NovelToon NovelToon
Sistem Kuliner Absolute Sang Raja Dapur

Sistem Kuliner Absolute Sang Raja Dapur

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Fantasi Isekai
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Arka kehilangan segalanya dalam satu malam ketika warung makan peninggalan almarhum orang tuanya dihancurkan oleh lintah darat dan kekasihnya meninggalkannya demi pria kaya yang sombong. Di ambang keputusasaan saat mencoba memasak seporsi nasi goreng terakhir di tengah puing-puing warungnya, sebuah suara mekanis misterius tiba-tiba bergema di dalam kepalanya. Berbekal Sistem Kuliner Sakti yang memberinya hadiah uang tunai dan keterampilan tingkat dewa setiap kali pelanggannya merasa puas, Arka memulai langkah balas dendamnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Waktu berlalu begitu cepat hingga hari pembukaan restoran Dapur Arka Absolute tinggal menghitung jam.

Arka berdiri di tengah dapur bintang empat miliknya dengan perasaan bangga yang luar biasa menggebu-gebu di dalam dada.

"Restoran sebesar ini tidak mungkin hanya menjual satu menu sop buntut dan nasi goreng saja untuk menjamu tamu." Batin Arka sambil melihat daftar menu yang masih kosong.

Ia menyadari bahwa pelanggan restoran kelas atas pasti mengharapkan variasi menu pendamping yang sangat mewah dan beragam.

"Sistem, tampilkan saldo poin kepuasanku sekarang." Perintah Arka di dalam pikirannya dengan sangat tenang.

[Ding!]

[Poin Kepuasan Saat Ini: 320 Poin.]

"Gunakan tiga ratus poin untuk melakukan tiga kali putaran undian kelas menengah secara beruntun sekarang juga." Arka memberikan perintah dengan sangat mantap.

[Memproses tiga putaran roda undian kelas menengah...]

Wush wush wush!

Suara roda raksasa berputar kencang kembali menggema di dalam kepala Arka membuat jantungnya sedikit berdebar penuh harap.

Tik tik tik.

[Selamat! Host mendapatkan: Resep Sate Sapi Lumer Tingkat Dewa.]

[Selamat! Host mendapatkan: Resep Ayam Bakar Madu Pedas Surgawi.]

[Satu putaran sisanya menghasilkan Zonk (Kosong). Poin hangus.]

Arka tersenyum lebar merasakan aliran informasi dua resep baru itu masuk menembus ke dalam ingatannya bagaikan arus air yang deras.

Ia kini mengerti bahwa rahasia sate sapi lumer terletak pada teknik pijatan khusus ke serat daging menggunakan perasan nanas alami.

Sedangkan resep ayam bakar surgawi miliknya menggunakan madu hutan asli yang dipadukan dengan gilingan cabai rawit super pedas untuk menciptakan ledakan rasa di lidah.

"Nisa, tolong hubungi pemasok bahan baku dari Grup Malika menggunakan jalur VIP sekarang juga." Arka berteriak memanggil asistennya dari dalam dapur.

Nisa yang sedang sibuk menyusun kursi di ruang makan utama segera berlari menghampiri bosnya dengan membawa buku catatan.

"Siap Mas Bos, kita butuh pesanan seberapa banyak untuk acara grand opening besok pagi?" Tanya Nisa sambil menyiapkan pena di tangannya.

"Pesan lima ratus kilogram daging buntut sapi kualitas premium dan tiga ratus ekor ayam potong utuh." Jawab Arka dengan nada suara yang sangat serius.

Nisa seketika membelalakkan matanya mendengar jumlah pesanan masif yang sangat tidak masuk akal untuk restoran baru itu.

"Itu banyak sekali Mas, apa yakin bahan sebanyak itu akan habis terjual dalam satu hari?" Nisa bertanya dengan sedikit ragu karena takut merugi.

"Kita akan mengundang seluruh awak media dan memberikan diskon besar-besaran untuk menghancurkan mental restoran di sebelah kita." Arka tersenyum penuh percaya diri membeberkan rencananya.

Nisa mengangguk mantap dan segera mengambil ponselnya untuk menelepon agen pemasok menggunakan nomor khusus dari Kartu Hitam Malika.

Sementara itu, di sebuah gudang penyimpanan daging raksasa di pinggiran kota, suasana yang sangat tegang dan mencekam sedang terjadi.

Hendra Kusuma berdiri angkuh dengan jas mahalnya di tengah gudang yang dingin itu didampingi belasan preman bersenjata lengkap.

Manajer gudang pemasok daging utama kota itu berlutut ketakutan di depan Hendra dengan tubuh gemetar hebat.

"A-ampun Tuan Hendra, gudang ini sebagian besar melayani kontrak resmi dengan Grup Malika." Ucap manajer itu memohon pengertian dengan suara bergetar.

Plak!

Hendra menampar wajah manajer itu dengan sangat keras hingga sudut bibirnya robek dan mengeluarkan darah segar.

"Aku sama sekali tidak peduli dengan kontrak tertulis Clara Malika itu." Hendra memberikan perintah mutlak dengan suara baritonnya yang menakutkan.

"Yang aku mau adalah jangan sampai ada satu potong pun daging atau sayuran yang masuk ke restoran Arka besok pagi."

"Kalau kau berani mengirimkan pesanan anak itu, aku pastikan gudang ini akan hangus terbakar rata dengan tanah beserta seluruh keluargamu." Ancaman Hendra terdengar sangat kejam dan nyata.

Manajer gudang itu hanya bisa menangis pasrah dan menganggukkan kepalanya dengan cepat karena lebih sayang nyawanya daripada pekerjaannya.

Hendra tersenyum sinis dan melangkah keluar dari gudang berpendingin itu dengan perasaan menang layaknya penguasa mafia mutlak.

"Kita lihat bagaimana koki sombong itu bisa melakukan grand opening megah tanpa ada satu pun bahan utama untuk dimasak." Hendra tertawa keras menyombongkan kelicikan akalnya di depan para anak buahnya.

Keesokan paginya, hari yang seharusnya diisi oleh kesibukan persiapan pembukaan berubah menjadi mimpi buruk tak terduga bagi Dapur Arka Absolute.

Kring kring kring.

Telepon genggam milik Nisa berdering tanpa henti sejak pukul enam pagi memecah keheningan di dalam restoran besar itu.

Wajah Nisa berubah menjadi sangat pucat pasi setelah menerima panggilan terakhir dari agen pemasok.

"Mas Arka, gawat Mas, ini benar-benar bencana besar!" Nisa berlari masuk ke dapur dengan air mata yang mulai menetes di pipinya.

Arka yang sedang fokus membersihkan kompor barunya langsung menghentikan pekerjaannya dan menoleh cepat.

"Ada apa Nisa? Pelan-pelan bicaranya dan tarik napas dulu." Arka mencoba menenangkan asistennya yang sedang histeris itu.

"Semua pemasok daging buntut sapi dan ayam potong dari Grup Malika membatalkan pesanan kita secara sepihak pagi ini." Jawab Nisa dengan suara isak tangis yang tertahan.

"Mereka beralasan bahwa stok sedang kosong total dan truk pengiriman mereka mendadak rusak semua secara bersamaan di garasi." Tambah Nisa membeberkan alasan bodoh yang sangat tidak masuk akal.

Mata Arka sedikit menyipit menahan amarah mendengar laporan yang sangat dipenuhi dengan kejanggalan murahan itu.

"Ini seratus persen pasti ulah mafia Hendra Kusuma, dia menggunakan kekuasaan premanismenya untuk memutus rantai pasokan kita dari luar secara paksa." Arka mengepalkan tangannya kuat-kuat.

"Lalu kita harus bagaimana Mas? Undangan VIP untuk media dan pejabat kota sudah disebar kemarin sore." Nisa semakin panik memikirkan nasib grand opening mereka yang terancam gagal total.

Bahkan Clara Malika yang saat ini sedang berada di luar negeri untuk perjalanan bisnis tidak akan bisa membereskan masalah premanisme ini dalam waktu dua puluh empat jam.

Arka menarik napas panjang dan menatap tajam ke arah dinding dapurnya dengan otak yang berputar memikirkan jalan keluar tercepat.

"Jangan panik Nisa, hapus air matamu karena aku pasti akan mencari jalan keluarnya hari ini juga." Arka berbicara dengan nada yang sangat tenang untuk menularkan kekuatan pada Nisa.

Ia menyuruh Nisa untuk membersihkan ruang makan bagian depan sendirian sementara ia mengunci dirinya di dalam dapur yang sepi itu.

"Sistem, aku tahu kau pasti memiliki solusi darurat untuk mengatasi masalah krisis bahan baku skala besar ini." Batin Arka dengan penuh harap menanti keajaiban sistemnya.

1
Ponny Sagita
serius thor? restoran mahal pake kursi plastik?
Ponny Sagita
kok masih pinggir jalan? othor niiih yaaa
Nissa Safira: mungkin iyaa outdoor kak, soalnya si Arka lagi proses membangun restoran mewahnya sendiri kak🤣
total 1 replies
Ponny Sagita
masak nasinya kan baru pagi pagi, kok bisa didinginkan semalaman?
Nissa Safira: hahaha dari semalem nasi nya belum habis kak gara2 malem nya di datengi preman🤣
total 1 replies
Wega Luna
keterlaluan udah hutang bunga tempat dagang dirusak ,itu bisa dilaporkan, loh
Nissa Safira: hahahaa namanya juga utang sama rentenir sadis kak😅
total 1 replies
Mohd Harmizi
berhasil jual 3 ribu kok poin kepuasan hanya 500?
Nissa Safira: iyaa juga iyaa.. kelupaan kak🤣
total 1 replies
m_reynaldi
mantapp.. update bab yg banyak thorr 😍
Fariq Banafsaj
lanjut🤩
Dewa Naga 🐲🐉
mantappp.. lanjut...💪👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!