Bumi mengalami perubahan yang besar orang orang dengan kemampuan khusus bermunculan, mereka berlatih untuk menjadi yang terbaik.
Egi bangun dari tidurnya dan mengetahui ada sistem di benaknya dia hanya berniat minum untuk menghilangkan haus tapi sistem menghadiahinya kemampuan untuk memanipulasi air, dia menguirup udara untuk bernapas tapi kemudian dia mendapatkan kemampuan memanipulasi udara, Apakah menjadi kuat semudah itu?
Ikuti petualangan Egi yang ingin berdiri di puncak seni bela diri dan menjadi abadi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoga Permana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Buku Kausalitas(sebab dan akibat)
Tresa membuka pintu dan dia langsung melihat bahwa pengunjung adalah egi " hey egi sudah seminggu bibimu tidak bertemu tapi kenapa kau terlihat lebih tinggi dari sebelumnya?"tanya tresa
egi tidak menyadari ini, karena dia bertambah tinggi belum dua jam berlalu, hanya setelah egi melahap energi kayu dan bumi tinggi badannya bertambah
egi tidak menanggapinya, dia merasa keringat sudah membasahi punggungnya, jika dia tidak mengatasi masalah pada tubuhnya di perkirakan akan meledak seketika egi tidak ingin mati tanpa menyisakan jasad,
" bibi maaf mengganggumu bisakah aku meminjam buku dari perpustakaan paman aku memiliki tugas mendesak dari tempat kerjaku"egi hanya tergesa gesa dalam ucapnya
jika ini adalah keadaan lain dia akan menggoda bibinya yang cantik
tresa sebelumnya tidak memperhatikan wajah egi " egi kenapa kau begitu pucat apakah terjadi sesuatu?"
" bibi aku baik baik saja, hanya saja aku berlari dari rumah ke tempatmu dan lumayan merasa capek" timbal egi
tresa mempercayai alasan egi" untung pamanmu tidak ada dirumah jika tidak kamu tidak akan diijinkan memasuki perpustakaan, dia selalu melarang orang asing masuk ke ruang bacanya"
lalu tresa melanjutkan " baiklah ayoo masuk"
kemudian tresa membawa Egi tempat perpustakaannya, egi tercengan dan merasa bahwa suami dari bibinya memang layak menjadi kolektor buku, karena di perpustakaanya buku tersusun rapi dan sangat banyak hingga dia tidak memperkirakan jumlahnya
egi kemudian bertanya kepada tresa " bibi apakah kau tau dimana buku yang membahas tentang hukum alam?"
tresa termenung beberapa saat lalu dia membawa egi ke sudut perpustakaan, " egi kamu bisa mencarinya di sudut ruang ini karena disini buku yang kamu minati mungkin menjadi salah satunya, dan ingat jangan lama atau pamanmu jika pulang akan mengusirmu dari perpustakaannya" tresa pergi sambil cekikikan
egi buru buru mencari buku yang dia perlukan, disana terdapat berbagai buku tentang alam, biologi, ilmu nujum dan lain lain.
setelah beberapa saat egi mencari dan membaca sebagian buku.
kemudia tangan egi bergerak dan mengambil buku kosmologi lalu dia membalik buku tersebut dan membacanya, dia menemukan masalahnya disana hukum kausalitas atau sebab akibat elmen dijelaskan.
di dunia ini semua aspek dijadikan berpasang pasangan, pria dan wanita, malam dan siang, matahari dan bulan, begitu pula elmen, tanah dapat menghasilkan air dan air menumbuhkan pohon atau kayu kemudian kayu dapat menghasilkan api dan kayu yang terbakar karena api akan menjadi carbon atau arang jika carbon tersebut tertimbun tanah dan proses berlangsung lama maka akan menghasilkan logam atau emas.
setelah egi membaca pengetahuan itu tiba tiba dia mendapatkan wawasan baru dan menyadari kesalahannya, di tertawa " hahahaha akhirnya aku menmukan solusi untuk masalahku"
kemudian terdengar pintu perpustakaan bergeser disana seorang laki laki tinggi dan kekar berdiri, egi melirik wajahnya dan berkata " Paman?"
david suami tresa melirik egi dia berkata dengan wajah dingin " apa yang kau lakukan disini cepat dan keluar"
egi berdiri dari tempatnya dan bermaksud keluar, dia kebingungan karena menurut ingatannya pamannya david adalah pria kurus dengan kacamata dan terlihat lemah tapi apa yang terjadi?
tak berselang lama tresa juga mucul dan berkata kepada david " kapan kau pulang?, aku sudah mengijinkan egi masuk ke perpustakaan "
davi melirik tresa istrinya dan berkata " kau tidak punya hak untuk mengijinkan orang lain masuk ketempatku"
tresa hanya mendengus dan menarik tangan egi sambil membawanaya ke ruang tamu " egi apakah kau sudah menemukan buku yang kau minati?"
egi menjawab dengan penasaran " aku sudah menemukannya, tapi bibi kenapa paman terlihat seperti itu?"
tresa menjawab dengan muka masam " maksudmu dia menjadi kekar dan berotot? dia mendapatkan kemampuan ketika penomena reiki"
disana egi berhasil menebak sesuatu, sepertinya pamannya mendapatkan kemampuan penguatan tubuh atau sesuatu yang sejenis.
egi berterimakasih kepada tresa telah mengijinkannya membaca buku di perpustakaan lalu dia berpamitan dan berencana pulang kerumahnya, dia bermaksud untuk mencoba penemuannya, egi akan melahap energi logam dan kemungkinan keseimbangan elmen dalam tubuhnya distabilkan.