NovelToon NovelToon
Suami Warisan Kakak

Suami Warisan Kakak

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:211.8k
Nilai: 5
Nama Author: wahyoeni"23

Shafia tak kuasa menolak permintaan kakaknya yang tengah sekarat, untuk menikah dengan Abizar, kakak iparnya yang statusnya masih suami Shofea.

Shofea : " Please Fia, apa kamu tega membiarkan Mika diasuh sama orang lain , ini permintaan kakak yang terakhir ".

Abizar : " Akhirnya aku bisa memilikimu...Fia ".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wahyoeni"23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

09. Resign

Seminggu sudah kepergian Shofea, selama itu pula Abizar dan Shafia tidur di rumah Utama. Hari ini Shafia meminta ijin untuk ke tempat kerjanya.

" Kamu rapi sekali ,mau kemana Fia?". tanya Mama Elma , ucapnya sedikit lembut ke Fia , tidak seperti dulu lagi .

" Ke kantor Ma ". jawab Fia, ia senang karena selama seminggu ini Papa Haris dan Mama Elma terlihat lebih sayang padanya , entah karena sudah kehilangan Shofea ataupun memang karena sudah menyadari keberadaannya, Shafia tak perduli tentang itu...bisa dikatakan ia memang haus kasih sayang Papa Mamanya itu.

" Kamu akan bekerja lagi , terus kamu mau tinggalin Mika ?". Sepertinya Mama Elma salah paham , suaranya mulai naik satu oktaf .

Papa Haris mengusap tangan Mama Elma , memberi tanda agar jangan terlalu emosi, dan mendengarkan dulu penjelasan Shafia, mengingat dua hari setelah kepergian Fea , Mama Elma drop...sampai harus dirawat di rumah sakit.

" Ma....ingat , tarik nafas...sekarang duduklah , dengarkan penjelasan Fia , Papa gak mau Mama sakit lagi ". Mama Elma menurut , ia pun menarik nafas dan mengelus dadanya , hampir saja ia emosinya meledak.

" Fia hanya mau memberikan surat resign Ma , Gak lama kok , Baby Mika juga akan aku ajak , pulangnya sekalian membeli keperluan Mika yang habis , boleh ya Ma ".

" Kenapa gak kamu titipkan ke teman kamu aja surat itu ?".

" Gak enak Ma , Fia masuk disana diterima dengan baik oleh pimpinan kantor itu , sekalian juga Fia mau pamitan ke mereka , takut selama bejerja disana Fia punya banyak salah , jadi sekalian mau minta maaf juga ".

" Gimana Pa , Papa mau mengijinkan Fia tidak, Kalo Mama sih terserah Papa ?".

" Biarkan Fia ke kantornya Ma , Mika juga biar diajak , kasihan gak pernah diajak keluar, kalo perlu Mama juga sekalian ikut , lan pulangnya mau mampir belanja , supaya pikiran Mama lebih fresh , gak kepikiran Fea terus ".

" Iya Ma , Fia senang kalo Mama juga mau ikut ". Ini kesempatan untuk lebih dekat dengan sang Mama , usul Papa Haris boleh juga pikir Fia.

" Maaa ". panggil Papa Haris lagi , terlihat Mama Elma tengah berfikir , mempertimbangkan usul suaminya.

" Baiklah ,lalu dimana Mika Fi?".

" Sedang dirapikan sama Mbak Uti ,tadi sudah Fia mandikan, sekarang tinggal ganti baju , mungkin sebentar lagi dibawa kesini ".

" Tuh kan benar kata Fia, sini sayang sama Mommy ". Fia mengambil Mika dari tangan Baby sitternya .

" Kamu makan dulu saja Mbak, nanti ikut saya ke kantor sekalian juga mau belanja !".

Mama Elma sungguh malu pada dirinya sendiri , melihat Shafia begitu sayang pada cucunya , padahal Mika bukan anak kandung Fia , tapi Fia menyayanginya dengan tulus , bahkan ia rela menunda sarapannya demi Mika, tidak sepertinya dulu yang selalu berlaku tak adil pada Shafia.

Ketakutan terbesarnya adalah , jika Shafia membalas dendam kepadanya melalui Mika , tapi ternyata tak terbukti , Shafia mempunyai hati yang lembut , bahkan Shafia dengan mudah memaafkan perlakuannya selama ini padanya.

" Sayang... aku sudah selesai, berikan Mika padaku , kamu lanjutkan sarapanmu !". Mika diambil alih oleh Abizar.

Shafia rasanya ingin menenggelamkan dirinya ke kolam , ada apa dengan suaminya ini..pake manggil sayang , di depan kedua orang tuanya lagi. Tak biasanya Abizar memanggilnya seperti itu.

Mama Elma malah tersenyum , melihat Fia salah tingkah...ia melihat ada cinta di mata Abizar untuk Fia. Ia baru menyadari baru kali ini Abizar bersuara tanpa harus diminta , bahkan waktu menjadi suami Shafea, Abizar tidak pernah tersenyum bahagia seperti yang ia lihat hari ini.

Melihat tadi Shafia melayani Abizar saat mau makan , ia kembali teringat , putrinya tidak pernah melakukan hal itu .Jangankan melayani , saling menunjukan kasih sayang di depannya pun tidak , mereka lebih terlihat seperti orang asing yang tidak pernah saling mengenal.

" Pelan - pelan makanya sayang , nih jadi belepotan ". Abizar makin menunjukkan sikap manisnya , dengan mengelap sisa makanan yang tertinggal di bibir Fia.

Kali ini Fia ingin menjedotkan kepala Abizar ke dinding agar otaknya kembali normal seperti semula.

" Fia bisa sendiri Bang ".

" Kan kamu gak lihat sayang ". ucap Abizar lagi. ia tak perduli kedua mertuanya itu memandanginya sedari tadi ....ini misinya untuk menaklukan hati Shafea .

" Kalian ini , bikin Mama jadi iri saja ....lihat Pa , seperti itu kalo memperlakukan istri ".

" Papa dulu juga begitu , apa Mama lupa ?".

" Dulu ya dulu , sekarang ya sekarang...jangan berubah dong Pa ".

" Sekarang kan sudah tua Ma , sudah punya cucu lagi , kalo masih begituan malu lah Papa , tapi jangan kuatir, cinta Papa ke Mama tidak akan berubah , I love you forever Ma ". Papa Haris sampai mengangkat tangannya dengan jari telunjuk dan ibu jari menyilang , seperti pernyataan cinta orang korea yang lagi booming sekarang ini.

" Ihhh Papa so sweet sekali ". Fia sampai bertepuk tangan.

" Gayanya ..sok kaya opa - opa korea...padahal sudah jadi Opa beneran ya Mika ya....". Mama Elma tergelak , ia mengajak bicara Mika , dan sepertinya bayi itu menanggapi dengan mengeluarkan tawa lucunya.

" Mika rupanya mentertawakan Papa...".

" Oh jadi cucu Opa mulai genit nih..". Papa Haris pun mengambil Mika dari tangan Abizar, mengendus perutnya, hingga tawa Mika pecah.

" Kita berangkat sekarang sayang ". Abizar memang minta ditabok nih...

" Se..sebentar, Mama belum ganti baju, iya kan Ma ?".

" Kamu berangkat saja dulu Bi , handle pekerjaan Papa , Mama sama Fia biar sama Papa , Papa juga mau ikutan refresing , bolehkan hari ini Papa libur Bi ?".

" Boleh Pa ". Padahal aku ingin menunjukan ke teman- teman Fia , kalo aku suaminya....apa boleh buat ,terpaksa deh aku relain Papa mertua yang mengantar My Honey.

Sampai di kantor , Fia disambut Tania yang sudah standby di depan , karena sebelumnya Fia sudah memberitahukan kehadirannya pada Tania.

" Fia, aku kangen banget sama elo Fi ". Tania langsung memeluk sahabatnya itu.

" Sama gue juga kangen sama elo Tan ".

" Eh , ada Tante dan Om , apa kabarnya....dan ini pasti si cantik Mika ". setelah menyapa Papa Haris dan Mama Elma , Tania beralih ke Mika , ia mencubit gemas pipi bayi itu.

" Ma , Pa ...Fia ke atas dulu mau ketemu sama Pak Faruk buat pamitan ".

" Ayo Papa temani , Mama di sini saja ya , Tania kamu temani istri saya ya ! ".

" Siap Om..".

Shafia mengetuk pintu Pimpinannya , setelah meminta ijin pada Mita, sekertaris pak Faruk.

" Masuk !".

" Fia kamu....loh Pak Haris, anda ....wah ada apa ini pagi - pagi saya sudah kedatangan tamu istimewa ".

" Pak Faruk bisa saja , anda juga orang hebat dan masih muda lagi , apalah saya yang sudah tua ini ".

" Mari silahkan duduk Pak Haris , Fia !".

" Terima kasih Pak ". ucap Fia.

" Begini Pak Faruk , saya kesini untuk mengantar putri saya , Fia ...berpamitan pada anda ".

" Fia ini putri anda Pak Haris , pantas saja orangnya pekerja keras, ternyata menurun dari anda , kenapa mau berhenti Fi ?".

" Saya mau fokus mengurus putri saya Pak ".

" Kamu sudah menikah Fi , kamu jahat Fi , bahkan kamu pun tega tak mengabari saya dan teman sekantor kamu ".

" Eh iya , maafkan saya Pak ".

" Kemaren kami baru kehilangan putri kami , kakaknya Fia ,jadi nanti kami baru akan mengadakan pesta resepsinya, dan saya pastikan Pak Faruk akan mendapatkan undangannya , jangan kuatir..".

" Maafkan saya Pak Haris , saya ikut berduka cita ".

" Pa ". Fia takut Papanya sedih lagi.

" Papa tidak apa - apa Fia , terima kasih atas bela sungkawanya Pak Faruk "

" Apa sudah selesai Fi ?".

" Sudah Pa ... Pak Faruk , saya mohon maaf ya jika selama bekerja disini saya banyak melakukan kesalahan ".

" Its oke Fi , kerjaan kamu selama ini bagus kok , saya yang gak rela malahan kalo kamu keluar dari sini , Saya akan kehilangan pekerja yang rajin seperti kamu ,dan pastinya saya pasti akan di demo sama karyawan laki - laki , karena saya membiarkan idola mereka resign hari ini ". kelakar Pak Faruk.

Aku juga Fia...ternyata aku terlambat menyatakan cinta padamu , sekarang jalanku sudah tertutup , kamu sudah jadi milik orang lain...semoga kamu selalu bahagia Fia...

Shafia dan Pak Haris pun berpamitan , Pak Faruk melepas karyawan tercantiknya dengan berat hati.

Like , vote dan comment....jangan lupa hadiahnya juga ya....

Mari dukung othor , biar semangat selalu membuat karya....Maacih 🙏🙏🙏

1
Safa Almira
bagus
Felycia Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Felycia Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣
Rahma Lia
Luar biasa
ros
ceritanya menarik 👍
Cis Siu
seru
Sandisalbiah
KEREN
Sandisalbiah
tinggal tegasin aja apa susahnya si Bi,, jelas tau kalau dia itu ulat buluk..
Sandisalbiah
Fia emang sebaik itu.. gak heran kalau banyak yg jatuh hati pd nya...
Sandisalbiah
setidaknya Shafia tau tentang fakta isi hati Abizar, tentang cintanya dan org yg di cintainya
Sandisalbiah
jd Shofea juga berusaha melindungi Shafia dr papa dan mama nya.. jd penasaran dgn masalalu mereka
Sandisalbiah
tapi gak harus memfitnah Avokat juga Fea.. dan parahnya kamu sendiri gak bisa menghormati suami paksaan mu itu, apa lagi kedua orang tua mu selalu merendahkan dia.. kalian berdosa besar pd Abizar
Sandisalbiah
Nicholas memberinya obat perangsang
Sandisalbiah
nah omongan Gea lebih masuk akal.. pantas aja org tua mereka selalu bandingkan dan membedakan itu karena Fia bukan ank kandung mereka... picik sekali pemikiran mereka atau ada rahasia lain yg menjadi alasan Shafia harus hidup dgn mereka, melihat Shafia yg lembut dan dermawan sedang mereka ini terlalu arogan dan kasar..
Sandisalbiah
punya orang tua kurang waras otaknya ya jd kek Shafia ini nasibnya.. miris banget..
Sandisalbiah
kali org tua mempunyai ank yg lebih terasa istimewadi hatinya itu hal yg wajar tp kalau orang tua sampai sebegitu membedakan, membandingkan kasih sayang dan perhatian itu sungguh keterlaluan krn setiap ank terlahir dgn kekurangan dan kelebihan masing²,seharusnya sebagai orang tua harus bisa mendampingi mereka, membimbing mereka dan menghargai setiap usaha dr anknya itu...
Bunda Puput
Luar biasa
Ernadina 86
iyalah jijik..murahan
Ernadina 86
usir langsung..terus lapor Pak Rudy sekretarisnya gak sopan
Ernadina 86
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!