidak bisa kembali mengganggu Luna.

Vicky merasa sangat tersiksa, ia yakin Luna juga merasakan hal yang sama.

Vicky tahu Luna sebenarnya juga menyukainya. Namun teman-teman Luna yang iri pada cinta mereka, telah memanipulasi Luna sehingga Luna menolaknya.

Kepergian Luna ke Paris setelahnya, membuat Vicky sangat menderita.

Ia bahkan melanjutkan kuliah sambil mengumpulkan uang dengan kerja part time, hanya agar bisa menyusul cintanya ke Paris.

Ia percaya, Luna juga tengah merindukannya!!

Namun, seolah mereka memang ditakdirkan untuk bersama. Mereka bertemu tanpa sengaja di sebuah pesta pernikahan.

Meski sebelumnya, pertemuan mereka diganggu oleh pria aneh yang ganas. Kali ini Vicky yakin, mereka akhirnya akan bisa bersatu.

"Ayo kita melepas kangen!!" Bisik Vicky di telinga Luna.

Vicky sangat senang. Ia menarik tangan Luna memaksanya untuk berdiri. Tapi Luna yang ketakutan, lunglai di lantai.

Kakinya lemas tidak memiliki kekuatan sedikitpun. Ia gemetar dengan hebat.

Air matanya mengucur dengan deras, tapi suaranya tak mau keluar. Lidahnya terasa kelu dan dadanya sangat sesak.

"Kenapa kau menangis?!" Bentak Vicky, "Kau tidak suka melihatku?! Apa karena pria itu?! Kau selingkuh!? Kau selingkuh dengan pria itu?! Hah?!"

Vicky yang marah, menjambak rambut Luna kuat-kuat hingga kepalanya hampir terantuk di lantai. Untungnya, tangannya secara refleks menahan kepalanya yang terjatuh.

"Kau selingkuh saat aku bekerja keras untukmu, heh?! Dasar perempuan j*l*Ng!! Kau harus di beri pelajaran!!"

Vicky hendak memukul Luna, tapi suara dobrakan di pintu mengangetkan nya.

Tanpa sempat merespon, Vicky tersentak saat pintu itu berhasil di dobrak.

Bryan yang marah, langsung menerobos ke arah Vicky dan menghantam Vicky dengan tinjunya. Vicky yang kesakitan berusaha untuk kabur, tapi dua security dengan sigap menangkapnya.

Bryan yang cemas dengan keadaan Luna langsung meraih tubuh Luna yang lemas, kemudian menuntunnya menuju ke ruangannya.

****

Vicky yang telah diamankan langsung diserahkan pada pihak berwajib. Ia meringis kesakitan, bibirnya pecah setelah dihantam oleh pria itu.

Ia merasa jengkel dan kesal. Seingatnya, pria yang menghajarnya beberapa waktu lalu, tidak terlihat seperti itu. Siapa lagi pria itu?! Apa dia selingkuhan Luna yang lain?!

Vicky merasa marah, ia murka karena wanita itu menghianatinya dengan banyak pria. Padahal Vicky sudah berjuang keras untuk Luna.

Ia yang mendengar teman-teman seangkatannya sedang mengadakan reuni di hotel tersebut, menyelinap padahal dirinya tidak diundang.

Ia yakin bahwa Luna akan datang.

Dan benar saja, Luna benar-benar muncul. Melihat hal tersebut, Vicky semakin yakin bahwa mereka saling terhubung satu sama lain.

Bukankah itu yang dinamakan jodoh?!

Mereka secocok ini, pasti ditakdirkan untuk bersama kan?!

'Kami ditakdirkan dan saling mencintai. Tidak mungkin Luna menghianati ku. Pasti pria-pria itu yang menggoda Luna dan berusaha merebut Luna dariku!!' batin Vicky.

Saat ia termenung, seorang petugas polisi menghampirinya dan terkejut melihat wajahnya.

Bukan karena wajahnya yang bonyok dan mengerikan, tapi karena petugas polisi itu tau siapa Vicky.

Beberapa bulan yang lalu, kenalan nya seorang dokter bedah yang sangat ia hargai, telah meminta bantuan padanya untuk mengawasi keberadaan pria itu.

Lebih dari sebulan, ia mengawasi keberadaan pria itu. Seingatnya pria itu kembali ke luar kota terakhir kali.

Bagaimana bisa ia ada disini sekarang?!

Berfikir akan melaporkan kejadian ini pada sang dokter, petugas kepolisian itu kemudian mengorek informasi dari Vicky. Ia ingin tahu apa yang menyebabkan pria itu ditandai oleh sang dokter.

"Hey, ada apa?! Kenapa mukamu bonyok begini?!" Tanya petugas polisi tesebut.

Vicky tidak menjawab, ia tercenung menatap dinding di depannya dengan tatapan kosong.

Namun seorang petugas lain yang menerima laporan tentang Vicky menjawab, "Dia menyerang seorang wanita di Brads Hotel!"

****

Luna tidak menyadari ada yang aneh dari ruangan Bryan, saat masuk ke dalamnya. Ia terlalu takut hingga linglung sejenak dengan tubuh yang gemetar hebat.

Luna menangis dan terus menangis. Kejadian itu seakan berputar-putar di benaknya. Ngeri dan ketakutan, ia hanya bisa meringkuk dalam dekapan Bryan.

Selama beberapa saat, Luna hanya tenggelam dalam rasa sakitnya. Bryan sendiri hanya bisa menunggunya dalam diam. Bryan tahu, itu adalah hal terbaik yang bisa ia lakukan. Sehingga ia hanya menemaninya dengan sabar.

Namun setelah puas menangis, ia baru tersadar bahwa ruangan itu terlihat berbeda. Ada lilin-lilin kecil dengan bentuk hati yang indah tertata disana. Untaian bunga-bunga mawar merah yang mencolok pun tertata rapi di dinding.

Sekilas, Luna menyadari apa artinya.

Menyadari bahwa Luna telah melihat kejutannya, Bryan kemudian menjelaskannya.

"Sebenarnya aku tak ingin mengungkapkannya sekarang, mengingat keadaanmu seperti ini!" ujar Bryan, "Tapi kamu pasti sudah tahu maksudku!"

"Aku.. aku jatuh cinta padamu, Luna!" bisik Bryan. "Bisakah kita menjalin hubungan yang sesungguhnya?! Bukan show window seperti kesepakatan kita sebelumnya!?"

Mendengar pengakuan Bryan yang tiba-tiba, Luna terkesiap. Ia baru saja dikejutkan dengan kejadian mengerikan yang menimpanya, dan sekarang ia dikejutkan dengan hal lainnya.

Semuanya begitu mendadak, hingga ia tak sanggup bereaksi dengan tepat.

Luna sebenarnya menyukai Bryan. Tapi karena kondisi nya yang tidak baik, Luna hanya bisa menangis tersedu sebagai jawaban.

Melihat Luna menangis dengan pilu, hati Bryan sakit seperti ditusuk sembilu. Ia marah pada dirinya karena tak bisa menjaga gadis yang ia cintai sepenuhnya.

Bahkan di bawah hidungnya, pria itu berani menyakiti Luna. Sungguh, Bryan merasa geram.

'B*j*Ng*n br*Ngs*k itu!!' geram Bryan di dalam hatinya. Ia bersumpah akan membuat pria itu menanggung semua perbuatannya pada Luna.

"Jangan menangis Luna, aku akan menjagamu mulai sekarang!" ucap Bryan. Ia menyeka air mata Luna dengan lembut.

"Aku bersumpah akan membuatnya menanggung semua akibatnya!" janji Bryan.

Luna mengangguk lemah, ia menatap Bryan dengan pasrah. Seolah menyerahkan seluruh kepercayaannya pada Bryan.

Penampilan rapuh Luna itu menggelitik hati Bryan. Matanya yang memerah, bibirnya yang bengkak. Mendorong naluri Bryan sebagai seorang pria.

Perlahan tapi pasti, Bryan mendekatkan dirinya pada Luna. Menatap mata Luna dengan sendu, ia merasa tubuhnya disengat oleh listrik statis.

Panas tiba-tiba menyeruak di sekitarnya, dan ia tak bisa menahan gejolak di hatinya.

Sembari memejamkan matanya, ia mengec*p lembut bibir Luna.

1
Rika Rahayu
lakukan aja.. toh sma sama suku n sma suami istri sndri
LaVoitureNoire
.......
dewi
mkasih, ceritany sy suka banget. ditunggu karya baruny
junemoment
Hari ini aku badmood banget padahal, tapi setelah baca cerita ini jadi goodmood! Tidur pun tenang, Thor!
blouses and houses
cerita ini lebih lucu dibanding yg lain
Badai Putih
Hari ini aku badmood banget padahal, tapi setelah baca cerita ini jadi goodmood! Tidur pun tenang, Thor!
virshere ads
next kak semangat, di tunggu update nya☺️🙏
SquigglyMunchkin
Thor, aku bacanya sampe qerja lembur bagai quda. Pasti author ngetiknya juga ya sampe belum emam! Aku semangatin deh!! Semangat!
Mrextinct Hashtag
Aku suka sama cara penulisannya kak author! Gampang dipahami buat para pembaca
Mrextinct Hashtag
thor up lgi dan kurangin typo yaaa
Eli Usada
Hari ini aku mantengin HP ku karena nunggu update-an dari author :( Suka banget :( lanjutannya jangan lama-lama
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
semangat selalu Thor aku suka ceritanya ❤️❤️
Bulbul
Tuh kan, baru juga baca udah bikin kangen aja nih cerita~
junemoment
Thor aku ini manggil author lho bukan Thor temennya Kapten Amerika, jadi dimohon segera untuk up bab selanjutnya!
TexasTiger
lanjut thor dan semangat thor bikin novelnya
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
Semoga author selalu diberi kemudahan buat update.. aamiin
infintesoul
Yoyo lengket diatas motor, yok diupdate thor!
Eli Usada
Kakak author tau candu, kan? Ya ituuu kayak ceritanya author hua! Semangat menulis thor!!
TexasTiger
semangat thor.... bikin pembaca bahagia dpt pahala loh... baper nih
ruby sunn
Ya Tuhan, do'aku cuma satu. Semoga authorku sehat terus biar bisa lanjut update dan jalani kegiatan sehari-harinya *piw piw
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!