NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Dosenku

Menikah Dengan Dosenku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dian Kartika

Zahra awalnya hanya mengagumi sosok lelaki tampan yang selalu bersikap dingin, namun sering sekali ia merasa kesal kepadanya karena sikapnya itu. Siapa sangka kekesalan itu akhirnya berubah jadi cinta.

Sama halnya dengan Zaidan yang juga tertarik dengan Zahra tetapi tidak berani untuk mengatakan karena status mereka, dan menganggap itu adalah sesuatu yang mustahil untuk di gapai.

Bagaimana perjalanan Cinta Zahra dan Zaidan ?

Penasaran gimana ceritanya ?
Langsung baca aja ya !!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian Kartika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mungkin Pacarnya

Seminggu kemudian berlalu, Zahra masih belum melihat Pak zaidan dosen dinginnya. Orang yang selalu membuatnya kesal sekarang malah membuat selalu bertanya tanya kemana ia pergi selama ini tak terlihat lagi. Bahkan terkdang ia seperti ingin menanyakan langsung padanya atau mengirimkan sebuah pesan namun ia menyadari bahwa mereka itu adalah guru dan murid, sangat tidak pantas, pikirnya.

Di hari minggu seperti ini Zahra sangat bosan terus menghabiskan waktu dari pagi dirumah saja, untung saja Rena mengajak nya keluar di sore hari. Zahra bisa menyegarkan kan pikiran nya sedikit yang akhir akhir ini terlalu banyak memikirkan hal hal yang tak pantas untuk dipikirkan.

"Kemana kita hari ini Raa ?" Tanya Rena..

"Hm terserah lo deh Ren, penting lo bawa gue keluar hehee !" Balas Zahra..

"Huh, jalan sama lo selalu deh gada tujuan ! Yaudah kita duduk di Caffe Green Beach aja yuk, yang dipinggir laut tu, adem kayanya sore gini sambil menikmati matahari tenggelam !" Ucap Rena

"Hoho, Selolah olah kita ada sepasang pasangan yang menikmati senja berdua ya, hahaa" Ucap Zahra bercanda.

Untung saja masih ada tempat kosong untuk mereka duduk, karena di hari minggu seperti ini banyak sekali orang yang datang kemari, terlebih orang pacaran.

"Mau pesan apak Dek ? Silahkan ditulis dulu pesanannya !" tanya seorang pelayan di caffe tersebut..

"Oke bentar Bang ! Raa lo mau apa ?"Tanya Rena

"Gue Cappucino blen sama kentang goreng crispy aja deh Ren !" Jawab Zahra.

"Gue juga deh, ni bang !" Balas Rena.

**15 menit kemudian..

"Dek ini pesanan kalian, selamat menikmati !" Ucap pelayan tersebut dengan ramah..

"Terimakasih bang" jawab Zahra dan Rena bersamaan..

Mereka menikmati minuman dan makanan yang ada diatas meja sambil menikmati indahnya pantai dihadapan mereka dan juga angin sepoy sepoy yang membuat mereka menjadi mengantuk, sungguh akan lebih indah apalabila mereka menikmatinya bersama pasangan mereka masing masing, pikir mereka. Namun ditengah tengah halusinasi mereka tiba tiba ada yang menghancurkan pemandangan di depan mereka..

"Eh Raa.. Raaa, coba deh liat 3 pasangan yang duduk depan kita yang agak jauhan sikit tu, yang sebelah kanan tuh kok kayanya nya familiar yah, kaya kenal gitu. sayang nggak keliatan mukanya jadi nggak tau siapa !" Sela Rena tiba tiba..

"Hah, mana mana ?" Saat Zahra melihat orang yang Rena bilang tadi, orang tersebut pun melihat kebelekang kearah mereka bersamaan dengan Zahra dan saling menatap dan sama sama kaget..

"Omg, Raa ternyata Pak Zaidan loh !" Ucap Rena pelan namun kaget..

"Kenapa pak Zaidan juga disini ? mereka berpasangan ? Siapa perempuan di depan nya itu ? Gebetanya ? Atau mungkin pacarnya ?" Batin Zahra, ia bertanya tanya dalam hatinya..

"Hey.. Raa.. Lo denger gue nggak sih ?" Sela Rena ditengah lamunan Zahra, namun Zahra tetap tidak menghiraukan Rena yang sedang berbicara dengan nya..

"Duuhh, kok hati gue sakit banget yah liat nya, gue kaya pengen nangis deh. Huh, apa apaan nih gue, tahan tahan jangan nangis, sabar oke sabar!" Batin Zahra.

"Oiii, ni anak gue lagi ngomong dia malam melamun !" Sela Rena sambil menyadarkan Zahra dari lamunannya..

"Iya iya, gue denger loh. Gue juga liat kalau itu adalah pak dwi!" Jawab Zahra tersadar dari lamunannya..

"Itu pacarnya pasti yang didepannya deh, cantik banget yah. Ternyata Pak Zaidan punya pacar tapi dulu dia bilang nggak, mungkin baru jadian kalia ya !" Ucap Rena

"Hey, mana gue tau coba, itu pacar atau bukan. Bodo amat kali mau dia punya pacar atau nggak ya apa urusan nya sama kita coba. Aneh lo, udah ah nggak usah hiraukan mereka. ga penting banget deh." Jawab Zahra kesal.

"Huh, akhirnya bakal patah hati se Universitas deh, habisnya dosen tampan, dosen kece, dosen muda kita Pak Zaidan sekarang sudah punya pasangan. nggak rela gue. huhuhu" Ucap Rena pun kesal

"Cih, laki laki memang mulutnya doang manis, bilang nya nggak punya pacar. sekarang jelas jelas lagi pacaran." Batin Zahra.

"Udah udah jangan liat lagi, kalau lo makin liatin dia tambah sedih lo ntar. orang lagi pacran jangan di liatin terus. Dasar jomblo". Ucap Zahra mengalihkan pandangan Rena..

"Ren gue mau ke pinggir pantai, lo ikut nggak ?" Tanya Zahra.

"Ikut deh yok, sambil mau ambil moment kita hari ini"

Zahra dan Rena berjalan di pinggir pantai, Zahra sengaja meninggalkan tempat tersebut agar ia tidak terusan melihat pak Zaidan yang sedang bersama dengan seorang wanita. karena membuat nya sangat kesal. ia seperti merasakan patah hati yang hebat. Ia terus menyusuri pantai pelan pelan sambil melamun. Tak sadar Rena mengambil kesempatan mengambil foto yang yang sedang berjalan karena pemandangan nya terlihat sangat indah..

Hari sudah sangat sore, setelah mereka membayar pesanan nya mereka langsung pulang, sebelum itu Zahra melihat ketempat Pak Zaidan tadi ternyata mereka sudah tidak ada, mungkin mereka sudah pulang duluan pikirnya..

Hingga malam hari ia masih memikirkan tentang Pak Zaidan dan wanita cantik tersebut.

"Ya Tuhan, tolong keluarkan dia dari kepalaku. Bisa bisa aku tidak fokus lagi dengan kuliahku jika seperti ini terus" Batinnya..

Tak lama kemudian, ponsel nya berbunyi ada pesan yang masuk..

"*** : Hey Zahra ? lagi apa sudah tidur belum ? Oh iya, ini bang Eki ya, kemarin ambil Nomor Zahra dari Rena, baru sekarang deh berani ngabarin hehe"

"Zahra : Halo bang, rebahan ni masih belum sih. Oh iya nggak apa apa kok, Rena udah ngasih tau tadi"

"Bang Eki : Oh syukurlah, Yaudah simpan ya. Btw selamat istirahat ya dek.."

"Zahra : Oke bang, iya terimakasih bang. Selamat istirahat kembali..

Besok adalah hari Senin dan ada jam kuliah dengan pak Zaidan, namun ia belum mendapatkan pesan darinya. biasanya pak Zaidan selalu mengirimkan pesan dimalam hari nya mengabari tentang kehadirannya di kelas atau hal hal yang menyangkut mata kuliah. namun sampai saat ini masih belum ada satu pesan pun. "Mungkinkah besok pak Zaidan tidak mengajar ? Ah sudah sebaiknya aku tidur, mungkin besok akan dia kabari !" Ucapnya..

Esok nya dikampus, Masih juga belum ada kabar. Zahra sudah menghubungi berkali kali karena permintaan teman2 sekelasnya, namun pak Zaidan tetap tidak ada kabar. Beberapa menit kemudian pak Zaidan menghubungi balik..

"Pak Zaidan : Assamualaikum Zahra. Maaf bisa tolong jumpa saya di akademik, tolong ambil kan bahan sama saya untuk dibagikan kepada teman2 yang lain...

"Zahra : Waalaikumsalam, baik Pak..

"Teman teman, tolong kalian tetap berada dikelas dulu, gue mau ngambil bahan sama Pak Zaidan bentar ya" Ucap Zahra.

"Oke" Jawab mereka bersamaan.

Sebenarnya Zahra agak takut bertemu dengan Pak Zaidan, karena semakin sering mereka bertemu walau tak bertegur sapa Zaidan terus merasa detak jantung nya yan berdegup kencang. Itulah sebab kadang kadang ia menghindar setiap melihat Pak Zaidan.

"Zahra, ini bahan yang harus kamu bagikan pada teman teman ya, beritahukan pada mereka minggu depan kita ada mitem. hari ini saya tidak bisa masuk karena ada urusan" Ucap Pak Zaidan dengan nada cuek nya..

"Deg..Deg..Deg.. Ya Tuhan, tolong kontrol hati dan jantungku, Batinnya. "Baik pak akan saya sampaikan, kalau begitu saya kembali dulu pak" Ucap Zahra dan mengambil bahan dan pergi meninggalkan Pak Zaidan..

Zahra kemudian kembali ke kelas dan membagikan bahan yang diberikan Pak Zaidan kepada teman temannya..

"Teman teman ini bahan yang di berikan Pak Zaidan ya, kalian tolong baca bahan dan belajar ya dari awal yang sudah diberikan Pak Zaidan, karena minggu depan kita ada Mitem/Mites. Dan satu lagi hari ini kita tidak masuk, kalian boleh tanda tangan absen kemudian kembalikan ke gue lagi oke. Terimakasih atas perhatian kalian." Ucap Zahra..

"Raa, ini udah kita absen semua yang hadir. kami balik duluan ya" Ucap Teman kelasnya

"Oke, terimaksih" Balasnya..

"Ren kita juga pulang yuk ?" Ajak Zahra..

"Okeoke, kita pulang".

1
Mira Hastati
bagus
Mira Hastati
Lumayan
Nur fadillah
Saaaah...Saaaah...🤲🤲😀😀
Nur fadillah
Sabar...neng...😀😀
Nur fadillah
Ciee...ciieee...cemungut...💪🏻💪🏻🔥
Nur fadillah
Heeheee...lucu..bucin...,🤣🤣🤣
Nur fadillah
Kacian....😥😥
Nur fadillah
Heehee...lucu....🤣🤣
Nitaa Lutpyh
Nextt
Nitaa Lutpyh
sangat suka ceritanya
Mega Adelia
lanjut kak
Linda Zebua
lanjut thor
Bunga Blivers
iiih perempuan seperti itu memang harus di buwang dan sayangi tania
Bunga Blivers
guuuut zidan yang ganteng berani meyatakan cinta nya sama zahra
Bunga Blivers
tembak aja pak dosen zahre nya biar engak galo
Bunga Blivers
selamat ya zahra
Bunga Blivers
ya pak dosen tembak aja zahra biar engak ada yang ambil
Bunga Blivers
subah lah thor zidan tembak aja zahra
Nopi
kok lama banget updatenya? apa sdh tdk dilanjut lg ceritanya?
Puput Zahra
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!