NovelToon NovelToon
Obsesi Mr.Mafia

Obsesi Mr.Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Four

Satu malam dengan seorang Mafia sama dengan maut?

Myra Mahira tak pernah menyangka liburan singkat di Bali akan mempertemukannya kembali dengan Al—anak laki-laki menyebalkan yang dulu menghilangkan cincin peninggalan ibunya.

Namun Al bukan lagi bocah badung yang ia kenal. Kini ia adalah Silas Al Wolfe, pria tampan, dingin, dan penuh rahasia yang mampu membeli apa pun dengan kekuasaan dan uang.

Saat hidup Myra hancur karena hutang 500 juta, Silas menawarkan jalan keluar yang tak pernah ia bayangkan.

Sebuah kesepakatan yang seharusnya berakhir dalam semalam berubah menjadi pernikahan yang tak pernah Myra inginkan. Dibawa ke New York membuatnya tahu siapa Silas Al Wolfe sebenarnya.

Bagi Silas, Myra bukan sekadar istri. Dia adalah obsesi yang tak akan pernah ia lepaskan.

°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°
Mohon dukungannya ✧⁠◝⁠(⁠⁰⁠▿⁠⁰⁠)⁠◜⁠✧

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Four, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

OMM — BAB 11

MANSION UTAMA

Myra terdiam menatap kapal speedboat yang akan mereka naiki dari Miami menuju New York.

“Ayo.” Silas mengulurkan tangannya saat ia sudah berada di atas kapal.

Myra tak membalasnya, ia justru meminta Kael meraih tangannya dan membantunya naik ke kapal. Mau tak mau Kael membantunya hingga Myra melengos begitu saja.

“Maaf, Tuan.” kata Kael penuh hormat dan rasa bersalah.

Silas tak memperdulikan itu, hanya saja dia menunduk seraya menyeringai tak percaya. “Kerja bagus!” ucapnya sembari menepuk pundak asistennya itu sebelum akhirnya Kael turun dari kapal karena dia akan berangkat besok ke New York karena harus mengurus yang ada di Miami.

Ketika kapal itu mulai bergerak. Myra menoleh ke belakang tatkala ia merasa curiga dengan anak buah Silas yang sibuk sendiri di belakang sana dan di bawah dek kapal.

“Pastikan semuanya aman. Hindari Myra agar tidak ada pertanyaan yang harus dijawab.” pinta Silas ke anak buahnya yang mengangguk serempak.

Usai memastikan sendiri barang-barangan bisnis mereka yang harus diakut, kini pria berkemeja hitam itu berdiri di samping Myra yang masih menikmati angin laut di malam hari.

“Minum ini.” kata Silas sembari memberikan pil obat ke Myra.

Tak semudah itu percaya. Myra menatap ragu pil kecil itu. “Apa itu? Racun?”

Seketika Silas bergerak maju, menatap datar dan berdiri tepat menghadap ke Myra yang sedikit bergerak dan kini dia berada di ujung pembatas kapal sehingga tak bisa lagi bergerak. Rambutnya yang panjang menari-nari tertiup angin kencang.

Tangan kanan Silas bertopang ke pembatas kapal tepat di belakang pinggang Myra.

“Bukan racun..” Silas memasukkan pil itu ke mulutnya sendiri lalu ia mencengkram ringan rahang Myra yang mencoba menghindar namun pria itu langsung menciumnya disaat kedua tangan Myra mencoba mendorongnya Silas menekan tengkuk lehernya hingga Myra kewalahan.

Dan saat itulah lidah Silas membuka akses ciuman itu tatkala pil obat tadi berpindah masuk ke mulut Myra dengan paksa dan ia melumatnya sejenak sebelum akhirnya melepaskannya dan menatap puas.

“Jika kau memuntahkannya aku akan mengulanginya lagi.”

Myra menatap kesal, ia menutup rapat-rapat mulutnya lalu menerima segelas air yang Silas berikan dan meneguknya hingga habis.

Karena kejadian itu, moodnya hilang yang ingin melihat pemandangan kini memilih masuk ke dalam.

Tak ada paksaan lagi dari pria itu. Hingga anak buah Silas menghampirinya. “Tuan. Ada pesan masuk dari mansion New York dari tuan Pikkey.”

“Apa?”

“Dia akan menunggu Anda kembali lebih dulu. Dan berhati-hati karena ada pergerakan lain dari musuh. Katanya seperti itu.” jelasnya sehingga Silas diam menatap lurus nan tajam.

Pria itu terdiam, meski tidak merespon namun ia mendengarkannya dengan sangat baik.

“Jaga di beberapa sisi kapal bergantian sampai kita ke New York. Beritahu yang lain.” pinta Silas yang mulai melenggang masuk ke kamar.

Sesampainya di sana. Langkahnya terhenti bersamaan dengan sorot mata yang melunak tatkala mencoba mencari seseorang di sana dan orang itu berbaring di kasur. Ya— Myra berbaring, tertidur lelap di atas kasur hanya dalam kurun waktu 2 menit saja.

Mungkin karena efek pil obatnya agar dia tidak merasa pusing dan tidak muntah karena mabuk laut.

Dress hitam Myra sedikit terangkat hingga paha kanannya terekspos dalam posisi miring saat ini.

“Itu sebabnya kau membuatku tertarik.” gumam pelan Silas yang menarik dress itu ke bawah tanpa mencuri kesempatan dalam kesempitan.

Cukup lama Silas berdiri disisi ranjang, menatap Myra yang tertidur membelakanginya dengan nafas teratur. Tentu dia ingat, mereka sudah menikah, tali tetap saja atas dasar pemaksaan dan Silas menyadari hal itu, namun dia tidak akan melepaskan wanita itu.

Pria itu melangkah pergi.

Suara langkah kakinya perlahan mulai samar. Kedua mata Myra terbuka sayu tanpa bergerak. Ia hanya diam sendu, tak tahu takdir seperti apa yang ia hadapi saat ini.

Cukup lama Myra tertidur hingga menjelang pagi. Ketika mulai sepenuhnya sadar, barulah Myra terbelalak kaget melihat tubuhnya yang sudah tak lagi mengenakan dress hitam, melainkan hanya pakaian dalam saja.

“Keterlaluan.” geram Myra yang hanya bisa memejamkan dan rasanya lemah harus terus marah. Apalagi mereka juga berstatus menikah.

Ia pikir Silas benar-benar tidak mencuri kesempatan dalam kesempitan. Tapi rupanya dia salah besar.

.

.

.

New York, USA — S.A.W Mansion

Selang beberapa jam menempuh perjalanan air. Mereka kini menaiki sebuah mobil dari pelabuhan New York ke bibir hutan yang berjarak lebar dari mansion-mansion lainnya di area tersebut.

Tak ada kata-kata yang keluar ketika Myra menatap tak berkedip halaman yang luas, sebuah rumah kecil di sisi kanan mansion yang begitu elegan, bergaya Victoria modern namun entah kenapa Myra merasa semakin mencengkam.

“Rumah baru lagi?”

“Yes... And no.” balas Silas singkat dan datar dan segera keluar mobil.

Tak ingin sekedar penasaran. Myra ikut keluar dari mobil dan kali ini tak hanya ada anak buah seperti di mansion Miami. Ada satu wanita di sana, rambutnya tergelung rapi nan rendah hampir seperti warna tulang dan pirang dan pakaian rapi serta elegan.

Myra menelan ludah. Ia berjalan perlahan di belakang Silas yang disambut oleh dua orang.

Si wanita cantik tadi dan si pria tua berkumis jas rapi.

“Saya harap tidak ada kendala selama perjalanan, Tuan.” kata pria berkumis bernama Pikkey (40th), penasihat bisnis Syndicate Silas.

“Tidak ada. Siapa yang melakukannya?”

“Valen Moreau. Pria itu sepertinya memantau Anda.” ucap Hana (32th), si wanita cantik yang Myra tatap penuh tanya sejak tadi.

Di saat mereka bertiga membahas sesuatu dengan serius. Mata Hana dan Pikkey melirik ke arah Myra yang nampak canggung. Hingga Hana bergerak maju dengan senyuman lebar.

“Selamat datang di mansion S.A.W! Namaku Hana, direktur properti wolf group, senang menyambut kedatangan Anda, Nyonya Myra.”

Bak ada slowmo. Myra tertegun menatap wanita di depannya itu hingga ia mengangguk menerima jabatan tangan itu.

“Ya. Kurasa... Aku tidak perlu bertanya bagaimana kau bisa tahu namaku. Pria itu pasti sudah memberitahu mu.”

Hana tersenyum lebar menoleh ke Pikkey dan Silas seolah benar-benar yakin kalau sikap dan sifat Myra sama seperti yang bos mereka katakan. Dan mereka harus ekstra hati-hati.

“Jika keluarga itu tahu kau semakin mengembangkan Anda, maka mereka juga menggebu-gebu agar bisa meruntuhkan Syndicate kita, Tuan.” jelas Pikkey terus terang.

“Ya.” balas Silas nada santai. “Kita lanjutkan nanti.”

Silas menoleh ke belakang, menatap ke Hana dengan tatapan yang sama seperti biasa. “Di mana mereka berdua?”

“Ada di dalam, menunggu Anda datang.”

Mendengar itu alis Myra berkerut penuh tanya. -‘Mereka berdua? Siapa?’ pikirnya.

“Panggil Penelope, suruh menemaninya. Berikan perlakuan khusus...” Silas beralih menatap ke Myra dengan datar dan dingin. “Karena dia seperti kaca yang mudah hancur dan serpihan kaca yang akan membuat siapa saja tergores.”

Mendengar itu, baik Hana maupun Pikkey— keduanya seolah faham dengan perkataan bos mereka.

“Saya mengerti, Tuan Silas.” balas Hana.

“Aku tetap ingin mengikutinya.” pinta Myra yang memilih ikut Silas. Hingga tak ada penolakan, mereka masuk bersama-sama dan Silas paling depan.

1
Kinara Widya
lanjut..
Tiara Bella
okey gpp Thor ....ada kita baca gk ada ya is okey....😍
Tiara Bella
oh begono ceritanya markie....
Four.: ho,oh begono
total 1 replies
vnablu
ayoo Thor semangat uppo nyaa 😄😄😄
Four.: wokayyy😁
total 1 replies
vnablu
jadii Silas sama Markie itu iparr tapi siapa sihh suaminya Markie apakah suaminya Markie itu kakak kandung Silas atauu hanya kayak sebatas mengganggap bahwa saudara.... banyak banget teka-teki nihh🤔🤔🤔
Four.: suami Markie itu Cassian
total 1 replies
Eci Rahmayati
banyakkkk bgt musuhnya 🤔
Four.: sedikit kok /Chuckle/
total 1 replies
vnablu
semangat terusss upp kak author
Four.: wokayyyyy
total 1 replies
vnablu
siapa lagii sihh dalang di balik kejadian yang terjadi pada Elion... kasihan tauu padahal Elion anak kecil yang nggak berdosa 😔😔
Four.: ho,oh/Sweat/
total 1 replies
Kinara Widya
Pedro kah
Four.: 😱😱 mungkin aja, tapi.... emang iye
total 1 replies
Tiara Bella
ceritanya bagus aku suka
Four.: tancuuuu 😘
total 1 replies
Tiara Bella
giliran anak nya udh mati elion markie ibu kandungnya br datang dia....dan siapa yg bunuh elion klu bukan Valen....
Four.: yakinnn Valennnn /Chuckle/
total 1 replies
vnablu
selalu semangat yaaa thorr berkarya nyaa ak selalu support kamuu dehh untuk setiap cerita.... apalagi kalau tentang mafiaa tambah sukaaa akuuu 😄😄😄... pokoknya semangat terusss yaa dan jagaaa kesehatan buat othor
Four.: tancuuuu 😘
total 1 replies
vnablu
bisa-bisanya orang itu menjadikan seorang anak kecil korban yang untuk cuma menjadi alat balas dendam pastii nihh orangnya yang kemarin kannn ... tunggu ajaaa ya kamu nanti pokoknya jangan kasih ampun tuhh orang.. padahal kan Elion nggak salah apaa" 😭😭
Four.: iya, gimana Elina nyaaaa pasti kena mental /Sweat/
total 1 replies
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
biad444p bisa bisanya anak tidak berdosa di bunuh mana di depan adeknya lagi
Four.: tau tuh
total 1 replies
Tiara Bella
kasian Elion meledak.... kejam bngt anak kecil dijadiin sasaran....
Four.: ho,oh/Toasted/
total 1 replies
Eci Rahmayati
ngeriiii ny
Four.: /Panic//Panic//Panic//Sweat/
total 1 replies
Eci Rahmayati
itu lah mengapa silassss memilih kamu myra.. karna kamu seperti singa 🦁 betina segoll bacokk🤣🤭
Four.: ah bisa aja
total 1 replies
Tiara Bella
gk ada takutnya km myra....
Four.: dibuat santai saja 😌
total 1 replies
Eci Rahmayati
aku kamu mah bangg suka isenggg GK di kasih tau wanitanya tua 🤣🤭
Four.: hahaha iye juga 😁
total 1 replies
Tiara Bella
wah silas km manas² myra ya....
Four.: tau tuh
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!