NovelToon NovelToon
Membungkam Kejulitan Mertua

Membungkam Kejulitan Mertua

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Mengubah Takdir / Wanita Karir / Ibu Mertua Kejam
Popularitas:54.2k
Nilai: 5
Nama Author: Harni zulesta

Pernikahan yang tidak mendapat restu dari kedua belah pihak keluarga seringkali menjadi konflik batin bagi menantu.

Zakia, gadis yang menikah dengan seorang pria yang meminangnya dengan penuh cinta harus menghadapi liku-liku hidup yang membuat ia begitu tertekan setiap hari karena perlakuan ibu mertuanya yang sangat kejam.

Akankah Zakia bisa menaklukkan ibu mertuanya? Akankah Zakia bisa membungkam Kejulitan ibu mertuanya?

Yuk! Ikuti kisah Zakia selanjutnya..!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harni zulesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 Situasi Berbeda

"Hei, Pemalas! Kenapa malah bengong? Pasti kau mencari alasan untuk tidak disuruh cari pekerjaan. Benar kan?" tanya Bu Siska kesal.

Sudah dari tadi ia menyuruh Bryan untuk berangkat mencari pekerjaan, tapi Bryan malah bengong entah kenapa.

"Eh iya maaf, Ma!" jawab Bryan yang sudah sadar dari lamunannya.

"Maaf! Maaf! Kata maafmu tidak berguna kalau kau tidak punya uang, Bryan! Sekarang ayo cepat bersiap-siap, lalu cari pekerjaan yang lain di luar sana. Ingat! Jangan pernah pulang kalau kau belum membawa kabar baik. Pokoknya hari ini juga mama harus mendengarkan kalau kau sudah mendapatkan pekerjaan pengganti yang lebih baik dari perusahaan yang memecatmu!" ucap Bu Siska tanpa bisa dibantah.

"Baik, Ma! Aku akan berusaha mencari pekerjaan apapun hari ini dan pekerjaan itu pasti akan membuat mama senang nantinya, jika aku belum menemukan pekerjaan, maka aku tidak akan pulang, kecuali itu harus diantarkan pulang oleh orang lain," jawab Bryan dengan sendu.

Bu Siska berdecih, ia sangat tidak suka berbasa-basi saat ini karena ia terlalu kesal dengan anak dan menantunya yang menurutnya dengan membawa petaka dalam rumahnya.

"Tidak udah banyak bicara, Bryan! Buktikan saja omonganmu itu, aku tidak butuh janji palsu. Ada uang, maka semuanya akan beres!" jawab Bu Siska, Bryan tidak menjawab lagi, ia tidak tau harus menjawab apa.

"Ya udah yuk, Ma! Perut aku udah menjerit minta diisi, si lelet belum juga manggil kita buat makan siang!" Clara kembalu memojokkan Zakia yang tengah sibuk menghidangkan makanan untuk mereka. 

Dengan sisa tenaga yang ia punya, dengan jeritan cacing diperut minta dikasih asupan, apalagi saat melihat masakan yang ia siapkan itu sungguh menggugah selera. Namun ia hanya bisa melihat, tidak bisa ikut mencicipi.

"Wanita itu memang harus dibentak dulu baru benar kerjanya, kalau tidak ia akan terus menghayal sambil bekerja!" jawab Bu Siska.

Setelah itu Bu Siska dan juga Clara keluar dari kamar Bryan menuju ke ruang makan, Bryan 

yang saat ini menahan geram karena istrinya selalu dipojokkan oleh ibu dan juga kakak iparnya, mencoba mempertebal telinga agar tidak terpancing emosi.

Setelah ibu dan kakak iparnya keluar dari kamar, Bryan segera bersiap-siap untuk pergi mencari pekerjaan baru sesuai perintah ibunya karena, jika tidak maka ibunya akan selalu menghina dan juga memaki-maki dirinya terutama selalu menyalahkan Zakia sebagai pembawa sial di rumah mereka. 

Perut yang melilit dan juga keroncongan ditahan sebisa mungkin oleh Bryan, ia kelaparan di rumah orang tuanya sendiri. Bahkan ibu kandungnya sendirilah yang tidak memperbolehkannya makan.

Bryan merasa hidupnya sangat malang. Tidak seperti keluarga lain yang selalu mengutamakan kepentingan anaknya dulu, bahkan Bryan pernah melihat seorang ibu yang rela menahan haus dan lapar dan mengatakan bahwa perutnya masih kenyang, hanya untuk membuat si anak merasa tenang dalam melahap makanannya.

"Aku berangkat dulu, Ma! Do'akan aku dapat pekerjaan hari ini!" pamit Bryan kepada ibunya yang tengah menyantap hidangan yang disiapkan oleh Zakia.

Perutnya seketika memberontak melihat ikan goreng sambal ijo ditaburi jengkol, terhidang manis di atas meja. Itu adalah makanan kesukaan Bryan. Ibunya juga sering memasak itu untuknya dulu, saat ia masih mempunyai banyak penghasilan.

Bu Siska hanya berdehem cuek pada Bryan, ia Tengah sibuk mengunyah makanan sehingga mulutnya penuh. Bu Siska tidak sempat menjawab ucapan Bryan yang pamit kepadanya, ia terlalu fokus dengan kenikmatan dari masakan menantunya yang saat ini sedang kelaparan.

"Mas pamit, Dek! Do'akan mas berhasil, biar kita bisa membeli makanan! Maafkan, Mas!" ucap Bryan sambil menititikkan air mata.

Ia tahu istrinya itu saat ini pasti sedang kelaparan, tapi sebagai seorang suami ia tidak bisa memberikan makan untuk istrinya. Bryan merasa dirinya adalah suami yang paling jahat di dunia ini, karena tidak bisa memberikan nafkah kepada istrinya dengan layak.

"Hati-hati di jalan, Mas! Aku selalu mendoakan agar Mas bisa mendapatkan pekerjaan dan rezeki kita selalu dimurahkan!" jawab Zakia sambil menahan air mata kepedihan.

Sama seperti yang dirasakan oleh Bryan, Zakia juga merasa sangat kasihan kepada suaminya itu, di saat Bryan sedang terpuruk dan saat ini pasti pikirannya sedang kalut, Bryan selalu dituntut untuk memberikan uang yang banyak. Zakia ingin sekali membantu Bryan, tapi Zakia tidak ada kuasa untuk itu, setiap hari ia selalu disibukkan dengan kegiatan yang diperintahkan oleh ibu mertuanya.

"Nanti saja dramanya diputar ulang! Aku jadi tidak selera makan melihat drama tidak berguna kalian, itu hanya membuang-buang waktu saja!" Bu Siska kembali melontarkan kritikan pedasnya.

Bahkan untuk bicara pun mereka dilarang, karena mereka tidak punya uang untuk dipersembahkan.

Bryan pamit, ia tidak lagi kuasa menahan rasa pedih dalam hatinya. Saat ini yang terbaik memang ia harus menjauh dulu sejenak dari rumah itu, menenangkan hati yang kalut serta pikiran yang tidak menentu.

"Wow! Makanan kesukaan kak Bryan, Ma?  Tapi kok aku lihat Kak Bryan baru aja keluar rumah! Apa Kak Bryan tidak ikut makan?" tanya Doni yang baru saja pulang sekolah.

Ia langsung duduk di meja makan dan mengambil makanan tanpa mengganti baju atau bersih-bersih dulu. Tapi Bu Siska tidak menegurnya sama sekali.

"Makan saja mana yang kau suka, Doni! Tidak perlu menyebut nama siapapun. Selera makan mama jadi hilang!" kesal Bu Siska. 

"Eee, Ya udah sih, Ma! Aku kan gak tau kalau ada nama yang dilarang disebut di rumah ini. Anak ganteng kan baru pulang, Ma!" jawab Doni sambil menggoda mamanya.

"Hmm! Terserah kau saja! Sekarang cepat habiskan makananmu, setelah itu istirahat!" titah Bu Siska.

"Baiklah, Nyonya Besar! Hamba siap menghabiskan semua makanan sesuai perintah Nyonya besar!" sahut Doni dengan konyol. 

Tapi bagi Bu Siska, itu adalah candaan berfaedah, ia begitu tampak sangat terhibur dengan celotehan konyol Doni. Seperti layaknya keluarga cemara, kehangatan seketika menyelimuti mereka yang tengah sibuk menyantap hidangan istimewa yang disuguhkan dengan keringat lelah Zakia, Zakia berdiri bak pelayan yang menunggu majikan selesai makan. Air matanya ia tekan ke dalam, tak ingin ada orang yang melihat air mata pilu itu.

"Mbak Kia kenapa berdiri saja? Kok gak ikut makan? Pasti semua hidangan istimewa ini Mbak Kia yang menyiapkan, Bukan?" tanya Doni lagi.

"Ehh, iya Don! Mbak makan nanti saja!" jawab Zakia, ia tahu kalau itu hanya basa-basi belaka. Yang sebenarnya mereka mana peduli dengan dirinya.

"Ohh, begitu, Mbak! Oke deh!" sahut Doni cuek, jawaban itu sudah ditebak oleh Zakia.

Mereka kembali melanjutkan makan, Zakia masih berdiri di belakang ibu mertuanya, ia belum berani beranjak dari sana sebelum disuruh.

Tok

Tok. 

Tok. 

Ketukan dipintu menjeda acara makan itu sejenak.

1
Sit Sum
sudah selesai kah??
yulia nisma
ini niat atau enggak sih bikin novel..updatenya lama dan dikit...mana critanya ngebosenin...ya udahlah...good bye...
Harni: Maaf, Kak. Kebetulan author akhir2 ini kurang fit, jadi update sebisanya saja. Maaf kalau kurang nyaman
total 1 replies
Ratna Syam
kapan up episode selanjutnya?
Harni: Hari ini update, Kak. Di tunggu yaa❤❤❤
total 1 replies
Venus Venus
pgn nagis.terharu..
Timaa Azzahrah M.A
dih ibu durhaka.. biarkan sja bryan tinggalkn tuh nenek peot biar tau rasa..thor buat zakia dn bryan nya sukses.. trus jngan ingat sma kluarganya lagi.. biar kluarganya tuh yg ngemis2 mnta di tampung
Harni: Siap kak. Aku juga greget sama ibunya😁😁😁
total 3 replies
evita vita
lanjut thor,,gantung
Timaa Azzahrah M.A
aduh thor.. biarkan bryan dn kia kluar dri sana.. jngan pisahkan.. biar tau rasa tuh orang tua durhaka tdk ada yg ksih uang lagi
Timaa Azzahrah M.A: haha benar thor😅
total 2 replies
Timaa Azzahrah M.A
thor buat bryan pergi aja sama istrinya.. trus buka usaha gtu.. jngan ingat lagi orang tua durhaka itu ck
Timaa Azzahrah M.A: sipp thor hehe
total 2 replies
💞Erra Tarmizi💞
dari awal cerita ini mengingatkan aku pada novel hinaan dari keluarga suami
Harni: Semoga peminatnya juga bisa seperti novel itu 🥰🥰 Mkasih kak udah setia mampir
total 1 replies
💞Erra Tarmizi💞
ada aja cara Clara mefitnah
Cut ida Suryani
sulit cari istri sesabar Zaskia
d2h_verluthver
recommended.. bagus banget ceritanya. bikin ketagihan
Harni: mkasih kak🥰🥰🥰
total 1 replies
d2h_verluthver
Bu Siska sukses bikin aku darah tinggi Thor😤😤😤.. sebel ah sama Bu Siska.
d2h_verluthver
ini si Ronald jangan jangan suka sama Zakia.
Coky Pasaribu
Mantap sekali alur ceritanya thor, seperti kisah nyata dalam rumah tangga.
Laila Rifah
lemes banget sih Bu Siska ini 🥺
Harni: sama ehhh😄😄🥰🥰
total 1 replies
Timaa Azzahrah M.A
buat bryan prgi dri rumahnya bersama istrinya thor.. emosi aku liatnya,apa lg ada si ipar laknat
Harni: Sama, Aku juga emosi. Ikuti part selanjutnya ya, Kak.🌹🌹🌹
total 1 replies
Timaa Azzahrah M.A
semogah bryan dn zakia kali ini hidupnya bahagia.. di hindari dri orang tua/orang2 benalu tdk tau diri ya thorr🙏🙏
Harni: Iya kak. Ibunya mertuanya bikin gemes pen jitak, semoga Bryan dan Zakia segera dberi kbhagiaan. Terus ikuti eps berikutnya ya kak🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
dewi patmawati
lanjut
Timaa Azzahrah M.A
semogah bryan dn zakia sllu bahagia.. jngn pisahkan mereka thor plasee🙏🙏🙏
Timaa Azzahrah M.A: siapp thorrr😁
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!