NovelToon NovelToon
JODOHKU ADIK KELAS

JODOHKU ADIK KELAS

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahmuda / Nikahkontrak / Berondong
Popularitas:292.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: verlyn nymphaea

Story from the best partner that i ever know,

"Lagian keluarga kamu aneh banget sih Dan, masa harus nikah umur 23 sih? Dikira masih jaman Siti Nurbaya." kata Fina sahabatku.

Dana yang sedang pulang ke kota kelahirannya setelah lama merantau sangat dikejutkan oleh keinginan mamanya.

Ia akan dijodohkan dengan anak dari sahabat mama yang merupakan adik kelas dari Dana. Sebenarnya mamanya sudah merencanakan ini 2 tahun yang lalu. Tapi Dana selalu menolak dengan banyak alasan.

"Mama masih mau jodohin aku sama dia?"
"Kenalan dulu kan gak ada salahnya nduk."

Tahun ini, apakah Dana masih sanggup untuk menolak perjodohan itu? Ataukah dia akan menikah dengan pilihannya sendiri?

Bagaimana kisah Dana dalam menentukan pilihannya nanti?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon verlyn nymphaea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SISI LAIN

Dana mencoba untuk berdiri, tapi karena sudah hampir 1 jam ia tak menggerakan kakinya, perempuan itu tak bisa menjaga keseimbangannya. Awan refleks menangkap tubuh kakak kelasnya.

"Kakiku kram," Dana terlihat menunduk melihat kakinya.

Awan lalu terpaksa menggendong kakak kelasnya itu menyebrangi jalan tol. Ia memang memarkirkan mobilnya di arah yang berlawanan dengan tempat Dana duduk.

"Maaf," Dana meminta maaf padanya dengan suara yang lemah. Awan hanya menatap perempuan itu tanpa menjawab. Dana hanya pasrah menerima hal itu. Ia tak tau lagi jika Awan tak kembali saat itu, entah apa yang akan terjadi padanya.

Setelah membawa koper dan menaruh nya kembali ke bagasi, Awan membuka pembicaraan.

"Kamu kenapa gak mencoba buat jalan sih? malah diem disana? cari tempat berteduh atau apa kan bisa?" katanya sedikit kesal.

"Aku sudah jalan jauh, tapi di sekitar sini tak ada rumah warga. Kakiku masih sakit karena kecelakaan kemarin." kata Dana masih menunduk menyembunyikan wajahnya. Perempuan itu memang sempat mengalami kecelakaan saat perjalanan ke Jakarta tahun lalu. Hal itu menyebabkan kaki kirinya patah dan harus menjalani pemulihan cukup lama. Karena hal itu pula, Dana tak diizinkan menaiki motor oleh mama.

Awan hanya menghela nafas kesal melihat tingkah kakak kelasnya itu. Dulu saat SMP, Dana seperti orang yang sangat tangguh melatih Paskibraka. Ia dijuluki tangan dingin karena apapun yang dilakukannya pasti membawa prestasi bagi sekolah. Namun disisi lain Awan juga benci dengan perempuan yang ada di sampingnya itu. Mama selalu membanding-bandingkan dia dengan Dana sewaktu sekolah. Dan sekarang, ketika ia tak lagi dibandingkan dengannya, mama selalu menceritakan semua hal tentang perempuan ini padanya.

Awan memacu mobilnya kembali. Mencari pintu keluar tol untuk putar balik. Kalau saja ia tak melihat HP Dana di tempat duduk mobilnya, mungkin ia tak akan berfikir untuk kembali menjemput perempuan itu. Hal itu cukup memakan waktu baginya. Karena sangat sulit untuk mencari jalan memutar di tol.

"Hacim..." Dana mulai bersin-bersin karena merasa kedinginan. Awan yang melihat hal itu langsung mematikan AC mobilnya. Ia baru sadar jika baju yang dikenakan Dana basah karena hujan.

"Kita cari rest area dulu." katanya singkat. Mereka berhenti di Rest Area. Dana mengeluarkan baju dari dalam koper. Ia lalu menuju kamar mandi dan mengganti bajunya. Awan juga beristirahat dan sholat di tempat itu.

"Sudah?" tanya Awan saat melihat kakak kelasnya itu masuk ke dalam mobil.

"Sudah." katanya singkat.

"Nih, mie instan biar hangat." katanya dengan lembut.

"Makasih." Dana masih merasa kedinginan karena cuaca diluar memang cukup dingin. Ia mulai memakan mie yang diberikan oleh Awan padanya. Awan dengan sabar menunggu perempuan itu menghabiskan makanannya. Ia memainkan Handphone yang dipegangnya.

"Wan," Kata Dana membuka pembicaraan.

"Makasih," kata perempuan itu melanjutkan. Awan masih cuek tak menanggapi perkataan kakak kelasnya itu. Dana hanya diam melihat Awan yang tak menjawab ucapannya. Ia memperhatikan ke arah Handphone yang dipegang Awan.

RACHEL ❤

Dana tak sengaja lihat pesan dari orang itu. Ia bisa msnyimpulkan kalau itu adalah pacar Awan.

"Kamu sudah punya pacar?" Dana spontan mengeluarkan kata-kata itu dari mulutnya. Awan refleks menengok ke arah perempuan yang ada di sebelahnya itu.

"Memangnya kalau iya kenapa?" katanya dengan nada yang dingin.

"Ya gak papa, cuma penasaran saja kenapa kamu masih mau menuruti mama kamu buat bertemu denganku padahal kamu sudah punya pacar."

"Peraturan di mobil ini, dilarang untuk bertanya masalah pribadi, cerewet, ataupun melakukan hal yang mengganggu untukku. Mengerti?" kata Awan dengan tegas.

"Iya maaf, galak banget!" kata Dana pada Awan.

Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam. Dana yang merasa tak enak badan memilih untuk tidur. Awan tak memperdulikan aktifitas perempuan itu sama sekali. Bagi Awan, membawanya dalam mobil ini sudah sangat merepotkan.

"Wan, boleh berhenti dulu enggak? perutku rasanya tak enak, aku mau mutah." kata Dana masih tak bertenaga.

"Kau gila, jangan mutah di mobilku lah! sebentar biar aku cari tempat dulu. Tahan, jangan mutah sekarang." Awan mulai panik mendengar ucapan Dana.

Dana yang tak enak badan langsung memutahkan isi perutnya tepat setelah ia membuka pintu mobil Awan. Kepalanya sangat pusing karena demam. Dana kembali ke mobil setelah itu.

"Masih 5 jam lagi kuat?" katanya mulai sedikit khawatir.

"Udah jalan aja, aku gak papa. Dah biasa nanti tidur juga sembuh sendiri." Ia mulai mencoba tidur lagi setelah itu.

Awan memeriksa kening kakak kelasnya itu. Ia cukup kaget karena ternyata tubuh perempuan itu sungguh panas.

"Kamu demam kak, kenapa gak bilang sih?" Awan mulai panik karena perempuan itu demam.

"Udah gak papa, ntar juga turun panasnya." Dana menepis tangan Awan yang menyentuh keningnya.

"Turun gimana, panas begini? apa kata mama kamu kalau aku nganter kamu dengan kondisi sakit begini?" Awan terlihat sedikit kesal mendengar tanggapan dari perempuan itu.

"Terus mau gimana? nurunin aku di jalan lagi biar kamu gak usah nganter?" Dana yang tak punya tenaga lagi mencoba dengan keras menanggapi ucapan adek kelasnya itu. Menurutnya hal tersebut adalah hal yang tak perlu di perdebatkan.

Cukup lama Awan menatap perempuan itu. Ia sedikit merasa bersalah karena meninggalkannya di tol tadi. Awan berusaha memutar otaknya. Ia tak bisa membawa perempuan ini kembali dalam keadaan seperti ini. Bukan hanya kena marah mama, tapi pastinya dia akan habis oleh tante Santi. Mamanya Dana.

"Kok diam? ayo jalan, mau nginep sini?" kata Dana pada Awan. Mobil mereka masih berada di tempat yang sama. Dana tak punya tenaga lagi untuk berdebat dengannya. Kepalanya sudah cukup pening saat itu.

"Kita cari hotel!" kata Awan tiba-tiba. Dana masih mencerna ucapan Awan. Dia tampak masih berfikir.

"Hah?" Dana kaget setelah benerapa detik mencoba mencerna ucapan adek kelasnya itu.

"Aku gak bisa bawa kamu dalam keadaan seperti ini." Ia mulai menghidupkan mesin mobilnya. Dana masih melongo tak percaya dengan apa yang diucapkan Awan.

"Kau gila? Gak, aku gak mau! Udah kita terus aja jalan, kenapa sih repot-repot cari hotel segala?"

"Udah nurut aja! nanti biar aku bilang jalanan macet sama mama." Katanya pada Dana dengan enteng.

Dana masih menatap laki-laki itu tak percaya. Dia memikirkan apa yang akan terjadi padanya kalau sampai dia berdua di hotel dengan seorang laki-laki.

"Gak!" katanya sengan spontan.

"Apa sih? udah nurut aja, lagian cuma sampai demammu turun! Aku juga gak akan ngapa-ngapain kamu!" Awan masih sibuk menyetir mobilnya.

"Wan!"

"Itu ada hotel di depan." katanya saat melihat hotel yang ada di pinggir jalan. Refleks Dana menengok ke arah yang Awan maksud.

...****************...

1
asam pedas ubur ubur
tor, masa di gantung gini tor, padahal sudah begadang bacanya
asam pedas ubur ubur
tor, masa tega ngegantung pembacanya, padahal sudah begadang baacanya
Anis Niswatun
lama banget up nya
Winarsih Asih
mereka berdua sudah sama2 dewas😘😘
Rina Zahra
ujian rumah tangga.... jangan sampe karena kesibukan Dana, rumah tangga jadi renggang.
tania derambaleka
bagus
verlyn nymphaea: halo kak, terimakasih sudah mampir 😁😁😍😍😍 selamat menyelami kisah dari Awan dan Dana ya kak🤗 mohon kritik, saran dan dukungan nya kak 😊
total 1 replies
Winarsih Asih
semoga saja awan tidak marah soal dana yg mau keluar negeri masalah kerjaan,moga aja malah awan ikut sekalian bulan madu🙏🤭👏👏
Siti Sugiarti: update lagi kaa
total 2 replies
Rina Zahra
akhirnya
verlyn nymphaea: halo kak, terimakasih sudah setia membaca cerita ini sampai sekarang, maafkan author yang lama menghilang kak, selamat melanjutkan membaca 😍😍😘😘😘😘
total 1 replies
Winarsih Asih
setelah sekian lama danawan come back😁
verlyn nymphaea: halo kaka pembaca setia... huaaaa... maaf ya aku kmrn sempat hilang
total 1 replies
Muhammad Alwi
lanjut aja thor
Muhammad Alwi: tar yang ada pending lagi
dah GK up berapa tahun ya kira2🤔🤔🤔
total 2 replies
Chadriana Hasan
lanjut cerita ini aja dulu thor.
ditamatin, baru mulai cerita baru..
semangat thorrr
verlyn nymphaea: siap kaka... terimakasih atas dukungan nya 😘😘😍😍😍
total 1 replies
🍷⃞⃟Rere꧁༺𝓡𝓮𝓰𝓲𝓷𝓪༻꧂
mampir thorr😍..mampir juga yuk ke karya author Reginaryn : Me and my secret crush🌟
Yayuk Bunda Idza
ditunggu kelanjutannya Thor.... jangan ditinggal nanggung begini...
ayo semangat!!
Yayuk Bunda Idza
betul Thor...makasih sudah diingatkan
Yayuk Bunda Idza
iya lihat labilnya mereka berdua sampai ikutan meradang hati hehehe yang pinter othornya ni....
Yayuk Bunda Idza
kisah ini menggambarkan dua pribadi yang masih sangat labil, sering mengedepankan ego juga ...
suami istri itu jam team, wajar klo saling bantu apapun itu ... untuk hal pribadi sekali pun, wajar juga awalnya malu2 semoga selanjutnya gak malu2in hehehe....
Khorifah94
saya suka saya suka.... senangat thooor 💪💪💪
verlyn nymphaea: terimakasih banyak kak sudah mampir, yok kita lanjutkan kak ke bab selanjutnya?
total 1 replies
dian kustiah
ini tamat apa gmn?
verlyn nymphaea: belum kak, ayo di lanjut... terimakasih udah mampir y kak😂😁
total 1 replies
Kurniawan Kurni
jangan lama thor
verlyn nymphaea: iya kaka, maaf ya author nya lama ini upload nya, lagi ada keperluan kemarin 😭😭😭
total 1 replies
MyFamily
wajar kalo mama dana sampe marah dan menampar awan, krn trauma dgn kejadian masa lalu
verlyn nymphaea: iya kak, memang kadang ibu2 itu terlampau khawatir ya, apalagi sama anak perempuan sematawayang kan😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!