NovelToon NovelToon
Dear Husband

Dear Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: sushanty areta

Demi menghadiri pernikahan sahabatnya saat kuliah dulu, dokter Sofia nekat pergi seorang diri ke Jakarta. Namun bukannya datang ke pesta pernikahan itu, dia malah dibawa orang tak dikenal ke hadapan majikannya yang entah kenapa malah nekat menikahinya secara tiba-tiba.

Sadar dirinya terjebak dalam pernikahan tanpa cinta, Sofia mencoba berbagai cara untuk berpisah. Sanggupkah Sofia meningalkan sang suami saat menyadari jika ada dua hati yang harus dia jaga? mereka adalah Fernando suaminya dan Elle putrinya yang buta karena sebuah kecelakaan dan beranggapan bahwa Sofia adalah almarhumah ibunya. Simak kisahnya disini ya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sushanty areta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamar mandi

Sofia terbangun saat sayup-sayup mendengar perakapan antara ayahnya dengan seseorang.Sejenak dia membuka mata dan mengumpulkan segenap kesadarannya.Bukanya tadi dia dalam perjalanan pulang?Berapa lama dia teridur hingga tidak sadar jika sudah sampai dirumah?lalu kenapa dia tidak dibangunkan?eiitttss...tunggu,siapa yang membawanya hingga sampai ke kamar mungil ini?Suara percakapan itu terdengar lagi,bahkan lebih intens.Mereka berada tepat di bawah jendela kamar Sofia yang bersebelahan dengan kebun sayur orang tuanya.Gadis ayu itu merengangkan otot tubuhnya yang terasa letih lalu membalikkan tubuhnya kesamping,meraih jendela dan membukanya.

Mata Sofia membulat sempurna saat mata coklatnya bertemu dengan manik biru ocean Fernando yang secara tak sengaja juga menatapnya karena menyadari pintu jendela yang terbuka.Disana,pria tampan rupawan dengan postur sempurna itu sedang membantu ayahnya memanen sawi untuk dijual esok hari tanpa rasa canggung sedikitpun.Pakaian casual berupa celana pendek dan kaos putihnya membuat sosok itu terlihat begitu mencolok dan.....sempurna.

Buru-buru Sofia membuang pandanganya kearah lain.Bertatapan terlalu lama dengan Fernando hanya akan membuat dia sakit jantung.Sofia bergegas meraih handuk dan mencari baju ganti lalu keluar kamar menuju kamar mandi yang ada di dekat dapur.Dia hanya anak dari keluarga sederhana yang tidak punya kamar mandi pribadi ditiap kamarnya.Jadilah kamar mandi dirumahnya dipakai berjamaah.Tapi inilah yang membuat dia selalu kangen rumah.

"Sof,sini bantu ibu dulu." kata Lastri,ibunya seraya mengulurkan semangkuk besar sayur lodeh nangka muda dan kacang panjang yang berbau harum dan mengugah selera.Sofia menerimanya lalu meletakkannya dimeja makan yang sudah tertata rapi ala orang kampung.Meja makan sederhana dengan peralatan seadanya.

"Bikinkan minum untuk suamimu dulu Sof,ibu tidak tau apa yang dia mau.Setelahnya baru kamu mandi.Kasihan nak Nando,dari tadi membantu ayahmu dikebun.Tuan muda kaya raya,rendah hati dan rajin seperti dia hanya beberapa saja Sof,kamu beruntung bisa menikah dengannya."

"Ibu,aku dan tuan Fernando..."

"kenapa kau memanggilnya tuan?dia kan suamimu.Jangam bersikap seolah kau bawahannya.Atau nak Nando yang menyuruhmu?"

"Bukan saya bu,Sofia sudah saya ingatkan berulang kali agar memanggil saya dengan benar,tapi putri ibu ini benar-benar keras kepala." tiba-tiba suara bariton Nando menginterupsi percakapan ibu dan anak itu.Sofia berjengkit kaget saat tiba-tiba tangan kekar Fernando meraih pinggangnya dan menarik tubunya mendekat.

"iya kan sayang?" tanyannya lirih,namun dengan mata tajam penuh intimidasi.Ingin rasanya Sofia berteriak dan berkata tidak.Namun saat matanya menatap mata teduh ayah dan ibunya yang tersenyum bahagia melihat mereka,hatinya melemah.Sofia hanya menganggukkan kepalanya.

"i...iya.." jawab Sofia gugup.

"apa?" tanya Fernando penuh penekanan.Mata Sofia mengerjab bingung.Apa maksud Fernando sebenarnya?Tapi sesaat kemudian dia menjadi paham tentang apa yang diinginkannya saat tangan kekar itu kembali menekan tubuhnya.

"iya...hmmm...mas Nando." ucap Sofia lalu menundukkan kepalanya.Hampir saja dia terjatuh karena lututnya menjadi lemas saat Fernando mencium pelipisnya lembut di depan kedua orang tuanya.Wajah Sofia memerah,berbanding terbalik dengan Nando yang tetap tenang.Ayahnya berdehem,membuat keduanya menjadi rikuh.

"Ayah kebelakang dulu ya,memberi makan ternak kita sebentar.Kalian bersih-bersih saja dulu,nanti ayah menyusul." sela Arif memecah kecanggungan.Pria paru baya itu tersenyum,melewati anak dan menantunya.

"Aku mandi dulu.Bikinkan aku kopi hitam." kata Nando sambil meraih handuk dibahu Sofia.

"Tapi...."

"Apa?kau ingin mandi berdua sayang?" tanya Nando tak berdosa.Lastri langsung tertawa kecil mendengar menantu tampannya menggoda anak gadisnya.Ingatan wanita itu seperti terlempar ke masa lalu saat dia dan Arif suaminya masih pengantin baru.Sofia melotot tajam pada Nando yang memasang wajah dingin ke arahnya.

"Aku buatkan kopi saja." putus Sofia geram.Tanpa diperintah Sofia segera menuju meja dapur dan membuatkan kopi Nando.Pria itu tersenyum smirk lalu masuk ke kamar mandi.

"Dasar mesum." umpat Sofia frustasi.Niat awalnya ingin bebas dari pria aneh itu malah jadi bumerang karena orang tuanya terlihat sangat menyukai Nando.Dia juga seperti tidak punya kesempatan untuk bicara langsung pada orang tuanya tentang perasaannya dan apa yang terjadi sesungguhnya pada hidupnya yang rumit sekarang.

"Sayang,ambilkan baju gantiku ya.Maaf aku lupa membawa tadi." teriak Nando dari dalam kamar mandi.Sofia makin geram,tapi mau tidak mau melangkahkan kakinya ke kamarnya karena tatapan mata ibunya seolah mengintimidasinya juga.Dia tau ibunya itu tipe istri sholehah yang akan selalu mengarahkan dirinya taat pada suami.

"Dasar anak manja.Memangnya siapa dia berani memerintahku?Badan segede gajah juga mandipun minta dilayani." gerutu Sofia makin kesal.Dia membuka koper Nando lalu mencarikan pakaian ganti untuknya.Tatapan matanya nyasar ke tumpukan paling sudut,****** *****.Hampir saja dia menarik tangannya,urung mengambil benda mengerikan itu kalau tak ingat watak Fernando yang suka mencari gara-gara dan tukang perintah seenak perutnya.Sedikit bergetar,Sofia meraihnya lalu cepat-cepat menyelipkannya di dalam kaos biru polos dalam genggamannya.

"Sayang lama sekali." teriak Nando lagi.Sofia bergegas menghampiri kamar mandi,mengetuk pintu kasar karena bertambah kesal.Nando membukanya.

"Ini bajumu,ambil." ulur Sofia dari luar,tapi Nando malah menghilang dibalik pintu.

"Masuklah kemari." balas Nando cuek.Kembali rasa dongkol menyelimuti Sofia.Andai sang ibu tidak ada disitu,pasti sudah dilemparnya pakaian itu kedalam.Mau pria itu berpakaian atau telanjang itu bukan urusannya.

Menarik nafas panjang,dia nekat masuk.Meski dia gadis lugu,tapi dia seorang dokter.Sudah biasa baginya melihat tubuh laki-laki mulai dari yang berpakaian hingga yang telanjang bulat.Kalau saat ini dia melihat tubuh Fernando,apa yang harus di takutkan?Sofia membuang rasa tak karuan dalam dirinya lalu masuk ke kamar mandi.

Benar,Fernando hanya bertelanjang dada dengan handuk miliknya yang melingkar diperut seksinya hingga ke lutut.Ohh Ya Tuhan...,tubuh itu…..Sofia menelan ludahnya dengan susah payah.Pemandangan di depannya sungguh membut pikirannya traveling kemana-mana.Dada bidang itu,perut sickpack dan lengan berotot yang masih terlihat basah....sangat seksi.Apalagi bibir merah yang terlihat padat dibingkai wajah rupawan bak pahatan patung dewa Yunani kuno yang sempurna.Tidak ada kata yang pantas untuk sang suami anehnya kecuali .....sempurna.

"Mau sampai kapan kau akan mengagumi tubuhku dokter?sayangnya kau bukan seleraku.Jadi buang pikiran kotor itu dari kepalamu." ujar Nando mengejek dengan bibir menyeringai.Sofia yang tersadar mendekatinya tanpa takut,lalu melempar pakaian itu ke dada Nando.

"Lalu untuk apa kau menikahiku tuan Hutama?" desisnya penuh kemarahan,

1
Nur Syamsi
bgaimna Sofia Tdk pusing klaw Nandonya plin plan sbntar bucin akut eee didepan mata mengabaikan istri dan anak kandungx terbuat dr apa sih hatinya sdah di selingkuhi masih patuh pada janji, seandainya anaknya berlaku baik itu titisan bibit pelakor, pembunuh
Nur Syamsi
peka sedikit Nando .....tu anakmu hampir mati di tangan ular kecilmu
Nur Syamsi
apa sih pikirannya Bando itu, Uda jelas" Elle membahayakan anaknya masih tetap dipelihara itu ulat kecil....astagfirullah emosi bacanya thor
Nur Syamsi
entah pelajaran yg keberapa buat Nando ....yg Tdk maw terima masuk an
Nur Syamsi
Nando itu Tdk pekah ya thor, sudah betul mommynya katakan bhw Ellechrsvdojauhkan dr Daddyx dan keluargax Krn sudah ada tanda" yg diperlihatkan SCRA Tdk sengaja dan sengaja....
Nur Syamsi
inilah firasat dari mimpi Sofiah, mmang bukan Emma tp Elle dr titisan Emma
Nur Syamsi
deg degan Thor.....
Nur Syamsi
banyak sekali pengagumnya Tuan Nando Thor sayangnya ulat bulu semua
Nur Syamsi
itulah dr dr Sofiah Krn akhlakx terhadap sesama smpe musuhx bisa tunduk dg prinsip kejahatan Tdk bisa dibalas dgn kejahatan....👍👍👍🤲🤲🤲
Nur Syamsi
ya tetap memberikan kasih sayang, cuma kedudukan dg anak kandung beda, dan jgn sampe Elle dijadikan alat oleh keluarga kandungnya yg jahat......
Nur Syamsi
mantsap Sofiah ....doker kau lawan ulat....
Nur Syamsi
Nando Nando, klaw dipotong mala Sofiah yg kdrt SMA suami, Nandonya jg sdah Tdk bernyawa Sofishnya masuk penjara dan anskmu haus kasih sayang orang tua.....
Nur Syamsi
astagfirullah, apa Andrew ya thor Krn sodaranya dijebloskan dipenjara
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭
Nur Syamsi
heeeeee emosi
Nur Syamsi
makanya dibicarakan baik", jgn permohonan disertai dgn emosi,bgaimna Tdk emosi jg yg mendengarnya.....meledaklah mpe kabuuuuur
Nur Syamsi
pria ngambekan emosian .....bikin air mata abis tumpah ruah
Nur Syamsi
banyak orang hamil kerja jga Nando,,,,apbyfk liat dikantor bahkan diperusahaanmu jga ..
Nur Syamsi
Tdk bisa diragukan lgi mbak Sofia
Nur Syamsi
dasar wanita ular, didepan suami bertingkah .....wanita kurang ajar sdah hilang urat malunya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!