NovelToon NovelToon
ISI PONSEL KEDUA SUAMIKU

ISI PONSEL KEDUA SUAMIKU

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cerai / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:340.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aira azahra

Zahra,tak menyangka dirinya menjadi istri kedua suaminya. begitu licik sang suami kepadanya,bahkan ingin merampas semau yang di miliki oleh Zahra.

Bahkan betapa terkejutnya, siapa istri pertama sang suami.semua karena melihat isi ponsel suaminya. berlahan-lahan Zahra,harus menghilang rasa cintanya kepada sang suami. agar,dia tak terpuruk dalam hidupnya. Sedangkan sang suami hanya berpura-pura mencintainya,hanya bulsit semata atas keromantisan selama ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aira azahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Milik Suami Juga Milik Istri.

Sore harinya. Zahra, baru saja pulang kerumah. Ia sengaja membeli motor metik, namun surat-menyurat serba mati bahkan plat nomor motornya saja tidak ada. Kalau kena razia, tinggal langsung kasih aja ke polisi apa susahnya. Tenang Zahra, memiliki jalan tikus agar tidak kena razia.

Zahra, sengaja membeli motor seharga tiga juta. Hanya untuk bolak-balik rumah ke tempat kerja,kalau jalan-jalan gambang baginya.

"Darimana saja kamu, Zahra? Sudah sore sekali baru pulang,". Tanya Wahyu, sambil menatap tajam ke arah istrinya.

"Biasa aja kali,mas. Lagian ibumu dan Arini,sampai malam. Kamu gak keberatan sama sekali,aku cuman di supermarket. Melihat keadaan di sana,". Jawab Zahra, melongos melewati suaminya.

"Kenapa jadi bawa-bawa aku mba,". Sahut Arini, ia tak di bawa-bawa oleh Zahra.

"Mana kunci mobil, berikan kepadaku. Gara-gara kamu,bawa mobil. Sampai-sampai aku gak berangkat kerja,bikin malu yang ada kalau aku menggunakan motor butut itu". Wahyu, langsung mengulurkan tangannya.

"Kenapa malu mas? Lagian dulu,kamu menggunakan motor itu. Saat belum kita menikah, happy-happy saja kamu.sekarang pakai mobil, sok-sokan malu. Mobil itu milikku, mas. Tak selamanya jadi milikmu,". Sinis Zahra, dengan santainya.

"Mana kunci mobilnya,gak usah bertele-tele deh. Kamu ini istriku, barang istri milik suami juga". Decak Wahyu.

"Oh yah,yang ada mas. Milik istri, hanya untuk istri. Kalau milik suami, baru milik istri juga. Sama dengan uang istri milik istri dan uang suami milik istri juga. Jangan kebalik,mas. Kalau gak percaya,ayo... kita ke tempat ustadz Ilham. Kebetulan sekali,kita tanya bagaimana suami tidak memberikan nafkah uang kepada istri. Dosa kamu itu,sudah menumpuk mas. Karena zolimi terhadap istri, memuliakan seorang ibu boleh mas. Tapi, jangan lupa istri. ngaku-ngaku barang suami, padahal milik istri ". Senyum semerik Zahra, sebenarnya dia sangat muak menjelaskan apa-apa. Toh,dia tak mau juga menuruti apa yang di ucapkan Zahra.

"Alahhhh...gak usah ceramah kamu, Zahra. Cepat,mana kunci mobil. Aku,Arini dan ibuku. Mau pulang kampung,ada kerabat dekat mengadakan resepsi pernikahan. Kamu,gak usah ikut. Bikin ribet aja,nanti". Wahyu, langsung mengambil tas di tangannya.

Tentu saja kamu,tidak mengajak aku pulang ke kampung halamanmu. Karena Arini, istri sah mu di sana. "Cari saja mas,sampai ke akar-akarnya. Bakalan gak ada kunci,mobil".

"Mbak zahra,jangan bohong dong. Dimana mbak, menyimpannya. Orang-orang kampung tahu,kalau kami memiliki mobil". Kata Arini,tanpa malu-malu.

Mendengar perkataan Arini, ingin sekali zahra menampar wajahnya. Mengaku bahwa mobil,milik mereka. "Ck,sok pamer segala. Mobil,bukan milikmu Arini. Mana ngaku-ngaku lagi,gak malu yah...atau urat malu kamu,sudah putus". Zahra, seakan-akan mengejek Arini.

"Zahraaaaa....mana kunci mobilnya,ha? Jangan sampai melewati batas kesabaran ku. Atau...".

"Atau apa mas? Kamu mau menamparku, tampar mas...!!! Sekalian aku laporkan kamu,ke polisi. Jangan harap, meminta iba kepadaku. Asal kamu tahu,mas. Mobilku,sudah aku jual. Kamu tahu,bukan. Uangnya buat bayar,sewa tempat supermarket ku". Kata Zahra, dengan lantang.

"Aapaaaa....??? Tidak mungkin,kamu bohongkan Zahra". Bu Yuni, langsung lemas terduduk di sofa.

"Zahraaaaa....kamu,jangan main-main dengan ku". Bentak Wahyu, kepada istrinya. "jangan menguji, kesabaranku".

"Huuuu...lihat saja di depan,mas. Aku hanya mampu, membeli motor serba mati suratnya". Jawab Zahra,ia mengangkat kedua bahunya.

Arini,ternganga lebar mendengar ucapan Zahra. "Mbak,jangan bohong. Jangan bikin malu, keluarga dong. Bagaimana kami pulang,kalau gak ada mobil".

"Terserah kalian,mau pakai apa pulang. toh,bukan urusanku. mau ngesot kek,jalan kaki kek,mau apa kek". ejek Zahra,tanpa ba-bi-bu lagi.

"Dasar istri kurang ajar kamu,zahra. Durhaka kamu, selalu mengambil keputusan sendiri.tanpa menanyakan kepada ku, terlebih dahulu". Kini Wahyu, nampak emosi wajahnya merah padam sekuat tenaga menahan rasa amarahmya.

"Terusss...kalau aku bercerita bahwa,aku memerlukan uang. Apa mau, membantu ku mas? Sepertinya tidak, begitu juga dengan keluarga mu. Lebih baik,aku bertindak sendiri. Toh,itu mobilku bukan milikmu. Jadi,terserah aku melakukan apapun". Zahra, langsung meninggalkan suaminya yang sedang syok berat.

Wahyu,mengusap wajahnya dengan kasar. "Aaaakkhh....siaaaalll...". Teriak Wahyu,namun Zahra cekikikan tertawa di dalam kamar.

"Bagaimana ini,mas? Masa,kita pulang gak bawa mobil. Apa kata orang-orang di sana, bahkan sudah pasti saudara ku mengejek-ejek kita". Gerutu Arini. "Apa pengorbanan ku selama ini,hanya sia-sia saja".

"Kurang ajar sekali kamu,zahra. Menantu tidak tahu diri,". Teriak bu Yuni, penuh dengan emosi.

Wahyu, bingung harus berbuat apa. Uang tidak punya di tangan, untuk pegangan pulang nanti. Kalau minta kepada Zahra,mana mungkin dia mau memberikannya. Sedangkan dia, baru beberapa hari menguras habis di ATM Zahra. "Ibu,ada uang gak? Kalau ada,kasih aku dua juta. Buat rental mobil murah, kepada temanku".

"Gak bisa, minta sama Zahra. Uang yang kamu,kasih sudah milik ibu. Gak ada sangkut pautnya lagi, denganmu". Tolak bu Yuni, membuat Wahyu tambah sakit kepala.

"Kalau tidak mau ngasih,bulan depan gak ada uang gajihan buat ibu. Terserah ibu,mau pulang kampung atau tidak. Aku,mana ada uang lagi. Semua uang Zahra, bukankah ibu banyak mengurasnya belanja gak penting ". Decak Wahyu,ia harus tegas juga kepada ibunya .

Bu Yuni, mendengar ucapan Wahyu. Ia membulatkan matanya dan menatap ke arah anaknya. "Kamu mau,jadi anak durhaka Wahyu. Kamu anak ibu, laki-laki. Seharusnya mikir dong,harus ngapain".

"Bu,uang gajihku semua untuk ibu. Apa jangan-jangan,tidak ada sama sekali ibu menabung untuk kita nanti." Delik mata Wahyu,ia menaruh rasa curiga.

"Memang benar,mas. Ibumu,mana pernah menyisakan sejumlah uang. Semua gajihmu, selalu di habiskan ibu. Asalkan mas,tau. Ibumu,di tipu sama teman arisan nya ". Senyum semerik Arini.

Bu Yuni, gelabakan karena terbongkar semuanya. Wahyu, syok berat saat mengetahui semuanya. Uangnya lenyap dan tidak ada tabungan sedikit pun,ia menatap tajam ke arah ibunya.

"Ibuuuuu....aku benar-benar kecewa dengan ibu,tega sekali. kenapa juga,harus ikut arisan begituan. mending ibu, menabung di rumah atau di bank". Wahyu, benar-benar kesal. kenapa hidupnya terjadi seperti ini. "mulai detik ini,uang aku yang pegang. tanpa kecuali, terserah ibu mau ngomong apa. aku gak peduli sedikitpun, terserah mau pergi sekaligus. aku sudah memperingati ibu,tapi di abaikan".

"Ck,ini semua karena kamu Arini. wanita bawa sial,kamu. kamu,merasa menang ha? sudah membongkar rahasia ku kepada anakku". tanya bu Yuni, kepada Arini.

"iya,bu. kenapa mau marah? makanya bu, jangan macam-macam denganku". senyum semerik Arini,ia masuk ke dalam kamar.

Bu Yuni, berlahan mendekati anaknya. yang tengah bersandar di sofa, matanya menatap langit-langit ruang tamu. "Maafkan ibu,nak. jangan berikan ibu,uang setengah-setengah yah. keperluan ibu,banyak".

"Mulai detik ini,gak usah ikut-ikutan dengan teman-teman ibu. yang ada habis uang,bu. gak ada untungnya,umur ibu sudah tua. lebih baik diam di rumah,gak usah sok-sokan kaya orang kaya segala". Decak Wahyu, ia menahan Amarahnya.

sial, gara-gara Arini. akhirnya aku,tidak bisa menguasai seluruh uang anakku. awas kamu, Arini, Gerutu bu Yuni.

1
yuyunn 2706
Zahra lebay terlalu ikut campur urusan org,walaupun kalo dia gak mau dibantu ya lepas aja
Sumiyati
Kecewa
Sumiyati
Buruk
Duda Fenta Duda
kok bodo ya
M Holis
bodoh ......
Maizuki Bintang
bgs
Sukliang
makasih thor
crita nya dak ber belit2
Airaazahra: makasih kak 🥰🥰
total 1 replies
Sukliang
hahaha mati la kau davis
Sukliang
siapa pria itu
Sukliang
zahra ilang kemana
Sukliang
oooo lebih baik jgn dg erwin thor karna nasih ada rasa dg mantan istri
Airaazahra: baca sampai selesai yah 🥰🥰
total 1 replies
Sukliang
kasihan ya
Sukliang
aku ini suam8 kamu, sebagai istri harus nurut
hahahahaha ngaca dulu, baru bacot murahan
Sukliang
iklan iklan lg
Sukliang
ampunnnnn pusingggg aku dg 3 ekor anjing ini
Airaazahra: hahahaha 🤭🤭
total 1 replies
Sukliang
bener2 3 ekor anjing berujud manusia
Sukliang
bisa gak ya jgn byk iklan
Sukliang
semoga maya rujuk dg ferry drpd dg si benalu pengisap darah
Sukliang
keluarga anjing
Sukliang
nikah 3 bln br tau kelakuan suami
selama pacaran kemana aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!