Zaviera brenna Everion seorang gadis cantik berusia 24 tahun, ia baru saja menyelesaikan pekerjaan nya di london setelah satu tahun mengurus perusahaan milik keluarga nya.
niat hati ingin bersenang-senang bersama dengan adik tiri nya namun itu semua menjadi hal tak ia inginkan dalam hidup nya
terbangun di kamar hotel bersama seorang pria membuat hidup nya terasa hancur, apa jadi nya karena hasil semalam dengan pria asing menjadikan zaevira seorang ibu bahkan yang membuat nya shock harus menikah dengan seorang dokter duda obgyn. duda itu mempunyai seorang anak berusia lima bulan.
gimana nasibnya zaevira apa ia akan tetap melanjutkan atau pergi dari hidup dokter tersebut
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bilbilaaa97, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
D&Z
davian yang memeluk istrinya yang tertidur memunggungi dirinya, zaevira benar-benar tidak mau di ajak kembali seperti sore tadi
Bahkan lion tidak boleh tidur sama sus nya, istri nya tidak ingin kejadian sore yang hampir saja terjadi, namun itu semua gagal karena tangisan lion
"baby"bisik davian mengganggu istri, zaevira tetap diam dan memejamkan mata nya. Davian terpaksa memejamkan matanya karena menggangu zaevira pun istri nya tak menanggapi diri nya
pagi hari yang cerah zaevira sudah rapih dengan setelan kantor nya, ia menggendong putra nya yang sedikit rewel. "mau apa sayang?"ucap zaevira
"seperti nya ia tidak ingin di tinggal mommy nya kerja"ucap davian, mengusap wajah putra nya
"saya ada meeting mas, jika tidak ada mungkin bisa tidak masuk"ucap zaevira
"tidak masalah, saya tau tanggung jawab kamu"ucap davian, mereka berdua turun ke lantai bawah untuk sarapan
lion di gendongan sus nya untuk di berikan makan, sementara zaevira menyiapkan makanan untuk suaminya. "vitamin kamu jangan sampai tidak di minum"ucap davian, zaevira tersenyum menganggukkan
Mereka sarapan bersama davian yang akan ke kantor dan zaevira pun begitu, zaevira masih menyetir mobil sendiri tanpa supir, zaevira memang sedikit tidak mau memakai supir
...****************...
Mengendarai mobil nya menuju perusahaan papa nya dengan kecepatan sedang zaevira mengusap perut nya, "aku tidak percaya jika lion tidak menangis kemarin sore mungkin saja aku dan mas davian sudah bersama"ucap zaevira mengingat kejadian sore di wardrobe
wajah zaevira seperti kepiting rebus ia sangat malu betapa panas nya sore dengan zaevira hampir kehilangan kesadarannya
Sementara davian sampai di kantor dengan maven yang setia berjalan di belakang bos nya, "apa jadwal saya hari ini"ucap davian datar, semua karyawan menyapa nya ia hanya diam tanpa berbicara
"kita akan ada meeting di luar jam makan siang nanti pak"ucap Maven
davian segera masuk kedalam ruangan nya begitu dengan maven yang membawa berkas-berkas penting yang harus davian tanda tanganin
"tuan ini yang harus di tanda tanganin "ucap Maven
"letakkan di situ saja ven"ucap davian, Maven pun meletakkan nya lalu berlalu dari sana, davian mulai fokus dengan pekerjaan nya
Sementara zaevira baru sampai di kantor dengan yola yang menunggu dirinya, "ibu akan ada meeting dengan client"ucap yola
"saya tau, semua sudah siap begitu zaki jangan sampai lupa"ucap zaevira sambil berjalan, bertegur sapa dengan karyawan nya
"sudah bu, zaki sedang mengambil berkas laporan keuangan"ucap yola, zaevira masuk kedalam ruangan nya dengan yola tak lupa memberikan beberapa berkas
"kalo gitu saya pamit bu, atau ibu butuh sesuatu?"ucap yola
"tidak"ucap zaevira, Yola pun berlalu dari sana dengan zaevira yang membuka laptop nya untuk mengerjakan beberapa pekerjaan
...****************...
zaevira yang masuk kedalam restoran bersama dengan yola dan juga zaki, mereka bersalaman dengan client
"maaf sedikit telat pak"ucap yola
"tidak masalah"ucap pak Nicole
"silahkan duduk"ucap tuan Nicole, zaevira duduk ia menatap tegas orang di hadapan nya, "apa bisa kita mulai sekarang?"ucap zaevira
"tentu saja nona"ucap tuan nicole, mereka pun mulai dengan meeting beberapa pendapat yang di berikan, lalu dengan zaevira yang setuju. "maaf sebelumnya, meeting atau proyek selanjutnya mungkin akan papa saya yang meneruskan"ucap zaevira
"kenapa tidak dengan nona? Kita yang bekerja sama"ucap tuan nicole
"saya akan mengambil cuti untuk bulan depan tuan, selanjutnya akan papa saya handle"ucap zaevira
"baik nona"ucap tuan nicole, ia menatap perut zaevira yang besar dan melihat cincin yang tersemat di jari manis
...****************...
Davian yang meeting dengan seorang client di mall besar dengan maven, lalu ia berjalan lebih dulu masuk kedalam restoran
Tak sengaja mata nya menatap sang istri yang sedang mengobrol dengan beberapa orang
Ia sangat cantik bahkan mata laki-laki itu menatap istri saya dengan penuh keinginan, ingin saya menghajar nya
"tuan?"ucap Maven
"tuan?"ucap maven memanggil davian yang terdiam, maven mengikuti arah pandang davian Melihat yang di pandang ternyata nona nya ia hanya bisa menggelengkan kepalanya
"tuan kita sudah hampir telat"ucap maven dengan menepuk pundak davian, davian menatap asisten nya lalu segera berlalu di susul dengan maven
Davian masuk kedalam restoran yang sudah di pesan, "selamat datang tuan"ucap tuan hilma
davian hanya menganggukkan kepalanya saja, ia duduk di susul dengan maven, "langsung saja"ucap davian tidak ingin bertele-tele, "saya ingin mengajak tuan untuk proyek pembangunan hotel"ucap tuan hilma
"saya sudah membaca apa saja ke untungan nya untuk perusahaan saya, tapi terlalu kecil untuk keuntungan perusahaan saya"ucap davian
tuan hilma dengan sedikit gugup karena bagi nya pembagian 50% sudah sebanding dengan perusahaan davian, "jelaskan maven"ucap davian, Maven mulai menjelaskan apa saja yang di inginkan davian
...****************...
Meeting yang selesai dengan davian yang setuju dengan ke untungan 65% deal di setujui tuan hilma
davian yang pamit lebih dulu begitu dengan zaevira yang baru selesai meeting dengan berjalan keluar restoran dengan mengobrol
"ibu zaevira sangat cantik, saya dengar ibu masih gadis tapi ternyata sudah menikah ya?"ucap tuan nicole
"saya sudah menikah tuan"ucap zaevira tersenyum, davian mendengar itu semua karena ia berjalan di belakang zaevira
kamu sangat ceria saat berbicara dengan laki-laki lain sementara dengan saya hanya kadang tersenyum kadang datar
"aaaakkksss"teriak zaevira yang hampir terjatuh karena lantai yang licin
"jika berjalan jangan banyak mengobrol, baby. Apa kamu ingin anak kita terluka"bisik davian, hampir saja zaevira terjatuh jika ia tak cepat menahan sang istri
"nona baik-baik saja?"ucap tuan nicole yang mencoba membantu zaevira, zaevira masih shock ia terdiam dengan wajah pucat nya
davian membantu sang istri untuk berdiri, davian memanggil waiters untuk memberikan air, "minum"ucap davian menatap sang istri yang shock
"nona zaevira"ucap tuan hilma yang melihat zaevira, zaevira masih terdiam. "tuan davian kenal?"ucap tuan hilma
Nicole menatap davian, "tidak"ucap davian, zaevira tersenyum miring
Mana mau ia mengakui aku istri nya bahkan dalam kondisi seperti ini saja ia tak bisa mengakui ku
"apa nona baik-baik saja?"ucap tuan nicole
"saya baik-baik saja, terimakasih untuk anda yang membantu saya tuan"ucap zaevira menatap davian
yola dan zaki membantu zaevira yang sedikit oleng, hal itu pun membuat davian khawatir, "nona sedang hamil?"ucap tuan hilma
"maaf tuan saya permisi lebih dulu"ucap zaevira, Yola dan zaki membawa zaevira pergi dengan nigan yang menatap pergi zaevira
Davian segera berlalu melangkah dengan maven perasaan benar-benar khawatir dengan sang istri, ia mencoba menghubungi zaevira namun tak di angkat
Tidak mungkin ia menyusul istri nya, ia mengirimkan pesan untuk sang istri
Zaevira
"apa kamu baik-baik saja? Saya khawatir dengan anak kita, pulang lebih awal biar saya jemput" davian
...****************...