NovelToon NovelToon
My Boss

My Boss

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / One Night Stand / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:94.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Riskiana

Sekretaris lama bernama Indira Maheswari adalah sekretaris yang memiliki kompenten tinggi walaupun penampilannya tidak menarik.Dengan kacamata super tebal dan rambut yang selalu di ikat.Indira sangat tidak menyukai bos barunya anak dari bapak Abraham yang bernama Danish Bastian Abraham karena perlakuannya yang sering membawa keluar masuk wanita cantik dan sexy di kantornya.Begitupun dengan Danish yang tidak menyukai sekretarisnya yang cupu.

Danish akhirnya terperangkap dengan sekretarisnya karena rasa tanggung jawabnya sebagai seorang pria yang telah menghamili Indira.

yuk...guys baca dan nantikan per episodenya💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Riskiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9.Klien

Dira segera masuk dalam ruangan meeting dengan setumpuk dokumen di tangannya. Dira menundukkan kepalanya beberapa kali tatkala semua orang yang berada dalam ruangan tersebut menatap Dira. Dira tersenyum canggung sepertinya Dira menjadi pusat perhatian. Segera Dira menuju kursi tempat duduknya sambil membenarkan kaca matanya sesekali.

Dira sudah berada di sebelah Danish. Dan tepat di hadapan Dira, Dira melihat pria yang baru saja menolong mengumpulkan dokumen yang terjatuh berserakan.

Pria tersebut sudah kedua kalinya memberi senyum yang sama, senyum merekah dan cukup manis. Dira menatap tak percaya karena pria tersebut merupakan kliennya. Mengapa Dira baru mengenalnya? Padahal kantornya telah lama bekerja sama dengan PT.Venus.

Dira baru mengetahui ketika Danish memperkenalkan pria tersebut yang bernama Taksa. Pemegang terbesar perusahaan Venus dan baru saja menapakkan kakinya di Indonesia. Taksa mengembangkan bisnisnya sampai ke mancanegara, itulah mengapa kantor Danish memiliki hubungan yang sangat baik dengannya. Mungkin Pt Flexs juga bisa mengikuti jejaknya sampai ke mancanegara juga.

Ruangan meeting begitu sunyi dengan satu suara Danish yang mulai tadi menjelaskan projeknya. Dira juga sesekali memberikan beberapa proposal untuk Danish yang mulai tadi persentasi.

" Bagaimana menurutmu pak Taksa?" Ucap Danish bertanya tentang projeknya yang baru saja di jelaskan.

" Wah...saya cukup terkesan pak. Bagaimana perusahaan bapak memiliki ide berlian seperti ini? " Ucap Taksa terkesan dengan pilihan desain furniture mewah.

" Oke baiklah pak, berarti bapak setuju dengan furniture rancangan kami?" Ucap Danish yang cukup percaya diri jika desain furniturenya berhasil mengesankan Taksa.

" Tentu..aku akan segera meluncurkan sampai ke pusat yang berada di Amerika." Ucap Taksa dengan senyum mengembang.

" Jangan lupa pak Taksa, jika ke untungan berada di pihak kami sebesar 55 persen. " Ucap Danish menuntut haknya.

Itulah mengapa Danish berusaha keras mencari pilihan yang tepat untuk projeknya kali ini. Danish memang tergiur dengan keuntungan yang besar ini.

" Kalau masalah tersebut, pak Danish tidak perlu khawatir. Saya cukup puas dengan desain furniture ini. " Jelas Taksa.

Sebuah senyuman di bibir masing-masing team Danish mengembang. Termasuk Dira yang merupakan inti keberhasilan. Karena ide dari Diralah, Danish berhasil mendapatkan peluang besar untuk perusahaannya lebih maju dan bisa bekerja sama dengan perusahaan Taksa.

Dira beberapa hari ini memilih lembur, berusaha mencari ide yang terbaik. Walaupun otaknya selalu berputar ke arah malam pergulatannya bersama Danish. Setiap Dira menatap sosok Danish.

Dira menatap punggung Taksa sampai tak terlihat lagi. Dira memandang takjub dan cukup tertarik.

"Dir..." Ucap Friska yang ikut dalam meeting memukul pundak Dira yang menatap kepergian kliennya.

"E..ia.." Ucap Dira gelagapan. Dira sangat terkejut.

" Kenapa loh Dir? naksir sama pak Taksa ya?" Ucap Friska menebak-nebak.

"E...enggak kok..." Ucap Dira.

" Enggak apanya, lo tadi waktu meeting sering lihat pak Taksa kan?" Ucap Friska yang sebenarnya memperhatikan Dira semenjak tadi.

" Kan aku punya mata. Apalagi posisiku di depan pak Taksa. Ya tentu mata aku ke pak Taksa terus." Ucap Dira mengelaknya.

" Lo, kalau suruh ngeles pinter banget Dir...ya udahlah. Emang lo gak mau cari laki! Inget umur Dir." Ucap Friska mengingatkan usia Dira yang tak lagi muda, dimana teman sepantarannya tentu sudah menikah dan memiliki anak.

" Ia gue inget umur kok. Belum juga 30 tahun kan. Perjalanan cari pasangan hidup masih lama." Ucap Dira.

" Hemps, siapa sekarang yang mau sama aku? Andai Friska tau, pasti dia juga ikut membenci pak Danish! Dasar pria kej*m itu bahkan tidak mengingat apapun! Seperti mahkotaku ini gampang di dapat! " Batin Dira menggerutu.

" Terima kasih atas idemu yang cukup baik hari ini." Ucap Danish yang tiba-tiba datang dan mengucapkan terima kasih kepada Dira.

Dira berusaha menyunggingkan senyumnya, walaupun dalam hatinya sungguh tidak ikhlas tersenyum kepada pria yang telah merenggut mahkotanya lalu menerima jabatan tangan Danish.

Baru kali ini bosnya mengakui idenya yang berlian. Sebelumnya Dira telah ikut memajukan perkembangan kantornya lewat ide-idenya yang cukup kreatif. Posisi Dira sekarang cukup aman. Tidak ada hal yang perlu di khawatirkan lagi. Bosnya mungkin akan bungkam untuk tidak mengungkit dirinya yang menurutnya semena-mena tidak masuk kerja.

...****************...

Malam begitu sunyi, begitu pun dengan keadaan rumah orang tua Danish. Rumah Abraham yang begitu besar dan mewah sangat sepi, Danish melangkah dengan begitu malas. Jika bukan karena permintaan omanya yang sedang merindukan cucunya, Danish mungkin tidak akan datang. Danish sangat muak dengan keluarganya yang berantakan.

Belum sempat sampai di kamar oma Brata Danish lagi-lagi mendengar pertengkaran papa dan mamanya.

" Mama tidak sudi jika anak harammu itu bekerja di kantor Danish!" Ucap Rosa yang sedang berhadapan dengan Abraham di kamarnya dengan nada marah.

" Kevin bisa membantu pekerjaan Danish ma. Apa salahnya?" Ucap Abraham memohon kepada sang istri agar bisa menerima putra dari selingkuhannya, Marisa.

" Apa membantu? Adanya dia akan mencelakakan putraku lagi!" Ucap Rosa tidak setuju. Dimana Rosa juga percaya kepada Danish bahwa selingkuhan suaminya berusaha untuk membunuh putra kesayangannya.

" Tutup mulutmu, Kevin tidak seperti itu. Dia mempunyai hak untuk bekerja di perusahaanku." Ucap Abraham bergegas untuk meninggalkan kamarnya, ucapannya benar- benar tidak bisa di bantah. Danish langsung menyembunyikan dirinya, ketika Abraham keluar.

Setelah itu Danish masuk dalam kamar Rosa yang telah menangis.

" Ma..." Ucap Danish menyentuh pundak mamanya.

" Danish... " Rosa terkesiap dengan kedatangan putranya. Dan langsung memeluknya.

" Sudah ma, tak masalah jika papa ingin anak itu bekerja di perusahaan Danish. Danish bisa menanganinya." Ucap Danish menenangkan Rosa yang sangat mencemaskannya.

" Tapi Danish??? mama khawatir denganmu. Perempuan jal*ng itu semakin hari semakin bertingkah dan banyak maunya." Ucap Rosa menggeram. Ingin rasanya ia membunuh Marisa yang telah menjadi bayang-bayang penghancur rumah tangganya. Namun, Rosa tidak sekejam itu.

" Sudah ma...Sabar. Danish berjanji akan menghancurkan mereka. Danish akan membongkar semua kebusukan mereka." Ucap Danish juga ikut menggeram. Sudah lama Danish mencari cara untuk menghancurkan Marisa. Namun Marisa cukup licik dan telah berhasil memandu sang ayah.

" Bukankah lebih baik jika musuh di dekat kita? Dengan begitu aku bisa memperhatikan gerak- geriknya. Jika dia sedikit lengah, bukankah kesempatan bagus untukku. Aku akan menghancurnya seperti dia yang telah menghancurkan keluargaku! Tunggu saja permainannya! Jangan salahkan aku, jika kamu sampai menyesali telah berani masuk ke dalam perusahaanku! " Batin Danish merutuki musuhnya karena mereka berhasil menghancurkan keluarganya. Berhasil membuat ibunya selalu bersedih dan juga marah. Menghasut ayahnya yang dimana Danish tidak sedikit pun bisa membantahnya.

1
ayu cantik
suka
Nur Nuy
thanks author sukses selalu
Nur Riski Ana: jangan lupa mampir di novel terbaruku ya🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Nur Nuy
akhirnya 😍😍
Nur Riskiana
❤️❤️❤️❤️❤️
Nur Riskiana
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Nur Nuy
bisa langsung tokcer Danish junior kedua hahahaha
Nur Nuy
indira juga ngapain bertahan dirumah orang, status masih istri orang juga parah sih, jadi malas
Nur Nuy
no comment ah
Nur Riski Ana
good job
Nur Riski Ana
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Nur Nuy
ko jadi keguguran sih kasian banget Indira, gimana sih jadi gini ah
Nur Riski Ana
Terima kasih atas tanggapannya kakak🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Nur Nuy
yaampun semoga Indira gpp, danish dijebak hadeh malas banget
Nur Riskiana
up setiap hari ya kakak
Nur Riskiana
🔝
Nur Riskiana
😍🥰🥰🥰🥰🥰
Nur Nuy
jangan sampai ulah mereka anak danish yang tak berdosa kena, please Thor buat kevin kena batunya malah berbalik ke dia celakanya,.
Nur Nuy
jangan sampai ulah mereka anak danish yang tak berdosa kena, please Thor buat kevin kena batunya malah berbalik ke dia celakanya
Nur Riski Ana: okay kakak🥰🥰🥰🥰terima kasih sarannya
total 1 replies
Nur Riskiana
good job🥰
Nur Riski Ana
Terima kasih atas dukungannya kak😍🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!